cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2024)" : 25 Documents clear
Pengaruh PBI bermuatan literasi emosi terhadap literasi emosi peserta didik kelas IV SD Dinda Dwi Laila Ismi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.22119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Bahasa Indonesia bermuatan literasi emosi terhadap literasi emosi peserta didik kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan desain eksperimental. Pengumpulan data dilakukan melalaui pretest dan posttest melalui pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV salah satu SD di Kota Tasikmalaya, dengan jumlah sebanyak 30 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data melalui penilaian diri sebanyak 30 pernyataan yang memuat aspek literasi diri positif dan negatif. Instrument yang digunakan adalah penilaian diri dalam pemberian pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kuantitatif deskriptif dengan perhitungan uji beda atau uji paired simple t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan literasi emosi peserta didik dengan presentase kategori sangat tinggi 3,3% , kategori tinggi 20%, kategori sedang 73,4%, dan kategori rendah 3,3% dengan nilai asympt sig 0,00 maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki pengaruh efektif terhadap peningkatan literasi emosi peserta didik.
Program ekstrakurikuler pramuka dalam upaya pengembangan karakter mandiri peserta didik di sekolah dasar Nurasiah; Solehuddin; Mamat Supriatna
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.22124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara analitis fakta lapangan tentang program ekstrakurikuler pramuka dalam upaya pengembangan karakter mandiri peserta didik di SDN Rengasdengklok Selatan VII. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Pengambilan Informan dilakukan sesuai dengan subjek permasalahan yang terkandung di dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, wali kelas VI, pembina pramuka dan siswa kelas VI. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data di analisis dengan langkah-langkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan crosscheck. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa program ekstrakurikuler pramuka yang dihasilkan berdasarkan hasil musyawarah gugusdepan. Program ekstrakurikuler tersebut dilaksanakan melalui kegiatan latihan mingguan, perkemahan di gugusdepan dan kegiatan partisipasi kegiatan diluar gugusdepan baik yang berbentuk lomba maupun non lomba sehingga dapat dapat membentuk karakter mandiri yang sudah sampai pada tahap moral doing tetapi belum tercapai secara maksimal karena belum semua siswa mempraktikkan nilai karakter mandiri tersebut di dalam perilakunya sehari-hari, khususnya di sekolah. Kata Kunci: Program Ekstrakurikuler, Pramuka, Pendidikan Karakter.
Penerapan model pembelajaran contextual teaching learning (CTL) berbantuan e-module untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa di sekolah dasar Gilang Mas Ramadhan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.22125

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPS serta kegiatan proses pembelajaran di kelas yang cenderung pasif dan kurang terjadi interaksi edukatif antara guru dan siswa, sehingga berdampak pada efektifitas dan efisiensi pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Nangela yang berjumlah 23 siswa. penelitian terdiri dari dua siklus masing-masing siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan bersama dengan pelaksanaan penelitian pada saat proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual teaching learning pada pembelajaran IPS berbantuan e-module dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri Nangela. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme yang tinggi dan aktivitas siswa yang semakin aktif dalam pembelajaran siswa mau bertanya, berdiskusi, mengajukan gagasan, serta melakukan refleksi mandiri dibantu oleh guru selaku fasilitator, dalam menyimpulkan apa yang telah dipelajari. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pra-siklus terdapat 7 orang siswa yang masuk kriteria tuntas dan 16 orang tidak tuntas. Siklus I terdapat 10 orang siswa tuntas dan 13 orang siswa tidak tuntas. Sedangkan pada siklus 2, 23 siswa yang masuk dalam kriteria tuntas, target ketuntasan belajar dalam penelitian ini adalah mencapai 80%. Adapun persentase ketuntasan belajar pada pra-siklus hanya mencapai 30,43%, kemudian meningkat pada siklus I menjadi 56,52%. Angka tersebut kembali meningkat pada siklus II menjadi 100% melebihi target yang telah ditetapkan, yakni 80%. Dengan demikian, penerapan penggunaan model pembelajaran Contextual teaching learning (CTL) pada pelajaran IPS berbantuan e-module dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri Nangela. Kata Kunci: Model Contextual teaching learning, E-module, Pembelajaran IPS
Efektivitas aplikasi kamus digital pada smartphone untuk meningkatkan pronunciasi past tense siswa kelas VI SDIT Mutiara Palabuhanratu Anisa Alawiyyah; Siti Apsoh
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.22126

Abstract

Penilitian ini merupakan jenis penilitian kuantatif menggunakan disain penelitian pre eksperimental dengan jenis desain penelitian satu kelompok pretest - post test dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruh aplikasi kamus digital terhadap pengucapan kata kerja bentuk lampau siswa dikelas 6 SDIT Mutiara Palabuhanratu. Jumlah sample dalam penilitian ini adalah 18 siswa di kelas 6 A. Instrumet penelitian ini adalah pre-test dan post-test dalam bentuk tes lisan dan setelah melakukan pre-test kemudian peniliti memberikan post-test setelah memberikan siswa perlakuan menggunakan aplikasi kamus digital yang ada telepon pintar untuk meningkatkan kemampuan pengucapan bentuk lampau siswa sebanyak 6 kali pertemuan. Hasil dari penilitian menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan pengucapan kata kerja bentuk lampau siswa dengan adanya penikatan nilai rata – rata. nilai rata – rata pre-test adalah 67,61 dan nilai rata – rata post-test adalah 76,72, sedangkan hasil uji data hipotesis menunjukan nilai signifikasi 0,000 < 0.05 yang berarti bahwa (Ha) diterima dan (Ho) ditolak. Maka dari Hasil tersebut menyimpulkan bahwa aplikasi kamus digital (Kamusku) ditelepon pintar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengucapan kata kerja lampau pada siswa siswa dikelas 6 SDIT Mutiara Palabuhanratu.
Analisis kompetensi professional guru di SDN Inpres Pandayora Azizah Thalib; Sri Wahyuni; Sarintan N Kaharu; Delisna Takuno
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i1.22306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi profesional guru di SDN Inpres Pandayora yang diukur menggunakan delapan indikator kompetensi profesional guru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian guru kelas I sampai VI. Instrumen dalam penelitian ini adalah berupa lembar observasi, lembar wawancara, dan lembar angket. Analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pada indikator (1)kemampuan untuk menguasai landasan kependidikan ada pada dua kategori dimana 4 guru (66,6%) dikategorikan baik, dan 2 guru (33,3%) dikategorikan kurang baik. Indikator (2)pemahaman dalam bidang psikologi pendidikan 6 guru (100%) dikategorikan sangat baik. Indikator (3)Kemampuan dalam penguasaan materi pelajaran sesuai dengan bidang studi yang diajarkan 6 guru (100%) dikategorikan sangat baik. Indikator (4)kemampuan dalam mengaplikasikan berbagai metode belajar yang bervariasi 6 guru (100%) dikategorikan baik. Indikator (5)kemampuan merancang dan memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar 6 guru (100%) dikategorikan baik. Indikator (6)kemampuan dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran 6 guru (100%)dikategorikan sangat baik. Selanjutnya Indikator (7)kemampuan dalam menyusun program pembelajaran 6 guru (100%) dikategorikan cukup baik. Dan, indikator (8)kemampuan dalam melaksanakan unsur penunjang ada pada dua kategori dimana 1 guru (16,6%) dikategorikan sangat baik, dan 5 guru (83,3%) dikategorikan baik. Hambatan dalam pengembangan kompetensi guru yang ditemukan yakni, kurangnya penguasaan guru dalam hal informasi dan teknologi, kurangnya tingkat pendidikan berkelanjutan beberapa guru kelas atau pendidikan keprofesian guru, jaringan yang kurang mendukung pada saat mengikuti kegiatan online, dan kurangnya minat belajar siswa yang mengakibatkan terganggunya proses pembelajaran.

Page 3 of 3 | Total Record : 25