cover
Contact Name
Khaeroni
Contact Email
khaeroni@uinbanten.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
oman.farhurrohman@uinbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Ibtida'i : Jurnal Kependidikan Dasar
ISSN : 24073571     EISSN : 26544245     DOI : -
Core Subject : Education,
IBTIDA’I merupakan Jurnal hasil penelitian mahasiswa dan dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
Penggunaan Kartu Berwarna Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Bulat Fatimah Fatimah
Ibtida’i Vol 5 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v5i01.1324

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang rendah pada mata pelajaran Matematika dengan materi Penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat di kelas IV SDN Turus 1 Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang. Hal ini disebabkan karena pemahaman dan minat siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat masih rendah, kurang aktif dan guru tidak menggunakan media. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana hasil belajar matematika pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan menggunakan kartu berwarna di kelas IV SDN Turus 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan menggunakan kartu berwarna di kelas IV SDN Turus I Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dan dilaksanakan dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dan pedoman observasi. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan hasil belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari persentase ketuntasan pra siklus (25,40%), siklus I (51,85%), siklus II (88,89%) nilai rata-rata kelas pada pra siklus (57,40), siklus I (65,92), Siklus II (83,70) aktivitas siswa pada siklus I (65,62%) dan siklus II (90,62%). Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa dengan menggunakan Kartu Berwarna dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI MENGOMENTARI PERSOALAN FAKTUAL MELALUI METODE COOPERATIVE TIPE TWO STAY TWO STRAY Arini Herawati; Akrom Akrom
Ibtida’i Vol 2 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran yang kurang sesuai antara metode dengan materi pembelajaran, sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa adalah merupakan alasan pentingnya penelitian ini. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud menerapkan metode cooperative tipe two stay two stray diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan model PTK MC Taggart di mana, langkah penelitian menggunakan perencanaan tindakan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan didapatkan bahwa: 1). Aktivitas guru meningkat dari tiap siklusnya presentase nilai siklus I yaitu 3,09% meningkat pada siklus II yaitu 3,76%, 2). Aktivitas belajar siswa meningkat dari tiap siklusnya presentase nilai pada siklus I yaitu 2,80% meningkat pada siklus II yaitu 3,14%, 3). Hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata dari tiap siklusnya. Nilai rata-rata pada siklus I yaitu 57,88% meningkat pada siklus II yaitu 79,44%. Proses pembelajaran melalui metode cooperative tipe two stay two stray pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dikelas V dalam materi mengomentari persoalan faktual dapat meningkatkan hasil belajar siswa, karenanya metode cooperative tipe two stay two stray dapat dijadikan sebagai alternatif pilihan sebagai kegiatan pembelajaran.
Analisis Kesesuaian Isi Buku Teks Siswa Kelas IV SD/MI Tema Cita-Citaku Dengan Kurikulum 2013 Nova nova; Eko Wahyu Wibowo
Ibtida’i Vol 5 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v5i01.1317

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab masalah apakah buku teks siswa kelas IV SD/MI Tema Cita-Citaku sudah sesuai dengan kurikulum 2013 yang sudah berlaku. maka perumusan masalah dalam penelitian ini ialah : bagaimana kesesuaian isi buku teks siswa kelas IV SD/MI Tema Cita-Citaku dengan kurikulum 2013 ? Adapun tujuan dalam penelitian ini ialah : untuk mengetahui kesesuaian isi buku teks siswa pendidikan IV SD/MI tema Cita-Citaku dengan kurikulum 2013 terbitan Kementrian dan Kebudayaan berdasarkan emapat aspek : aspek spritual, aspek sosial, aspek pengetahuan dan aspek keterampilan. Metode dalam peneliti ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian dari segi materi buku teks siswa kelas IV SD/MI Tema Cita-Citaku dengan kurikulum 2013 sudah sesuai dengan empat aspek yang terdapat dalam setiap KI. Dalam aspek spritual tidak semua pembelajaran dari setiab subtema terdapat kalimat spritual, dalam aspek sosial sudah sesuai dikarnakan dalam setiap pembelajaran dari tiap subtema memiliki aspek sosial, sikap positip dan karakter, dalam aspek pengetahuan mengenai keluasan materi bahwasannya sudah sesuai, dalam aspek keterampilan dalam kurikulum 2013 ini memiliki keterampilan yang bagus dalam keterkaita materi, komunikasi, kemenarikan materi dan mencari informasi lebih lanjut sudah sesuai.
Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa Ida Adhariah
Ibtida’i Vol 5 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v5i02.1392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh permainan tradisional terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Bojong Loa 1. Metode yang digunakan penelitian ini yaitu kuasi eksperimen dengan desain penelitian Nonquivalent Control Group Design, sampel yang diambil adalah kelas VA berjumlah 30 siswa dan kelas VB berjumlah 30 siswa, dengan pengambilan sampel yaitu tidak secara acak. Instrument yang digunakan adalah batteray test. Prinsip utama dari tes tersebut adalah dengan menyediakan alat-alat utama tes kebugaran jasmani sebagai sarana prasarana tes kebugaran jasmani. Nilai rata-rata kelas eksperimen pretest 46,9 (kurang), meningkat menjadi 68,76 (Baik) untuk nilai posttest. Bahwasannya tingkat kebugaran jasmani siswa yang awalnya kurang sekarang meningkat menjadi baik. Nilai rata-rata kelas kontrol pretest 43,3 (Kurang) menjadi 54,03(sedang) untuk nilai posttest. Bahwasannya tingkat kebugaran jasmani siswa yang awalnya kurang sekarang meningkat menjadi sedang. Data penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh permainan tradisional terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi hitung pada uji t sebesar thitung = 17,12, sedangkan ttabel = 2,001. Karena thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN SEDERHANA MELALUI MEDIA GAMBAR Siti Fatonah; Uyu Mu'awwanah
Ibtida’i Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN Pipitan Kec.Walantaka Kota Serang masih kurang terutama pada keterampilan siswa dalam kegiatan menulis dan kesulitan dalam menulis cerita atau menanggapi cerita yang diajukan oleh guru untuk ditulis kembali khususnya dalam pembelajaran menulis karangan sederhana menggunakan tanda baca, ejaan yang benar. Hal tersebut salah satunya disebabkan penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariatif. Permasalahan tersebut perlu adanya suatu cara atau media pembelajaran yang dianggap menarik, menyenangkan serta variatif sehingga diharapkan ada peningkatan hasil dan aktivitas belajar terutama menulis karangan sederhana melalui media gambar. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada hasil belajar yang awalnya pada prasiklus hanya mencapai nilai rata-rata 58,51 dan setelah peneliti menggunakan media gambar siswa mengalami peningkatan dalam proses pembelajaran khususnya dalam keterampilan menulis. Pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa 60,74 dan pada siklus II mengalami peningkatan dengan nilai rata-ratanya mencapai 70.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Materi FPB Dan KPK Dengan Metode Sisir Aan Suryani
Ibtida’i Vol 5 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v5i02.1231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan metode sisir pada mata pelajaran Matematika tentang FPB dan KPK kelas IV di SDN Banjarsari 5 dan untuk mengetahui bagaimana aktivitas serta respon siswa dan guru terhadap metode sisir pada materi FPB dan KPK. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi/pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara, dan diskusi. Hasil rata-rata dalam penelitian ini bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari prasiklus, siklus I dan siklus II yaitu Prasiklus (49.143), siklus I (69.6) dan siklus II (74.857).Presentase ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan dari tiap siklus.Prasiklus yaitu 23%, siklus I yaitu 69%, dan siklus II yaitu 80%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada materi FPB dan KPK dilihat dari keberhasilan pencapaian setiap indikator keberhasilan penelitian.Dengan ini bahwa metode sisir pada materi FPB dan KPK dapat berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa SD N Banjarsari 5 kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG OPERASI PERKALIAN PECAHAN MELALUI METODE RESITASI Ratu Ratih Candrayani; M. Rifqi Rijal
Ibtida’i Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan ketidak aktifan siswa dalam mengikuti pelajaran matematika adalah siswa kelihatannya jenuh mengikuti pelajaran matematika dan siswa kurang memperhatikan terhadap pembelajaran sehingga mengakibatkan hasil belajar rendah. Salah satu solusi masalah yang dianggap sesuai dalam pembelajaran tersebut adalah dengan penerapan motode resitasi. Metode resitasi adalah cara penyajian bahan pelajaran dimana guru memberikan tugas tertentu agar murid melakukan kegiatan belajar, kemudian harus dipertanggungjawabkannya. Tugas yang diberikan oleh guru dapat memperdalam bahan pelajaran, dan dapat pula mengecek bahan yang telah dipelajari. Tugas dan resitasi merangsang anak untuk aktif belajar baik secara individual maupun kelompok. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, terdiri atas: perencanaan, tindakan observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan peningkatan hasil belajar pada tiap siklus. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode resitasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan operasi perkalian pecahan.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI KEGUNAAN AIR BAGI MANUSIA MELALUI MODEL CONTEKTUAL TEACHING LEARNING Rahma Susanti; Eko Wahyu Wibowo
Ibtida’i Vol 2 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan siswa dalam mengikuti pelajaran IPA di kelas V hal ini dapat dilihat dari hasil pengamatan yang dilakukan peneliti yaitu pembelajaran masih berpusat pada guru, sehingga siswa hanya menerima informasi langsung dari guru dan kurang mendapatkan kesempatan untuk lebih aktif dalam pembelajaran, sehingga menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPA pada materi kegunaan air bagi manusia di kelas V SDN2 Penggalang dengan menggunakan model Contektual Teaching Learning (CTL). Hasil penelitian tindakan kelas dapat di simpulkan sebagai berikut: Hasil belajar siswa dilihat dari nilai rata-rata pra siklus sebelum menggunakan model pembelajaran CTL sebesar 48,12 dengan persentase ketuntasan 12,5%, siklus I setelah menggunakan model CTL meningkat menjadi 53,13 dengan persentase ketuntasan 37,5% dan siklus II meningkat menjadi 77,19 dengan persentase ketuntasan 87,5%. Sedangkan untuk aktivitas siswa dalam pembelajaran menggunakan CTL aktivitas lebih aktif dan efektif dalam proses pembelajaran berlangsung. Hal ini dapat dilihat pada tabel aktivitas siswa yang mengalami peningkatan pada siklus I yaitu 75 % atau masuk ke kategori baik dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu 90% atau ke kategori sangat baik. Selain terjadi peningkatan pada aktivitas siswa, aktivitas guru mengalami peningkatan hal ini terlihat pada siklus I yaitu memperoleh 70,6% dan pada siklus II memperoleh 94,12%.
Analisis Kesalahan Dalam Mengerjakan Soal Cerita Tentang Keliling Dan Luas Bangun Datar Tia Agustina
Ibtida’i Vol 5 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v5i01.1325

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal bangun datar. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata – rata kelas yang masih dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Rendahnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh pemahaman konsep dan keterampilan berpikir yang masih kurang dikuasai siswa. Jenis-jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal perlu diketahui, sehingga kesalahan – kesalahan dapat diperbaiki dan diminimalisirkan, agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui langkah langkah siswa dalam mengerjakan soal bangun datar dan untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan soal. Subjek penelitian ini adalah 29 siswa kelas V SDN Pipitan tahun ajaran 2017/ 2018. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Instrument penelitian yang digunakan berupa tes tertulis. Data penelitian ini diperoleh dari hasil tes tertulis dan hasil wawancara siswa. Dan untuk wawancara peneliti memilih 5 orang siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 4 jenis kesalahan yang dilakukansiswa, yaitu kesalahan penyimpangan teorema atau definisi sebesar 31, 54%, kesalahan data sebesar 33, 17% kesalahan teknis sebesar 20, 32%, dan keslahan penarikan kesimpulan 8, 64%, pada penelitian ini juga ditemukan siswa yang tidak menuliskan jawaban sebesar 6, 30%. Penyebab terjadinya kesalahan – keslahan tersebut adalah siswa tidak hafal rumus, atau tidak mengingat rumus dengan baik, ketidaktelitian siswa dalam membaca soal, ketidaktelitian siswa dalam menghitung, tergesa- gesa, kurang memahami materi, dan kurang berlatih mengerjakan soal- soal cerita.
UPAYA MENINGKATAKAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI KONSEP MAGNET MELALUI METODE INQUIRY-DISCOVERY LEARNING Novi Nurafiat; Fitri Hilmiyati
Ibtida’i Vol 2 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPA yang dialami selama ini di MI PII Salinggara Kec. Banjar Kab. Pandeglang, terutama di Kelas V, hampir tidak tercapai sesuai dengan yang harapkan. Siswa beranggapan bahwa IPA adalah mata pelajaran yang cukup sulit, selama ini pembelajaran IPA dilakukan oleh guru dengan menggunakan metode pembelajaran yang konvensional ataupembelajaran yang berpusat pada guru, pembelajaran yang monoton serta siswa hanya menjadi pendengar, penulis rangkaian atau pencatat materi yang ada pada buku sumber. Hal ini menyebabkan siswa bosan pada proses pembelajaran berlangsung, sebagai akibatnya, hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA rendah. Metode pembelajaran merupakan faktor utama pada keberhasilan dalam mengajar.Inquiry-Discovery Learningmerupakan salah satu metode pembelajaran yang tepat untuk pembela-jaran IPA yang bersifat eksperimen, karena metode ini membantu siswa dalam melakukan enyelidikan dan membuktikan pengetahuan yang siswa miliki. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, yang terdiri atas 2 Siklus, setiap Siklus memiliki 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi sesuai pembelajaran. Pembelajaran dengan menggunakan metode Inquiry-Discovery Learning yang diterapkan pada penelitian ini yaitu pembelajaran yang menekankan siswa untuk bereksperimen. Setelah menerapkan metode pembelajaran Inquiry Discovery Learning pada mata pelajaran IPA khususnya materi konsep magnet memberikan dampak positif dan terlihat hasil belajar siswa meningkat pada setiap indikator keberhasilan materi, siswa selain itu siswa juga mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan berbeda dari sebelumnya.

Page 3 of 15 | Total Record : 142