cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prologia@fikom.untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Prologia
ISSN : -     EISSN : 25980777     DOI : -
Prologia (E-ISSN 2598-0777) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Prologia are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication students in communication field. Prologia published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2020): Prologia" : 33 Documents clear
Pengaruh Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Baso Aci Akang Citra Raya Tangerang Dini Anindya Julianti; Ahmad Junaidi
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6437

Abstract

In a business competition that is more competitive. Of course a company must have a promotion which is effective for the company. And then, for an effective promotion you need to consider a product. So, one of the effective marketing is a promotion which is called "Word of Mouth". This effective promotion (Word of Mouth) is very important for increasing the purchase of a product or service from a company. Therefore the study of the titled "The Effect of Word of Mouth on the Purchasing Decision of Baso Aci Akang Citra Raya Tangerang" has the formulation of problems does the communication of Word of Mouth have an effect on the Purchasing Decision of Baso Aci Akang?. And the purpose of this study was to study the effect of "the Word of Mouth" on the Aci Akang Baso Purchase Decision. The main theories used in this research are word of mouth and purchasing decisions. The research method used is the ex flanative survey method involving associative with the technique of taking the questionnaire into an instrument with as many as 100 correspondents. After the questionnaire is distributed, an analysis of validity, reliability, normality, conversion coefficient, coefficient of determination, simple regression, and hypothesis testing or t test. And the results of this research revealed the fact of word of mouth on the purchasing decision of Baso Aci Akang Citra Raya outlet, Tangerang. Then, it showed that "word of mouth" has a strong effect on purchasing decisions. Dalam persaingan bisnis yang lebih kompetitif. Tentu saja sebuah perusahaan harus memikirkan sebuah promosi yang efektif untuk perusahaannya. Untuk sebuah promosi yang efektif tentu saja perlu sebuah keyakinan terhadap suatu produk. Salah satu pemasaran yang efektif adalah sebuah promosi mulut ke mulut atau Word of Mouth. Promosi yang efektif ini sangat penting dalam peningkatan pembelian produk atau jasa dari sebuah perusahaan. Penelitian dengan berjudul “Pengaruh Word of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Baso Aci Akang Citra Raya Tangerang memiliki rumusan masalah apakah terdapat pengaruh Komunikasi Word of Mouth terhadap Keputusan Pembelian Baso Aci Akang. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Word of Mouth Akan terhadap Keputusan Pembelian Baso Aci Akang. Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah word of mouth dan keputusan pembelian. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei eksplanasi yang bersifat assosiatif dengan Teknik pengambilan kuesioner menjadi instrumen dengan responden sebanyak 100 koresponden. Setelah kuesioner disebarkan, dilakukan analisis validitas, reliabilitas, normalitas, koefisien korelasi, koefisien determinasi, regresi sederhana, dan uji hipotesis atau uji t. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pengaruh word of mouth terhadap keputusan pembelian Baso Aci Akang outlet Citra Raya, Tangerang. menunjukan sebuah pengaruh word of mouth terhadap keputusan pembelian kuat.
Pengaruh Kredibilitas Brand Ambassador Non-Celebrity Analisa Widyaningrum terhadap Keputusan Pembelian Hijabenka Gaby Geraldine; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6422

Abstract

The concept of brand ambassadors is now widely used by companies to bring out product excellence in order to attract consumer buying interest. Some people still assume that the brand ambassador is a public figure who is a famous celebrity. However, Hijabenka chose to use non-celebrity brand ambassadors or those who did not come from the entertainment world but by seeing special expertise to represent Hijabenka products. The question of this study is to look at the influence of non-celebrity brand ambassadors on purchasing decisions for Hijabenka products. Advertising models are grouped into three namely lay endorsers (celebrity undercover advertisements), celebrity endorsers (celebrities), and expertise (experts). This research was conducted with a mixed method research approach, namely quantitative data through questionnaires distributed to members of Hijabers Mom and qualitative data namely interviews with Hijabenka brand manager, The conclusion in this study states that there is an influence between non-celebrity brand ambassadors on Widyaningrum's analysis of decisions purchase of Hijabenka products. This is aimed at the compatibility between Hijabenka brand ambassador criteria and purchasing decision factors, especially the Hijabers Mom Community community. Konsep brand ambassador sekarang ini mulai banyak digunakan oleh perusahaan untuk memunculkan keunggulan produk demi menarik minat beli konsumen. Sebagian kalangan masyarakat masih menganggap bahwa brand ambassador adalah seorang publik figur yang merupakan selebriti terkenal. Namun, Hijabenka memilih untuk menggunakan brand ambassador non-celebrity atau yang bukan berasal dari dunia hiburan tetapi dengan melihat keahlian khusus untuk mewakili produk Hijabenka. Pertanyaan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh brand ambassador non-celebrity terhadap keputusan pembelian produk Hijabenka. Model iklan dikelompokan menjadi tiga yaitu lay endorser (bintang iklan samaran), celebrity endorser (selebritis), dan expertise (para ahli). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian mixed method, yaitu data kuantitatif dengan melalui kuesioner yang disebar kepada anggota dari Hijabers Mom dan data kualitatif yaitu wawancara dengan brand manager Hijabenka , Kesimpulan dalam penelitian ini menyatakan bahwa terdapat pengaruh antara brand ambassador non-celebrity Analisa Widyaningrum terhadap keputusan pembelian produk Hijabenka. Hal ini ditujukan dengan kesesuaian antara kriteria brand ambassador Hijabenka dengan faktor keputusan pembelian khususnya komunitas Hijabers Mom Community.
Pengaruh Terpaan Iklan Pahlawan Top Up Terhadap Brand Loyalty OVO (Survei pada Pengguna OVO usia Dewasa Awal) Selvina Suryanto; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6448

Abstract

In this digital era, the implementation of technology convenience us in several ways. For example, cashless transactions such as electronic money (e-money) transactions. One of the most popular e-money service providers today is OVO. To be able to compete in the market, strategies such as Marketing Communication Mix and Advertising are frequently used by OVO to communicate with its users. This research to find relevancy of advertising exposure to the impact of OVO brand loyalty among the young users. The author uses Quantitative Approach with Survey Method. Using 100 respondents which were chosen through Non-probability Sampling technique, Purposive Sampling type. The data collected using a questionnaire with Likert scale. The data is processed through the simple linear regression analysis and hypothesis testing. The test results indicate that each statement is valid and reliable. With the Simple Linear Regression test and hypothesis testing shows that Ha is accepted, it can be concluded that advertising exposure is relevant to the impact of OVO brand loyalty among the young users. Pada era digital saat ini banyak hal yang dipermudah oleh teknologi, salah satu nya pembayaran non tunai, seperti uang elektronik (e-money). Salah satu merek e-money yang banyak digunakan masyarakat saat ini adalah OVO. Agar dapat bertahan dalam persaingan maka dibutuhkan bauran komunikasi pemasaran, dan periklanan merupakan salah satu strategi yang sering digunakan OVO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh terpaan iklan terhadap brand loyalty OVO pada dewasa awal. Penulis menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Sampel sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik Nonprobability Sampling jenis Purposive Sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Teknik pengolahan data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan uji hipotesis dengan program SPSS 22 for windows. Hasil uji menunjukkan setiap pernyataan adalah valid dan reliabel. Hasil uji regresi sederhana dan uji hipotesis menunjukkan Ha diterima, sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh antara terpaan iklan terhadap brand loyalty OVO pada dewasa awal.
Pengaruh Kredibilitas Komunikator Terhadap Keputusan Pembelian (Survei Terhadap Produk AHHA Atta Halilintar) Richard Antony; Roswita Oktavianti
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6462

Abstract

The credibility of a communicator is one of the factors for people to make purchasing decisions about a product. A communicator must have some ability in other words that the communicator must have the strength to compete, namely credibility and attractiveness. The research aims to examine the credibility of the communicator on the purchase decision of the AHHA Clothing Line Atta Halilintar product after watching YouTube Atta Halilintar. The independent variable in this study is the credibility of the communicator and the dependent variable is the purchase decision. The approach used in this study is quantitative descriptive. Research data were collected using non-probability sampling techniques or purposive sampling techniques. This study uses SPSS for Windows 23 test for Validity, Reliability, Hypothesis (simple linear analysis), T-test, Correlation Coefficient, and Determination Coefficient. Researchers obtain data that will be tested by distributing several questionnaires to all respondents, amounting to 100 respondents who have been determined and have been adjusted to the requirements in this study and respondents who represent the population of this study. The results obtained from the study showed that the communicator's credibility affected 29% in purchasing decisions while the remaining 71% was influenced by other factors. The relationship is positive, if the quality of the communicator's credibility increases, therefore the purchasing decision will also increase. And conversely, if the quality of the communicator's credibility decreases then the purchasing decision will also decrease. Kredibilitas dari seorang komunikator merupakan salah satu faktor bagi masyarakat untuk mengambil keputusan pembelian terhadap sebuah produk. Seorang komunikator harus memiliki beberapa kemampuan dengan kata lain bahwa komunikator harus memiliki kekuatan untuk bersaing yaitu kredibilitas (credibility) dan daya tarik (attractiveness).Penelitian bertujuan untuk meneliti kredibilitas komunikator terhadap keputusan pembelian produk AHHA Clothing Line Atta Halilintar setelah menonton YouTube Atta Halilintar. Variabel independen yang berada dalam penelitian ini yaitu kredibilitas komunikator dan variabel dependen adalah keputusan pembelian. Pendekatan yang dipergunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik non probability sampling atau teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan alat uji SPSS for windows 23 untuk Uji Validitas, Reliabilitas, Hipotesis (analisis linier sederhana), Uji T, Koefisien Korelasi, dan Koefisien Determinasi. Peneliti memperoleh data-data yang akan diujikan dengan cara menyebarkan beberapa kuesioner kepada semua responden yang berjumlah 100 responden yang telah ditentukan dan telah disesuaikan dengan syarat-syarat pada penelitian ini dan responden yang mewakili dari populasi penelitian ini. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas komunikator berpengaruh sebesar 29% pada keputusan pembelian sementara sisanya 71% dipengaruhi oleh faktor lain. Hubungan bersifat positif,apabila kualitas kredibilitas komunikator meningkat maka dari itu keputusan pembelian juga akan mengalami peningkatan. Dan sebaliknya, bila kualitas kredibilitas komunikator menurun maka dari itu keputusan pembelian juga akan mengalami penurunan.
Strategi Digital Content Marketing Toyota Yaris Melalui Webisode “Mengakhiri Cinta dalam Tiga Episode” Janice Chika; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6472

Abstract

The dynamic changes of the advertising landscape make advertisers need to keep innovating. Advertisements are crafted by considering its missions, messages and media used. Utilizing the new media, Toyota applied new media advertising characteristics such as interactivity and integrated marketing. Content marketing requires consumers’ intention to consume its advertisements. Webisode is a form of creative content marketing using short episodic videos. This research uses qualitative methods and case study. Primary forms of data collection are interview and observation and secondary data is collected through literature review. Toyota Yaris’ mission for this advertisement is to gain awareness and build product image. Messages that Toyota Yaris is safe, comfortable and stylish is conveyed by storytelling. Media that is being used is new media with social media platform YouTube. New media characteristics are used as a part of their strategy. Webisode is well produced and starring famous actors to attract consumer’s interest. Dunia periklanan yang dinamis membuat para pembuat iklan harus selalu berinovasi. Iklan dibuat dengan mempertimbangkan tujuan, pesan dan media yang digunakan. Menggunakan media baru, Toyota menggunakan sifat-sifat iklan media baru seperti interaktivitas dan pemasaran integrasi. Pemasaran konten mengharuskan konsumen untuk datang ke iklan secara sukarela. Maka, harus memberikan nilai tambah agar membangkitkan inisiatif konsumen. Webisode adalah salah satu bentuk kreatif dari pemasaran konsumen menggunakan video pendek episodik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus. Metode pengumpulan data primer wawancara dan observasi, data sekunder dengan studi pustaka. Tujuan iklan Toyota Yaris adalah meningkatkan awareness dan membangun citra, pesan bahwa mobil ini aman, nyaman dan stylish disampaikan melalui cerita. Media yang digunakan adalah media baru, dengan media sosial YouTube. Sifat media baru digunakan sebagai bagian dari strategi ini. Untuk menarik minat konsumen menonton, webisode dibuat dengan sebaik mungkin dengan menggunakan tokoh-tokoh perfilman terkenal.
Pengaruh Iklan Billboard Gojek Versi #UninstallKhawatir Terhadap Brand Awareness Rizky Ferdy; Wulan Purnama Sari
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6443

Abstract

Digital era already begun now it is the time of internet make everything so practical and lead many improvements for many fields, as one of it is business, business industry is developing so fast using digital media making new start-up businesses that need promotion to reach the society, this research purpose is to find Gojek #UninstallKhawatir billboard print-ads effect to Gojek’s brand awareness measured using AIDA: Attention, Interest, Desire, and Action. The research method is quantitative method using surveying. The technical field-research is using non-probability technique with the style of purposive sampling, the respondent was 30 people for pre-test and 50 people for post-test. Data technique collected by questionnaire and books study. The tests included are validity test, reliability test, normality test. Data analysis is using determination coefficient determination, simple regression analysis, T-test, F-test. The correlation coefficient result is 0,826 which shows strong link between variables, and determination coefficient’s result is 68% of brand awareness: AIDA affected by Gojek’s billboard print-ads. The conclusion of this research is “Reminder” that is in advertising purpose theory is the one that influences the “interest” level of brand awareness measured by AIDA.Era digital yang membuat semua hal menjadi lebih praktis membawa perkembangan pada banyak bidang, salah satunya bisnis, bisnis yang terus berkembang dengan menggunakan media digital melahirkan banyak bisnis baru yang membutuhkan media promosi untuk mencapai khalayak ramai, penelitian berikut bertujuan untuk mencari pengaruh iklan Gojek versi #UninstallKahwatir di billboard terhadap brand awareness yang diukur dengan AIDA: Attention, Interest, Desire, & Action. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kuantitatif dan berjenis survey. Teknik yang digunakan adalah non-probability dengan sampel dari purposive sampling, jumlah responden adalah 30 orang untuk pre-test dan 150 orang untuk post-test. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan studi kepustakaan. Uji  persyaratan  analisis  menggunakan  uji  validitas,  reliabilitas,  dan  normalitas. Data dianalisis dengan koefisien  determinasi, analisis  regresi sederhana, uji  T dan uji  F. Hasil dari koefisien korelasi sebesar 0,826 yang berarti ada hubungan yang kuat antar variabel, dan untuk koefisien determinasi mendapat hasil 68% brand awareness: AIDA dipengaruhi iklan billboard Gojek. Dimensi “pengingat” pada fungsi iklan (Variabel X) adalah dimensi yang paling menonjol dari variabel iklan dan dimensi ini adalah yang mempengaruhi dimensi “interest” pada Brand Awareness: AIDA (Variabel Y)
Live Shopping dalam Industri Komunikasi Digital melalui Instagram Vinia Fransiska; Sinta Paramita
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6435

Abstract

Live shopping is an online shopping activity that is done directly and within a certain duration. This research discusses the live shopping process in the digital communication industry.. The theory used is the theory of marketing communication, social media, Instagram, and digital communication. This study discusses the phenomenon of live shopping activity in the digital communications industry. The method used is a case study with a qualitative approach and using the techniques of interview, observation, and documentation. The results of this study can be seen that the live shopping activity that uses social media to utilize the features of Instagram namely Stories. The birth of live shopping is based on the phenomenon that has been formed over a long time, namely ‘jastip’. Goods sold in the live shopping activity are also more diverse than shop online as usual. It also offers more interactive shopping activities and fun so that buyers feel the thrill of shopping directly on the spot and the limited duration so that the buyers will be encouraged with time. Before live shopping, sellers will promote it by using Instagram Ads or endorsement to influencers. It can be concluded that the live shopping process starts with 3 main steps, promotion, interaction, and transaction. Live shopping merupakan suatu kegiatan berbelanja secara online yang dilakukan secara langsung dan dalam durasi tertentu saja. Penelitian ini membahas tentang proses live shopping dalam industri komunikasi digital. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi pemasaran, media sosial, Instagram, dan komunikasi digital. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa kegiatan live shopping yang menggunakan media sosial Instagram ini memanfaatkan fitur Instagram yaitu Instagram Stories. Lahirnya live shopping didasari oleh fenomena yang sudah terbentuk lebih lama yaitu jasa titip atau jastip. Barang yang dijual dalam kegiatan live shopping juga lebih beragam dibandingkan berbelanja online seperti biasa. Kegiatan ini juga menawarkan kegiatan belanja yang lebih interaktif dan menyenangkan sehingga pembeli merasakan sensasi berbelanja langsung di tempat dan durasi waktu yang terbatas sehingga pembeli akan berpacu dengan waktu. Sebelum melakukan kegiatan live shopping, penjual terlebih dahulu akan memasarkannya dengan memanfaatkan fitur Instagram ads atau endorsement kepada influencer. Untuk itu dapat disimpulkan bahwa proses live shopping dimulai dari 3 langkah utama yaitu promosi, interaksi, dan terakhir transaksi. 
Analisis Komunikas Pemasaran pada Wirausahawan di Jakarta Dalam Menarik Minat Beli Konsumen Novita Sari Parlindungan; H.H. Daniel Tamburian
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6424

Abstract

Entrepreneurship in Indonesia nowadays has been in rapid growth condition since 2007 until now. Based on the data from BPS (Badan Pusat Statistik), Indonesia is one of the best countries that grow very well, even Indonesia is not fast like another growth country. Now in Indonesia, more people start the business, not only for personal business but at the same time they also help the economic-industry growth in Indonesia. People in Indonesia also want to contribute to develop economic-industry growth in Indonesia in order to make the country more growth than ever. Because many people want to start a business in Indonesia nowadays, business competition is one of the problems that can’t be ignored. That’s why entrepreneurs nowadays need to think more creatively and full of innovations. Entrepreneurs must make strategies, one of the most strategies that entrepreneurs need is Marketing Communication. Wirausaha di Indonesia saat ini sedang mengalami perkembangan yang cukup pesat dimulai dari tahun 2007 sampai dengan saat ini. Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik), Indonesia merupakan salah satu negara yang berkembang dengan baik walaupun masih cukup kalah dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya. Banyak masyarakat yang mulai membuka usaha. Selain untuk mencari sumber pencaharian, mereka juga ingin ikut serta dalam membantu perkembangan industri bisnis di Indonesia. Masyarakat ingin berkontribusi untuk membangun perekonomian di Indonesia agar dapat lebih maju lagi. Karena sudah begitu banyak wirausahawan yang sudah membangun bisnis di Indonesia, persaingan bisnis merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, seorang wirausahawan dituntut untuk bisa berpikir kreatif dan juga memiliki inovasi. Seorang wirausahawan harus dapat perencanaan bisnis. Salah satu rencana bisnis yang paling penting adalah komunikasi pemasaran.
Studi tentang Motivasi ARMY Jakarta dalam Membeli Merchandise Idola (Studi Kasus Kaos Uniqlo X BT21) Johanna Ruthllianie; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6449

Abstract

This research attempts to adopt the individual motivation behind the decision in purchasing an idol merchandise. In addition the resources focused on the concept of consumer motivation and the consumer decision making process. The concept of motivation includes sources of motivation, divided into motivational intrinsic and motivation extrinsic. While the consumer decision-making process is divided into five steps which are recognized the need, looking for information, evaluation of decision, buying decision, and the consumer behavior after purchasing. The researcher uses a case study of the shirt Uniqlo X BT21 with qualitative method. The results of the research which is the consumer motivation lead to purchasing a Uniqlo X BT21 shirt. Parasocial interaction in fact can influence consumers to purchase merchandise. The more closely the relation between society can lead to higher motivation to purchase the needs. The collaboration between Uniqlo and BTS succeeds in attracting the fans. The results of collaboration between brand and public figures now is a strategy for creating promotional products. Entrepreneurs, who also use this strategy need to see the opportunity by using this phenomenon. Penelitian ini mengangkat tentang motivasi individu dalam keputusan pembelian merchandise idola. Konsep yang digunakan yaitu motivasi dan keputusan pembelian. Konsep motivasi meliputi sumber motivasi, yaitu melalui motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Sedangkan untuk keputusan pembelian melalui lima tahapan yaitu, mengenali kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian dan perilaku pasca pembelian. Penelitian ini menggunakan studi kasus terhadap kaos Uniqlo X BT21 dengan metodologi kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu motivasi yang menyebabkan pembelian kaos Uniqlo X BT21. Interaksi parasosial terbukti mampu untuk mempengaruhi pembelian merchandise. Semakin lekat sebuah hubungan parasosial, maka akan semakin tinggi motivasi minat beli. Kolaborasi yang diadakan Uniqlo dengan BTS dapat dikatakan berhasil menarik minat penggemar. Sehingga kolaborasi merek dan public figure kini merupakan sebuah strategi yang dapat dilakukan untuk mempromosikan produk. Pebisnis perlu melihat peluang yang hadir dalam fenomena tersebut.
Pengaruh Daya Tarik Iklan di Konvergensi Media Terhadap Brand Awareness (Studi Iklan Tiket.com di YouTube Pada Kalangan Generasi Z di Jakarta) Felicia Herlyana; Lusia Savitri Setyo Utami
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6463

Abstract

The presence of social media increases technological progress. One of the most accessed social media is YouTube. Aside from being a means of entertainment, YouTube is now a means of promotion. One company that uses YouTube as a promotional tool is Tiket.com. Tiket.com is a company most often used by young people in Indonesia. Research on discussing the advertising appeal of Tiket.com on YouTube on brand awareness of Z generation in Jakarta. This study aims to determine whether or not there is an influence of the attractiveness of advertisements on brand awareness and how much influence the attractiveness of advertisements on YouTube on brand awareness by using Tiket.com ads as research objects.. This research was conducted using quantitative survey methods. The population in this study was generation Z in Jakarta who had watched Tiket.com advertisements on YouTube with a sample of 115 respondents. The conclusions of the study show that there is an influence of advertising appeal of Tiket.com on YouTube on brand awareness is strong and equal to 61,9%, while the remaining 38,1% could be influenced by others factors. Hadirnya media sosial meningkatkan kemajuan teknologi. satu media sosial yang banyak diakses adalah YouTube. Selain sebagai sarana hiburan, kini YouTube menjadi  sarana promosi. Salah satu perusahaan yang menjadikan YouTube sebagai sarana promosi yaitu Tiket.com. Tiket.com merupakan perusahaan yang memberikan pelayanan reservasi tiket secara online yang menempati urutan kedua sebagai perusahaan tiket yang paling sering digunakan kalangan muda di Indonesia. Penelitian ini membahas tentang pengaruh daya tarik iklan Tiket.com di YouTube terhadap brand awareness generasi Z di Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada atau tidak pengaruh dari daya tarik iklan terhadap brand awareness dan seberapa besar pengaruh daya tarik iklan di YouTube terhadap brand awareness dengan menggunakan iklan Tiket.com sebagai objek penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian ini adalah generasi Z di Jakarta yang pernah menonton iklan Tiket.com di YouTube dengan sampel penelitian sebanyak 115 responden. Hasil kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh daya tarik iklan Tiket.com di YouTube terhadap brand awareness bersifat kuat dan sebesar 61,9%, sedangkan sebanyak 38,1% dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. 

Page 1 of 4 | Total Record : 33