cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2023): November 2023" : 7 Documents clear
PERENCANAAN STRUKTUR PERKERASAN LENTUR JALAN HASANUDIN KOTA METRO Ida Hadijah; Septyanto Kurniawan; Afdal Yusbi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i1.2961

Abstract

Jalan Hasanudin merupakan jalan yang menghubungkan akses keluar masuk di wilayah Kota Metro dan jalur menuju Kabupaten Lampung Timur. Ruas jalan tersebut banyak dilalui oleh kendaraan pribadi sampai kendaraan berat yang mengangkut hasil pertanian, ataupun hasil industri. Beberapa kendaraan yang melawati jalan tersebut mempunyai berat 2-12 tonase bahkan lebih, sehingga membuat jalan tersebut menampung beban yang berat. Kondisi saat ini jalan mengalami kerusakan yaitu seperti lapis permukaan jalan yang mengelupas, lubang lubang besar sampai tanah dasar dan bergelombang disepanjang jalan tersebut, bahkan bahu jalan yang ada dijalan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Sehingga kenyamanan dan kelancaran berkendara menjadi terganggu. Maka pada penelitian ini penulis akan merencanakan konstruksi perkerasan lentur berdasarkan nilai CBR tanah pada ruas jalan Hasanudin, Kota Metro, Provinsi Lampung. Pengambilan sampel tanah dilakukan menggunakan Alat DCP (Dynamic Cone Panetrometer) dan data tersebut dikorelasikan menjadi nilai CBR tanah dasar. Perencanaan struktur perkerasan lentur ruas Jalan Hasanudin Kota Metro menggunakan metode Bina Marga 2017 diperoleh ketebalan lapisan untuk perencanaan perkerasan lentur setebal 4 cm untuk Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC, setebal 6 cm untuk Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC), setebal 10 cm Asphalt Concrete Base (AC-BASE), dan setebal 30 cm Lapis Pondasi Atas A (LPA Kelas A).
ANALISIS PEMILIHAN RUTE PERJALANAN DARI DAN MENUJU PULAU PASARAN BERDASARKAN WAKTU PERJALANAN A. Ikhsan Karim; M. Alif Anshori
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i1.2962

Abstract

Pulau Pasaran yang terletak di Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung merupakan desa wisata sentra ikan teri. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai nelayan dan pengolahan ikan. Hal ini mengakibatkan tingkat aktivitas perjalanan penduduknya relatif tinggi. Pada jam sibuk, arus lalu lintas dari Pulau Pasaran maupun menuju Pulau Pasaran terganggu sehingga kemacetan sering kali terjadi meskipun terdapat tiga rute yang berbeda. Pergerakan dari masing-masing rute berbeda satu sama lain sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mendapatkan jalur terbaik dan mengetahui berbagai hambatan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode sampel kendaraan, atau mengemudikan sampel kendaraan dalam pola lalu lintas yang bergerak melalui ketiga rute. Hasil yang didapat adalah perbandingan antara waktu tempuh tercepat dengan waktu tempuh rata-rata menuju Pulau Pasaran mempunyai selisih 19,85%. Waktu tercepat yaitu pada Hari Kamis siang (Rute I) dengan selisih 15,43%. Hambatan yang terbesar pada perjalanan dari Pulau Pasaran terjadi di di rute 2 pada hari Senin pagi dengan waktu 26 detik disebabkan oleh kegiatan pasar. Hambatan yang terbesar pada perjalanan menuju Pulau Pasaran terjadi di rute 1 pada hari Kamis sore dengan waktu 36 detik disebabkan oleh perbaikan jalan.
DESIGN MIX FORMULA MUTU BETON K-300 DENGAN CAMPURAN AGREGAT KASAR DARI QUARRY DESA SARANG TIUNG, DESA TANJUNG BATU SERTA AGREGAT HALUS DARI QUARRY DESA SUNGUP, DESA CANTUNG DITINJAU TERHADAP KUALITAS MUTU Sylvina Permatasari; Satriani Satriani
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i1.2954

Abstract

Perencanaan Design Mix Formula target beton mutu K-300 dengan campuran agregat kasar (kerikil/batu pecah) dari quarry Desa Sarang Tiung dan Desa Tanjung Batu serta agregat halus (pasir) dari quarry Desa Sungup dan Desa Cantung ditinjau terhadap kualitas mutu. Pada pemeriksaan karakteristik agregat kasar dan halus untuk mendapatkan mutuk beton K-300 didapatkan: a. Agregat kasar quarry Desa Sarang Tiung memiliki gradasi maksimal 40 mm dengan niali kadar air 2,564% dan kadar lumpur 2,307% sehingga sebelum digunakan agregat kasar tersebut harus dicuci terlebih dahulu. b. Agregat kasar quarry Desa Tanjung Batu memiliki gradasi maksimal 40 mm dengan kadar air 3,896% dan kadar lumpur 1,558% sehingga sebelum digunakan agregat kasar tersebut harus dicuci terlebih dahulu. c. Agregat halus quarry Desa Sungup termasuk dalam zona 2 (Pasir agak kasar) dengan kadar air 6,382% dan kadar lumpur 11,17% sehingga sebelum digunakan agregat halus tersebut harus dicuci terlebih dahulu. d. Agregat halus quarry Desa Cantung termasuk dalam zona 3 (Pasir agak halus) dengan kadar air 8,695% dan kadar lumpur 2,173% sehingga sebelum digunakan agregat halus tersebut tidak harus dicuci terlebih dahulu. e. Nilai keausan agregat kasar quarry Desa Sarang Tiung 27,1%, 40% dan quarry Desa Tanjung Batu 38,3% 40%, sehingga memenuhi syarat keausan agregat.Nilai kuat tekan beton ratarata untuk sampel beton dari hasil pengujian kuat tekan beton dengan campuran quarry Batu Desa Sarang Tiung dan quarry pasir Desa Sungup menghasilkan kuat tekan 250,874 kg/cm2. Sedangkan quarry Batu Desa Sarang tiung dan quarry pasir Desa Cantung menghasilkan kuat tekan 232,711 kg/cm2. Campuran Quarry Batu Desa Tanjung Batu dan quarry pasir Desa Sungup menghasilkan kuat tekan 219,111 kg/cm2, Dan Campuran quarry Batu Desa Tanjung Batu dan quarry pasir Desa Cantung menghasilkan kuat tekan 249,333 kg/cm2. Nilai kuat tekan tidak mencapai mutu rencana K-300, sehingga perlu adanya bahan tambah untuk meningkatkan mutu beton.
STUDI EKSPERIMENTAL BENTUK PAVING BLOCK DENGAN MATERIAL SUBTITUSI TERHADAP KUAT TEKAN K-250 Sari Utama Dewi; Iwan Mulyadi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i1.2966

Abstract

Pada penelitian eksperimental material subtitusi paving block ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan maksimum dan bagaimana pengaruh penambahan bottom ash pada paving block persegi panjang dan segienam dengan eksperimental komposisi normal 0% dan penambahan bottom ash 10%, 20% dan 30% mengurangi berat agregat halus. Penelitian dilakukan di laboratorium Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai dengan kuat tekan paving block pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Hasil dari penelitian kuat tekan paving block didapatkan nilai kuat tekan maksimum pada paving block campuran normal 0% yaitu paving block segienam dengan nilai kuat tekan 293,48kg/cm, sedangkan paving block campuran normal persegi panjang kuat tekan maksimum yaitu 287,35 kg/cm pada umur 14 hari, paving block dengan campuran bottom ash nilai kuat tekan maksimum yang didapat pada paving block segienam dengan campuran 10% adalah 269,48 kg/cm diumur 28 hari, sedangkan kuat tekan maksimum paving block persegi panjang didapat nilai kuat tekan maksimum pada campuran bottom ash 10% adalah 197, 20 kg/cm diumur 28 hari. Secara teknis target dari kedua bentuk paving block untuk campuran normal telah memenuhi target terhadap kuat tekan rencana K-250, sedangkan untuk paving block campuran bottom ash, hanya paving block segienam yang mencapai target pada bottom ash 10%. Untuk paving block persegi panjang campuran bottom ash belum mencapai kuat tekan k-250
INVESTIGASI PEMANFAATAN TANAH LEMPUNG DAN ABU AMPAS TEBU UNTUK PEMBUATAN PAVING BLOCK Chica Oktavia; Syta Afina; Yusuf Amran
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i1.2955

Abstract

Bahan penyusun paving block terbuat dari semen portland, agregat halus (pasir) dan air. Karena meningkatnya penggunaan paving block dengan semen sebagai bahan perekat sangat tinggi berdampak terhadap harga jual dan pasir sebagai agregat halus memiliki dampak bagi lingkungan. untuk mengurangi dampak tersebut, penulis membuat penelitian dengan manfaatkan tanah lempung dan abu ampas tebu untuk pembuatan paving block. Tahapan yang dilakukan tahapan penyiapan alat, pengambilan dan pengumpulan tanah lempung dan abu ampas tebu, tahapan pengujian bahan, tahapan pencampuran, tahapan pembuatan sampel dan tahapan akhir pengujian paving block. Hasil pengujian pembuatan paving block dengan menggunakan campuran 5% abu ampas tebu daya serap air paving block 29,994%, kuat tekan paling tinggi pada suhu pemanasan 100c selama 120 menit sebesar 24,263 Kg/Cm, dan beban kejut dengan suhu pemanasan 125c, 150c selama 100 menit dan 60 menit sebesar 105,95 joule. Pada campuran 15% abu ampas tebu terjadi peningkatan daya serap air, penurunan kuat tekan, dan beban kejut paving block
PERENCANAAN STRUKTUR PERKERASAN RUAS JALAN WAY ABUNG KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Leni Sriharyani; Via Vetiana
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i1.2959

Abstract

Ruas jalan Way Abung yang terletak di desa Gunung Batin Udik Kecamatan Terusan Nunyai Kabupaten Lampung Tengah ini merupakan jalan Provinsi serta akses keluar masuk pintu tol Gunung Batin hingga Pasar Mulya Asri Kecamatan Tulang Bawang Barat yang banyak di lalui kendaraan ringan maupun kendaraan berat, kondisi jalan yang saat ini mengalami kerusakan seperti lapis permukaan jalan mengelupas, lubanglubang besar sampai tanah dasar, dan bergelombang disepanjang jalan. Sehingga kenyamanan dan kelancaran berkendara menjadi terganggu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pengumpulan data dengan pengamatan dan observasi langsung di lapangan dengan melakukan pengambilan sampel tanah menggunakan Alat Hand Bor dengan kedalaman 1 meter, kemudian dilakukan pengujian sampel tanah di laboratorium untuk mengetahui nilai CBR tanah dasar, yang selanjutnya data-data tersebut akan digunakan dalam proses perhitungan perencanaan struktur perkerasan menggunakan Metode Bina Marga 2017.Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan tebal struktur perkerasan menggunakan Metode Bina Marga 2017, dengan mempertimbangkan antara perkerasan lentur dan perkerasan kaku maka jenis perkerasan yang efisien untuk ruas jalan Way Abung Kabupaten Lampung Tengah adalah perkerasan kaku (rigid pavement). Serta didapat lapisan perkerasan sebagai berikut, untuk perkerasan lentur dengan ketebalan lapis pondasi atas menggunakan agregat kelas A sebesar 15 cm, CTB sebesar 15 cm, dan AC BASE sebesar 10, AC BC sebesar 6 cm, dan AC WC sebesar 4 cm. Sedangkan Tebal struktur perkerasan kaku diperoleh tebal plat beton (fs = 29 Mpa) sebesar 20 cm, tebal lantai kerja/lean mix concrete(fcf=4,04 Mpa) sebesar 15 cm.
PERENCANAAN DESAIN PINTU AIR OTOMATIS UPAYA MITIGASI BANJIR PADA DRAINASE KELURAHAN DAMAI BARU KOTA BALIKPAPAN Ezra Hartato Pongtoluran; Fatmawati Fatmawati; Wahyu Yusuf Rio
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i1.2960

Abstract

Kelurahan Damai Baru Kota Balikpapan merupakan kawasan yang sedang berkembang dengan pesat namun di tengah perkembangan ini, masih sering mengalami masalah banjir. Fenomena kejadian banjir saat ini tidak hanya terjadi pada saat musim hujan namun pada saat terjadi hujan dengan durasi 3 jam sudah dapat mengakibatkan genangan. Air hujan yang tidak terserap akan melimpas dan menggenangi bagian dataran permukiman yang relatif rendah, terlebih bila bertepatan dengan pengaruh pasang surut air laut yang malah menambah beban volume air dalam kawasan. Oleh sebab itu akan dilakukan perencanaan desain pintu air otomatis sebagai upaya mitigasi banjir pada saluran drainase. Dalam upaya meminimalisir volume aliran yang terdapat pada kawasan, bentuk analisis yang dilakukan dengan membuat pemetaan lokasi dan tata guna lahan, lalu pengukuran dimensi untuk mengetahui kapasitas saluran dalam menerima tampungan aliran limpasan dari kawasan. Apabila dimensi saat ini belum mampu menampung debit rencana maka dilakukan perubahan dimensi saluran. Berdasarkan data dimensi saluran tersebut, maka dapat dilakukan desain pintu air pada drainase untuk mencegah aliran masuk kedalam kawasan. Hasil penelitian menunjukkan saluran saat ini memiliki kapasitas yang kurang terhadap debit rencana yang akan masuk dalam saluran, besar komulatif debit rencana yang terjadi pada masing-masing saluran yaitu saluran kanan sebesar 8,211 m3/detik dan saluran kiri sebesar 8,507 m3/detik. Kemudian dilakukan penyesuaian dimensi terhadap debit banjir rencana dan didapatkan besar kapasitas tampungan saluran drainase pada rencana pembuatan pintu air yaitu saluran kanan memiliki kapasitas 8,346 m3/s dan saluran kiri memiliki kapasitas 8,634 m3/s. Desain kebutuhan pintu air disesuaikan pada dimensi saluran drainase yang dapat menampung debit rencana yaitu saluran kanan memiliki tinggi sebesar 1,35 m dan lebar sebesar 1,10 m dengan dimensi pintu klep tinggi 1,05 m dan lebar 0,94 m, sedangkan untuk saluran kiri memiliki tinggi sebesar 1,40 m dan lebar sebesar 1,10 m dengan dimensi pintu klep tinggi 1,10 m dan lebar 0,94 m

Page 1 of 1 | Total Record : 7