Al-MUNZIR
Journal Al- Munzir (p-ISSN: 1979-4894; e-ISSN: 2620-326X) is a journal that publishes scientific papers, articles in the form of thought study and research results. Al-Munzir received articles from academics, researchers, journalists and national and international students in the fields of communication science, Islamic broadcasting communications, da'wah science, Journalism, Public Relations, and Islamic Counseling Counseling. Articles published in the journal Al-Munzir include the results of scientific research, scientific article reviews, and responses or criticisms of previous studies that already exist. Al Munzir's journal is published twice a year by Ushuluddin Adab Faculty and IAIN Kendari Da'wah.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"No 1 (2019): Vol. 12 No.1 Mei 2019"
:
12 Documents
clear
Tren Pergeseran Media Konvensional Ke Era Digitalisasi (Studi Kasus Konvergensi Media Di Lembaga Kantor Berita Nasional Antara Biro Sulawesi Selatan-Sulawesi Barat )
Abdul Majid Mansah
Al-MUNZIR No 1 (2019): Vol. 12 No.1 Mei 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (745.694 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v12i1.1284
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan Lembaga Kantor Berita Nasional Antara (LKBN) biro Sulselbar di era konvensional dan di era digitalisasi, serta untuk mengetahui tren konvergensi media di LKBN Antara biro Sulselbar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi LKBN Antara biro Sulselbar di era konvensional memiliki peran untuk memproduksi dan mendistribusikan setiap informasi kepada pelanggan, baik media massa maupun non media massa yang disiarkan melalui jaringan satelit VSAT (Very Small Aperture Terminal). Pada tahun 2008 LKBN Antara biro Sulselbar memasuki era digitalisasi dengan membuat portal online (Makassar.antaranews.com) dan Antara TV agar informasi yang diproduksi dapat diakses langsung oleh masyarakat tanpa melupakan fungsi utamanya sebagai kantor berita yang menyediakan informasi kepelanggan. Seiring dengan memasuki era digitalisasi Antara terus melakukan inovasi dengan melakukan konvergensi media berupa teks, gambar dan suara yang dipadukan dalam satu platform yaitu Makassar.antaranews.com dan Antara TV.Kata Kunci : Konvensional, digitalisasi dan Konvergensi
Konsep Diri Para User Whatsapp Messenger Di Kota Makassar Dalam Menunjukkan Eksistensi Dirinya
Zelfia Amran
Al-MUNZIR No 1 (2019): Vol. 12 No.1 Mei 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.835 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v12i1.1308
AbstrakTujuan penelitian adalah untuk mengetahui konsep diri para user WhatsApp Messenger di Kota Makassar dalam menunjukkan eksistensi dirinya, serta Tanggapan Significant Other mengenai User WhatsApp Messenger. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian mengungkapkan, para User WhatsApp Messenger dalam menjalin interaksi dilingkungan kesehariannya, konsep diri yang mereka bangun dan bentuk terhadap teman-teman dilingkunganya, mereka mempertahankan konsep diri sebagai User WhatsApp Messenger yang individual pintar bersosialisasi sehingga konsep diri yang mereka bangun tetap berdasarkan dari diri mereka, tanpa adanya perubahan perilaku yang bukan diri mereka sendiri, gambaran diri, harga diri peran, identitas diri mereka untuk mempertahankan identitasnya atau keyakinan akan dirinya walau dalam kondisi sesulit apa pun. Kata kunci : User WhatsApp Messenger, konsep diri, fenomenologi
Penerapan Metode Dakwah Mau’idzah Hasanah di Era Hoax Milenial (Pemuda Warga Puri Domas SlemanYogyakarta)
Muslimin Ritonga
Al-MUNZIR No 1 (2019): Vol. 12 No.1 Mei 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (658.732 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v12i1.1329
AbstrakSeiring dengan berkembangnya teknologi informasi, apalagi di tahun politik ini hoax pun semakin menjamur di kalangan masyarakat khususnya milenial. Namun lepas dari itu, bahwa sarana media juga sangatlah baik jika digunakan untuk hal-hal bermanfaat seperti dakwah. Kini semakin dibutuhkan juru dakwah yang akrab dengan teknologi informasi sekaligus memahami teknik, strategi dan metode pemanfaatan media. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dan pengumpulan data diperoleh berdasarkan hasil wanwancara, observasi dan studi pustaka. Maka dari itu metode dakwah mau’idzah hasanah di era milenial cocok diterapkan untuk menimalisir maraknya berita hoax di media sosial. Para pemuda milenial/da’i harus memanfaatkannya semaksimal mungkin. Jika tidak, arus dakwah kian melambat dan tertinggal.Kata Kunci: Meode Dakwah Mau’dzah Hasanah, Hoax dan Milenial.
Analisis Penggunaan Hadis dalam Khutbah Jumat di Kota Kendari
Akbar Akbar
Al-MUNZIR No 1 (2019): Vol. 12 No.1 Mei 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (32.477 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v12i1.1283
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan hadis dalam khutbah Jumat baik dari segi intensitasnya, metode penyampaian, maupun kualitas rujukan dan kualitas hadis yang disampaikan oleh para khatib di masjid-masjid Kota Kendari. Penelitian sejenis sudah dilakukan di beberapa wilayah di Indonesia, namun kota Kendari belum tersentuh penelitian yang urgen ini dalam rangka mengidentifikasi kualitas dakwah dan keberagamaan yang salah satu bagian utamanya adalah perhatian yang serius terhadap hadis Nabi saw. sebagai rujukan utama dalam beragama Islam bersama dengan al-Qur’an dengan karakteristik yang banyak perbedaan dengan al-Qur’an. Penelitian dilakukan dengan melakukan recording atas proses khutbah yang berlangsung di masjid-masjid kemudian diolah dan dianalisis dengan pendekatan kaidah kesahihan hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan hadis dalam khutbah di Kota Kendari terbilang tinggi, meski tidak merata. Ditemukan sejumlah kekeliruan dalam penyampaian baik dari segi bacaan, teks hadis yang keliru, bahkan salah mengklaim hadis sebagai ayat, termasuk men-sahih-kan hadis palsu. Di sisi lain, hadis-hadis yang disampaikan oleh khatib mayoritas adalah hadis-hadis yang dapat dijadikan hujjah berupa hadis sahih dan hasan dan bersumber dari kitab-kitab standar, kuantitasnya sangat tinggi dibanding hadis da’if dan maudhu’ yang sangat rendah.
Analisis Semiotika Logo Ja-alHaq Metode Charles Sander Peirce Pada Madrasah Ibtidaiyah Plus Ja-alHaq Kota Bengkulu
Alen Manggola
Al-MUNZIR No 1 (2019): Vol. 12 No.1 Mei 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1020.318 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v12i1.1301
Abstrak Penelitian ini menggunakan metode kulitatif dengan analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa dan mendeskripsikan makna dari tanda-tanda yang terdapat di dalam logo Ja-alHaq pada MI Plus Ja-alHaq Bengkulu. Identitas suatu lembaga merupakan cerminan dari visi, misi suatu lembaga yang divisualisasikan dalam logo lembaga. Dengan logo yang tepat. Pesan terkait dengan identitas yang diinginkan lembaga dapat terwakilkan dengan efektif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa pemaknaan tanda yang terdapat pada bentuk logo Ja-alHaq. Warna dan Tipografi tersebut sesuai dengan visi dan misi Ja-alHaq yang coba diperlihatkan oleh logo. Penggunaan warna Ungu dan Magenta serta Hitam pada logo Ja-alHaq mewakili komunikasi lembaga Ja-alaHaq pada masyarakat sejalan dengan visi misi Madrasah Ibtidaiyah. Sedangkan simbol Kapal merupakan wujud dari identitasnya sebagai lembaga yang menjadi transportasi menuntut ilmu khususnya ilmu agama. Kata Kunci: Semiotika, Charles Sanders Peirce, Logo, Ja-alHaq
Video Musik Sabyan Gambus “Atouna El Toufoule” Studi Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce
Erna Kurniawati
Al-MUNZIR No 1 (2019): Vol. 12 No.1 Mei 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1043.324 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v12i1.1281
AbstrakTujuan dari analisis ini adalah memberikan pemaknaan terhadap tanda-tanda yang ada pada video musik tersebut dengan menggunakan metode analisis semiotika Charles Sanders Pierce.Berdasarkan analisis data yang diperoleh dari sumber internet dan yang ada pada video musik Atouna El Toufoule Sabyan gambus, menunjukan bahwa media ini mampu memberikan gambaran jelas mengenai peristiwa yang terjadi di Palestina, dengan berbagai gambar-gambar dalam video yang sudah mampu mewakili kesedihan yang dirasakan oleh masyarakat Palestina serta memiliki makna-makna yang bisa dipahami oleh masyarakat dengan cara melihat video ini. Meskipun dalam video ini hanya ingin menggambarkan kondisi-kondisi anak-anak yang ada di Palestina dengan tidak menampilkan sikap atau perlakuan kekerasan secara nyata yang dilakukan oleh negara Israel kepada Palestina, namun yang ditampilkan adalah pasca peperangan.Kata Kunci : Atouna El Toufoule, Charles Sanders peirce
Nilai-Nilai Dakwah Dalam Film Adit Dan Sopo Jarwo Episode 4 Di MNC TV (Studi Terhadap Mahasiswa Pecinta Film Di IAIN KENDARI)
Rahmawati Rahmawati;
Muragmi Gazali
Al-MUNZIR No 1 (2019): Vol. 12 No.1 Mei 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (503.632 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v12i1.1324
Penelitian ini membahas tentang Nilai-Nilai Dakwah dalam Film Adit dan Sopo Jarwo Episode 4 Di MNC TV (Studi terhadap Mahasiswa Pecinta Film di IAIN KENDARI). Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui gambaran film animasi “Adit dan Sopo Jarwo” pada episode 4 dan untuk mengetahui nilai-nilai dakwah yang terkandung dalam film animasi “Adit dan Sopo Jarwo” pada episode 4Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini pada dasarnya bersifat kualitatif–interpretatif Dengan fokus penelitian pada nilai-nilai dakwah melalui film Animasi “Adit dan Sopo Jarwo” yang tayang setiap harinya di media televisi MNCTV, yang dinilai peneliti mendekati makna yang mencerminkan sikap atau perilaku bahkan perkataan menyeru atau mengajak kepada kebaikan yang dilakukan setiap karakter dalam film Animasi Adit dan Sopo Jarwo.Nilai-nilai dakwah yang didapatkan setelah wawancara dengan beberapa mahasiswa, terdapat 5 nilai-nilai dakwah yaitu nilai kesabaran, nilai keikhlasan, nilai kewajiban, nilai ketaatan dan nilai akhlak. Kemudian dilihat dari segi dampak dakwah, pendapat mereka tentang dampak dakwah dalam film Adit dan Sopo Jarwo sangat baik karna didalam film animasi ini dampak yang mereka dapatkan adalah bahwasannya kita harus meminta izin sebelum meminjam atau mengunakan barang orang lain.
Representasi Kecantikan Dalam Iklan Slimmewhite (Studi Wacana Sara Mills)
Nadia Faidatun Nasiha;
Ari Yunaldi
Al-MUNZIR No 1 (2019): Vol. 12 No.1 Mei 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (648.458 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v12i1.1326
Abstrak Penelitian ini membahas tentang representasi cantik melalui iklan SlimmeWhite yang diproduksi di Malaysia. Iklan yang berdurasi kurang lebih tiga menit tersebut, menggambarkan seorang laki-laki yang diketahui sebagai suami melakukan tindakan KDRT kepada istrinya, dikarenakan sang istri yang dianggap tidak mampu berhias diri. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah analisis wacana Sara Mills. Sara Mills sendiri merupakan salah tokoh analisis wacana yang fokus pada kajian feminisme, sehingga sangat relevan jika dikaji kedalam pembahasan. Hasil penelitian sendiri menunjukkan bahwa iklan SlimmeWhite adalah salah satu bentuk kegagalan sebuah industri barang atau produk, yaitu menjadikan perempuan sebagai sosok yang lemah, dan harus pandai dalam berhias diri. Kata Kunci : Representasi, Sara Mills, Iklan, SlimmeWhite Ads
Fenomena (Gegar Budaya) Pada Mahasiswa Perantauan Di Universitas Muslim Indonesia
Hadawiah Hadawiah
Al-MUNZIR No 1 (2019): Vol. 12 No.1 Mei 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.189 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v12i1.1310
AbstrakPenelitian ini bertujuan Untuk mendeskripsikan penyebab yang melatar belakangi proses terjadinya culture shock pada mahasiswa perantauan di Makassar, (2) Untuk mendeskripsikan dampak culture shock pada mahasiswa perantauan di Universitas Muslim Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa faktor yang mendorong mahasiswa untuk merantau adalah: faktor pendidikan, faktor ekonomi, dan faktor budaya. Kelima key informan memiliki harapan atau ekspektasi ketika akan melakukan perantauan serta motif untuk berkuliah dan menggapai cita-cita, hal ini juga termasuk ke dalam fase kegembiraan. Proses interaksi yang dialami oleh mahasiswa Buton,Bima dan Papua di perantauan diakibatkan adanya fase kekecewaan yang dimana terlihat banyaknya perbedaan antara kampung halaman dan kota perantauan sehingga memicu terjadinya penyesuaian terhadap hal-hal yang baru di perantauan sehingga adanya pertukaran makna, persepsi dan perspektif, sehingga hal ini termasuk ke dalam fase awal resolusi. Untuk mengatasi gegar budaya, ketiga key informan mengisi kegiatan sehari-hari dengan mengikuti organisasi maupun komunitas di dalam dan luar kampus. Kata Kunci : Gegar Budaya, Mahasiswa Perantauan, Universitas Muslim Indonesia
Manajemen Dakwah Lembaga Dakwah Kampus Unit Pengkajian Mahasiswa Islam (LDK-UPMI) IAIN Kendari
Samsu Samsu;
Mansur Mansur
Al-MUNZIR No 1 (2019): Vol. 12 No.1 Mei 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (399.268 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v12i1.1325
AbstrakDakwah merupakan kewajiban individu setiap muslim yang menjadikan para mahasiswa merasa terpanggil untuk mengambil bagian di dalamnya. Mereka mewadahi diri dalam LDK UPMI IAIN Kendari. Mereka mengelola dakwah mereka secara baik sesuai dengan psinsip-prinsip dasar manajemen moderen. Lembaga dakwah kampus ini secara aktif melakukan regenerasi dan pembinaan insan-insan pengemban dakwah sehingga regenerasi dapat tercipta secara berkelanjutan. Lembaga dakwah kampus merupakan organ kemahasiswaan yang mendapat support dana dari institusi. Pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana menajemen dakwah LDK-UPMI IAIN Kendari. Data penelitian ini dikumpulkan memlalui observasi dan wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian ini adalah bahwa manajemen dakwah LDK UPMI IAIN Kendari telah sepenuhnya berjalan sesuai konsep dan peinsip dasar manajemen Yakni : a. Adanya perencanaan Dakwah; b. pengorganisasian dakwah; c. pergerakan dakwah d. pengawasan dakwah. Kata kunci : Lembaga Dakwah Kampus, Manajemen, Kendari.