cover
Contact Name
Ahmad Subandi, M.Kep.,Ns.Sp.Kep.An
Contact Email
upt.ppm.stikes.aiaic@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
prasetyoagus163@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 26560569     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Irsyad (JPMA) dikelola oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah CIlacap. JPMA adalah jurnal ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang berisi kegiatan dalam mengatasi isu umum yang berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat. JPMA merupakan jurnal pengembangan dan penerapan Ipteks yang memuat publikas hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
TEKNIK RELAKSASI: GENGGAM JARI UPAYA MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL YANG MENJALANI HAEMODIALISA DI RST WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO Adiratna Sekar Siwi; Maria Paulina Irma Susanti
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA) Vol. 1, No. 2, Oktober 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien yang menjalani hemodialisa dalam jangka waktu panjang akan menghadapi berbagai masalah, seperti finansial, kesulitan untuk bekerja, dorongan seksual yang menurun, depresi dan ketakutan menghadapi kematian. Hal ini mengakibatkan masalah psikososial, seperti ketidakmampuan dalam melanjutkan gaya hidup normalnya, kemandirian dalam menjalani hidup kecemasan, depresi, isolasi sosial, kesepian, tidak berdaya, dan putus asa. Pengabdian ini dilakukan di ruang Haemodialisa RST Wijayakusuma Purwokerto, dimana pasien yang menjalani haemodialisa. Tujuan dari pengabdian ini untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan tentang teknik relaksasi: genggam jari pada pasien gagal ginjal yang menjalani haemodialisa di RST Wijayakusuma Purwokerto. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah pendekatan, pengukuran tingkat kecemasan pasien (pre dan post) menggunakan kuesioner ZSAS, memberikan pengetahuan tentang teknik relaksasi: genggam jari (ceramah, diskusi) dan memberikan pelatihan teknik relaksasi: genggam jari. Hasil kegiatan ini adalah tingkat kecemasan sebelum dilakukan pelatihan teknik genggam jari kecemasan ringan sebanyak 20 responden (77%) dan kecemasan sedang sebanyak 6 responden (23%) dan setelah dilakukan tindakan kecemasan ringan sebanyak 25 responden (96.2%) dan tingkat kecemasan sedang sebanyak 1 responden (3.8%). Pasien tetap menerapkan teknik relaksasi: genggam jari pada saat merasa cemas dan dilakukan dengan mandiri.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Jajanan Sehat Pada Siswa Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pringsewu Hardono - Hardono; Surmiasih Surmiasih; Siti Maesaroh; Yenny Marthalena
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA) Vol. 1, No. 2, Oktober 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan atau jajanan sekolah sangat beresiko terhadap bahan kimiawi seperti formalin, boraks, zat pewarna tekstil dan pemanis buatan yang akan mengganggu kesehatan dan penyebab tingginya angka kejadian suatu penyakit. Gangguan kesehatan akibat jajan sembarangan dapat mempengaruhi nilai akademik anak. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang informasi jajanan sehat. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa/siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pringsewu sebanyak 40 orang. Model yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan Pendidikan kesehatan secara klasikal serta diskusi. Hasil pengabdian tingkat pengetahuan tentang jajanan sehat pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pringsewu sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan 65% memiliki pengetahuan baik. Sedangkan hasil setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang pengetahuan jajanan sehat pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pringsewu 82.5% memiliki pengetahuan yang baik. Dengan demikian, pemberian penyuluhan kesehatan secara klasikal dengan media power point dan leaflet tentang jajanan sehat dapat meningkatkan pengetahuan siswa terkait pemilihan jajanan yang sehat yang akan dikonsumsi.
Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Metode Pemeriksaan Payudara Klinis Pada Wanita Usia Subur di Wilayah Desa Kletek Kabupaten Sidoarjo Endah Mulyani; Siti Mudlikah
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA) Vol. 1, No. 2, Oktober 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Badan kesehatan dunia menyatakan bahwa kanker merupakan penyebab kematian terbesar kedua dunia yaitu sebesar 13%. Kanker payudara dan seviks adalah jenis kanker pada perempuan dengan prevalensi tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Sistem Informasi Rumah Sakit 2010, kasus rawat inap kanker payudara mencapai 12.014 kasus (28,7%). Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di di desa Kletek kecamatan Taman karena berdasarkan data selama lima tahun terakhir di desa tersebut belum pernah diselenggarakan pemeriksaan payudara secara klinis. Rendahnya minat masyarakat akan pemeriksaan payudara klinis disebabkan oleh kurangnya kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit kanker payudara Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah guna meningkatkan minat dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan payudara klinis dan terdeteksinya suspect kanker payudara dengan melibatkan kader wilayah setempat dan pegawai Kelurahan Desa Kletek, Taman, Sidoarjo. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa dari 20 wanita usia subur dengan rentang usia dari 24 tahun – 70 tahun dan hasil pemeriksaan menunjukaan dari 20 peserta seluruhnya negatif atau tidak dicurigai adanya kanker atau permasalahan pada pada payudaranya. Keywords: kanker payudara, pemeriksaan payudara klinis
Peningkatan Pengetahuan Kader Tentang Identifikasi Stunting Dan Pengisian Kuesioner Pre Skrining Perkembangan (KPSP) Di Desa Kawunganten Lor Dewi Prasetyani; Ahmad Subandi
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA) Vol. 1, No. 2, Oktober 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah stunting menggambarkan adanya masalah gizi kronis pada anak. Stunting dapat menimbulkan dampak buruk bagi perkembangan anak balita. Kecamatan Kawunganten merupakan kecamatan dengan kasus stunting yang tinggi di Kabupaten Cilacap. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan kader tentang identifikasi awal stunting dan gangguan perkembangan anak melalui pelatihan pengisian Kuesioner Pra Skrining Pertumbuhan (KPSP). Identifikasi anak stunting dilakukan oleh tim terdiri dari tim pengabdian dari STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah, kader dan dua orang perawat Puskesmas Kawunganten pada tanggal 6 Februari 2019. Tim berkunjung ke rumah anak terduga stunting dan melakukan pemeriksaan menggunakan format skrinning anak stunting. Sedangkan pelatihan KPSP dilakukan pada tanggal 16 Februari 2019. Hasil identifikasi anak stunting di Desa Kawunganten Lor diperoleh 16 anak balita mengalami stunting dan gizi kurang. Sedangkan pelatihan KPSP pada kader dengan jumlah peserta 20 orang kader dapat meningkatkan pengetahuan kader tentang KPSP yang ditunjukkan dengan data perbedaan nilai rata-rata pre dan post-test yang signifikan. Rata-rata nilai pre-test adalah 62, sedangkan rata-rata post-test adalah 86. Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan pembuatan makanan tambahan enak, murah dan sehat menggunakan bahan dasar yang tersedia di lingkungan rumah warga. Kata Kunci : Identifikasi, Kuesioner Pra Skrining Perkembangan, Stunting
Pelatihan Penggunaan Obat Tradisional Dan Relaksasi Exercise Untuk Pencegahan Dan Terapi Hipertensi Pada Kader PKK Di Desa Slarang Titin Kartiyani; Melati Apriliana Ramadhani
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA) Vol. 1, No. 2, Oktober 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan karena merupakan penyakit “the silent killer”karena tidak terdapat tanda-tanda atau gejala yang dapat dilihat dari luar, yang akan menyebabkan komplikasi pada organ target. Hipertensi merupakan gangguan sistem peredaran darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah di atas normal, sehingga memiliki resiko penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Penanganan hipertensi dapat dilakukan menggunakan berbagai metode, baik yang bersifat farmakologi maupun nonfarmakologi. Untuk non farmakologi Untuk menstabilkan tekanan darah dapat digunakan metode relaksasi exercise. Relaksasi exercise merupakan metode latihan untuk relaksasi otot dengan memusatkan perhatian pada aktivitas otot yang tegang dengan menurunkan ketegangan dengan melakukan teknik relaksasi untuk mendapatkan perasaan rileks. Metode Kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi : 1). Penyuluhan tentang hipertensi dan pengenalan obat ,2) pelatihan relaksasi exercise . Peserta yang mengikuti pengabdian adalah ibu – ibu kader PKK di desa Slarang sebanyak 58 orang. Hasil dari kegiatan setelah penyuluhan dan pelatihan didapatkan hasil adanya peningkatan hasil kearah nilai baik yaitu 91,07% Keywords: hipertensi, Relaksasi Exercise, Obat tradisional.
Antisipasi Komplikasi Hipertensi Pada Lanjut Usia Dengan Konsumsi Obat Antihipertensi Dan Diet Hipertensi Yang Tepat Di Posyandu Lansia RW VI, Kelurahan Lomanis Kabupaten Cilacap Sarwa Sarwa; Agus Prasetyo; Safitri Dewi
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA) Vol. 1, No. 2, Oktober 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk lanjut usia tumbuh dengan sangat cepat bahkan tercepat dibanding kelompok usia lainnya. Hasil prediksi menunjukkan bahwa persentase penduduk lanjut usia akan mencapai 28,8 juta orang pada tahun 2020. Dengan bertambahnya umur, fungsi fisiologis mengalami penurunan akibat proses degeneratif (penuaan) sehingga penyakit tidak menular banyak muncul pada usia lanjut. Penyakit tidak menular pada lansia di antaranya adalah hipertensi yang menyumbang angka kesakitan (morbiditas) pada lansia. Hipertensi merupakan penyakit yang memerlukan terapi dalam pengobatannya, maka sangat diperlukan managemen hipertensi yang didasarkan pada kepatuhan terapi agar tidak terjadi komplikasi lebih lanjut seperti stroke. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan peningkatan pengetahuan penderita hipertensi dalam pengelolaan konsumsi obat antihipertensi dan diet yang tepat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Sasaran kegiatan adalah posyandu lansia RW VI Kelurahan Lomanis dengan jumlah penderita hipertensi mencapai 70% dari keseluruhan anggota posyandu lansia dan dua anggota posyandu yang mengalami stroke beberapa waktu yang lalu. Metode pengabdian dilakukan dengan pemberian materi penyuluhan selama 1 jam dan dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi mengenai materi. Hasil pengabdian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan peserta terhadap pengelolaan obat antihipertensi dan diet yang tepat. Hasil pre test dari 10 pertanyaan didapatkan rata-rata nilai 49,5 dan hasil post test didapatkan rata – rata nilai 83. Kata kunci : hipertensi, obat antihipertensi, diet hipertensi
Hikmah Ibadah Terhadap Mekanisme Koping Keluarga Pasien Gangguan Jiwa Terhadap Penyelesaian Masalah Rully Andika; Frisca Dewi Yunadi; Opi Irawansyah
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA) Vol. 1, No. 2, Oktober 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gangguan jiwa yang terjadi di kabupaten Cilacap hingga akhir tahun 2017 khususnya di desa wlahar yang terletak di wilayah Kecamatan Adipala sejumlah 47 kasus dan memungkinkan masih dapat bertambah. Sebagian besar masyarakat di desa wlahar kecamatan Adipala belum mempunyai upaya – upaya preventif yang konkrit pada keluarga terhadap upaya penyelesaian masalah yang diakibatkan dari anggota keluarga yang mengalami masalah gangguan jiwa. Untuk itu diperlukan suatu upaya peningkatan pengetahuan kepada keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa tentang mekanisme koping serta pentingnya pelaksanaan ibadah terhadap upaya menjaga kesehatan jiwa. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah tatap muka tentang konsep sehat jiwa, mekanisme koping serta pentingnya ibadah dalam upaya menghindari timbulnya masalah gangguan jiwa serta praktik implementasi ibadah serta do’a yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam menghadapi masalah kehidupan sehari-hari. Hasil yang dicapai dalam pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan keluarga tentang sehat jiwa, mekanisme koping serta kemampuan keluarga dalam pelaksanaan ibadah. Kata Kunci : Gangguan jiwa, keluarga, ibadah
Peningkatan Pengetahuan dan Kemampuan Ibu dalam Penatalaksanaan pada balita Pneumonia dengan Pendekatan MTBS di Puskesmas Cilacap Selatan 1 Ahmad Subandi; Ida Ariani
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA) Vol. 1, No. 2, Oktober 2019
Publisher : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AL-IRSYAD (JPMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia merupakan pembunuh utama anak dibawah usia lima tahun (Balita) di dunia, lebih banyak dibandingkan dengan penyakit lain seperti AIDS, Malaria dan Campak. Namun, belum banyak perhatian terhadap penyakit ini. Di dunia, dari 9 juta kematian Balita lebih dari 2 juta Balita meninggal setiap tahun akibat pneumonia atau sama dengan 4 Balita meninggal setiap menitnya. Dari lima kematian Balita, satu diantaranya disebabkan pneumonia. Di Indonesia berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007, menunjukkan; prevalensi nasional ISPA: 25,5% (16 provinsi di atas angka nasional), angka kesakitan (morbiditas) pneumonia pada Bayi: 2.2 %, Balita: 3%, angka kematian (mortalitas) pada bayi 23,8%, dan Balita 15,5% (Riskesdas 2007). Pada tatanan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya Puskesmas seringkali menggunakan dengan pendekatan MTBS. Metode yang digunakan adalah meningkatkan keterampilan dan pendidikan kesehatan ibu-ibu dalam penatalaksanaan pneumonia yang sesuai dengan standar MTBS di posyandu desa Tambakreja Wilayah UPTD Puskesmas Cilacap Selatan I. Hasil: Ibu setelah diberikan Pendidikan Kesehatan tentang Penatalaksanaan Pneumonia dengan Pendekatan MTBS mempunyai tingkat pengetahuan dengan kategori Baik sebanyak 20 (66,7%). Kesimpulan: terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan Ibu setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang penatalaksanaan pneumonia sesuai dengan standar MTBS. Kata kunci : Pneumonia, pendidikan kesehatan, MTBS

Page 3 of 3 | Total Record : 28