cover
Contact Name
arbain
Contact Email
baintigers@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. KH.Wahid Hasyim, Sempaja No.28, Samarinda, East Kalimantan
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mahakam
ISSN : -     EISSN : 25495755     DOI : http://dx.doi.org/10.24903/jam
This journal contains a scientific manuscript published by the Institute of Research and Community Service, Widya Gama Mahakam Samarinda University with frequency published 2 times a year.
Arjuna Subject : Umum -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2018): Januari" : 6 Documents clear
Pemberdayaan Masyarakat Melalui PENKES (Pendidikan dan Kesehatan) untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Linda Suwarni; Selviana Selviana; Eko Sarwono; Ufi Ruhama
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.027 KB) | DOI: 10.24903/jam.v2i1.290

Abstract

Masyarakat di wilayah pemekaran Kalimantan Barat masih berpendidikan minim (bahkan masih ada yang masih buta huruf) dan masalah kesehatan yang selalu ada, diantaranya diare. Faktor yang melatarbelakangi diantaranya belum sadarnya masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dan rendahnya cakupan ASI Eksklusif. Selain itu, masih minimnya pendidikan yang ada.Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut maka solusinya adalah melalui Pemberdayaan Masyarakat melalui PenKes (Pendidikan dan Kesehatan) untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, antara lain dengan: (a) Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), melalui lokakarya mini kesehatan, promosi berbagai upaya kesehatan, dan pelatihan serta praktek pembuatan teknologi air bersih dengan saringan air bertingkat, (b) Peningkatan Pendidikan Masyarakat melalui pembentukan dan pelatihan kader pendidik “Pondok Pintar”, pelatihan pembuatan kolase, mozaik dan montase dari bahan-bahan sederhana, serta pelatihan metode morance. Kegiatan ini dilakukan melalui pendampingan masyarakat selama 2 bulan. Metode yang digunakan adalah pendampingan dan penyuluhan serta pelatihan.Hasil program pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat mempunyai pengetahuan dan kesadaran untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, terbentuknya “pondok pintar’ dan kader pendidik dalam upaya memberantas buta huruf. Diperlukan dukungan yang kontinue dari pemerintahan setempat agar program yang ada dapat berjalan terus.
Pemanfaatan Buah Kolang Kaling Dari Hasil Perkebunan Sebagai Pangan Fungsional Purwati Purwati; Tutik Nugrahini
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.771 KB) | DOI: 10.24903/jam.v2i1.291

Abstract

Untuk meningkatkan pemanfaatan buah kolang kaling agar memiliki nilai ekonomis dan  kandungan karbohidrat pada buah kolang kaling cukup tinggi, maka perlu pemanfaatannya sebagai pangan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan. Masyarakat masih belum adanya wawasan dan usaha ke arah diversifikasi produk sehingga diperlukan adanya penyuluhan dan pelatihan.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan terhadap pemanfaatan buah kolang kaling yaitu: (i) memberikan pengetahuan mengenai manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan, (ii) memberikan pengetahuan mengenai diversifikasi olahan buah kolang-kaling untuk pangan fungsional, (iii) memberikan pelatihan cara pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional. Adapun target kegiatan adalah peningkatan pengetahuan mengenai manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan dan diversifikasi olahan buah kolang-kaling, pelatihan cara pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional.  Pengetahuan manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan dan diversifikasi produk buah kolang-kaling telah diberikan sehingga masyarakat memiliki wawasan dan keterampilan mengenai proses pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional dan cara produksi pangan yang baik.
Dampak Penggunaan Gadget Pada Pelajar Di SMP Negeri 33 Samarinda Rosdiana Rosdiana; Kartina Wulandari; Godefridus Bali Geroda
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.663 KB) | DOI: 10.24903/jam.v2i1.292

Abstract

Gadget merupakan sebuah inovasi dari teknologi terbaru dengan kemampuan yang lebih baik dan fitur terbaru yang memiliki tujuan maupun fungsi lebih praktis dan juga lebih berguna. Seiring perkembangan Pengertian Gadget pun menjadi berkembang yang sering kali menganggap smartphone adalah sebuah gadget dan juga teknologi komputer ataupun laptop bila telah diluncurkan produk baru juga dianggap sebagai gadget.Metode yang digunakan adalah kombinasi ceramah, diskusi, tanya jawab dan games, disesuaikan  dengan karakteristik peserta, waktu, serta sarana yang tersedia.Kegiatan ini dilaksanakan pada jam 09.00 – 11.00 WITA, hari Selasa tanggal 12 Desember 2017 di SMPN 33 Samarinda Kelurahan Bentuas Kecamatan Palaran.  Peserta  kegiatan seminar terdiri dari kelas VII A, VII B, VIII dan IX, total peserta 95 siswa, lokasi SMPN 33 Kelurahan Bentuas Samarinda.  SMPN 33 berada di pedesaan yang jauh dari perkotaan sehingga gadget merupakan satu-satunya hiburan buat mereka. Walaupun di pedasaan jangkauan sinyal sangat memadai untuk menggunakan internet,  sehingga tiap pelajar memiliki gadget/ smartphone.  Berdasarkan hasil seminar dengan metode diskusi tanya jawab dan games dengan pelajar SMPN 33, menunjukkan bahwa hampir semua pelajar mengaku pernah mengakses  informasi pornografi melalui situs di internet melalui gadget dalam bentuk gambar, vidio atau dalam permainan game.
Budidaya Tanaman Seledri Di Dalam Pot Dan Manfaatnya Untuk Kesehatan Yetti Elidar
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.494 KB) | DOI: 10.24903/jam.v2i1.293

Abstract

Tanaman seledri merupakan sayuran yang memiliki banyak manfaat yaitusebagai pelengkap masakan dan memiliki khasiat sebagai obat. Seledri merupakan tumbuhan obat yang telah menjadi produk fitofarmaka, yaitu obat bahan alam yang telah memenuhi criteria aman sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan, khasiatnya telah dibuktikan secara klinis dan bahan baku yang digunakan dalam produk jadinya telah melalui proses standardisasi. Seledri diindikasikan untuk menurunkan tekanan darah dan dapat digunakan dalam pengobatan hipertensi ringan (BPOM, 2008). Di Indonesia produksi seledri terkendala oleh terbatasnya luas lahan produktif sehingga pilihan teknologi yang tepat untuk mengatasi masalah ini adalah teknologi budidaya di dalam pot atau polybag.
Pelatihan Budidaya Sayur Organik Dan Tanaman Herbal Organik Berbasis Teknik Hidroponik Fitri Handayani; Sapri Sapri; Achmad Kadri Ansyori
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.977 KB) | DOI: 10.24903/jam.v2i1.289

Abstract

Pelatihan ini dilaksanakan dengan memberdayakan masyarakat khususnya ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di sekitar Jl. Abdul Wahab Sjahranie gang 10 RT 26, Kelurahan air hitam Kecamatan Samarinda Ulu untuk berpartisipasi aktif. Pelatihan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 27 Desember 2017 pukul 13.00 sampai selasai. Metode pelatihan budidaya ini dengan melakukan penyuluhan kepada peserta tentang bercocok tanam dengan teknik hidroponik dan memberikan demonstrasi serta praktek bercocok tanam dengan teknik hidroponik. Peserta dibagi menjadi tiga kelompok masyarakat. Setiap kelompok akan diberikan bibit sayuran dan tanaman hebal untuk dibudidayakan dengan teknik hidroponik. Kelompok pertama adalah kelompok yang diberikan bibit bayam merah, kelompok dua diberikan bibit pakcoy dan kelompok tiga diberikan bibit kangkung. Pada hari pertama masing-masing kelompok melakukan penyemaian bibit ke dalam media tanam rockwool. Pada hari kedua sampai hari ke lima dilakukan penyiraman bibit dengan larutan nutrisi hidroponik. Hari keenam setiap kelompok melakukan penanaman benih ke tempat yang lebih besar. Setiap kelompok melakukan penyiraman larutan nutrisi hidroponik sampai hari ke tiga puluh. Sayuran dan tanaman herbal yang telah tumbuh menjadi besar maka dilakukan pemanenan.
Peluang Wirausaha Budidaya Anggrek Dendrobium hybrid Abd Rofik
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.794 KB) | DOI: 10.24903/jam.v2i1.288

Abstract

Sektor agribisnis di Indonesia diikuti dengan semakin berkembangnya wirausaha  tanaman  anggrek.  Anggrek  memiliki  prospek yang cukup baik untuk diusahakan dalam wirausaha tanaman hias karena mempunyai nilai jual yang cukup tinggi dan menjanjikan keuntungan yang besar. Di  Indonesia   anggrek   merupakan tanaman   yang   mempunyai   nilai   ekonomis tinggi sehingga peluang pemasaran anggrek sangat potensial   baik   untuk   bunga   potong   maupun untuk bunga pot. Potensi usaha yang dapat dikembangkan dari tanaman anggrek meliputi; usaha pembibitan (perbanyakan), usaha pembesaran, usaha perdagangan dan ekspor. Selain produk dalam bentuk bunga anggrek, juga dilakukan penjualan produk sampingan dari kegiatan ini berupa pupuk organik cair, media tanam (arang) dan souvenir anggrek.

Page 1 of 1 | Total Record : 6