cover
Contact Name
arbain
Contact Email
baintigers@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. KH.Wahid Hasyim, Sempaja No.28, Samarinda, East Kalimantan
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mahakam
ISSN : -     EISSN : 25495755     DOI : http://dx.doi.org/10.24903/jam
This journal contains a scientific manuscript published by the Institute of Research and Community Service, Widya Gama Mahakam Samarinda University with frequency published 2 times a year.
Arjuna Subject : Umum -
Articles 333 Documents
Pemanfaatan Media Sosial, Content Marketing & e-WOM Marketing pada UMKM Ritel di Desa Cikeas Udik Kabupaten Bogor: Bahasa Indonesia Baharsyah, Syamsudin; Hasanudin
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3896

Abstract

Kegiatan pengabdian ini adalah untuk memfasilitasi dan memberikan edukasi kepada para pelaku usaha UMKM ritel di Desa Cikeas Udik – Bogor, dalam hal bagaimana mereka menerapkan strategi pemasaran dengan memanfaatkan media sosial, content marketing dan e wom marketing pada usaha yang mereka jalankan, serta berupaya memperluas jaringan pemasarannya, sehingga omset penjualan terus meningkat serta dapat menyerap lebih banyak pegawai, pada akhirnya dapat mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Desa Cikeas Udik. Permasalahan yang dialami pada umumnya adalah rendahnya pengetahuan dan pemahaman terkait pemanfaatan Media Sosial, Content Marketing & E-WOM Marketing sebagai sebuah strategi pemasaran yang dinilai cukup efektif dan efisien dalam menarik minat para pelanggan, dan sumber daya yang dimiliki saat ini belum cukup mampu untuk mendapatkan solusi atas permasalahan-permasalahan yang dihadapi, sehingga pertumbuhan usaha dan omset penjualan UMKM ritel ini relatif cukup stagnan dan operasional bisnis sulit untuk berkembang. Metode yang diterapkan adalah diawali dengan Pre-Test, kemudian presentasi materi, diskusi tanya jawab dan evaluasi dengan Post-Test. Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada tanggal 28-29 Juni 2025, dikuti 20 peserta. Materi mengenai strategi pemasaran, pemanfaatan media sosial, content marketing & e wom marketing untuk meningkatkan omset penjualan. Hasil kegiatan PKM ini adalah adanya peningkatan wawasan peserta dan merangsang motivasi untuk selalu berpikir inovatif dan kreatif dalam berwirausaha dibanding sebelum mengikuti pelatihan.
CINTA SEHAT: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Diare di Desa Awang Bangkal Barat Amelia, Aisya; Syauqia, Ahla; Pratiwi, Destisa Denti Seiza; Yakwan, Beny Acah; Iskandar
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3909

Abstract

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama yang memengaruhi angka kesakitan dan kematian, terutama di masyarakat pedesaan dengan akses terbatas terhadap air bersih dan sanitasi yang layak dan tingkat pengetahuan yang rendah, khususnya tentang tatalaksana diare. Hal ini dapat dicegah dan dikurangi angka kejadiannya dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan judul “CINTA SEHAT: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Diare di Desa Awang Bangkal Barat”. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan tatalaksana diare, sehingga angka kematian dan kesakitan akibat diare dapat dikurangi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahap utama, antara lain persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan sikap dan pengetahuan yang signifikan tentang pencegahan diare dan pembuatan Cairan Rehidrasi Oral (CRO) yang benar. Program ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan perilaku menuju praktik sanitasi yang lebih baik. Sebagai kesimpulan, kegiatan pengabdian CINTA SEHAT terbukti efektif dapat meningkatkan sikap dan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan tatalaksana diare dan perilaku PHBS.
Pelatihan Pembuatan Olahan Sirup Jahe Merah pada Jamaah Pengajian Langgar Ar Rahman Kelurahan Loktabat Utara Banjarbaru Muthaminah, Noor; Marisa, Dona; Suhartono, Eko; Iskandar; Taufiqurrahman, Irham
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3910

Abstract

Penurunan daya tahan tubuh merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang rentan terjadi pada kelompok pralansia dan lansia akibat perubahan fisiologis sistem imun. Pemanfaatan bahan alam sebagai minuman kesehatan menjadi alternatif promotif dan preventif yang aman dan mudah diterapkan di masyarakat. Jahe merah diketahui mengandung senyawa bioaktif gingerol dan shogaol yang berpotensi sebagai imunomodulator. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan jamaah pengajian Langgar Ar-Rahman Kelurahan Loktabat Utara dalam pemanfaatan jahe merah melalui pelatihan pembuatan sirup jahe merah sebagai minuman kesehatan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu perizinan dan diskusi untuk identifikasi masalah, edukasi mengenai manfaat jahe merah terhadap imunitas, serta pelatihan pembuatan sirup jahe merah. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan peserta setelah edukasi, ditandai dengan pergeseran kategori pengetahuan dari dominan “kurang” pada pre-test menjadi “cukup” dan “baik” pada post-test. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan secara langsung proses pembuatan sirup jahe merah dengan benar. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat tradisional secara rasional, tetapi juga memberikan keterampilan yang berpotensi mendukung kemandirian kesehatan dan ekonomi. Dengan demikian, pelatihan pembuatan sirup jahe merah dapat menjadi model intervensi berbasis masyarakat dalam upaya peningkatan daya tahan tubuh dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.