cover
Contact Name
Gilang Nugraha S.Si., M.Si
Contact Email
cdj2018@unusa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
cdj2018@unusa.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Community Development Journal
ISSN : 25805282     EISSN : 25805290     DOI : -
Comunity Development Journal adalah kumpulan jurnal pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh civitas akademika Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 61 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal" : 61 Documents clear
POST NATAL EXERCISES SEBAGAI UPAYA PEMULIHAN MIKSI DAN DEFEKASI MASA NIFAS DI RT 6 RW II KELURAHAN BALAS KLUMPRIK KECAMATAN WIYUNG Yasi Anggasari SST,M.Kes; Ika Mardiyanti SST,M.Kes
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.807 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.717

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan danpemahaman tentang penyebab masalah miksi dan defekasi serta post natal exercises sebagai upayapemulihan miksi dan defekasi masa nifas di RW II Kelurahan Balas Klumprik Surabaya. Rencanaluaran yang ditergetkan adalah publikasi dalam jurnal dan peningkatan pemahaman dan ketrampilantentang ketidaknyamanan ibu nifas dan post natal exercises.Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan di RW II Kelurahan Balas KlumprikSurabaya. Pengenalan tentang penyebab masalah miksi dan defekasi ini bertujuan meningkatkanpemahaman dan ketrampilan mereka untuk mengatasi masalah miksi dan defekasi sedangkan postnatal exercises bertujuan untuk mengembalikan kekencangan otot perut, vagina dan panggulyang meregang akibat proses kehamilan dan persalinan, sehingga dapat meringankanketidaknyamanan pada masa nifas.Intervensi dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 2 metode yaitu memberikanpenyuluhan tentang masalah miksi dan defekasi selama masa nifas serta mengajari tentang post natalexercises. Penyuluhan menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan demonstrasi.Tingkat pengetahuan responden dapat diketahui dengan dilakukan pre test berupa kuisioneryang akan diisi oleh responden untuk mengetahui tingkat pengetahuan responden mengenai masalahmiksi dan defekasi pada masa nifas. Pre test dilakukan sebelum penyuluhan diberikan. Sedangkanuntuk mengetahui peningkatan pengetahuan responden mengenai masalah miksi dan defekasi padamasa nifas dapat diketahui dengan membandingkan hasil post tes yang telah diisi oleh respondensetelah penyuluhan dilakukan dengan hasil pre test.Berdasarkan hasil pretest dan post test yang diikuti oleh 20 responden dapat dinyatakan bahwahasil pre test tentang tingkat pengetahuan responden mengenai post natal exercises dalam mengatasimiksi dan defekasi didapatkan sebesar 6 responden (30%) mengerti tentang masalah miksi dandefekasi pada masa nifas sedangkan berdasarkan hasil post test terdapat 18 responden (90%) yangmengerti tentang masalah miksi dan defekasi pada masa nifas.
OPTIMALISASI POLA ASUH ANAK DENGAN HYPNOPARENTING DI WONOKROMO SURABAYA Annif Munjidah SST,M.Kes; Nur Hidaayah S. Kep. Ns., M. Kes
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.004 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.718

Abstract

Salah satu akar dari permasalahan anak yang ditemukan berasal dari pola pengasuhan.Menyambut hari anak Nasional (HAN ) pemerintah menghimbau agar ada upaya optimalisasipada pengasuhan anak terkait tumbuh kembang, kesejahteraan dan perlindungan. Fenomenayang ditemukan penulis di Wonokromo saat melakukan penelitian pada bulan Maret-Mei2018 tentang pijat Tui Na untuk mengatasi masalah gizi, ternyata sebagian besar balitamenangis dan menolak saat dilakukan pemijatan bahkan saat pemijatan dilakukan oleh ibunyasendiri. Dari fenomena tersebut penulis berupaya mencarikan solusi dengan memberikanpenyuluhan terkait pola asuh menggunakan hypno, Kegiatan pengabdian pada masyarakat inidilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam menerapkanhypnoparentingMetode yang dilakukan adalah mengadakan penyuluhan, demonstrasi pada ibu balita diposyandu RW 3Wonokromo Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan jangka waktu 1,5bulan dimulai 2 Mei 2018 sampai dengan 25 Juni 2018.Hasil luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah laporan yang telahdipublikasikan di jurnal, peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang hypnoparentingdalam pola asuh anak.
PEMBENTUKAN KADER RAPID SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF (DIABETES MELLITUS) DI KELURAHAN WONOROMO SURABAYA UMDATUS SOLEHA -; SITI NURJANAH -
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.897 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.719

Abstract

Degenerative diseases can occur to anyone, either because of age and poor lifestyle. Degenerativediseases suffered by many people include hypertension, coronary heart disease, diabetes mellitus,osteoarthritis, osteoporosis etc. Community service activities undertaken in Wonokromo VillageSurabaya has the aim of increasing the role of the community in preventing the occurrence ofdegenerative diseases through the establishment of "RAPID" Cadre for the community. Through theRAPID Cadre, the community will have adequate knowledge, be able to be positive and have positivebehaviors in health care. Through community service activities formed RAPID Cadre, where this cadrewill actively play a role in the prevention of various degenerative diseases that can be suffered bysociety. The establishment of this cadre begins by debriefing the cadre about the knowledgepreviously pre-tested. Demonstration of the cadres with adequate knowledge, is expected to be ableto become educators or community counselors in improving their health and prevent variousdegenerative diseases. The presence of RAPID Cadres can help to improve prevention and healthpromotion.
Pemeriksaan Kesehatan Tentang Gula Darah Dan Tekanan Darah Sebagai Peningkatan Kualitas Kesehatan Difran Nobel Bistara; Nety Mawarada Hatmanti
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.27 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.721

Abstract

Pembangunan kesehatan Indonesia diarahkan guna mencapai pemecahan masalah kesehatan untukhidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Masalahkesehatan dapat dipengaruhi oleh pola hidup, pola makan, lingkunga kerja, olahraga dan stress. Perubahangaya hidup terutama di kota-kota besar menyebabkan meningkatnya prevalensi penyakit (Waspadji dkk,2015). Pada kondisi-kondisi tertentu pemeriksaan glukosa darah dan tekanan darah menjadi sangat pentinguntuk dilakukan dengan segera. Misalnya saja pada pasien dengan kondisi kritis, dimana gula darah dantekanan darah pasien dapat dengan cepat berubah akibat stress maupun medikasi. Pada pasien-pasientersebut dibutuhkan analisis glukosa yang cepat untuk mempertahankankan kontrol glikemik yang ketat(Holtzinger et al., 2013).Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Masjid Ahmad Yani Surabaya didapat data yang menyimpangterkait dengan pola makan dan pola hidup di masyarakat sekitar masjid. Hasil observasi dan wawancarapada jamaah masjid dan warga sekitar masjid menyatakan bahwa banyak warga dan jamaah masjid tidakmengetahui tanda-tanda gejala semisal kencing manis, kolesterol dan asam urat. Permasalah yang seringdiderita menurut wawancara adalah hipertensi, asam urat, parkinson, kanker payudara, asma dll.Berdasarkan analisis situasi yang didukung dalam hasil pengkajian dari salah satu pengurus MasjidAhmad Yani Surabaya bahwa di masjid tersebut belum pernah dilakukan pengontrolan dan pengecekangula darah, asam urat dll. Maka kami sebagai tim berencana untuk memberikan pengetahuan danmengajarkan Pola Hidup yang baik dan Sehat sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatanjamaah masjid dan warga sekitar masjid yang ada di Masjid Ahmad Yani Surabaya sehingga menurunkanterjadinya berbagai macam penyakit yang ada di masjid dan masyakarat sekitarnya.Kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini berupa intervensi pendidikan kesehatanberupa pengecekan gula darah.
Self Management Support Program pada penderita Diabetes dengan pendekatan Diabetes Support Group di RSI Surabaya Iis Noventi; Muhamad Khafid
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.144 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.723

Abstract

Pasien dengan diabetes yang lama sangat beresiko terjadinya komplikasi apalagikurangnya pengetahuan dan ketrampilan dalam pencegahan dan penatalaksanaan polahidup sehat yang akan semakin memperparah kondisi. Tujuan dari pengabdianmasyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan komplikasidiabetes mellitus di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Islam Surabaya. Metode yang digunakan adalah Pertama, penyuluhan tentang pengetahuan untuk mengenali faktorresiko dan pencegahan secara dini terjadinya komplikasi. Kedua, Self ManagementSupport Program dengan pendekatan Diabetes Support Group merupakan tindakanlanjutan setelah melalui proses edukasi, pasien diberikan ketrampilan dan pengetahuanagar bisa secara mandiri melakukan penatalaksanaan terhadap penyakit yangdideritanya dengan lebih konsisten melalui pembentukan kelompok diskusi yang salingmendukung Ketiga, keluarga sebagai support system bisa bersama – sama dengan pasiendan edukator untuk membuat program secara mandiri dalam penatalaksanaanpenanganan penyakitnya di rumah.Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat terutama penderitadiabetes dan keluarga sebagai support system dapat mengetahui dan memahami tentangpendeteksian gejala awal dan pencegahan komplikasi secara dini serta menambahketrampilan pengetahuan penatalaksanaan untuk pencegahan dan mengaplikasikanpemberian insulin, perawatan kaki, senam untuk diabetisi, pertolongan pertama saatterdapat gejala hipoglikemia sebelum di bawa ke sarana pelayanan kesehatan atauRumah Sakit. Dengan di adakan kelas edukasi ini para diabetisi bisa saling support, salingberbagi pengalaman, dan para diabetisi bisa berdiskusi tentang program yang dibutuhkan untuk bersama – sama dengan edukator menentukan fitur kegiatan sampaidengan para diabetisi paham dan bisa mengambil keputusan dan menangani bila terjadikeluhan dan pencegahannya.
PERILAKU KEBERSIHAN DIRI DALAM MENCEGAH PENYAKIT SKABIES PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN AMANATUL UMMAH SURABAYA Lono Wijayanti; Rusdianingseh -
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.451 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.724

Abstract

Skabies kurang diperhatikan oleh para santri di pondok pesantren. Merekamenganggap kebiasaan mereka dalam menjaga kebersihan diri sudah cukup dantidak akan menimbulkan masalah kesehatan khususnya penyakit kulit, daribeberapa penyakit kulit seperti skabies paling sering diakibatkan dari perilakuyang tidak sehat. Di indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslimterbanyak di dunia, terdapat 14.798 pondok pesantren dengan prevalensi skabiescukup tinggi (Depkes, 2007). Kegiatan yang dilakukan dalam pengabdianmasyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang perilaku hidupbersih dan pencegahan penyakit skabies di Pondok Pesantren Amanatul Ummah.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Surabaya.Metode yang dilakukan adalah mengukur pemahaman santri tentangpenularan penyakit kulit Skabies, serta memberikan penyuluhan mengenaipemahaman santri tentang perilaku hidup bersih dan penyakit skabies. Penyuluhanmenggunakan metode ceramah dan tanya jawab.Tingkat pengetahuan responden dapat diketahui dengan dilakukan pre testberupa kuisioner yang akan diisi oleh responden untuk mengetahui tingkatpengetahuan responden mengenai perilaku hidup bersih dan tentang penyakitskabies. Pre test dilakukan sebelum penyuluhan diberikan. Sedangkat untukmengetahui peningkatan pengetahuan responden mengenai pemahaman hidupbersih dan tentang penyakit skabies dengan membandingkan hasil post tes yangtelah diisi oleh responden setelah penyuluhanBerdasarkan hasil pretest dan postest terhadap 58 responden, didapatkanhasil pre test sebanyak 18 responden (31 %) tahu tentang pengetahuan perilakuhidup bersih. Sedangkan berdasarkan hasil post test yang mengetahui mengenaiperilaku hidup bersih sebanyak 52 responden (90 %)Tingkat pengetahuan responden mengenai penyakit skabies sebanyak 58responden, dapat dinyatakan bahwa hasil pre test tentang responden yangmengetahui mengenai penyakit penyakit skabies sebanyak 9 responden (16%).Sedangkan berdasarkan hasil post test sebanyak 50 responden (86 %).
UPAYA MENCEGAH TINGKAT KEPARAHAN KORBAN GAWAT DARURAT MELALUI TRANSPORTASI DAN LOG ROLL BAGI REMAJA MASJID DI BUNGURASIH SURABAYA Nunik Purwnti,S.Kep.,Ns.,M.Kep; Arif Helmi
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.368 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.725

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuandan keterampilan transportasi dan metode rog roll remaja masjid. Kegiatan pengabdianmasyarakat ini dilakukan di Masjid Roudlotul Mujtahidin Bungurasih Surabaya. Waktupelaksanaan kegiatan dengan jangka waktu 2 bulan (Mulai pengajuan proposal hinggapembuatan laporan dan evaluasi).Metode yang dilakukan adalah dengan mengundang remaja masjid yang ada di masjidRoudlotul Mujtahidin Bungurasih Surabaya, kemudian melakukan penyuluhan mengenaitransportasi dan rog roll. Kemudian melakukan pelatihan teknik transportasi dan rog rolluntuk mencegah kecacatan dan kematian korban kecelakaan dan kegawat daruratan.Pengetahuan remaja masjid mengenai transportasi dan rog roll dapat diketahui dengandilakukan pre test berupa kuisioner yang akan diisi oleh remaja masjid untuk mengetahuipengetahuan transportasi dan rog roll. Pre test dilakukan sebelum penyuluhan diberikan.Sedangkan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan transportasi dan rog roll dapatdiketahui dengan membandingkan hasil post tes yang telah diisi oleh remaja majid setelahdiberikan penyuluhan dan pelatihan.Hasil luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah laporan yang telahdipublikasikan di jurnal dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan responden.
Deteksi Dini Dan Perawatan Kesehatan Pada Permasalahan Kesehatan Kelompok Khusus Di RW 06 Kelurahan Karah Kecamatan Jambangan Nur Ainiyah; Ima Nadatien; Umi Hanik
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.555 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.727

Abstract

Kelompok khusus merupakan sekelompok masyarakat atau individu olehkarena keadaan fisik,mental, social, budaya dan ekonomi perlu mendapatkan bantuan, bimbingan dan pelayanan kesehatan danasuhan keperawatan karena ketidakmampuan dan ketidaktahuan dalam memelihara kesehatan danperawatan dirinya sendiri. Berdasarkan hasil observasi di RW 6 Karah banyak kelompok khusus yangmenderita Hipertensi 12 orang (9 orang tidak mengkonsumsi obat hipertensinya secara rutin dan 3 orangsering mengalami kekambuhan), Diabetes Mellitus 15 orang (1 orang mempunyai luka gangren, 5 orangtidak mengkonsumsi obat antidiabetik), sedangkan dari hasil observasi diketahui anak –anak yang tinggaldi RW 6 ini banyak yang jajan sembarangan dan hal ini dibiarkan oleh orang tuanya, dan dari laporanposyandu balita diketahui terjadi peningkatan kejadian ISPA tiap bulannya. Kegiatan pengabdian padamasyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan penanganan tentang masalah kesehatanyang terjadi pada kelompok khusus dan demonstrasi intervensi keperawatannya.Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan ceramah (edukasi kesehatan), diskusi dan tanyajawab tentang Hipertensi, Diabetes Mellitus dan ISPA serta memberikan demonstrasi mengenaifisioterapi, cuci tangan, gosok gigi dan pelaksanaan senam diabetes serta senam lansia.Hasil luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peserta (kelompok khusus)senang dan antusias dengan kegiatan pengabdian masayarakat ini. Jumlah peserta yang hadir dalamedukasi kesehatan ISPA dan cuci tangan ini 20 balita dengan orangtuanyasedangkan untuk senam lansiaada 18 orang sedangkan untuk pemeriksaan kesehatan ada 40 orang. Dari Hasil Pemeriksaan tekanan darahyang menunjukkan tekanan darah optimal sejumlah 4 orang (10%), normal 4 orang (10 %), normal tinggi11 orang (27,55), hipertensi derajat 1 16 orang (40%) serta hipertendi derajat 2 sejumlah 5 orang (12,5%).dan laporan yang telah dipublikasikan di jurnal, peningkatan pengetahuan kelompok khusus sertadapatmendemonstrasikan fisioterapi dada, gosok gigi, cuci tangan serta senam.Pengabdian masyarakat diharapkan masyarakat dapat melakukan pencegahan dan penatalaksanaan padadirinya dan atau anggota keluarganya ketika menderita diabetes mellitus, hipertensi dan ISPA
PEMBENTUKAN KADER RAPID UNTUK MENINGKATKAN DERAJAD KESEHATAN IBU HAMIL DI KELURAHAN WONOKROMO SURABAYA Nurul Kamariyah; SITI NURJANAH SST,M.Kes
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.231 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.728

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk mengoptimalkan keterlibatanmasyarakat pada Kader “RAPID” dalam upaya meningkatkan derajad kesehatan ibuhamil, upaya ini juga diharapkan akan terbentuk kader kesehatan ibu hamil yangterintergrasi dengan keder yang lain untuk mendukung peningkatan derajad kesehatanmasyarakat secara utuh baik dari lingkungan keluarga maupun masyarakat luas. Tujuan darikegiatan ini adalah pembentukan kader untuk meningkatkan pengetahuan, melakukanpendampingan pada kader ibu hamil terkait dengan kesehatan i b u h a m i l yang padaakhirnya akan meniongkatkan derajad keseehatan masyarakat. .Waktu pelaksanaan kegiatan dengan jangka waktu 3 bulan (Mulai Februari-Mei2018). Setiap RT diwakili oleh 2 kader ibu hamil. Pengumpulan data dengan FGD (FocusGroup Discussion) bersama kader di lingkuna kelurahan Wonokromo Surabaya.FGD dihadiri oleh 16 kader. Permasalahan ibu hamil di Kelurahan Wonokromo adalahgeteksi dini permaslahan pada ibu hamil mulai trimester 1, 2 dan 3, pemeriksaan kesehatansecara rutin, pemenuhan kebutuhan nitrisi pada ibu hamil, penggunaan pelayanan kesehatanoleh tenaga kesehatan, dan persiapan menghadapi persalinan pada trimester ke 3. Upayayang dilakukan, bersama kader adalah pengisian intrumen deteksi dini kelainan atau maslahpada ibu hami, dan pemberian informasi atau pelayanan pada ibu hamil. Sertapendampingan kepada kader ibu hamil guna mengimplementasijkan pada kelompok sasaransecara maksimal. .Unusa bersama Kader “RAPID” yang sudah terbentuk dapat melakukan penanganan danpencegahan terjadinya masalah pada ibu hamil, penemtuan pemeriksaan ibu hamil yangaman, dan penanganan masalah pada ibu hamil yang optimal, dalam upaya meningkatkanderajat kesehatan ibu hamil.Hasil luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah laporan yang telahdipublikasikan di jurnal, pembentukan kader “RAPID” dengan peningkatan pengetahuankader, penurunan angka kesakitan dan kematian ibu hamil dan peningkatan derjadkesehatan masyarakat pada ibu hamil.
SOSIALISASI DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN METODE IVA DI PONDOK PESANTREN COKROKERTOPATI TAKERAN MAGETAN Siska Nurul Abidah, M.Tr.Keb; Nur Masruroh SST., M.Keb.
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.729

Abstract

Tingginya angka kematian akibat kanker serviks adalah karena kebanyakan wanita usiasubur yang terdiagnosa pada stadium lanjut hal ini dikarenakan kurangnya kesadaranmasyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara dini sehingga kegiatan pengabdian padamasyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman kesadaran untuk melakukanpemeriksaan dini kanker serviks dengan metode IVA di Pondok pesantren CokrokertopatiTakeran Magetan. Metode yang dilakukan adalah mengumpulkan ibu-ibu kemudiandiberikan penyuluhan menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan demonstrasi.Tingkat pengetahuan responden dapat diketahui dengan dilakukan pre test berupakuisioner yang akan diisi oleh responden untuk mengetahui tingkat pengetahuan respondenmengenai. Pre test dilakukan sebelum penyuluhan diberikan. Sedangkan untuk mengetahuipeningkatan pemahaman kesadaran untuk melakukan pemeriksaan dini kanker serviks dapatdiketahui dengan membandingkan hasil post tes yang telah diisi oleh responden setelahpenyuluhan dilakukan dengan hasil pre test.Hasil luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah laporan yang telahdipublikasikan di jurnal dan peningkatan pemahaman dan kesadaran responden.