cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
prologia@fikom.untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Prologia
ISSN : -     EISSN : 25980777     DOI : -
Prologia (E-ISSN 2598-0777) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Prologia are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication students in communication field. Prologia published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2020): Prologia" : 33 Documents clear
Pengaruh Crisis Responsibility Terhadap Post-Crisis Reputation pada Maskapai Garuda Indonesia Anasthasia Fauziek; Sinta Paramita
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6626

Abstract

This research was conducted by considering the problems that occur in Garuda Indonesia. Cite the problem of food menus that use writing in Indonesia. Garuda Indonesia's response to the case discussed below. Garuda Indonesia losses. The purpose of this study was to determine the relationship between crisis responsibility and post-crisis reputation obtained by Garuda Indonesia and to determine the relationship between crisis responsibility and post-crisis reputation by Garuda Indonesia. This study uses a quantitative method with a questionnaire as a method of collecting data distributed to Garuda Indonesia passengers discussing Garuda Indonesia about food menu updates by handwriting. The results showed that the crisis had a significant responsibility for post-crisis reputation in Garuda Indonesia. This happens because it occurs during a transition period, an action or response from the parties concerned becomes very fundamental to the image held after the case is finished. Public relations has a very important role in responding to debates. The mistake made by Garuda Indonesia by prohibiting visitors from taking pictures on the plane made Garuda Indonesia's post-crisis reputation also increase.Penelitian ini dijalankan didasari atas permasalahan pada maskapai Garuda Indonesia terutama mengenai penulisan menu makanan yang menggunakan tulisan kertas serta respon Garuda Indonesia terhadap kasus tersebut yang dianggap kurang baik karena melarang seluruh penumpang maskapai Garuda Indonesia untuk mendokumentasikan gambar di dalam kabin Garuda Indonesia dan diduga hal tersebut dapat menurunkan reputasi Garuda Indonesia pasca krisis tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk mengetahui hubungan crisis responsibilit dengan post-crisis reputation maskapai Garuda Indonesia dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh crisis responsibility terhadap post- crisis reputation maskapai Garuda Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan kuesioner sebagai metode pengumpulan data yang disebarkan kepada penumpang Garuda Indonesia yang mengetahui permasalahan Garuda Indonesia mengenai penulisan menu makanan dengan tulisan tangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa crisis responsibility berpengaruh signifikan terhadap post-crisis reputation pada Garuda Indonesia. Hal ini terjadi karena saat sebuah maskapai penerbangan mengalami masalah, sebuah tindakan atau respons dari pihak maskapai tersebut menjadi sangat fundamental bagi citra maskapai itu sendiri setelah kasus tersebut selesai. Public relations memiliki peranan yang sangat penting dalam menyikapi permasalahan. Kesalahan yang dilakukan pihak Garuda Indonesia dengan melarang seluruh pengunjung berfoto di dalam pesawat membuat post- crisis reputation Garuda Indonesia juga menurun.
Interaksi Simbolik dalam Perencanaan Komunikasi Pemasaran PT. Microad Indonesia (Studi Etnografi: Systema Solution di Media Sosial) Andre Wijaya; Muhammad Adi Pribadi
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6712

Abstract

Marketing communication activities carried out to be able to increase sales and introduce a brand to the wider community, in the current technological era social media plays an important role in conducting marketing communication. Lots of people use social media, this is an opportunity to do marketing communication through social media. PT. MicroAd Indonesia is an advertising company engaged in digital. PT. MicroAd Indonesia has its own way of marketing communication that is different from other advertising companies. Symbolic interactions also affect the marketing communication of PT. MicroAd Indonesia. This research uses a qualitative methodology with ethnographic methods. Data collection was carried out using participant observation, in-depth interviews with several teams at PT. MicroAd Indonesia, and also document analysis. The conclusion of this study is that there are several stages of marketing communication planning consisting of first meeting with clients, Kick Off, Doing research such as searching for key messages, Content Pillar and Content Mapping and then creating content for on social media such as Instagram, Facebook and Twitter to the final stage that is Monitoring.Kegiatan komunikasi pemasaran dilakukan untuk dapat meningkatkan penjualan dan memperkenalkan sebuah merek kepada masyarakat luas, di era teknologi saat ini media sosial sangat berperan penting dalam melakukan komunikasi pemasaran, Banyak sekali orang-orang yang menggunakan media sosial, ini merupakan suatu kesempatan untuk melakukan komunikasi pemasaran melalui media sosial. PT. MicroAd Indonesia adalah suatu perusahaan periklanan yang bergerak dibidang digital. PT. MicroAd Indonesia memiliki cara tersendiri untuk melakukan komunikasi pemasaran yang berbeda dengan perusahaan periklanan lainnya. Interaksi simbolik juga mempengaruhi komunikasi pemasaran PT. MicroAd Indonesia. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan metode etnografi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam dengan beberapa tim di PT. MicroAd Indonesia, dan juga analisis dokumen. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat beberapa tahapan perencanaan komunikasi pemasaran yang terdiri dari pertemuan pertama dengan klien, Kick Off, Melakukan riset seperti mencari key message, Content Pillar dan Content Mapping lalu pembuatan konten untuk di media sosial seperti Instagram, Facebook dan Twitter hingga ketahap akhir yaitu adalah Monitoring.
Back Matters Vol 4 No 2 Lydia Irena
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Back Matters Vol 4 No 2
Pengaruh Celebrity Endorsement dan Perceived Advertising Value terhadap Keputusan Pembelian di Fore Coffee Leonardo Leonardo; Rezi Erdiansyah
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6482

Abstract

The purpose of this research is to determine the effect of celebrity endorsement and perceived advertising value on purchase decisions at Fore Coffee. The author conducted this research by distributing the questionnaries to a sample of 170 people who have made a purchase at Fore Coffee in Jakarta. The questionnaries distributed through google form. Data analysis techniques using SEM through the LISREL 8.70 software. The results of this study found that both dependent variables namely celebrity endorsement and perceived advertising value had a significant effect on purchase decisions. From the two dependent variables, perceived advertising value has more effects than the celebrity endorsement for purchasing decisions at Fore Coffee.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan celebrity endorsement dan perceived advertising value terhadap keputusan pembelian di Fore Coffee. Penulis melaksanakan penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner kepada sampel sebanyak 170 orang konsumen yang pernah melakukan pembelian di Fore Coffee di Jakarta. Kuesioner disebarkan melalui google form. Teknik analisis data menggunakan SEM melalui aplikasi LISREL 8.70. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa kedua variabel dependen yaitu celebrity endorsement dan perceived advertising value memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Dari kedua variabel dependen tersebut, perceived advertising value berpengaruh lebih besar dibandingkan dengan variabel celebrity endorsement terhadap keputusan pembelian di Fore Coffee.
Persepsi Pengguna Kosmetik Focallure terhadap Tayangan Youtube Tasya Farasya Agatha Christy Adriani; Septia Winduwati
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6501

Abstract

In this era, customers are using social media, Youtube. They use beauty vlogger’s content tomake it easy for cosmetic users to get references based on reviews given by beauty vloggers. The development of cosmetics such as examples of Focallure Products. Focallure was updated by one of the vlogger's beauties, Tasya Farasya. This research was made to find out the perceptions created by Focallure cosmetics users on beauty vlogger on Tasya Farasya's Youtube. Theories used in this research are communication theory, social media theory and perception theories. This study uses qualitative considerations with descriptive characteristics. The results of the study show the fact of Focallure cosmetics users on the YouTube show Tasya Farasya is Tasya Farasya is a beauty vlogger that helps explain Focallure products by detailed and honest reviews in providing reviews. There are also internal and external factors that support the creation of this perception. Internal factors that support such as; Tasya Farasya has a beautiful face, has a special desire in cosmetology, good emotions when watching, and remembers that Tasya Farasya was once MUA. External factors such as; Tasya Farasya has a close relationship with Focallure, the lighting on the show is bright, the use of the background on the show is elegant and the number of subscribers provided by Tasya Farasya.Di era sekarang ini, para konsumen memanfaatkan media sosial yaitu Youtube. Mereka memanfaatkan konten beauty vlogger untuk memudahkan kalangan pengguna kosmetik untuk mendapatkan referensi berdasarkan ulasan yang diberikan oleh beauty vlogger. Perkembangan kosmetik seperti Produk Focallure. Produk Focallure diulas oleh salah satubeauty vlogger yaitu Tasya Farasya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi yang tercipta dari pengguna kosmetik Focallure pada tayangan Youtube beauty vloggerTasya Farasya. Adapun teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori komunikasi, media sosial dan persepsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi dari pengguna kosmetik Focallure pada tayangan Youtube Tasya Farasya adalah Tasya Farasya merupakan beauty vloggeryang informatif dalam menjelaskan produk Focallure secara lengkap dan jujur dalam memberikan ulasan. Terdapat juga faktor internal dan eksternal yang mendukung terciptanya persepsi tersebut. Faktor internal yang mendukung seperti; Tasya Farasya dipandang paras yang cantik, memiliki kesamaan minat di bidang makeup, emosi yang baik pada saat menonton, dan mengingat bahwa Tasya Farasya pernah menjadi MUA. Faktor eksternal seperti; Tasya Farasya memiliki hubungan yang erat dengan Focallure, lighting pada tayangan tersebut terang, penggunaan background pada tayangan tersebut yang elegan dan jumlah subscriber yang dimiliki oleh Tasya Farasya.
Komunikasi Cyber Beauty Vlogger Fatya Biya dalam Mendukung Citra Merek Wardah Yolanda Octha Verren; Septia Winduwati
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6512

Abstract

In the case of the development of media massa now is a supporter of the needs in community activities.  In the era of globalization, developing technology can make it easier for people to get information practically and effectively by following the times.  YouTube is one example of new media that is currently quite popular.  This study aims to determine Fatya Biya's cyber beauty vlogger communication in supporting Wardah's brand image.  Theories used in this research are cyber communication theory, new media theory and brand image theory.  This research was conducted using descriptive qualitative methods.  Data collection methods from this research are interviews, document studies and online data.  Interviews were conducted with 1 key informant and 3 informants consisting of one beauty vlogger namely Fatya Biya and three Fatya Biya subribers who watched the Wardya one brand makeup video tutorial on YouTube.  The results of this study explain the cyber communication done by beauty vlogger Fatya Biya in supporting Wardah's brand image on YouTube, which is that he uses YouTube as a means to communicate about Wardah products in a video titled Wardah one brand makeup tutorial in supporting Wardah's image, which is halal and economical.Pada hal perkembangan media massa saat ini merupakan sebuah pendukung kebutuhan dalam aktivitas masyarakat. Dalam era globalisasi, teknologi yang berkembang dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi secara praktis dan efektif dengan mengikuti perkembangan zaman. YouTube adalah salah satu contoh dari new media yang saat ini cukup digemari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi cyber beauty vlogger Fatya Biya dalam mendukung citra merek Wardah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi cyber, teori new media dan teori citra. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif secara deskriptif. Metode pengumpulan data dari penelitian ini adalah wawancara, studi dokumen dan data online. Wawancara dilakukan kepada 1 key informan dan 3 informan yang terdiri dari satu beauty vlogger yaitu Fatya Biya dan tiga subribers Fatya Biya yang  menonton video Wardah one brand makeup tutorial Fatya di YouTube. Hasil dari penelitian ini menjelaskan  komunikasi cyber yang dilakukan oleh beauty vlogger Fatya Biya dalam mendukung citra merek Wardah di YouTube yaitu ia menggunakan YouTube sebagai sarana untuk mengkomunikasikan mengenai produk Wardah dalam video yang berjudul Wardah one brand makeup tutorial dalam mendukung citra Wardah yaitu halal dan ekonomis.
Analisis Komunikasi Pemasaran Go-Pay Melalui Promosi Cashback Edwin Notowijoyo; Riris Loisa
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6602

Abstract

Promotion was a product of marketing communication, marketing activity which try to spreading an information, influance or persuade and reminding the targeting market so the product can be acceptable, bought, and loyal with the product. GO-PAY was one of a product of Fintech from GO-JEK, which is an inovation in a finance where money doesnt exist physicly but in a form of digital or electronic so the transaction could be easier. The purpose of this research was to know is cashback 20% was a strategy of marketing communication for GO-PAY or not. The research using the metode of qualitative descriptive with data collection technique from case study. The instrument was interview and documentation wih sr.Merchant Aquisition Executive from Consument Relation team and Owner of Indio Koffie. The result from the research was cashback was a promotion which GO-JEK use for promoting GO-PAY. The researcher suggesting so the next research with communication marketing basist could have the other metode to find a better product of communication marketing.Promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran, sebuah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk, dan mengingatkan pasar sasaran atas produknya agar diterima, dibeli dan loyal pada produknya. GO-PAY adalah sebuah produk Fintech dari GO-JEK, yaitu sebuah inovasi di dalam bidang jasa keuangan yang di mana uang secara fisik dijadikan bentuk digital atau elektronik dengan tujuan untuk memudahkan kegiatan transaksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk engetahui apakah cashback 20% adalah strategi komunikasi pemasaran dalam memasarkan GO-PAY. Metode penelitian mengunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dari studi kasus. Instrumen yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi dengan narasumber yaitu sr.Merchant Acquisition Executive di tim  Consument Relation dan Owner dari Indio Koffie. Hasil penelitian didapati bahwa cashback merupakan promosi yang digunakan oleh GO-JEK dalam memasarkan GO-PAY. Peneliti menyarankan agar kedepannya penelitian berbasis komunikasi pemasaran memiliki penerapan lain untuk menemukan produk komunikasi pemasaran yang lebih baik.
Pengaruh Citra Merek Terhadap Kepuasan Pelanggan dan Implikasinya pada Positive Word Of Mouth Penumpang MRT Jakarta Meiliana Meiliana; Rezi Erdiansyah
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6632

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of brand image on positive word of mouth through Jakarta MRT passenger satisfaction. The research sample used as many as 125 respondents came from passengers aged 20 years over and had used the Jakarta MRT services. Questionnaires were distributed and filled out directly by respondents and by Google forms. Data analysis using SPSS (Statistical Package For The Social Sciences) version 23 software and SEM (Structural Equation Modeling) with Lisrel application version 8.80. The results showed brand image and customer satisfaction had a significant influence on positive word of mouth MRT Jakarta passengers. However, customer satisfaction is most influential on positive word of mouth, then followed by brand image. In sequence the most dominant dimensions that shape brand image are value, corporate identity, reputation and personality. Furthermore, sequentially the most dominant dimensions that shape customer satisfaction are service quality, product quality, price and comfort. And in sequence the most dominant dimensions that make up positive word of mouth are information, invitations, recommendations and positive stories. Thus, to create positive word of mouth, efforts should be made to increase customer satisfaction.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap positive word of mouth melalui kepuasan penumpang MRT Jakarta. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 125 responden berasal dari penumpang yang berumur 20 tahun ke atas dan pernah menggunakan jasa layanan MRT Jakarta. Kuesioner disebarkan melalui penyebaran angket dan diisi langsung oleh responden serta google forms. Analisis data menggunakan SEM (Structural Equation Modeling) dengan aplikasi Lisrel versi 8.80. Hasil penelitian menunjukkan citra merek dan kepuasan pelanggan memberikan pengaruh signifikan terhadap positive word of mouth penumpang MRT Jakarta. Namun demikian, kepuasan pelanggan paling berpengaruh terhadap positive word of mouth, lalu diikuti dengan citra merek. Secara berurutan dimensi paling dominan yang membentuk citra merek adalah nilai, identitas perusahaan, reputasi dan kepribadian. Selanjutnya, secara berurutan dimensi paling dominan yang membentuk kepuasan pelanggan adalah kualitas pelayanan, kualitas produk, harga dan kenyamanan. Dan secara berurutan dimensi paling dominan yang membentuk positive word of mouth adalah informasi, ajakan, rekomendasi dan cerita positif. Dengan demikian, untuk menciptakan positive word of mouth perlu dilakukan  upaya meningkatkan kepuasan pelanggan. 
Strategi Marketing Media Cetak di Era Digital (Studi pada Majalah Sindo Weekly) Desi Natalia; Muhammad Gafar Yoedtadi
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6730

Abstract

Development of the media today is very fast and fierce as well as increasingly fierce competition. The internet is one technology that can change the world view pattern. Consumers use the internet as a means of finding and getting the most up-to-date news. It is estimated that consumers access news through the internet every week. To be able to survive in this digital age, the right marketing strategy is needed. Marketing also helps in helping life magazines. One magazine that can still survive today is Sindo Weekly magazine. Sindo Weekly is a subsidiary of MNC Group which is still active in magazine printing and is sheltered by PT Hikmat Makna Aksara as a publisher. Sindo Weekly can survive using the media convergence strategy of having online and print editions. In addition, using media convergence, there are also several marketing strategies that are used to survive in the digital age. The marketing strategy used by Sindo Weekly is to use a mixed marketing strategy (product, price, promotion and promotion). This magazine has a special purpose which is to find out the types of marketing strategies used by Sindo Weekly magazine in the digital age. Using descriptive qualitative research to produce data from trusted informants. Data collection used in this research is to study case studies reporting comparative studies, field observations and literature studies. Researchers conducted interviews with speakers and observations with PT Hikmat Makna Aksara and used literature studies to obtain data such as company history, vision and mission and data in general. Researchers also use data analysis techniques to obtain in-depth information about research topics and also provide research to obtain important data. The core of this research is the Sindo Weekly marketing strategy magazine to survive in the digital era, namely media convergence and marketing strategies (products, prices, promotions, distribution).Perkembangan media saat ini sangat pesat dan disertai juga persaingan yang semakin ketat. Internet merupakan salah satu teknologi yang dapat merubah pola pandangan dunia. Pengguna internet menggantungkan pada situs untuk memperoleh berita. Dua sampai tiga pengguna internet mengakses situs untuk mendapatkan berita terbaru setiap minggunya. Untuk dapat bertahan di era digital ini dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat. Marketing juga berperan dalam membantu kehidupan majalah. Salah satu majalah yang masih bisa bertahan saat ini adalah majalah Sindo Weekly. Sindo Weekly merupakan salah satu anak perusahaan dari MNC Group yang masih aktif dalam percetakan majalah dan dinaungi oleh PT Hikmat Makna Aksara sebagai penerbit. Sindo Weekly dapat bertahan dikarenakan menggunakan strategi konvergensi media yaitu memiliki edisi online dan edisi cetak. Selain, menggunakan konvergensi media, terdapat juga beberapa strategi marketing yang digunakan untuk bertahan di era digital. Strategi pemasaran yang digunakan Sindo Weekly yaitu menggunakan strategi marketing mix (produk, harga, promosi dan promosi). Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana strategi marketing majalah Sindo Weekly di era digital. Menggunakan metodologi penelitian kualitatif deskriptif untuk menghasilkan data dari narasumber terpercaya. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan  pendekatan studi kasus yaitu dengan metode wawancara, observasi dan studi literatur. Peneliti melakukan wawancara dengan narasumber dan observasi dengan mengunjungi PT Hikmat Makna Aksara serta menggunakan studi literatur untuk mendapatkan data seperti sejarah perusahaan, visi dan misi dan data pada umumnya. Peneliti juga menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Dengan tujuan agar dapat memudahkan peneliti untuk mengutip data yang penting. Hasil dari penelitian ini adalah strategi pemasaran yang digunakan Sindo Weekly untuk bertahan di era digital yaitu konvergensi media, strategi produk, strategi harga, strategi promosi dan strategi distribusi.
Cover Vol 4 No 2 Lydia Irena
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover Vol 4 No 2

Page 2 of 4 | Total Record : 33