cover
Contact Name
surya
Contact Email
energisurya.teump@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
energisurya.teump@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL SURYA ENERGY
ISSN : 25287400     EISSN : 2615871X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Surya Energy (JSE) Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University Palembang is a journal that contains scientific research results in the field of Electrical Engineering. JSE is for lecturers, students, researchers, and practitioners who concentrate and contribute in the field of Electrical Engineering, which have never been published in other journals. published twice in March and September.
Arjuna Subject : -
Articles 100 Documents
PERANCANGAN INVERTER 3 PHASA DENGAN METODE 3 HALF BRIDGE Danus, Muhar
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 3 No. 2 2019
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v3i2.1527

Abstract

Pentingnya proses konversi DC ke AC atau yang umumnya dikenal dengan inverter masih perlu dikembangkan, yang difokuskan pada pemanfaatan sumber energi listrik untuk industri dan rumah tangga yang dikendalikan oleh PLN.  Rancangan inverter untuk mengubah 24 Volt DC menjadi 380/220 Volt AC 3 phasa dengan frekuensi 50 Hz dengan bentuk gelombang sinusoidal. Inverter 3 phasa menggunakan metode 3 half bridge dengan NE555 dan CD4017 yang merupakan rangkaian  terintegrasi (IC) dan I rf 3205 MOSFET amplifier yang mampu menghasilkan sinyal yang hampir mendekati sinyal sinusoidal dengan frekuensi 50 Hz. Saat diuji pada saat memuat dan membongkar hasil respon dari IC NE555 dan IC CD4017 dan penguat pada MOSFET menunjukan kondisi yang cukup baik sesuai dengan hasil yang diinginkan dan cocok dipergunakan pada skala tangga. Ketika diuji beberapa kali, tidak menyebabkan terjadinya panas atau kerusakan sehingga masing-masing IC termasuk NE555 dan CD4017 dan tidak terjadinya kesalahan  pada penerapan 3 half bridge di MOSFET.
SIMULASI PERANCANGAN FASA TERTINGGAL SISTEM KENDALI DIGITAL Cekdin, Cekmas
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 1 No. 1 2016
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v1i1.562

Abstract

PELUANG PENGHEMATAN ENERGI PADA GEDUNG FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG Ardianto, Feby; Hurairah, Muhammad; Azis, Ichwanudin
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 1 No. 2 2017
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v1i2.602

Abstract

Gedung Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang merupakan salah satu sarana proses belajar mengajar yang terbagi menjadi dua gedung, yaitu gedung A dan gedung B. Menyediakan tenaga listrik di Gedung Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah harus memenuhi persyaratan teknis dan ekonomis baik daya listrik yang disediakan maupun energi listrik yang digunakan untuk mengoperasikan semua peralatan yang ada agar dapat berlangsung secara terus-menerus.Intensitas Konsumsi Energi (IKE) merupakan istilah yang digunakan untuk mengetahui tingkat pemakaian energi pada suatu bangunan. Energi yang dimaksudkan disini adalah energi listrik. Nilai intensitas konsumsi energi penting untuk dijadikan tolak ukur menghitung potensi penghematan energi yang diterapkan di setiap ruangan atau seluruh area bangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui daya listrik terpasang dan pakai, untuk mengetahui beban puncak dan rendah serta untuk mengetahui peluang penghematan energi pada Gedung Fakultas Teknik. Setelah dilakukan perhitungan beban terpasang dan beban terpakai didapat hasil evaluasi beban terpasang sebesar 113.266 Watt. Berdasarkan hasil perhitungan, penggunaan beban terpakai selama 9 jam kerja adalah sebesar 349.603 Watt. Untuk beban puncak pada gedung A terjadi pada jam 14.00 yaitu sebesar 8.602 Watt sedangkan gedung B terjadi pada jam 12.00 yaitu sebesar 38.522 Watt, dan beban rendah pada gedung A terjadi pada jam 16.00 yaitu sebesar 2.618 Watt sedangkan pada gedung B terjadi pada jam 16.00 yaitu sebesar 21.318 Watt. Berdasarkan hasil perhitungan peluang penghematan pada Gedung Fakultas Teknik adalah sebesar Rp 4.756.612,7 /bulan. 
OPTIMASI TEMPERATUR DAN ARUS UNTUK MENGHASILKAN TEGANGAN 12 VOLT DC PADA THERMOELECTRIC GENERATOR MODEL SP 1848-27145 SEBAGAI ACCUMULATOR CHARGER Cekdin, Cekmas; Rahmayani, Siska
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 2 No. 1 2017
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v2i1.775

Abstract

One source of potential energy with new innovations, namely the use of thermoelectric generator. Utilization of thermoelectric generators as a Heat power plant requires further study or research to produce an optimal system so that it can be a source of electrical energy substitutes in the provision of electrical energy. The working principle of the heat power plant is the first thermoelectric generator heated by filament where between filament and thermoelectric generator coated sheet metal. If the temperature of the heated metal is greater than the temperature of the metal heat dissipation, so experienced certain temperature difference difference, then the temperature difference causes a thermoelectric generator starts to work optimally. Measurement of Thermoelectric Generator with model number SP 1848-27145 carried out a total of 11 experiments on different materials with the same method. It consists of 4 modules compiled series, saddled lamp dc 12 Volt, 5 Watt. Optimization for charging the accumulator is 12 volts dc with temperature 270C and with a current that is obtained is 3.01 Ampere.
APLIKASI ANDROID SEBAGAI PENGONTROL JARAK JAUH SMARTHOME DENGAN KONEKSI JARINGAN INTERNET Hesti, Emilia; Adewasti, Adewasti
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 2 No. 2 2018
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v2i2.910

Abstract

In the modern era of technology is growing very rapidly, especially the use of Internet media in everyday activities. At this time developed a concept called Internet of Things (IoT). Internet of Things (IoT) is a concept that aims to expand the benefits of internet connectivity that is connected continuously. The Internet of Things (IoT) can be utilized at home to control electronic equipment such as lamps, fans and can also be used in home security systems such as automatic door locks and remote controlled gates through applications on the Android system. Control can be done anywhere as long as there is internet connection and applications used can be installed on all smartphones that have android operating system. Research is done by utilizing the Web service that has been available for free called Teleduino. This web service that serves as an intermediary between the Android device and Arduino microcontroller. In Arduino Microcontroller an additional device called Ethernet Shield is needed to connect the Arduino to the Internet directly connected to Teleduino's web service.
RANCANG BANGUN PENGISIAN AKUMULATOR PADA PEMBANGKIT LISTRIK ALTERNATIF UNTUK KEBUTUHAN LISTRIK RUMAH TANGGA Sofiah, Sofiah; Irawan, M Dedy
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 3 No. 2 2019
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v3i2.1533

Abstract

Akumulator berfungsi mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Jenis Akumulator pada pembangkit  listrik alternatif ini adalah Jenis akumulator asam timbal,yang mempunyai muatan listrik 10 AH, dengan tegangan output 12Vdc - 13.8Vdc. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang bangun pembangkit alternatif dengan bantuan pulley dan v-belt, menggunakan gerak mula Motor DC dan alternator sebagai pengisian akumulator, dengan mengubah arus searah menjadi arus bolak balik dengan bantuan inverter. Metode penelitian yang digunakan terdiri dari beberapa tahapan sebagai berikut: 1). Merancang akumulator dan inverter sebagai penyimpan muatan energi listrik, 2). pengujian dan pengukuran akumulator sebagai sumber energi listrik, 3). Menghitung dan menganalisis hasil perancangan. Hasil dari penelitian ini didapat Tegangan output akumulator 13.8 Volt, kemudian tegangan output inverter pada masing – masing beban 220 Volt, 220 Volt, 219 Volt, 218 Volt.Dengan demikian semakin besar beban maka akan semakin kecil  tegangan inverter, dan arus charger mempengaruhi waktu pengisian akumulator, jika semakin besar arus charger semakin cepat waktu pengisian akumulator dan sebaliknya jika semakin kecil arus charger semakin lama waktu pengisian akumulator. 
ANALISIS PENAMBAHAN ANTENA 3G DI SITE SEI BUAH PT.TELKOMSEL PALEMBANG DIVISI SERVICE QUALITY ASSURANCE Apriani, Yosi
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 1 No. 1 2016
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v1i1.523

Abstract

Penambahan BTS 3G bertujuan untuk memberikan layanan yang selalu lebih baik dan cepat. Perbandingancoverage 2G dan coverage 3G yang sangat dapat dirasakan oleh pelanggan adalah kualitas nilai level voice3G jauh lebih baik dibandingkan dengan nilai level voice 2G. Untuk mengetahui kulitas layanan maka bisadilakukan drive test. Dari drive test ini akan diketahui kualitas layanan seperti SMS (Short MessageService), video, voice dan data. Dari hasil drive test tersebut maka akan dianalisa apakah service suatu BTSpada suatu daerah tertentu dapat dikatakan baik atau belum. Maka service BTS tersebut akan dilakukansetting parameter, optimasi, audit site bahkan sampai akan dilakukan downlitl atau uplitl atau perluditambahkan BTS baru. Standar untuk nilai voice yang baik adalah 10 dBm sampai dengan 85 dBm,untuk nilai kecepatan akses data 2G yang baik adalah  51 Kbps  256 Kbps  sedangkan pada kecepatanakses data 3G 380 Kbps  1200 Kbps. Faktor yang mempengeruhi baik buruknya nilai received level sinyalvoice baik untuk 2G maupun untuk 3G adalah jarak antara antenna kelokasi pengukuran. Yangmempengaruhi nilai kecepatan akses data tersebut baik/cepat dan lambat/buruk adalah durasi akses data.
OPTIMALISASI DAYA LISTRIK YANG DIGUNAKAN UNTUK PROSES ELEKTROKOAGULASI DALAM PERBAIKAN NILAI pH AIR RAWAH Barlian, Taufik; Azhari, Ashari
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 1 No. 2 2017
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v1i2.591

Abstract

Pemukiman di area rawa melahirkan permasalahan air rawa sebagai sumber air bersih yang memiliki nilai pHdibawah 6,5 yang bersifat asam, untuk itu perlu dilakukan kajian mengenai upaya peningkatan kwalitas airbersih yang berasal dari air rawa sebagai fasilitas kehidupan. Penelitian dilaksanakan di area pemukiman rawaTanjung Api-Api kabupaten Banyu Asin, Propinsi Sumatra Selatan. Tujuan penelitian untuk menganalisapengaruh energi listrik berdasarkan variasi waktu efektif pada proses elektrokoagulasi terhadap nilai pH dari airrawa yang bersifat asam. Penelitian dilakukan secara survey untuk mengetahui kualitas air rawa Tanjung Api Apiyang berasal dari sekitar area pemukiman rawa di daerah Indralaya Sumatera Selatan, selanjutnya analisaproses dan hasil penelitian dilakukan di laboratorium dosen Universitas Muhammadiah Palembang. Perlakuanyang diberikan pada proses elektrokoagulasi yaitu dengan mengatur variasi waktu. Parameter yang diamatiadalah nilai pH. Nilai pH diukur menggunakan pH meter berupa kertas lakmus. Hasil penelitian disimpulkanbahwa elektroda aluminium dan tembaga dapat memperbaiki kualitas air rawa secara efektif denganmenggunakan tegangan 12 Volt selama 45 menit menghasilkan perubahan nilai pH menjadi 6,5.
Analisa Pemerataan Beban Antar Fasa Di Saluran Tegangan Rendah (SUTR) Pada Transformator Distribusi 50 KVA - Li 146 Wilayah Kerja PT PLN (Persero) Rayon Muara Beliti Putra, Dian Eka; Kusniriansya, Randi
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 4 No. 1 2019
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v4i1.1883

Abstract

ABSTRAKKetidak seimbangan beban yang terjadi SUTR terletak etidakteraturan pemasangan sambungan rumah (SR) baik satu fasa maupun tiga fasa pada saluran udara tegangan rendah mengakibatkan beban trasformator distribusi LI 146 menjadi tidak merata, hal ini dikarenakan adanya penumpukan beban pada salah satu fasa, sehingga beban saluran tidak seimbang. Ketidakseimbangan beban menyebabkan menyebabkan terjadinya lossesdaya listrik pada jaringan penghantar netral.Diawali dengan pengukuran setiap fasa SUTR maka didapat lapangan fasa R yang terbesar dengan Arus 41 Amperedan fasa T Arus terkecil sebesar 12.2 A, akibat dari perbedaan yang besar antar fasa minimbulakan arus sebesar 35,5 A. Maka diperlukananalisa perbaikan dilapangan untuk mengurangi besarnya arus netral dan loses yang terjadi maka dilakukan pemerataan beban dengan jalan perbaikan sambungan konduktordan pemindahan disetiap penghantar fasa pada beban berupa sambungan rumah (SR) dan beban lainya lampu penerangan jalan, dari jaringan fasa yang besar ke penghantar fasa yang lebih kecil.penelitian inididapatnilai besar arus netral dan rugi-rugi (losses)penghantar netral sebelum dan setelah dilakukan pemerataan beban saluran udara tegangan rendah (SUTR). Pengukuran dan perhitungan dilakukan pada luar waktu beban puncaktransformator distribusi pada gardu distribusi LI 146 di PT PLN (Persero) ULP Muara Beliti.Berdasarkan hasil perhitungan besar arus netral sebelum dilakukan pemerataan beban yaitu 35,5 A dan rugi-rugi yang terjadi akibat arus netral sebesar 2,265 kW. Namun setelah dilakukan pemerataan beban, besar arus netral berkurang menjadi 24,2 Adikarenakan arus netral berkurang maka rugi-rugi pada penghantar netral ikut berkurang menjadi 0,97 kW. Hal ini berarti bahwa program pemerataan beban dapat meminimalisir besar arus dan rugi-rugi daya (losses) yang timbul disaluran penghantar netral transformator distribusi LI 146.Kata kunci : Ketidakseimbangan beban, Transformator LI 146, Pemerataan beban saluran.ABSTRACThe load imbalance that occurs in SUTR lies in the irregularity of the installation of house connections (SR) both one phase and three phases in the low voltage air ducts causing the distribution load transformer LI 146 to be uneven, this is due to a buildup of load on one phase, so that the load is not balanced. The unbalance of load causes electrical power losses in the neutral conductor network. Beginning with the measurement of each phase of the SUTR, the largest phase R is obtained with a current of 41 Amperedan and T phase The smallest current of 12.2 A, due to a large difference between the phase minimbulakan currents of 35.5 A. Therefore, it is necessary to analyze the improvement in the field to reduce the amount of neutral current and loses that occur then the load equalization is carried out by repairing conductor connections and displacement in each phase conductor at loads in the form of house connections (SR) and other loads of street lighting, from large phase networks to conductors smaller phase. this research can be a large value of neutral current and neutral conductor losses before and after the equalization of low voltage air line loads (SUTR). Measurements and calculations are carried out outside the load time of the distribution transformer at the LI 146 distribution substation at PT PLN (Persero) ULP Muara Beliti. Based on the results of the calculation of neutral currents before equalization of the load ie 35.5 A and the losses incurred due to neutral currents of 2,265 kW. However, after the load is equalized, the neutral current is reduced to 24.2 Adik. Since the neutral current is reduced, the losses on neutral conductors also decrease to 0.97 kW. This means that the load equalization program can minimize the amount of current and power losses that arise in the distribution channel neutral distribution transformer LI 146.Keyword :  Load imbalance, Transformer LI 146, Channel load equalization
Sistem Pendeteksian Pencemaran Udara Akibat Kabut Asap Dengan Alir Informasi Short Message Service Pratiwi, Nila
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 4 No. 1 2019
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v4i1.1771

Abstract

ABSTRAKSensor yang digunakan untuk mengukur kualitas udara pada sistem ini adalah sensor CO MQ-9, yang mana sensor ini memiliki kemampuan untuk mengukur kadar pembacaan sensor pada udara bebas. Tujuan dari penelitian ini yang mana data output yang dihasilkan adalah data analog yang mempresentasikan nilai kadar kandungan CO untuk kemudian diolah oleh mikrokontroler ATMega 16 dan untuk mengimplementasikan komunikasi data serial pada interface antara modem GSM dan mikrokontroler. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan 2 tahapan pengujian: 1) pengujian didalam ruangan dengan 4 operator yang berbeda dan dengan waktu yang berbeda, 2) pengujian di luar ruangan dengan 4 operator yang berbeda dan dengan waktu yang berbeda pula. Dari hasil pengujian ini didapatkan data output rata - rata di dalam ruangan sebesar 193,75 ppm pada pukul 08.00, 183,25 ppm pada pukul 12.00, 170,5 ppm pada pukul 16.00 dan 130 ppm pada pukul 19.00. Sedangkan output rata-rata di luar ruangan sebesar 196 ppm pada pukul 08.00 , 190,75 ppm pada pukul 12.00, 178,75 ppm pada pukul 16.00 dan 178,75 ppm pada pukul 19.00. Hasil pengujian ini, alat mampu mendeteksi kadar pembacaan sensor pada lingkungan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Sementara hasil perhitungan secara manual didapatkan nilai selisih perhitungan sebesar 2 ppm dari nilai pembacaan maksimum 2000 ppm yang seharusnya didapatkan dari datasheet menjadi 1980 ppm berdasarkan perhitungan. Selisih kesalahan perhitungan program sebesar 0,1%. Kata kunci : Sensor MQ-9, Mikrokontroler ATMega16, Modem Wavecom, LCD 16x2, Bascom AVR, Prog ISP  ABSTRACTThe sensor used to measure air quality in this system is the CO MQ-9 sensor, which has the ability to measure the level of sensor readings in free air. The purpose of this study where the output data generated is analog data that presents the value of CO content to be processed by ATMega 16 microcontroller and to implement serial data communication on the interface between the GSM modem and the microcontroller. The research method used in this study uses 2 stages of testing: 1) indoor testing with 4 different operators and at different times, 2) outdoor testing with 4 different operators and at different times. From the results of this test, the average output data in the room was 193.75 ppm at 08.00, 183.25 ppm at 12.00, 170.5 ppm at 16.00 and 130 ppm at 19.00. While the average outdoor output is 196 ppm at 08.00, 190.75 ppm at 12.00, 178.75 ppm at 16.00 and 178.75 ppm at 19.00. The results of this test, the tool is able to detect levels of sensor readings in the environment both indoors and outdoors. While the manual calculation results obtained difference calculation value of 2 ppm from the maximum reading value of 2000 ppm which should be obtained from the datasheet to 1980 ppm based on calculations. Difference in program calculation error by 0.1%. Keywords: MQ-9 Sensor, ATMega16 Microcontroller, Wavecom Modem, 16x2 LCD, Bascom AVR, Prog ISP

Page 4 of 10 | Total Record : 100