cover
Contact Name
Leni Rumiyanti
Contact Email
lenirumiyanti@fmipa.unila.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lenirumiyanti@fmipa.unila.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Published by Universitas Lampung
ISSN : 2303016X     EISSN : 25491156     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung sebagai sarana untuk mempublikasikan hasil penelitian, artikel review dari peneliti-peneliti di bidang fisika teori dan aplikasinya. Jurnal ini terbit dua kali setahun (Januari dan Juli).
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
ANALISIS DINAMIKA MOLEKUL PROTEIN LYSOZYME PUTIH TELUR DENGAN MODEL POTENSIAL LENNARD-JONES MENGGUNAKAN APLIKASI GROMACS harry prayoga; Yanti Yulianti; Agus Riyanto
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v6i2.1849

Abstract

The molecular dynamic analysis oflysozyme protein has been done using Gromacs application. Lysozyme protein filled by water in the cubic form with variation of temperature was 300 K, 325 K, and 350 K and calculatedpotential energy values used Lennard Jones equation. Structure protein on temperature was 300 K showed that pressure value was 2,54 barand density value was 997,54 kg/m3 then protein changed in  unfolded state on ARG21-CA and SER81-CAamino acid chain with potential energy was 2992,14 kJ/mol . Structure protein on temperature was 325 K showed that pressure value was 4,84 barand density value was 974 kg/m3 then protein changed in  unfolded state on ASP101-CA and GLN121-CAamino acid chainwith potential energy was 2994,55 kJ/mol.Structure protein on temperature was 350 K showed that pressure value was 0,82 barand density value was 948,747 kg/m3 then protein changed in  unfolded state on ARG21-CA amino acid chain and lost on GLN121-CA amino acid chainwith potential energy was 2994,55 kJ/mol. Root Mean Standard Deviation (RMSD) showed that the protein will be denaturated on  temperature 350 K caused bylost on GLN121-CA amino acid with distance was0.07 nm.
Aplikasi Sensor Tgs 2620 Sebagai Pendeteksi Kadar Alkohol Pada Produk Pangan Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535 R Rohmanto; Amir Supriyanto; Gurum Ahmad Pauzi
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v3i1.1285

Abstract

It has been designed and fabricated a gauge levels of alcohol (C2H5OH) on microcontroller ATMega 8535 based food products using gas sensorTGS2620. Alcohol content measuring instrument has calibrated using to Alkoholmeter. Data from the sensors has processed by microcontroller which results displayed by the LCD16x2. The process of collecting, processing, and communication of data was set by microcontroller ATMega8535 program with BASCOM programming language. Measurements were made on samples in the form of a liquid mixture of alcohol and distilled water with 100mlevaporated. Measurements were performed in5repetitions. Calibration of the instrument that by taking the data from the sensor voltage fluids that have been in dilute alcohol. This gauge has a measurement range of 0% to 97% with a 4.9% error. As a food product samples that will be used in the application of this tool isBintang Bir Pilsanier Zero, Vodka Mixmax, Anker Beer, Pepsi Twist, Kratindaeng Energy Drink, Yogurt, Kecap, Permen Mints, Saos, Calpico Soda, Maya Sarden, and Tapai.
Studi Desain High Temperature Gas-Cooled Reactor (HTGR) Berpendingin Gas Hidrogen Menggunakan Bahan Bakar Thorium Dika Riyan Saputra; Yanti Yulianti; Agus Riyanto
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v7i1.1932

Abstract

The Research of design reactor HTGR cell core with thorium fuel and hydrogen gas cooled using SRAC program has been done. The reactor was designed to generate maximum thermal power and critical conditions. The parameters on this study are fuel enrichment, atomic density, size and configuration of reactor core, criticality and the distribution of power density. Reactor core calculation was done in two dimensional core (x,y) at 1/6 part of the reactor core with a triangular mesh. The fuel was Th232 and U233, and hydrogen as coolant. In this study, the ideal reactor core design was length (x) was 428 cm and width (y) was 214 cm, the first fuel enrichment was 6,037% and second fuel enrichment was 8%. Reactor core design in this study generated 60 MWth thermal power with maximum power density was 179,6747 Watt/cm3 which is located at x=1, y=18 point and effective multiplication (keff) is 1,000005.
Analisis Penurunan Kualitas Minyak Pelumas Pada Kendaraan Bermotor Berdasarkan Nilai Viskositas, Warna dan Banyaknya Bahan Pengotor Wayan Diatniti; Amir Supriyanto; Gurum Ahmad Pauzi
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v3i2.1303

Abstract

Telah dilakukan analisis penurunan kualitas minyak pelumas pada kendaraan bermotor. Pada penelitian ini digunakan dua motor 4tak, yaitu motor Vixon tahun 2008 dan motor Vixon tahun 2013 dan pelumas yang digunakan, yaitu Yamalube dengan SAE 10W-40. Parameter yang akan dianalisis, yaitu nilai viskositas dengan metode Stormer (mengamati waktu alir fluida pada buret dan menggunakan persamaan Poiseuille). Analisis warna dengan memanfaatkan nilai histogram grayscale pada pengolahan citra Delphi. Analisis banyaknya bahan pengotor menggunakan sentrifugasi. Hasil penelitian menunjukkan semakin bertambah jarak tempuh motor, maka nilai viskositas dan nilai histogram grayscale pelumas mengalami penurunan. Untuk parameter analisis banyaknya bahan pengotor tidak didapatkan hasil, karena pelumas dengan bahan pengotor cukup homogen sehingga tidak dapat dilihat dengan kasat mata.
Analisis Distribusi Medan Magnet Pada Daerah Sekitar Gardu Induk (GI) PT PLN (Persero) P3B Sumatra Teluk Betung Selatan-Bandar Lampung Menggunakan Surfer Riza Septiani; Gurum Ahmad Pauzi; W Warsito; Wahyu Handriyanto
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v4i1.1320

Abstract

Telah dilakukan penelitian analisis distribusi medan magnet di daerah sekitar Gardu Induk (GI) PT.PLN (Persero) P3B Sumatra, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung. Gardu Induk (GI) berfungsi untuk menyalurkan tenaga listrik dari sistem transmisi listrik ke distribusi konsumen. Hal tersebut menyebabkan timbulnya medan magnet di sekitar peralatan instalasi listrik dan sekitar kawat berarus yang ada di GI. World Health Organization (WHO) dan SPLNmenetapkan baku mutu medan magnet, yaitu 1000 μT, sementara Kemenkes dan SPLN menetapkan baku mutu medan magnet, yaitu 5000 μT. Berdasarkan hasil penelitian pengukuran medan magnet dengan alat ukur Milli Gauss Meter GU-3001pada waktu pagi, siang, dan malam hari (beban puncak) menunjukkan bahwa waktu penyaluran daya listrik cukup mempengaruhi besarnya medan magnet dan nilai yang ditimbulkan masih dalam ambang batas baku mutu medan magnet. Nilai medan magnet tertinggi, yaitu 10,71 μT (arus searah DC) dan 3,42 μT (arus bolak-balik AC). Nilai tersebut adalah hasil pengukuran medan magnet pada waktu malam hari (beban puncak) yang masih di bawah baku mutu medan magnet.
Pengaruh Penambahan Alumina (Al2O3) 0, 10, dan 15% (b/b) terhadap Karakteristik Kekerasan dan Struktur Cordierite (2MgO.2Al2O3.5SiO2) Berbasis Silika Sekam Padi Nur Faizah; Simon Sembiring; Rudy Situmeang
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v4i2.1338

Abstract

Penelitian inidilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan aluminaterhadap karakteristik kekerasan, dan struktur cordierite.Silika diperoleh dari sekam padi melalui metode sol-gel, sedangkan alumina danmagnesium oksida berasal dari Sigma-Aldrich. Cordierite disintesis melalui metodepadatan dengan temperatur sintering 1200oC. Hasil pengukuran menunjukan bahwapenambahan alumina meningkatkannilai kekerasan, mengurangi densitas, dan meningkatkan porositas. Karakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD)menunjukkan adanya struktur yang diperoleh, yaitu kristobalit, corundum, cordierite, spinel, dan periclase. Seiring meningkatnya komposisi alumina pada sampel, maka semakin meningkat pula nilai fraksi massa struktur corundum di dalam sampel.
Pengaruh Suhu Sintering terhadap Karakteristik Struktur dan Mikrostruktur Komposit MgO-SiO2 Berbasis Silika Sekam Padi Eristian Damiyanti; Simon Sembiring; Wasinton Simanjuntak
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.468

Abstract

Pembuatan komposit MgO-SiO2 ini berasal dari sekam padi dan magnesium nitrat heksahidrat sebagai bahan dasar dengan menggunakan metode sol-gel. Komposisi komposit dengan perbandingan massa tetap magnesium oksida dan silika adalah 3:2. Pembuatan komposit dimulai dari mencampur bahan baku menggunakan magnetic stirrer selama 1 jam untuk menghasilkan gel, diikuti dengan pengeringan gel pada suhu 110 oC selama 24 jam. Sampel digerus dengan mortar dan pastel untuk menghasilkan serbuk MgO-SiO2. Serbuk dicetak menjadi pelet silinder dan kemudian disintering dengan suhu 1000 oC. Selanjutnya, sampel dikarakterisasi dengan XRD dan SEM untuk mengetahui karakteristik struktur kristal dan mikrostruktur. Sebagai pembanding, terdapat sampel yang tidak disintering dengan perlakuan karakterisasi yang sama. Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa pada sampel tanpa sintering mengindikasikan terbentuknya fasa enstatite, silikon dioksida dan periclase. Sementara itu, sampel yang disintering menunjukkan bahwa terdapat kehadiran forsterite, kristobalit dan periclase, dimana fasa yang dominan adalah forsterite. Hasil analisis SEM pada sampel tanpa sintering memperlihatkan butiran berbentuk segi empat dengan ukuran yang berbeda. Sedangkan, pada sampel yang disintering menunjukkan butiran-butiran kecil yang disertai pori-pori yang banyak. Kata Kunci: Sekam padi, magnesium oksida, sol-gel, komposit.
Komposisi Kimia, Struktur Mikro, Holding Time dan Sifat Ketangguhan Baja Karbon Medium pada Suhu 780 0C Fitri Fitri; Ediman Ginting; Pulung Karo Karo
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.481

Abstract

Telah dilakukan proses laku panas (heat treatment) dengan menggunakan bahan baja pegas daun. Tahapan awal preparasi sampel sebagai berikut: baja pegas daun dilakukan pemanasan awal pada suhu 600 0C selama 30 menit, selanjutnya dilakukan pemanasan sehingga suhu austenisasi pada suhu 780 0C dengan waktu tahan masing-masing 20 dan 40 menit setelah itu di quenching dengan menggunakan air. Adapun uji yang dilakukan adalah uji ketangguhan dengan metode charpy, uji komposisi kimia dan struktur mikro. Dari hasil uji komposisi kimia menunjukkan bahwa baja pegas daun tergolong ke dalam baja karbon medium (C = 0,58%). Pada uji ketangguhan (impact) hasil austenisasi diperoleh nilai ketangguhan tertinggi (paling liat) pada suhu 780 0C dengan waktu tahan 40 menit sebesar 0,07 J/mm2 hal ini disebabkan atom-atom karbon pada austenit yang berasal dari perlit masih belum banyak yang berdifusi ke fasa austenit yang berasal dari ferit. Untuk struktur mikro hasil yang paling baik juga diperoleh pada suhu 780 0C dengan waktu tahan 20 menit menunjukkan ukuran dan struktur butir yang halus dan hampir seluruhnya menjadi martensit. Kata Kunci: Baja karbon medium, heat treatment, metode charpy, impact.
Efektivitas Ekstrak Daun Gambir Sebagai Inhibitor Pada Baja Karbon API 5L dengan Perlakuan Panas Menggunakan Larutan NaCl 3% Ilwan Pusaka; Ediman Ginting Suka; Yanti Yulianti
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v5i2.1412

Abstract

Abstract.The effectiveness of uncaria gambir leaves extract as inhibitor on carbon steel API 5L with heat treatment in NaCl 3% had been researched. The research was done by weight loss. Corrosion rate had been tested on carbon steel API 5L with heat treatment and carbon steel without heat treatment in NaCl 3% added by soursop leaves extract inhibitor for 168 hours with concentrations of 0%, 2%, 4%, and 6%. The result showed at carbon steel API 5L with and without heat treatment corrosion rate higher at concentration inhibitor 0% that is 0,051 mm/y. While corrosion rate lower at concentration inhibitor 2% that is 0,03%. Until, Efficiency higher at carbon steel API 5L with and without heat treatment in concentration inhibitor 2% that is 61,63% and 66,43%. The X-Ray Diffraction (XRD) characterization result showed at carbon steel API 5L with heat treatment that the phase formed is martensite. At carbon steel API 5L with heat treatment that the phase formed is pure Fe. Scanning Electron Microscopy (SEM) characterization at carbon steel API 5L with heat treatment showed even clusters and larger size, holes, cracks and grain boundary in the surface. At carbon steel API 5L without heat treatment showed uneven clusters and smaller size, holes, cracks, but grain boundary not showed in the surface. Energy Dispersive Spectroscopy (EDS) characterization on sample with inhibitor 0% obtained Cl element and Oxygen larger than inhibitor 2%. Key words:Carbon steel API 5L, soursop leaves extract, corrosion inhibitor, NaCl and heat treatment
Pengaruh Penambahan MgO Pada SiO2 Berbasis Silika Sekam Padi Terhadap Karakteristik Komposit MgO-SiO2 Dan Kesesuaiannya Sebagai Bahan Pendukung Katalis Reza Pahlepi, Simon Sembiring, Kamisah D. Pandiangan
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i2.966

Abstract

This research have been studied the effect of adding MgO on SiO on composite characteristics MgO-SiO22 based rice husk silica. Preparation of composites made by sol-gel method. composite calcined at of 700 °C. composites were characterized by SEM and catalytic activity test covers percent conversion and viscosity. Composite was applied as a catalyst. The results of the analysis of the microstructure (SEM) in the sample indicates that the sample has not formed granules, is a process of agglomeration, visible on the surface of the composite microstructure indicating Cluster MgO-SiO22 amorphous shape and EDS results showed the distributed main elements Mg, Si, and O in the sample. Test was conducted by catalyst applications test with transesterified reaction using pure coconut oil or VCO. Based on the test results of transesterification test for the six comparison samples, analysis of percent conversion and viscosity of the best results obtained on samples with a ratio of 1:1 with 82% conversion and viscosity of 12.693 mm /s. From the analysis of viscosity, the biodiesel obtained in the present study has not yet been said in the SNI biodiesel standard, because the viscosity values was obtained greater than the value of standard biodiesel. Keywords: MgO-SiO , sol-gel, transesterfication, SEM,% conversion and viscosity 2

Page 9 of 34 | Total Record : 332


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika More Issue