cover
Contact Name
surya
Contact Email
energisurya.teump@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
energisurya.teump@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL SURYA ENERGY
ISSN : 25287400     EISSN : 2615871X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Surya Energy (JSE) Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University Palembang is a journal that contains scientific research results in the field of Electrical Engineering. JSE is for lecturers, students, researchers, and practitioners who concentrate and contribute in the field of Electrical Engineering, which have never been published in other journals. published twice in March and September.
Arjuna Subject : -
Articles 100 Documents
PERBANDINGAN PENGENDALI PI, PD DAN PID PADA PENGENDALIAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA DENGAN MEMANFAATKAN SUPERVISORY CONTROL AND DATA ACQUISITION (SCADA) Sariman, Sariman; Padarid, Manlahima; Mahfie, Dindi Hamamie; Suprapto, Bhakti Yudho
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 3 No. 2 2019
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v3i2.1546

Abstract

Motor Induksi tiga fasa merupakan salah satu jenis motor yang paling banyak digunakan pada industri. Motor ini biasanya yang menjadi perhatian khusus adalah pengendalian kecepatan. Pengendali yang digunakan biasanya hanya pengendali Proportional Integral Derivative (PID). Namun terkadang pada proses kontrol, pengendali lain seperti Proportional Integral (PI) dan Proportional Derivative (PD) juga sering digunakan. Penelitian ini akan membandingkan pengendali-pengendali tersebut dalam proses pengendalian kecepatan pada motor induksi tiga fasa saat berbeban dan tanpa beban. Untuk memudahkan proses pengendaliannya, digunakan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) yang memiliki kemampuan dalam mengakuisisi data dan monitoring. Dalam pengujiannya didapatkan bahwa pada pengendali terbaik yakni PID dimana error steady state kecil, settling time cepat dan tetap stabil meskipun terdapat perubahan beban.  Pengendali PID ini memiliki parameter KP  = 2,  Ti = 1, Td =3. Sedangkan data yang ditampilkan oleh sistem SCADA dapat dikatakan baik dan valid, dimana persentase penyimpangan untuk data kecepatan sebesar 0,1%.
PENGGUNAAN MIKROTIK ROUTER SEBAGAI JARINGAN SERVER Ardianto, Feby; Eliza, Eliza
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 1 No. 1 2016
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v1i1.444

Abstract

Teknologi yang menfaatkan komputer yang perkembanganya semakin hari semakin maju. Komunikasi, jaringan komputer mendorong terbentuknya sebuah jaringan yang berkembang menjadi jaringan yang sangat kompleks dan sangat luas dan tersebar diseluruh lapisan dunia., dikenal dengan interconnected network atau lebih akrab disebut dengan internet. untuk membagi-bagi koneksi ke beberapa komputer pengguna user diperlukan server untuk mengatur dan memanajemen jaringan, Mikrotik server memiliki fitur yang sangat lengkap diantaranya : Firewall dan Nat, Routing, Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DNS server, DHCP server, Manajemen Bandwidth, dan keamanan. Menggunakan Mikrotik RouterOS pada server dengan tools GUI (ghrafis user interface ) winbox yang terinstal pada client dapat memperudah administrator dalampengaturan/remote sistem jaringan yang berjalan.
PERANCANGAN SISTEM MONITORING KEAMANAN JARINGAN JARAK JAUH MENGGUNAKAN MIKROTIK OPERATIONAL SYSTEM MELALUI VIRTUAL PRIVATE NETWORK Ardianto, Feby; Akbar, Tri
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 2 No. 1 2017
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v2i1.777

Abstract

Mikrotik Routerboard merupakan suatu sistem operasi jaringan yang difungsikan sebagai router untuk membuat jaringan semakin handal.Penggunaan jaringan internet sangat berkembang pesat, sehingga pemanfaatan dalam penggunaan jaringan internet sangat mudah untuk disalah gunakan. Mikrotik sebagai router jaringan menjadi solusi untuk mengontrol penggunaan jaringan yang sesuai aturan dan tidak disalah gunakan. Seiring dengan semakin tingginya kebutuhan dan semakin banyaknya penggunaan jaringan yang menginginkan suatu bentuk jaringan yang dapat memberikan hasil maksimal baik dari segi efisiensi maupun peningkatan keamanan jaringan itu sendiri. Kegiatan monitoring jaringan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengelola suatu sistem jaringan dilokasi atau area tertentu. Sistim monitoring ini dipergunakan untuk mempermudah tim teknik dalam melakukan pemantauan secara rutin kondisi jaringan di lapangan.
ALAT AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) SEBAGAI SISTEM KELISTRIKAN HYBRID SEL SURYA PADA RUMAH TANGGA Majid, Abdul; Eliza, Eliza; Hardiansyah, Redy
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 2 No. 2 2018
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v2i2.1043

Abstract

Semakin menipisnya sumber energi fosil (non-renewable) dan penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan memerlukan alternatif solusi guna mengganti sumber energi tersebut dengan sumber energi yang terbarukan (renewable). Energi surya sebagai salah satu sumber energi yang dapat diperbaharui. Sumber daya energi surya sangat berpotensi untuk memproduksi energi listrik yang banyak dengan panel surya yang sepenuhnya dari sistem panel surya sebagai sumber energi listrik. Salah satu pengaplikasiaanya dengan sistem kontrol yang efektif dengan alat Automatic Transfer Switch (ATS). Kinerja dari ATS adalah saat akumulator full charger dari panel surya, kemudian akumulator menghidupkan inverter dan ATS berpindah ke penggunaan inverter. Setelah pemakaian akumulator melemah ke tegangan 10 volt, maka ATS berpindah ke PLN dan inverter keadaan OFF. Hasil dari perhitungan kapasitas beban dan analisis mengarah pada kesimpulan bahwa arus saat berbeban lampu LED 200W adalah sebesar 921.7 mA menggunakan sumber PLN sedangkan menggunakan sumber inverter arus saat berbeban lampu LED 200W sebesar 1360.6 mA.
RANCANG BANGUN LOAD BALANCING DUA INTERNET SERVICE PROVIDER (ISP) BERBASIS MIKROTIK Ardianto, Feby; Alfaresi, Bengawan; Darmadi, Agus
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 3 No. 1 2018
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v3i1.1232

Abstract

Load balancing merupakan teknik untuk mendistribusikan beban trafik pada dua atau lebih jalur koneksi secara seimbang, agar trafik dapat berjalan optimal, memaksimalkan throughput, memperkecil waktu tanggap dan menghindari overload pada salah satu jalur koneksi. Pemilihan Per Connection Clasifier (PCC) load balancing dikarenakan  metode tersebut  dapat  meningkatkan kecepatan koneksi dan membagi kedua gateway agar tidak terjadi overload. Tujuan Penelitian untuk mengimplementasikan  fitur  load balancing  pada mikrotik  agar dapat  lebih  efektif dalam meratakan  beban  traffic  pada kedua jalur koneksi internet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan empat tahapan 1). indentifikasi, 2). pengadaan perangkat hardware dan software,3). Perancangan atau desain jaringan, 4).pengujian jaringan. Pengujian kualitas koneksi  dari  masing-masing Internet Service Provider (ISP) dibagi menjadi tiga;  Hasil pertama  pada saat koneksi ISP 1 enable  dan koneksi ISP 2 disable  didapat  ping 64 ms, download 0,87 Mbps dan uploud 0,93 Mbps. Hasil kedua koneksi ISP 2  enable  dan koneksi ISP 1 disable  didapat ping 102 ms, download 0,50 Mbps dan uploud 0,03 Mbps. dan  untuk  hasil  ketiga koneksi ISP 1 dan koneksi ISP 2 di enable didapat ping 431 ms, download 0,73 Mbps dan uploud 0,15 Mbps
PROTOTIPE METERAN AIR DIGITAL BERBASIS NOVOTON NUC ARM 120 SEBAGAI PEMBANDING DENGAN METERAN AIR ANALOG PDAM Kasim, Ali; Ariyadi, Tamsir
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 3 No. 1 2018
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v3i1.1268

Abstract

PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) sebagai penyedia layanan air bersih di kota-kota umumnya, memberikan tarif pemakaian untuk setiap meter kubik yang dipakai penggunanya atau pelanggannya. Alat yang digunakan untuk pengukuran air yang biasa disebut masyarakat adalah meteran air. Meteran air ini digunakan hampir seluruh PDAM yang ada di Indonesia, dimana meteran air yang digunakan masih banyak yang berupa analog. Banyak kasus pengukuran menggunakan alat analog kurang dalam keakuratan hasil ukurnya. Oleh sebab itu penelitian dan pembuatan alat meteran air digital perlu dilakukan mengingat banyak kasus pengukuran dengan menggunakan meteran digital lebih akurat. Meteran digital ini mempunyai keunggulan dari meteran air digital dan analog lainnya, yaitu hanya membaca volume air yang melewati meteran digital tersebut. Keunggulan ini terjadi disebabkan adanya penambahan sensor air (water brick sensor) pada rangkaian meteran air digital. Fungsi dari Sensor air adalah untuk mendeteksi adanya air dan memerintahkan mikrokontroler Nuvoton ARM NUC120. Berdasarkan hasil pengamatan pada meteran analog diperoleh nilai 1900 ml dengan ukuran standar normal 2000 ml sedangkan meteran digital  diperoleh nilai diatas 2000 ml pada waktu yang sama dengan  analog.
ANALISIS PENYALURAN DAYA LISTRIK PADA SALURAN UDARA TEGANGAN TINGGI 150 KV DARI PLTU BUKIT ASAM KE GARDU INDUK KERAMASAN PALEMBANG Azis, Abdul; Pebrianti, Irine Kartika
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 3 No. 2 2019
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v3i2.1534

Abstract

Jatuh tegangan dan rugi-rugi daya pada saluran transmisi selain dipengaruhi oleh rugi-rugi korona juga dipengaruhi jenis kawat penghantar; luas penampang kawat penghantar; panjang kawat penghantar; resistansi, induktansi, kapasitansi kawat penghantar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyaluran daya listrik pada Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kV dari PLTU Bukit Asam ke Gardu Induk Keramasan Palembang. Metode penelitian kasus berdasarkan pengumpulan data pada objek kajian. Dari penelitian diperoleh hasil bahwa jatuh tegangan pada saluran transmisi adalah sebesar  atau . Kemudian rugi-rugi daya pada SUTT 150 kV adalah  atau , sehingga efisiensi penyaluran daya adalah  atau daya pada ujung penerima sebesar .
ANALISA RUGI-RUGI DAYA DIAKIBATKAN ARUS KAPASITIF Kartika, Irine
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 1 No. 2 2017
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v1i2.600

Abstract

Energi merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan sekarang ini, dimana energi listrik mempunyai suatu fungsi yang dapat memberikan suatu kebutuhan atau pelayanan bagi daya listrik yang diperlukan oleh konsumen.Dalam sistem penyaluran tenaga listrik, mulai dari pusat pembangkit sampai listrik tersebut diterima oleh konsumen pasti akan mengalami jatuh tegangan dan rugi-rugi daya. Adapun penyebab dari terjadinya hal tersebut antara lain disebabkan oleh panjangnya sistem penyaluran energi listrik itu sendiri, besar kecilnya ukuran diameter kawat penghantar yang digunakan,tipe atau jenis kawat penghantar yang digunakan, serta besar kecilnya tahanan jenis dari kawat penghantar tersebut.Apabila dalam sistem penyaluran energi listrik sudah dipengaruhi oleh jatuh tegangan serta terdapat rugi-rugi daya, maka energi listrik yang disalurkan mulai dari pembangkit hingga sampai ke pusat beban tidak lagi murni 100% tersalurkanANALISA RUGI-RUGI DAYA DIAKIBATKAN ARUS KAPASITIF
PENGGUNAAN GYPSUM DAN MAGNESIUM SULFAT SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN NILAI RESISTANSI PENTANAHAN Yuniarti, Erliza; Hermanto, Dedy; Ahmad, Prima
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 2 No. 1 2017
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v2i1.778

Abstract

Sistem pentanahan atau pembumian sangat dibutuhkan untuk pengamanan sistem tenaga listirk dan penangkal petir, dengan cara mengalirkan arus gangguan ke tanah. Semakin kecil nilai resistansi atau tahanan pentanahan akan semakin baik terutama untuk pengamanan personil dan peralatan-peralatan listrik. Perlakuan terhadap elektroda pentanahan jenis rod berbahan tembaga menggunakan gypsum (CaS4.2HO) yang dapat menyerap air dan magnesium sulfat (MgSO42) yang dapat menetralisir kejenuhan elektroda dan dapat menurunkan tingkat keasaman tanah sehingga membantu proses perlambatan korosi yang terjadi pada elektroda. Perlakuan untuk menurunkan nilai resistansi dengan penambahan gypsum dan mangnesium sulfat menggunakan bantuan kotak berbahan aluminium, didapat nilai resistansi pentanahan sebesar 1Ω, menjadi upaya yang paling efektif u
PENENTUAN JUMLAH eNodeB JARINGAN 4G/LTE DI KECAMATAN PENAJAM KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Ulfah, Maria; Kurnia, Fidyah Fitri
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 2 No. 2 2018
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v2i2.1064

Abstract

Peningkatan kebutuhan pelanggan layanan data berkapasitas besar dan berkecepatan tinggi mendorong Thrid Generation Partnership Project (3GPP) untuk mengembangkan teknologi Long Term Evolution (LTE). Teknologi ini merupakan teknologi 4G yang didefinisikan dalam standar 3GPP (Thrid Generation Partnership Project) Release 8. LTE mendukung kecepatan downlink sampai dengan 100 Mbps dan uplink 50 Mbps. Dalam penelitian ini dilakukan perencanaan jaringan LTE dengan frekuensi 1800 MHz di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Mulai dari tahun 2016 sampai dengan 2020. Beberapa parameter masukkan antara lain data kependudukan, site planning, serta site survey. Dari hasil perencanaan jaringan didapatkan jumlah eNodeB yang dibutuhkan pada perencanaan cakupan tahun 2016 yaitu 10 eNodeB dan tahun 2020 yaitu 12 eNodeB.

Page 2 of 10 | Total Record : 100