Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8 No 2 (2017)"
:
11 Documents
clear
USIA MENARCHE DENGAN KEJADIAN DYSMENORRHEA PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 NGADILUWIH KABUPATEN KEDIRI
Soraya Indah Pratiwi;
Dwi Ertiana
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (309.77 KB)
Menstruasi tidak selamanya normal, terkadang mengalami gangguan siklus menstruasi, selain itu saat menstruasi mengalami dysmenorrhea, salah satu penyebabnya adalah usia menarche yang terlalu dini. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Studi Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi korelasi dengan pendekatan Cross Sectional dengan variabel independent usia menarche, variabel dependent dysmenorrhea. Populasi berjumlah 149 remaja putri dengan sampel 61 remaja putri yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 18 - 24 Mei 2016 di SMAN 1 Ngadiluwih. Instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan editing, coding, scoring. teknik sampling yang digunakan adalah Cluster random sampling. Uji statistik yang digunakan Spearman Rho (α =0,05). analisis hubungan p value < α (0,000 <0,05), sehingga H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya ada hubungan signifikan dan koefisien kontingensi (-0,927) yang berarti tingkat keeratan sangat kuat antara usia menarche dini dengan dysmenorrhea berat. Kejadian dysmenorrhea yang dialami siswi dapat dicarikan alternatif penanganannya dengan cara yang berbeda sesuai dengan kondisi nyerinya.
KEPATUHAN ANTENATAL CARE IBU HAMIL RESIKO TINGGI DENGAN KETEPATAN RUJUKAN DI DESA SEPAWON KECAMATAN PLOSOKLATEN
Reni Yuli Astutik;
Tia Rusdianawati
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (190.021 KB)
Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia menunjukkan rendahnya kualitas pelayanan kesehatan. Penurunan AKI dikatakan mustahil tanpa adanya ketepatan rujukan yang efektif terutama pada kasus komplikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepatuhan Antenatal Care (ANC) ibu resiko tinggi dengan ketepatan rujukan. Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilaksanakan tanggal 27 Juli-05 Agustus 2017 di Desa Sepawon Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. Populasi berjumlah 42 orang dengan sampel 38 responden yang memenuhi kriteria inklusi. . Variabel Independen kepatuhan ANC. Variabel dependen ketepatan rujukan. Teknik sampling menggunakan Proportional Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan buku KIA responden dan wawancara. Analisa data menggunakan Spearman Rank (rho). Dari 38 responden, sebagian besar patuh dalam melakukan ANC (44,7%) dan sebagian besar responden sudah sesuai dalam memilih rujukan yaitu 65,8%. Analisa data menggunakan uji Spearman Rank (rho) diperoleh hasil p<0.001 artinya ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan antenatal care ibu hamil resiko tinggi dengan ketepatan rujukan. Tingkat hubungan rendah, dibuktikan dengan r = 0, 374. Kepatuhan ANC pada ibu hamil resiko tinggi sangat berpengaruh terhadap ketepatan rujukan karena dapat diketahui secara dini komplikasi kehamilan, sehingga ibu dirujuk sesuai dengan faktor resiko. Semakin patuh ibu untuk memeriksakan kehamilan maka akan sesuai ketepatan rujukan ibu resiko tinggi.
STUDI FENOMENOLOGI STRES KOPING IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER I DALAM PROSES ADAPTASI FISIK DAN PSIKOLOGIS DI PUSKESMAS PUHJARAK KABUPATEN KEDIRI TAHUN 2017
Eko Yuswanto;
Ratna Hidayati;
Dhina Widayati
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.361 KB)
Kehamilan melibatkan berbagai perubahan, diantaranya fisik dan psikologis yang dipengaruhi oleh perubahan hormon. Untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan yang diakibatkan perubahan tersebut dibutuhkan mekanisme koping yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stres koping pada ibu primigravida trimester I dalam proses adaptasi fisik dan psikologis di Puskesmas Wilayah Puhjarak Kabupaten Kediri Tahun 2017. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Data dikumpulkan dengan metode in-depth interview kemudian dianalisa menggunakan tehnik analisa data Colaizzi yang dilakukan terhadap 5 informan. Hasil penelitian ditemukannya 4 tema, yaitu 1) dampak perubahan fisik dalam kehamilan; 2) dampak perubahan psikis dalam kehamilan; 3) koping perubahan fisik kehamilan; 4) koping perubahan psikis kehamilan. Perubahan fisik pada ibu hamil variatif namun pada umumnya tetap sama hanya saja waktu terjadinya tidak selalu sama. Terkait perubahan psikis terjadi tanpa sebab yang jelas yang tergantung pada stressor yang diterimanya. Untuk mengatasinya, ibu hendaknya menggali informasi lebih dalam terkait kehamilan sehingga perubahan yang terjadi tidak menjadi stressor serta mampu melakukan mekanisme koping yang tepat. Selain itu diharapkan juga menumbuhkan rasa percaya kepada pasangannya dalam rangka menjaga keharmonisan hubungan rumah tangga yang berdampak pula terhadap kondisi kejiwaan ibu hamil. Direkomendasikan bagi institusi kesehatan dapat melakukan kolaborasi dengan puskesmas maupun pihak lain yang terkait untuk mengadakan program edukasi pada ibu hamil tentang perubahan fisiologi tubuh yang terjadi selama masa kehamilan sehingga ibu hamil tidak mengalami kesalahan informasi yang justru dapat menimbulkan perilaku koping maladaptif
PENGARUH PEMAKAIAN BENGKUNG TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA IBU NIFAS DI DESA KELING KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI
Dewi Taurisiawati Rahayu
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (129.87 KB)
The postpartum experiences various discomforts during her recovery. Postpartum mother who are in Indonesia, especially in Java, can not be separated from cultural factors in their daily life. One of them is still found many mothers who use bend or stagen after giving birth. Use of this bend is considered to provide many benefits for the recovery process of postpartum mothers. This study aims to determine the effect of the use of bengkung to the incidence of back pain in the puerperal mother. This research uses pre experiment design that is one group pre test-post test design. The research was conducted in Keling Village, Pare District, Kediri Regency. The population in this research is postpartum mother in Keling Village who want to wear bengkung some 20 responden and got sample of 14 respondents. The sampling technique used is purposive sampling. Independent variable in this research is usage of bengkung and dependent variable in this research is back pain. Data analysis technique used is wilcoxon signed rank test. The result of this research showed that the effect of bengkung use on back pain in the puerperal mother (p value = 0,006, CI = 95%). The use of bengkung that are done with safe procedures can help postpartum women to reduce discomfort during health recovery one of them reduce back pain in postpartum.
PENGARUH PEMBERIAN DAUN UBI JALAR UNGU PADA IBU NIFAS TERHADAP KECUKUPAN ASI PADA BAYI 0-6 BULAN DI DESA TAMBAKASRI KECAMATAN SUMBERMANJINGWETAN KABUPATEN MALANG
Retno Dewi Prisusanti;
Meily Dwidasa Ekawati;
Selvia Herawati
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (216.247 KB)
Latar belakang : Indonesia telah menetapkan target nasional pada tahun 2014 senilai 80% sebagai cakupan ASI eksklusif, sedangkan cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi 0-6 bulan di Indonesia pada tahun 2014 yaitu 52,3%, ini masih jauh dari target nasional. Dari rendahnya cakupan ASI eksklusif di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain ibu merasa ASInya tidak keluar pada hari pertama kelahiran. Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian daun ubi jalar ungu pada ibu nifas terhadap kecukupan ASI pada bayi 0-6 bulan di Desa Tambakasri Kecamatan Sumbermanjingwetan Kabupaten Malang Metode : Penelitian ini merupakan pre-experimental design dengan pretest-postest design. Subjek penelitian ibu nifas yang mempunyai bayi 0-6 bulan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Variabel independent penelitian adalah pemberian daun ubi jalar ungu. Variabel dependent penelitian adalah kecukupan ASI. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi.Uji statistik dengan Chi Square. Hasil : Analisis uji Chi Square di peroleh hasil bahwa nilai X2 hitung adalah 19,286 dan nilai X2 tabel adalah 18,493 dimana X2 hitung > X2 tabel, sehingga ada pengaruh pemberian daun ubi jalar ungu pada ibu nifas terhadap kecukupan ASI pada bayi 0-6 bulan di Desa Tambakasri Kecamatan Sumbermanjingwetan Kabupaten Malang Saran : Diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk melanjutkan penelitian karena penelitian ini masih sederhana. Untuk itu peneliti merekomendasikan untuk memfokuskan penelitian serta mengobsevasi secara ketat pada faktor yang berpengaruh terhadap produksi ASI pada ibu menyusui.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG TERAPI INTRAVENA DENGAN TERJADINYA PLEBITIS DI RUANG TERATAI DAN RUANG BEDAH RUMAH SAKIT AMELIA PARE
Irma Yustiana Eka;
M Mafthuchul Huda;
Dwi Setyorini
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.506 KB)
Plebitis merupakan peradangan vena yang disebabkan iritasi kimia, bakterial, dan mekanis. Iritasi kimia merupakan iritasi kimiawi, zat adiktif dan obat-obatan yang diberikan secara intravena karena pengoplosan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya nyeri disepanjang lokasi penusukan, kemerahan, pembengkakan, pireksia, keluar cairan/pus dan vena teraba keras. Pengetahuan perawat yang kurang tentang terapi intravena dapat meningkatkan angka kejadian plebitis. Tujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perawat tentang terapi intravena dengan terjadinya plebitis. Desain penelitian ini adalah korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat ruang Teratai dan Ruang Bedah dengan responden 32 orang. Sampling yang digunakan adalah total sampling. Variabel independen tingkat pengetahuan perawat dan variabel dependen terjadinya plebitis. Hasil penelitian didapatkan data dari 32 responden sebagian besar (59,4%) memiliki pengetahuan yang baik, dengan terjadinya plebitis sebagian besar (56,3%) Skala 0 atau tidak ditemukan gejala plebitis. Hasil penelitian diolah dengan menggunakan uji rho spearman, dimana didapatkan r=-0,843 yang berarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan perawat tentang terapi intravena dengan terjadinya plebitis yang berarti semakin tinggi tingkat pengetahuan seseorang tentang terapi intravena maka semakin tidak terjadi plebitis hal ini disebabkan karena seseorang dengan pendidikan S1 Keperawatan akan mempunyai pengetahuan yang baik tetapi tidak menutup kemungkinan perawat dengan tingkat pendidikan D3 Keperawatan memiliki pengetahuan yang baik tentang terapi intravena karena selain melalui pendidikan formal perawat juga mendapatkan pengetahuan melalui pendidikan informal seperti workshop/seminar maupun melalui media internet. Diharapkan perawat dapat meningkatkan pengetahuan tentang terapi intravena sehingga dapat menghindari terjadinya plebitis.
PENGARUH PENDIDIKAN TERHADAP ANEMIA PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN PEMALANG
Ade Kurniati;
Urip Setiyo Rini
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (190.737 KB)
Kematian ibu di Indonesia masih tinggi, termasuk Jawa Tengah pada tahun 2015 Angka kematian Ibu sebesar yaitu 111,16/100.000 kelahiran hidup. Kabupaten Pemalang pada tahun 2016 menduduki peringkat dua kematian ibu di Jawa Tengah. Penyebab tidak langsung angka kematian ibu adalah anemia kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan terhadap anemia pada ibu hamil. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan adalah ibu hamil yang berada di Puskesmas Rowosari, Purwoharjo dan Petarukan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Fixed Disease Sampling dengan total sampel dari 146 ibu hamil. Analisis data yang digunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mengalami anemia cenderung berpendidikan rendah yaitu 74 orang (67,5 %), sedangkan yang berpendidikan tinggi sejumlah 14 orang (20,5%). Responden yang tidak mengalami anemia dengan pendidikan rendah sejumlah 38 orang (44,5%), sedangkan yang berpendidikan tinggi sejumlah 20 orang (13,5%). Disimpulkan bahwa ada hubungan pengaruh pendidikan terhadap anemia pada ibu hamil di Kabupaten Pemalang dengan p-value = 0,016 < a (0,05). Ibu hamil diharapkan meningkatkan interaksi dengan bidan karena hal tersebut akan menambah pengetahuan tentang anemia.
STIGMA MASYARAKAT TERHADAP ORANG DENGAN HIV AIDS (ODHA) DI DESA MENANG KECAMATAN PAGU KABUPATEN KEDIRI
Artie Puspita;
Farida Hayati;
Dina Zakiyyatul Fuadah
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (189.631 KB)
Stigma dan diskriminasi terkait HIV merupakan ciri negatif yang diberikan pada seseorang sehingga menyebabkan tindakan yang tidak wajar dan tidak adil terhadap orang tersebut berdasarkan status HIV nya. Stigma terhadap ODHA bisa bermacam-macam bentuknya seperti pengasingan, penolakan dan diskriminasi sehingga penderitanya mengalami ketakutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stigma masyarakat terhadap ODHA di wilayah Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan metode Kualtitatif dengan wawancara mendalam dan pendekatan fenomenologi. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 5 partisipan yang dipilih dengan teknik purpossive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Analisa data dalam penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat stigma simbolis, stigma instrumental, dan stigma kesopanan/hukuman sosial di desa Menang Kecamatan Pagu. Stigma simbolis berupa persepsi tentang HIV AIDS. Stigma instrumental berupa ketakutan tertular saat berjabat tangan, ketakutan tertular apabila anak bermain dengan anak penderita ODHA, ketakutan membeli makanan yang dijual penderita HIV-AIDS, keprihatinaan atau rasa malu HIV-AIDS, stigma kesopanan/hukuman sosial berupa menyalahkan atau menghakimi dan persepsi perilaku sex ODHA. Keberadaan ODHA ditengah kehidupan masyarakat kita, ditanggapi dengan berbagai macam oleh masyarakat. Stigma terhadap ODHA yang masih ada dimasyarakat berdasarkan hasil penelitian merupakan masalah yang perlu diselesaikan oleh berbagai pihak secara komprehensif.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN USIA MENARCHE SISWI SMP PGRI BENDO PARE KEDIRI
Nurul Laili;
Farida Hayati
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (455.728 KB)
Nutrition status in women greatly affects the occurrence of menarche, especially from the age of menarche. Good nutrition status also affects the incidence of menarche because of the influence of substances consumed every day, especially carbohydrates and proteins. Nutrition affects sexual maturity. The objective of this study was to identify the relationship of nutrition status with age of menarche. The design used in this research is cross sectional. Population in this research is all student of PGRI Yunior High School Bendo Pare Kediri. The sample in this research is student of PGRI Yunior High School Bendo Pare Kediri that exist at the time of research in February 2017. Analysis conducted in this research by using Rank Spearman Correlation. Obtained a value of Rho = 0.233 which indicates the level of moderate relationship. Statistical test value t arithmetic = 4.68 greater than the value of t table = 2.539, then H₁ accepted and it can be concluded that there is a relationship between nutrition status with age menarche with the level of closenes.. The role of nutrition in regulating hormonal balance includes the hormones that regulate the female reproductive system. Fulfillment of nutrition needs makes the balance of nutrition in the body so it can affect the nutrition status. Nurses in providing nursing care through the School Health Unit can provide counseling about reproductive health, especially about menarche, factors that affect menarche delay and provide examples of how to meet the needs of good nutrition.