cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2020): November 2020" : 12 Documents clear
PENGARUH BAHAN TAMBAH SIKA VISCOCRETE (1003) TERHADAP KUAT TEKAN BETON f’c 20 MPa MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR DAN AGREGAT HALUS DI KABUPATEN KOTABARU Permatasari, Sylvina
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1317

Abstract

Penelitian terhadap mutu beton dilakukan dengan menambahkan zat cair Sika Viscocrete (1003). Proses penambahan zat cair tersebut yaitu dengan cara mencampurkan zat cair ke dalam air hingga merata. Material agregat kasar yang digunakan dalam pembuatan sampel beton ini berasal dari Desa Sungai Kacil, agregat halus berasal dari Desa Karang Bintang dan menggunakan semen Tiga Roda Tipe I. Bertujuan untuk mengetahui perbandingan kuat tekan beton yang bercampur zat cair dan yang tidak bercampur zat cair. Komposisi campuran yang dipakai menggunakan Job Mix Formula f’c 20 MPa dari peningkatan struktur jalan Desa Magalau-Sampanahan yaitu untuk 1 m3 menggunakan 342 kg semen, 719 kg pasir, 1078 kg kerikil, dan 205 liter air.Dari hasil pengujian beton diperoleh perbandingan data bahwa tanpa bahan tambah diperoleh kuat tekan beton rata-rata 19,50 MPa sedangkan dengan bahan tambah diperoleh kuat tekan beton rata rata 13,79 MPa untuk umur 28 hari. Untuk kedua hasil kuat tekan beton tidak ada yang mencapai mutu target yang direncanakan, demi tercapainya mutu target hendaknya dilakukan perencanaan kembali.
ANALISIS PERKUATAN LERENG PADA SUNGAI WAY BATANGHARI MENGGUNAKAN METODE IRISAN/ METHOD OF SLICE (STUDI KASUS PADA LERENG BELAKANG KAMPUS 1 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO) Amran, Yusuf; Surandono, Agus
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1328

Abstract

Berbagai ragam pemanfaatan fungsi dan potensi sungai yang mungkin dapat dikembangkan agar kelestarian fungsi sungai dan potensinya dapat dipertahankan, maka diperlukan adanya kegiatan pengamanan dari hal-hal yang sifatnya mengganggu atau merusak kelestarian lingkungan sungai. Kegiatan pengamanan tersebut diantaranya dengan pengamanan atau perlindungan dinding sungai. Dalam studi kasus ini, upaya pencegahan dan pengamanan dinding/lereng sungai dapat dilakukan dengan cara perkuatan dan perbaikan lereng dimana harus terlebih dahulu dikai dan dianalisis sebelum diakukan perencanaan secara teknis. Perencanaan/analsisis perkuatan lereng sungai ini diharapkan dapat meminimalkan beberapa hal yang dapat mengganggu stabilitas gaya geser, stabilitas gaya guling, daya dukung tanah yang dapat mengakibatkan longsoran pada lereng dengan menggunakan beberapa metode diantaranya adalah metode irisan/ Slice of Method pada lereng sungai Way Batanghari yang tepatnya terletak di belakang Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Metro. Berdasarkan gambaran kondisi-kondisi geoteknik dan hidro seperti yan dipaparkan di atas, maka sangat perlu dilakukan suatu analisis-analisis yang dibutuhkan sebagai landasan perencanaan perkuatan lereng maupun perencanaan struktur dinding penahan tanah dikemudian hari, meliputi analisis hidrologi dan analisis stabilitas lereng. Dalam analisis hidrologi digunakan metode rasional untuk menentukan perhitungan debit rencana. Perhitungan stabilitas tekanan tanah dihitung dengan menggunakan Teori Rankine dan Coulomb serta perhitungan stabilitas terhadap keruntuhan kapasitas dukung tanah dihitung berdasarkan persamaan Hansen dan Vesic berdasarkan data-data karakteristik keteknikan.Dari hasil analisis stabilitas lereng tanggul dengan metode irisan (method of slice) dengan cara fellenius, didapatkan faktor keamanan (FK) terbesar yaitu 3,789>1,5, dalam hal ini lereng tersebut dalam keadaan stabil atau aman dari bahaya longsoran. Berdasarkan perhitungan debit rembesan didapatkan debit rembesan pada tubuh lereng sebesar = 5,34 x 10 -5 m3/det, rembesan air yang yang terjadi pada tubuh lereng pada saat banjir  dapat mempengaruhi penurunan kestabilan lereng, dimana rembesan tersebut akan menyebabkan gejala piping (proses terangkutnya butir-butir tanah halus yang menyebabkan aliran air dalam tubuh lereng).
KARAKTERISTIK PEMILIHAN MODA UNTUK PERJALANAN KAMPUS UIN RADEN INTAN LAMPUNG Jaya, Fery Hendi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1318

Abstract

Dalam penelitian, Karakteristik Pemilihan Moda Untuk Perjalanan Kampus Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung dilakukan pada pukul 08.00 – 16.00 (waktu kerja) Dari hasil survei perhitungan karakteristik responden tertinggi diketahui bahwa saat ini karakteristik responden tertinggi jenis kelamin Laki-laki (63.3%) dan terendah perempuan (36.7%), alat transportasi angkot (53.1%) dan terendah bus (46.9%), pendidikan terakhir responden  tertinggi SMA/MAN/SMK (55.1%) dan terendah Diploma (1%), pekerjaan responden tertinggi karyawan swasta (39.8%) dan terendah Wiraswasta/Petani/Pedagang (13.3%), Lama Waktu Perjalanan ke Kampus tertinggi 30-60menit (44.9%) dan terendah >5menit (2%), Biaya Transportasi tertinggi <70ribu (43.9%) dan terendah >250ribu (1%), Pendapatan Per Bulan Responden tertinggi <2juta (66.3%) dan terendah 10-20juta (1%), Pelayanan Transportasi tertinggi Buruk (50%) dan terendah Baik (8.2%), Waktu Tunggu tertinggi Sedang (49%) dan terendah Cepat (12.2%), Biaya Perjalanan tertinggi murah (57.1%) dan terendah Mahal (15.3%) serta Moda Transportasi tertinggi angkot (62.2%) dan terendah bus (37.8%) dan Dari hasil analisis regresi dengan menggunakan program SPSS diperoleh dengan nilai tertinggi terjadi pada pengaruh antara jenis kelamin, pendapatan per bulan dan biaya perjalanan dengan moda transportasi yang dipilih bus atau angkot, yaitu: sebesar 20.0% di Universitas Raden Intan Negeri Lampung. Maka didapat persamaan regresi sebagai berikut :Y  = a + b1X1 + b8X8 + b10X10                            = -0.098 + 0.451X1 + 0.052X8 + 0.211X10Dengan nilai  koefisien determinasi (R2) sebesar 0.200
ANALISIS BLACKSPOT DAN FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN JALAN JEND. SUDIRMAN – AH. NASUTION KOTA METRO Sriharyani, Leni; Hadijah, Ida
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1329

Abstract

Jalan Jend. Sudirman – AH. Nasution merupakan salah satu jalan di Kota Metro yang  termasuk rawan kecelakaan, dengan statusnya sebagai jalan nasional, jalan ini memiliki tipe 4/2 D dengan lebar 7 m untuk jalan Jen. Sudirman dan 2/2 UD untuk jalan AH. Nasution dengan lebar 7 m. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daerah rawan kecelakaan (black spot), faktor penyebab serta alternatif penanganan. Data yang diperlukan yaitu LHR (Lalu Lintas Harian Rata- Rata) dan data kecelakan tahun 2014-2018 dari Polres Kota Metro. Berdasarkan hasil analisi black spot terjadi pada STA.0±500, STA.1±000, STA.2±000, STA.2±500, STA.3±000, STA.3±500 untuk Jalan AH. Nasution dan STA.0±500, STA.1±000, STA.1±500, STA.2±500, STA.3±500, STA.4±000, STA.4±500 untuk Jalan Jend. Sudirman. Faktor penyebab kecelakaan lalu lintas pada kedua ruas jalan tersebut adalah faktor manusia berupa kurangnya antisipasi saat berkendara, jalan yang kurang rata/bergelombang dan banyak persimpangan pada kedua jalan tersebut. Alternatif penanganan yang diusulkan adalah untuk tingkah  lalu  pengemudi  yang  buruk  adalah  dengan  penegakan  hukum  agar pelaku jera dan disiplin dalam berlalu lintas, perbaikan jalan yang kurang rata dan memasang rambu STOP pada jalan minor
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODA TRANSPORTASI BERBASIS ONLINE DI BANDARA RADEN INTAN II LAMPUNG Gustaf Gautama
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1319

Abstract

Untuk saat ini kendaraan pribadi baik roda empat ataupun roda dua yang dioperasionalkan sebagai moda transportasi yang pemesanannya dilakukan dengan aplikasi secara online dan bertujuan untuk mempermudah akses pengguna. Transportasi online memiliki banyak kelebihan seperti pemesanan dengan tarif yang relatif lebih murah, waktu perjalanan yang singkat dan langsung menuju ke lokasi tujuan melalui aplikasi. Transportasi online juga menimbulkan berbagai dampak negatif, salah satunya adalah kerusuhan antara transportasi online Sehingga membuat masyarakat mempunyai pilihan moda mana yang paling tepat digunakan dalam mendukung aktivitasnya.Penggunaan perhitungan penelitian dengan aplikasi SPSS diperoleh nilai sig <0,05 dan nilai F hitung sebesar 168,972 lebih besar dari Ftabel 1,97. Dan dapat disimpulkan bahwa komponen faktor pemilihan moda berpengaruh nyata terhadap moda transportasi online yang digunakan sehingga model dapat digunakan secara dinamis.Didapat hasil uji regresi diperoleh nilai T hitung > T tabel yaitu 8,823 > 0,519 dan nilai sig (0.00) < 0,05 yang berarti bahwa variable bebas (X) berpengaruh terhadap variable terikat (Y). Hal ini membuktikan bahwa komponen faktor pemilihan moda berpengaruh terhadap moda transportasi yang dipilih oleh pengguna. Faktor pemilihan moda transportasi online baik Go-jek maupun Grab menjadi tolak ukur bagi pengguna moda untuk menentukan moda yang dipilih menuju Bandara Raden Intan II Lampung.
ANALISIS STRUKTUR BALOK BETON BERTULANG PADA GEDUNG FAKULTAS SYARIAH KAMPUS II IAIN KOTA METRO Sari Utama Dewi; Erna Dwi Nurwulan
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1330

Abstract

Untuk mendukung proses belajar, gedung perkuliahan merupakan sarana yang paling penting karena akan menciptakan proses belajar mengajar, kenyamanan mahasiswa maupun dosen dalam menyampaikan materi perkuliahan lebih kondusif. Penelitian ini menganalisa luasan tulangan dan hasil koreksi dengan dimensi dan mutu beton yang sama dengan yang telah dilaksanakan dilapangan dan berdasarkan analisis peneliti. Tahapan perhitungan yang peneliti dlakukan yaitu dari pengumpulan data primer dan sekunder. Kemudian melakukan perhitungan pembebanan seperti beban hidup, mati, gempa dan kombinasi pembebanan. Selanjutnya peneliti menginput hasil perhitungan pembebanan, mutu beton, dan dimensi struktur ke aplikasi SAP2000. Dari hasil perhitungan didapatkan balok portal As-2 (dengan dimensi 35/60) dari perhitungan peneliti dan struktur balok yang telah di rencanakan dengan nilai koreksi As sebesar 8,23 % dan untuk As’sebesar 15 %. Balok portal As-2 (dengan dimensi 25/40) dari perhitungan peneliti dan struktur balok yang telah di rencanakan dengan nilai koreksi As sebesar 2,86 % dan untuk As’sebesar 0,00 %. Balok memanjang As-1’ (dengan dimensi 20/35) dari perhitungan peneliti dan struktur balok yang telah di rencanakan dengan nilai koreksi As sebesar 30,00 % dan untuk As’sebesar 0,00 %
PEMUTAKHIRAN PETA SEBARAN GEMPA BUMI BERDASARKAN MAGNITUDO DAN KEDALAMAN DI WILAYAH PROVINSI PAPUA BARAT PADA 50 TAHUN TERAKHIR Imam Trianggoro Saputro; Hendrik Momot
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1315

Abstract

Papua Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia timur. Daerah ini memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap ancaman bahaya gempa bumi karena lokasinya terletak diantara pertemuan lempengan tektonik dan beberapa sesar aktif. Gempa dengan magnitudo kecil sampai besar sangat sering terjadi. Untuk itu diperlukan peta sebaran gempa untuk menggambarkan daerah yang memiliki resiko terjadinya gempa berdasarkan kejadian di masa lalu. Setiap gempa bumi melepaskan energi gelombang seismik sehingga kumpulan gempa bumi pada periode tertentu pada suatu area juga suatu cara untuk menggambarkan konsentrasi aktifitas gempa bumi. Data gempa sangat diperlukan dalam bidang teknik sipil yaitu untuk perencanaan bangunan tahan gempa. Dengan melakukan pemetaan terhadap sebaran gempa bumi, diharapkan dapat digunakan sebagai upaya mitigasi dalam rangka pengurangan resiko bencana gempa bumi di wilayah Papua barat.Data gempa yang digunakan pada peneltian ini yaitu data gempa yang terjadi di wilayah Papua Barat dalam rentang waktu 50 tahun terakhir atau pada periode 1969-2019. Analisis terhadap gempa dilakukan untuk memisahkan antara gempa utama (mainshock) dan gempa susulan (aftershock) yang terjadi. Pemetaan sebaran gempa dilakukan dengan dua cara yaitu berdasarkan besarnya magnitudo gempa dan kedalaman terhadap pusat gempa bumi.Hasil penelitian diperoleh bahwa data gempa Provinsi Papua Barat dalam kurun waktu 50 tahun yaitu pada periode 1969-2019 berjumlah 4751 data gempa. Gempa yang terjadi di wilayah Papua Barat di dominasi oleh gempa dengan magnitudo sedang hingga besar. Hal ini membuat tingkat kerentanan terhadap gempa bumi pada daerah ini tergolong tinggi. Selain itu, Gempa yang terjadi di wilayah Papua Barat apabila ditinjau berdasarkan kedalaman maka sebanyak 4448 kejadian atau sekitar 93,6% merupakan gempa dangkal yang bersumber dari megathrust dan shallow crustal/sesar. Hasil proses declustering terhadap katalog gempa Provinsi Papua Barat periode 50 tahun terakhir yaitu pada rentang waktu 1969-2019 maka diperoleh data gempa utama sebanyak 1685 data gempa atau 35.47% dari total katalog gempa. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini dapat memberikan gambaran secara jelas mengenai kondisi seismisitas terbaru yang terjadi di wilayah Papua Barat.
ANALISA BIAYA PEKERJAAN PADA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN PENDEKATAN REGRESI LINIER Diah Sarasanty; Erna Tri Asmorowati
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1320

Abstract

Dalam industri konstruksi, komponen biaya merupakan hal penting yang perlu dipertimbangkan. Estimasi biaya konstruksi yang tidak akurat menyebabkan keterlambatan penyelesaian proyek, pembengkakan biaya, dan menurunnya kualitas. Penggunaan material dan sumber daya yang dibutuhkan tidak dapat diprediksi pada tahap perencanaan karena tidak tersedianya data pendukung shop drawing  dan bill of quantity.  Penelitian ini memberikan solusi dengan melakukan estimasi biaya berbasis analisa regresi pada kebutuhan tenaga kerja dalam sebuah proyek konstruksi. Analisa regresi yang dibentuk akan menghasilkan formulasi model yang diharapkan dapat memberikan rekomendasi dan membantu para kontraktor maupun owner dalam memprediksi biaya pekerjaan dengan akurat, tidak bias, stabil dan tepat waktu.
ANALISIS KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN BAHAN LAPANGAN DENGAN CAMPURAN ADIKTIF DAN TANPA ADIKTIF PADA BETON MUTU K.300 Masherni Masherni; Yusuf Amran
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1331

Abstract

Penelitian ekperimental dan analisis terhadap penggunaan bahan tambahan/adiktif ini dilakukan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton dari variasi penambahan adiktif 0%, 25%, 50%, 70% dan 100% dari volume semen. Dengan demikian dapat ditentukan seberapa besar pengaruhnya dilihat dari hasil penelitian ini dan telah tersaji dalam persen penambahan kekuatan. Penelitian ini menggunakan benda Uji Silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian dilakukan saat umur  28 hari dan setiap umur terdiri dari 3 benda uji. Sehingga dibutuhkan 3 benda uji untuk masing-masing variasi kadar penambahan adiktif didapat total benda uji 48 unit benda uji. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dan memberikan informasi yang jelas bagi pengembangan ilmu teknologi beton dan pengaruh yang terjadi akibat penggunaan zat adiktif pada campuran beton dan memberikan informasi tentang perbandingan mutu beton dari variasi sampel beton normal dengan beton yang telah mendapatkan penambahan zat adiktif terhadap campuran beton.Semua hasil yang didapat dari pelaksanaan penelitian akan ditampilkan dalam bentuk tabel, grafik hubungan serta dideskripsikan berdasarkan data yang didapat dari hasil pengujian material dan campuran beton untuk masing-masing komposisi terhadap masing-masing pengujian ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik yang nantinya akan didapatkan hasil pada kondisi optimum. Analisis mengenai perubahan karakteristik pada beton untuk setiap komposisi campuran, dijelaskan dalam bentuk tabel dan grafik hasil pengujian
ANALISIS KAPASITAS RUANG PARKIR KENDARAAN KAMPUS 1 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO Septyanto Kurniawan; Leni Sriharyani
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v10i1.1316

Abstract

Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Metro yang kampus berlokasi di jalan Ki. Hajar Dewantara No. 116 Iring Mulyo Kecamatan Metro Timur. Jumlah mahasiswa, dosen dan karyawan yang terus meningkat signifikan sejak tahun 2016, menuntut pihak pengelola kampus untuk mampu memberikan pelayanan dan fasilitas penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas kepada mahasiswa dan seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Metro. Salah satu fasilitas tersebut adalah pembangunan gedung perkuliahan dan fasilitas kampus lainnya, telah menyebabkan menyempitnya lahan parkir di kampus. Penyebaran kedatangan dan keberangkatan kendaraan yang parkir tidak merata sepanjang  harinya, fasilitas parkir kendaraan pada pelataran/ halaman Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Metro disediakan hanya untuk dosen, karyawan, mahasiswa dan tamu yang datang pada Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Metro saja dikarenakan terbatasnya luas lahan parkir. Adapun jumlah kapasitas kendaraan parkir serta luas lahan/ petak parkir yang tersedia pada Kampus 1 Muhammadiyah Metro terbagi menjadi 5 yaitu : Daerah A dengan luas lahan/ petak parkir  2.694,18 M2, untuk kendaraan bermotor R4 64 unit dan kendaraan bermotor R2 33 unit, Daerah B dengan luas lahan/ petak parkir  631,66 M2, untuk kendaraan bermotor R2 163 unit, Daerah C dengan luas lahan/ petak parkir  1.568,87 M2, untuk kendaraan bermotor R2 306 unit, Daerah D dengan luas lahan/ petak parkir  1.286,59 M2, untuk kendaraan bermotor R4 24 unit, dan kendaraan bermotor R2 134 unit, Daerah E dengan luas lahan/ petak parkir  706,2 M2, untuk kendaraan bermotor R4 13 unit.

Page 1 of 2 | Total Record : 12