cover
Contact Name
Yosi Valentina Simorangkir
Contact Email
simorangkir@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
simorangkir@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
Musamus Journal of Architecture
Published by Universitas Musamus
ISSN : 26229161     EISSN : 26229153     DOI : -
Core Subject : Engineering,
The aims of this MJA is to provide a venue for academicians, researchers, and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of Architecture published in this journal deals about Architecture and its related discussion periodically. The aims of this journal is to disseminate research findings, ideas, and review in architectural studies SCIENTIFIC AREAS: Building (architecture) and Urban/Regional Study: theory, history, technology, landscape and site planning, behavioral, social and cultural, structure and construction, traditional architecture, criticism, digital architecture, urban design /planning, housing and settlements, and other related discussion Architecture Education and Practice: curriculum/studio development, work opportunities and challenges, globalization, locality, professionalism, code of ethics, project managerial, financing, etc. Review of Architectural Works Other Related Disciplines (will be reviewed by Editors) which may become interdisciplinary discussion and stimulate architecture insight, such as environment planning, economic development, development policy, tourism.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2023): MUSAMUS JOURNAL OF ARCHITECTURE - APRIL 2023" : 5 Documents clear
Perancangan Terminal Angkutan Penumpang Di Kabupaten Merauke (Pendekatan Arsitektur Modern) Dewi Masyitoh; Anton Topan; B. Biatma Syanjayanta; Reivandy Joenso
Musamus Journal of Architecture Vol 5 No 2 (2023): MUSAMUS JOURNAL OF ARCHITECTURE - APRIL 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Papua, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mja.v5i01.5449

Abstract

Terminal merupakan tempat untuk menurunkan dan menaikkan penumpang. Kabupaten Merauke belum memiliki Terminal Angkutan Penumpang Tipe B dengan kapasitas yang memadahi. Jumlah penumpang naik pada tahun 2018-2019 mencapai 9%-10% dan pada tahun 2020 kenaikan jumlah penumpang naik mencapai 16%. Peningkatan jumlah pengguna kendaraan pribadi berdampak pada kepadatan lalu lintas, sehingga sesuai dengan perencanaan Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke akan Perancangan Terminal Tipe B diharapkan mampu mengakomodasi kendaraan umum baik dalam kota maupun luar kota merauke guna sebagai bentuk kemajuan wilayah tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskripif dengan mengumpulkan data wawancara serta dokumentasi langsung terhadap objek penelitian. Mengambil beberapa data terkait berupa literatur mengenai peraturan, standar, buku dan jurnal. Hasil dari data tersebut digunakan untuk acuan dalam menentukan kebutuhan ruang serta desain bangunan. Hasil perancangan terdiri dari 2 massa bangunan dengan pendekatan desain arsitektur modern yang dalam penerapannya memfokuskan pada kelengkapan fasilitas dan pelayanan, dan prasarana terminal. Pada desain bangunan, penerapannya pada penggunaan material modern unsur pabrikasi, bukaan, penggunaan pencahayaan dan penghawaan alami, arah hadap bangunan serta penggunaan vegetasi secara maksimal.
Perancangan Fitness Center dan Spa Di Merauke (Pendekatan Arsitektur Post Modern) Syaeful Ramdan; Muchlis Alahudin; Henry Soleman Raubaba
Musamus Journal of Architecture Vol 5 No 2 (2023): MUSAMUS JOURNAL OF ARCHITECTURE - APRIL 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Papua, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mja.v5i2.5450

Abstract

Berolahraga di fitness center dan Spa sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Fitness center dan Spa tempat masyarakat mendapatkan kebugaran dan kesegaran tubuh yang maksimal dari fisik juga jiwa. Fitness center sebagai tempat dimana masyarakat bisa latihan menggunakan beban atau biasa disebut weight training ataupun dengan peralatan lain seperti treadmill, senam, dan sepeda statis. Adapun Spa merupakan suatu tempat kecantikan, perawatan tubuh, kesehatan, kebugaran dan kenyamanan. Suatu tempat dimana kita bisa merasa rileks, membuat tubuh dan pikiran menjadi segar, kembali energik dan bertenaga serta membangkitkan suasana hati. Metode yang dipakai dalam penulisan ini yaitu metode deskriptif. Dimulai dengan mengumpulkan data dan menganalisis data. Metode deskriptif dalam pelaksanaannya dilakukan melalui: Teknik survey, studi kasus, studi kasus proyek sejenis, studi tentang waktu dan gerak, analisis tingkah laku. Fungsi dari Fitness center dan Spa di Merauke dibagi menjadi 4 bagian kegiatan. Perencanaaan dan perancangan fitness center dan Spa di Merauke dengan pendekatan post modern diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan kebutuhan fasilitas fitness dan Spa yang lengkap dan terpadu, serta dapat mendukung penguatan kota Merauke yang akan menjadi ibu kota Provinsi Papua Selatan, dan mencapai salah satu visi misi kota Merauke dalam penguatan ekonomi daerah dan peluang investsi.
REDESAIN PASAR TRADISIONAL NAMAKAD OLEB SAI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN Apen Salurante; Muchlis Alahudin; Yosi Valentina Simorangkir; Atiza Nurhuzna
Musamus Journal of Architecture Vol 5 No 2 (2023): MUSAMUS JOURNAL OF ARCHITECTURE - APRIL 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Papua, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mja.v5i2.5451

Abstract

Pasar merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi tempat bertemunya pembeli dan penjual, baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk melakukan transaksi perdagangan, begitu juga dengan Pasar Namakad Oleb Sai ini yang merupakan salah satu pasar tradisional di Distrik Tanah Miring Merauke. Eksistensi dari Pasar Namakad Oleb Sai yang mulai berkurang akibat dari perkembangan pasar modern. Untuk menghadirkan pasar yang nyaman dan aman maka redesain sangat dibutuhkan agar dapat mengubah citra pasar yang terkesan kurang menarik, Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Data yang diperoleh berupa batasan fisik wilayah pasar, jumlah los yang tersedia, jumlah pedagang aktif, kegiatan perdagangan, jenis dagangan dan kebutuhan sarana prasarana pendukung. Melalui Pendekatan Desain Arsitektur Modern ini diharapkan akan menjadikan pasar Namakad Oleb Sai lebih hidup diantara geliat kehidupan urbanitas Kabupaten Merauke yang semakin berkembang. Perencanaan pengembangan pasar tradisional ini diharapkan dapat menajawab tantangan masa depan melalui perancangan yang dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Perancangan Rumah Sakit Jiwa Di Kabupaten Merauke Mario Pati F. Renyaan; Yosi Valentina Simorangkir; Anton Topan; Atiza Nurhuzna
Musamus Journal of Architecture Vol 5 No 2 (2023): MUSAMUS JOURNAL OF ARCHITECTURE - APRIL 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Papua, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mja.v5i2.5452

Abstract

Merauke is a city located in the eastern end of Indonesia that also has. Problems with mental disorders. But in Merauke regency itself does not have the facilities and infrastructure of a place for rehabilitation of mental gannguan disease. For this reason, health facilities and infrastructure are needed for people with mental disorders, which meet the standards in accommodating all mental disorders problems in the city of Merauke. The method used in this study is a descriptive method carried out by collecting data in the form of interviews and questionnaires at the Merauke Regency Health office, as well as direct documentation of the research object. In addition, it takes some related data in the form of literature on regulations, standards, books and journals. The results of the data obtained are used for reference in determining the type of space needs and the design of the Mental Hospital building in Merauke Regency. The design of the Mental Hospital in Merauke Regency is in BWK Merauke Regency. The design of this mental hospital in Merauke Regency focuses on the completeness of facilities and infrastructure that are in accordance with martial arts standards. The application and approach of healing environment in this design can be seen in the hospital environment that will implement a lot of Green Open Space.
Mall Pelayanan Publik Dina Lestari; Muchlis Alahudin; Yosi Valentina Simorangkir
Musamus Journal of Architecture Vol 5 No 2 (2023): MUSAMUS JOURNAL OF ARCHITECTURE - APRIL 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Papua, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mja.v5i2.5483

Abstract

Mall Pelayanan Publik (MPP) adalah tempat berlangsungnya kegiatan atau aktivitas penyelenggaraan pelayanan publik atas barang, jasa dan atau pelayanan administrasi yang merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu baik pusat maupun daerah, serta pelayanan Badan Usaha Milik Negara/badan Usaha Milik Daerah/swasta dalam rangka menyediakan pelayanan yang cepat, mudah terjangkau, aman, dan nyaman. Adanya perancangan Mal Pelayanan Publik ini dapat menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan pelayanan yang sebaik-baiknya dari pemerintah serta meningkatkan daya saing global dalam memebrikan kemudahan berusaha diindonesia, khusuusnya di kabupaten Merauke. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data berupa wawancara, kuisioner dan dokumentasi langsung terhadap objek penelitian serta beberapa data literatur dari buku, jurnal dan google mengenai standar dan peraturan yang berkaitan. Sarana dan prasarana yang dirancang meliputi fasilitas gedung utama mal pelayanan publik dan sarana penunjang, untuk menambah daya dukung perancangan, pendekatan Techno Architecture diterapkan pada perancangan mal pelayanan publik, dapat dilihat dari desain bangunan, bukaan bangunan penggunaan material unsur pabrikasi, arah hadap bangunan, serta memaksimalkan penghawaan dan pencahayaan alami.Selain itu pada perancangan mal pelayanan publik ini menerapkan bentuk filosofi bunga teratai pada bentuk tampak bangunan, dengan mengusung tema kelembutan yang bersinar

Page 1 of 1 | Total Record : 5