cover
Contact Name
Sefriyono
Contact Email
sefriyono@uinib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@uinib.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Gedung Rektorat Kampus III Universitas Islam Negeri Imam Bonjol
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian
ISSN : 23546735     EISSN : 26853329     DOI : https://doi.org/10.15548/turast
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian, is published by the Institute for Research and Community Service, Imam Bonjol Padang State Islamic University. This journal is published twice a year January-June and July-December. Turast publishes the results of research and community service in various fields of science such as Sociology, Anthropology, Education, Psychology, Islamic Studies, Economics, Law, Politics, Mathematics, Physics, Chemistry, Sharia, Religious Studies, and others.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017)" : 8 Documents clear
PENDIDIKAN ISLAM DAN KENAKALAN REMAJA Arjoni, Arjoni
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.859 KB) | DOI: 10.15548/turast.v5i2.368

Abstract

Pendidikan Agama Islam mempunyai arti sangat penting bagi remaja khususnya anak didik yaitu sebagaipondasi yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan dan pengamalan ajaran Islam dari pesartadidik. Pendidikan Agama Islam hendaknya mewarnai kepribadian siswa. Kenyataan sehari-hari menunjukanbahwa peserta didik yang melakukan kenakalan sebagian tidak mematuhi peraturan sekolah. Bentuk-bentukkenakalan yang ada berbentuk kenakalan yang bersifat pergroup seperti tawuran, kebutkebutan, kelompokmemalak dan sebagainya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja yaitu faktor pribadi, keluarga,sekolah dan lingkungan. Pendidikan Agama Islam yang diberiakan secara maksimal untuk meminimalisiradanya kenakalan remaja. Usaha usaha preventif untuk menanggulangi kenakalan remaja seperti kegiatanshalat berjamaah di sekolah, kegiatan pesantren kilat dan perayaan hari besar Islam.
HUBUNGAN JANGGAL JERMAN DAN UMAT ISLAM DALAM PERJALANAN SEJARAH Bus, Yecki
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.106 KB) | DOI: 10.15548/turast.v5i2.363

Abstract

Jerman, sebuah nama negara Eropa yang sebenarnya sudah lama menjadi pesohor dunia dari berbagai bidangdan dari segala hal, teristimewa dari aspek sains, teknologi dan sejarahnya. Ada fenomena Jerman sebagaiBangsa Eropa kuat, tetapi belum pernah memiliki koloni di negeri Muslim dalam sejarah. Meskipun begitu,negeri ini ternyata memiliki khazanah yang sangat melimpah tentang Islam dan mampu memberi pengaruhsangat besar dalam kancah kajian keislaman dengan skala global. Adanya jarak geografis dan ketiadaanpengalaman kolonial (seperti Inggris, Prancis dan Belanda), seperti akan menegaskan keyakinan akanminimnya pengetahuan Bangsa Jerman tentang Islam. Tetapi apakah benar, Bangsa Jerman hanya memilikisedikit pengalaman dengan Dunia Muslim. Melalui penelusuran historis yang lebih dalam, ternyata diketahuibahwa Jerman sebenarnya punya cukup banyak pengalaman dengan Dunia Muslim meski tidak punyajajahan. Keadaan ini menjadikan Jerman sangat unik posisinya dibanding bangsa-bangsa Eropa berkolonilainnya. Jerman memiliki kesetaraan dengan bangsa Eropa berkoloni Muslim dalam hal kuantitas-kualitasperihal kajian Islam dan orientalisme. Meski, pada dasarnya Kekristenan Jerman menjadikan mereka semacam“lawan” bagi Umat Islam, namun kiprah Jerman yang cenderurng pragmatis, ikut berperan membebaskanDunia Muslim dari cengkraman penjajahan bangsa-bangsa Eropa lainnya. Dalam beberapa hal manuverBangsa Jerman dalam sejarah, banyak yang mewarnai nasib perjalanan sejarah umat Islam hingga sekarang.
KONSEP KEWAJIBAN MEMBAYAR PAJAK DAN ZAKAT DALAM ISLAM Dedi Dedi
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.592 KB) | DOI: 10.15548/turast.v5i2.369

Abstract

Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara, sebab 78% dari dana APBN berasal dari pajak.Sumber pajak yang jumlahnya besar ini berada di tangan penduduk muslim. Sementara penduduk muslimdi Indonesia berjumlah sekitar 87% dari total penduduk. tetapi dalam pemasukan pajak tidak berbandinglurus dengan banyaknya jumlah penduduk muslim yang ada. Hal ini mungkin saja disebabkan pendudukmuslim enggan membayar pajak, karena telah ada kewajiban zakat dalam agama Islam. Dalam Islamkewajiban zakat memiliki makna yang sangat fundamental. Selain berkaitan erat dengan aspek ketuhanan,zakat juga erat kaitannya dengan aspek sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan.Ada anggapan bahwa umat Islam di Indonesia yang membayar  zakat seolah-olah terkena  pengeluaranberganda, selain membayar pajak juga membayar zakat dari  penghasilan yang diperolehnya. Padahal, sampaisaat ini sebenarnya masih terjadi perdebatan di kalangan ahli agama mengenai boleh tidaknya menganggappajak yang telah dibayarkan sebagai pembayaran zakat. Berdasarkan konteks tersebut maka timbullah sebuahpertanyaan, bagaimanakah pandangan ahli fiqh tentang zakat sebagai pengurang pajak? Oleh karena itu,penulis ingin membahas dalam tulisan ini.
BOOK REVIEW ANALISIS FILSAFAT TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Ahmad Masrur Firosad
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.262 KB) | DOI: 10.15548/turast.v5i2.370

Abstract

Muzayyin Arifin mengemukakan bahwa mempelajari Filsafat Pendidikan Islam berarti memasukiarena pemikiran yang mendasar, sistematis, logis, dan menyeluruh (universal) tentang pendidikan,yang tidak hanya dilatarbelakangi oleh ilmu pengetahuan Agama Islam, melainkan menuntut kitauntuk mempelajari ilmu-ilmu yang relavan. Melakukan pemikiran filosofis pada hakekatnya adalah usaha mengerakkan semua potensi psikologismanusia seperti pikiran, kecerdasan, kemauan,perasaan, ingatan, serta pengamatan panca indratentang gejala kehidupan, terutama manusia danalam sekitarnya sebagai ciptaan tuhan.
PERBANDINGAN EKONOMI KONVENSIONAL DAN EKONOMI ISLAM Amiral Amiral
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.617 KB) | DOI: 10.15548/turast.v5i2.365

Abstract

Ekonomi Islam adalah suatu ekonomi berdasar pada ketuhanan. Ada suatu perbedaan pokok di dalamparadigma antara Ekonomi Islam dan ekonomi konvensional. Ekonomi yang konvensional memandangsuatu ilmu pengetahuan sebagai sesuatu yang sekuler sementara Ekonomi Islam dibangun didasarkan padaprinsip religius. Sistem Ekonomi Islam membedakan antara diskusi ekonomi dari sudut pandang produksibarang-barang dan jasa tercakup di diskusi ekonomi" dan diskusi ekonomi dari sudut pandang cara untukmendapatkan, untuk menggunakan, dan untuk mendistribusikan barang-barang dan jasa tercakup di diskusisistem ekonomi". Sistem ekonomi yang konvensional membuat diskusi ekonomi" dan " sistem ekonomi" sebagaisuatu unit tidak dapat dipisahkan.
KEJAYAAN ISLAM DAN KONTRIBUSI PARA MUSLIM DIFABEL: SEBUAH PENDEKATAN HISTORIS Toni Pransiska
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.314 KB) | DOI: 10.15548/turast.v5i2.366

Abstract

Tulisan ini mencoba mengungkap fakta historis terkait keterlibatan dan kontribusi ulama difabel dalamkejayaan dan peradaban Islam. Sebab, Sejarah belum pernah mencatat adanya pemikir besar Islam, baik dalambidang Akidah, Tasawuf, Filsafat, Fiqih, Tafsir, maupun Hadis yang berasal dari kalangan difabel. Implikasidari ketiadaan kajian apalagi perspektif difabel ini mudah ditebak, yaitu adanya generalisasi (ta’mīm) dalampenyediaan kebutuhan dan aksesibilitas terhadap fasilitas atau sarana bagi manusia tanpa memperhatikanpenyandang disabilitas. Penelitian ini dilakukan agar dapat memberikan deskripsi dan informasi mendalammengenai pandangan Islam terhadap disabilitas. Disamping itu, melalui penelitian dapat menemukan danmencatat kiprah dan kontribusi nyata yang diberikan oleh para ulama difabel dalam perjalanan sejarahIslam, baik dari kalangan sahabat, tabi’in dan ulama. Ternyata, banyak dari kalangan sahabat dan ulamadifabel yang menorehkan kiprah dan kontribusinya sesuai kapasitas dan kemampuan yang dimiliki sepertiAbdurrahman bin Auf, Abdullah bin Ummi Maktum, Imam Tirmidzi dan Taha Husein.
PEMBINAAN KEBERAGAMAAN ANAK Jasmiati, Jasmiati
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.375 KB) | DOI: 10.15548/turast.v5i2.367

Abstract

Anak merupakan amanah dan anugerah yang dititipkan Allah kepada orang tua untuk dapat dibimbing,diasuh dan dididik. Karena itu merupakan kewajiban orang tua untuk memberikan pendidikan awal denganbaik di dalam rumah tangga. Orang tua mempunyai peranan yang sangat penting dalam mendidik anakdalam rumah tangga sebab orang tua yang setiap hari berada di rumah. Orang tua mempunyai tanggungjawab sepenuhnya terhadap pendidikan anak-anaknya. Setiap pengalaman yang dilalui oleh anak dalamrumah tangga baik melalui penglihatan, pendengaran dan perlakuan yang ditemui dari orang tua ikutmenjadi bagian yang dapat membentuk kepribadian anak sebab keluarga merupakan tempat terpentingdalam kehidupan. Penelitian ini bisa dijadikan evaluasi terhadap kewajiban dan tanggung jawab kepalakeluarga sebagai orang tua yang diberi amanah.
HISTORIOGRAFI ISLAM MELAYU-NUSANTARA: Dari Sejarah Konvensional Menuju Sejarah Total Lukmanul Hakim
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.449 KB) | DOI: 10.15548/turast.v5i2.364

Abstract

Tujuan tulisan ini adalah untuk merekonstruksi arah baru historiografi Islam Melayu-Nusantara dewasa ini.Metode penelitian yang dipakai adalah metode penelitian sejarah dengan pendekatan historiografi. Arah baruhistoriografi Islam Melayu-Nusantara baik secara kuantitatif maupun kualitatif mengalami perkembangansecara signifikan. Secara kuantitatif, dilihat dengan munculnya karya-karya sejarah, baik ditulis sejarawandari dunia Melayu-Nusantara sendiri maupun sejarawan asing. Karya-karya tersebut bisa merupakan sejarahlokal maupun Nusantara, dan global. Karya-karya sejarah ini telah memberikan sumbangan yang signifikanbagi upaya pemahaman yang lebih akurat terhadap sejarah Melayu-Nusantara secara keseluruhan. Sedangkanpeningkatan kualitatif terlihat, misalnya dari penggunaan metodologi yang semakin komplek, melibatkansemakin banyaknya ilmu bantu, khususnya ilmu-ilmu humaniora, misalnya antropologi, dan ilmu-ilmusosial seperti sosiologi, ilmu politik, ilmu komunikasi, ilmu psikologi, ilmu ekonomi dan lain-lain. Karenaitu, sejarah kini semakin sosiologis atau semakin antropologis. Sebaliknya, ilmu-ilmu sosial dan humaniorajuga semakin banyak menggunakan bantuan ilmu sejarah.

Page 1 of 1 | Total Record : 8