cover
Contact Name
Lukmanul Hakim
Contact Email
lukmanulhakim7419@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmabasan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MABASAN
ISSN : 20859554     EISSN : 26212005     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
MABASAN is a journal aiming to publish literary studies researches, either Indonesian, local, or foreign literatures. All articles in MABASAN have passed reviewing process by peer reviewers and edited by editors. MABASAN is published by Kantor Bahasa NTB twice times a year, in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2 (2019): Mabasan" : 8 Documents clear
JENIS DAN MOTIF KONSTRUKSI APOSISI DALAM BAHASA JAWA Titis Bayu Widagdo; NFN Sumarlam
MABASAN Vol. 13 No. 2 (2019): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/mab.v13i2.249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan jenis kontruksi aposisi dalam bahasa Jawa serta mengungkap motif penggunaan aposisi dalam media massa berbahasa Jawa. Media cetak yang menjadi sumber data adalah Panjebar Semangat edisi Februari—Mei 2019, dalam rubrik Pangudarasa. Data berupa kalimat, kemudian dianalisis dengan teknik permutasi dan ellipsis sehingga penulis dapat memaparkan jenis konstruksi aposisi yang terdapat dalam bahasa Jawa motif tujuan penggunaan aposisinya. Hasil penelitian menjelaskan bahwa dalam majalah Panjebar Semangat terdapat tiga pola aposisi yang digunakan, yaitu aposisi penuh, aposisi sebagian atau aposisi mewatasi, dan aposisi tak mewatasi. Merujuk pada motifnya, dalam majalah Panjebar Semangat ditemukan 8 motif aposisi, yaitu ketercukupan informasi, kejelasan istilah, pemberian informasi baru, kompetisi bahasa, pembentukan citra tokoh, instansi atau lembaga, penekanan emosi, penghormatan, dan pembangun humanisme.  
KUASA BAHASA DALAM WACANA PERKULIAHAN NFN Sultan; NFN Akmaluddin
MABASAN Vol. 13 No. 2 (2019): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/mab.v13i2.251

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji struktur bahasa, aspek-aspek situasi tutur, dan dimensi sosial yang terjadi dalam kuasa wacana perkuliahan di FSEI IAIN Pontianak. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dengan teknik rekam. Metode simak digunakan atas dasar bahwa wacana baik tulisan maupun lisan adalah bentuk praktik sosial yang menyebabkan hubungan dialketis di antara peristiwa diskursif tertentu dengan situasi, institusi, dan struktur sosial yang membentuknya. Adapun analisis data dilakukan dengan metode padan ekstralingual dengan menghubungbandingkan hal-hal di luar bahasa yang terjadi pada wacana perkuliahan. Hasil penelitian ini adalah (1) Struktur bahasa yang membangun wacana perkuliahan di FSEI IAIN Pontianak adalah makro struktur, super struktur, dan mikro struktur; (2) Aspek-aspek situasi tutur kuasa bahasa dalam wacana perkuliahan di FSEI IAIN Pontianak dibangun oleh aspek penutur, lawan tutur, konteks tuturan, tujuan tuturan, tindak tutur, dan wacana perkuliahan sebagai produk tindak verbal; dan (3) Dimensi sosial yang terjadi dalam kuasa wacana interaksi dalam perkuliahan di FSEI IAIN Pontianak ditemukan sejumlah praktik sosial yaitu: praktik pemunculan otoritas dosen baik sebagai pengatur disiplin maupun sebagai pemberi materi, dominasi dosen di dalam perkuliahan, ketidakkonsistenan dosen dalam praktik prilakunya di depan perkuliahan.
GAYA BAHASA REPETISI LAGU KLASIK LAMPUNG DIALEK O DALAM KAJIAN LINGUISTIK ANTROPOLOGIS NFN Roveneldo
MABASAN Vol. 13 No. 2 (2019): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/mab.v13i2.252

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan tentang gaya bahasa perulangan, ungkapan dan makna kiasan, dan nilai-nilai luhur dalam lirik lagu klasik Lampung dialek O yang berjudul sanak aruk ‘anak yatim’. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Objek penelitian yaitu lagu klasik Lampung ciptaan Supirman yang berjudul sanak aruk ‘anak yatim’. Hasil analisis data dapat disimpulkan terdapat gaya bahasa perulangan atau repetisi epizeukis (semacam gaya bahasa, repetisi yang berupa perulangan langsung atas kata yang dipentingkan beberapa kali berturut-turut), dan repetisi simploke (gaya bahasa repitisi yang berupa perulangan pada awal dan akhir beberapa baris atau kalimat berturut-turut). Ungkapan dan makna kiasan yang digunakan dalam lirik lagu ini adalah gaya bahasa perbandingan atau perumpamaan; seperti, ibarat, bak, dan penaka. Penggunaan repetisi memberikan pengaruh cukup kuat terhadap lirik lagu klasik Lampung dialek O seperti makna kesedihan, makna keikhlasan, makna  kesetiaan, makna cinta, dan  makna perubahan. Nilai-nilai luhur yang terdapat dalam lirik lagu ini adalah pandai memahami rahasia hidup, pandai memahami kehidupan dengan arif, dan mempertinggi budi pekerti.
NOVEL KARTINI KARYA ABIDAH EL KHALIEQY SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI MADRASAH TSANAWIYAH Ferdian Achsani
MABASAN Vol. 13 No. 2 (2019): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/mab.v13i2.257

Abstract

Pembelajaran apresiasi karya sastra di sekolah dilakukan melalui tahap pembedahan unsur intrinsik. Pembedahan unsur intrinsik dengan menggunakan pendekatan struktural pada karya sastra ini bertujuan untuk memahami unsur-unsur dalam karya sastra sehingga pembaca dapat memahami makna dalam suatu karya sastra tersebut. Penelitian  deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik dalam novel Kartini karya Abidah El Khalieqy. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, yaitu peneliti membaca novel secara berulang-ulang. Teknik analisis data menngunakan teknik interaktif yang meliputi pengumpulan data, pemilahan data, penampilan data, dan penarikan simpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur intrinsik dalam novel Kartini karya Abidah El Khalieqy meliputi tema yang berkisah tentang perjuangan dalam meraih cita-cita, penggunaan alur campuran, tokoh dalam novel yang meliputi tokoh protagonis, antagonis dan tambahan, sudut pandang yang digunakan dalam novel yaitu orang ketiga serba tahu, dan latar waktu, tempat dan suasan yang beragam dalam membangun cerita. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran kegiatan apresiasi sastra pada pembelajaran bahasa Indonesia di madrasah tsanawiyah kelas sembilan dalam  materi pembelajaran literasi buku fiksi dan nonfiksi.
AN ETHNOSEMANTIC STUDY ON PESANTREN LEXICON AS AN EFFORT FOR CULTIVATING CHARACTER EDUCATION Elisa Nurul Laili; Sakhi Herwiana
MABASAN Vol. 13 No. 2 (2019): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/mab.v13i2.261

Abstract

Formal, informal and non-formal educations are major milestones of post-family care that concern with shaping the character of their students. One form of education which has always been the choice of the majority of parents is pesantren education. Tradition in pesantren is a miniature of community tradition that deserves to be called a community which certainly has a major influence on the mindset and behavior of the students and alumni. One of traditions is the usage of a typical pesantren lexicon. The pesantren lexicon is one of the indirect efforts in character-building education. As it is well known, the majority of students in pesantren have good character as one of the goal of education carried out in pesantren. The educational process in the context of a pedagogical social environment such as pesantren is very interesting to be studied further so that it can be carried out also in the scope of other formal, informal, and non-formal education. This research is conducted to study the pesantren lexicons as an effort to plant character education in pesantren. This research usees ethnolinguistics theory by applying descriptive qualitative design. 
MANDALIKA, LALA BUNTAR, DAN LA HILLA: PERBANDINGAN CERITA RAKYAT SASAK, SAMAWA, DAN MBOJO Syaiful Bahri
MABASAN Vol. 13 No. 2 (2019): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/mab.v13i2.262

Abstract

Artikel ini mengkaji cerita rakyat Sasak, Samawa, dan Mbojo, yakni Mandalika, Lala Buntar, dan La Hila. Ketiga cerita rakyat tersebut diambil melalui studi pustaka terhadap hasil penelitian dan kumpulan cerita rakyat. Ketiga cerita rakyat sebagai sumber data dibandingkan untuk melihat bagian-bagian yang menunjukkan persamaan dan perbedaan. Dengan melakukan perbandingan terhadap unsur intrinsik pembangun karya sastra, ditemukan adanya perbedaan ketiga cerita terdapat pada unsur tokoh dan penokohan serta cara penyelesaian konflik atau permasalahan yang dihadapi. Adanya bagian-bagian yang menunjukkan perbedaan tersebut pada tahap yang lebih jauh menunjukkan persamaan. Perbedaan pada bagian tokoh dan penokohan disamakan oleh rupa tokoh yang sama-sama cantik sehingga menghadapi permasalah yang sama. Perbedaan cara penyelesaian konflik atau permasalahan disatukan oleh tujuan yang sama, yakni sama-sama bermaksud menjadikan diri mereka sebagai milik orang banyak, bukan orang tertentu. Adanya perbedaan pada beberapa unsur pembangun karya sastra mengarah pada maksud dan tujuan yang sama.
PEMBELAJARAN TEKS CERITA IMAJINASI BERBASIS HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILL) DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING
MABASAN Vol. 13 No. 2 (2019): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/mab.v13i2.264

Abstract

Salah satu materi pembelajaran yang diamanatkan pada kurikulum 2013 di kelas VII adalah  tentang teks cerita imajinasi. Tujuan penulisan ini agar pembaca mendapatkan gambaran tentang bagaimana langkah-langkah model discovery learning diterapkan dalam proses pembelajaran pada materi teks cerita imajinasi. Metode penulisan pada tinjauan ilmiah ini menggunakan metode deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode studi kepustakaan. Rumusan masalah yang terdapat pada tulisan ini adalah bagaimana langkah-langkah penerapan model discovery learning dalam pembelajaran pada materi teks cerita imajinasi. Dalam pelaksanaan strategi pembelajaran berbasis HOTS yang dilakukan oleh pendidik, maka pembelajaran akan menjadi lebih efektif karena peserta didik dihadapkan pada suatu permasalahan dan akan dilatih untuk mampu memecahkan masalah tersebut. Untuk mendapatkan hasil belajar siswa yang lebih baik tentunya diperlukan strategi dan teknik yang tepat. Salah satu teknik yang digunakan adalah model discovery learning dalam pembelajaran. Upaya yang dilakukan oleh pendidik dengan model pembelajaran yang sesuai dan tepat diharapkan dapat meningkatkan hasil serta motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan langkah-langkah model discovery learning secara tepat peserta didik dapat meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran teks cerita imajinasi.
NILAI PENDIDIKAN DALAM SASTRA LISAN LAWAS (PUISI RAKYAT) MASYARAKAT SUMBAWA DAN POTENSINYA SEBAGAI MATERI AJAR DI SEKOLAH Heni Mawarni; NFN Ubaidullah
MABASAN Vol. 13 No. 2 (2019): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/mab.v13i2.265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan dalam sastra lisan lawas (puisi rakyat) masyarakat Sumbawa. Lawas telah menjadi bagian dari tonggak kehidupan masyarakat sehingga perlu diungkapkan nilai-nilai yang terdapat di dalamnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan analisis dokumen. Data dianalisis dengan teknik ketekunan pengamatan dengan pemusatan pada hal-hal yang dicari secara rinci sehingga data-data yang ditemukan peneliti akan semakin benar. Dengan begitu data-data yang ditemukan benar-benar mengandung nilai pendidikan. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan nilai pendidikan yang terkandung dalam lawas (puisi rakyat) masyarakat Sumbawa Nusa Tenggara Barat: (1) nilai sosial, (2) nilai moral, (3) nilai religius, dan (4) nilai budaya. Nilai pendidikan yang terkandung dalam lawas tidak terlepas dari nilai-nilai luhur yang selalu menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat Sumbawa.

Page 1 of 1 | Total Record : 8