cover
Contact Name
Sefriyono
Contact Email
sefriyono@uinib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@uinib.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Gedung Rektorat Kampus III Universitas Islam Negeri Imam Bonjol
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian
ISSN : 23546735     EISSN : 26853329     DOI : https://doi.org/10.15548/turast
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian, is published by the Institute for Research and Community Service, Imam Bonjol Padang State Islamic University. This journal is published twice a year January-June and July-December. Turast publishes the results of research and community service in various fields of science such as Sociology, Anthropology, Education, Psychology, Islamic Studies, Economics, Law, Politics, Mathematics, Physics, Chemistry, Sharia, Religious Studies, and others.
Articles 192 Documents
MANAJEMEN KONFLIK KEAGAMAAN: Kearifan Lokal Dalam Upaya Resolusi Konflik Keagamaan di Sumatera Barat Marpuah Marpuah
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.125 KB) | DOI: 10.15548/turast.v2i1.391

Abstract

Today, the life of the Indonesian people faces serious threats associated with the strength of social conflicts,bothvertically and horizontally. Indeed, the conflict seizes social, economical, political and cultural freedoms. Thisstudy used a qualitative approach by using interview, observation and documentation. Sources of Data were theRegional Office of MORA, KUB, FKUB, Kesbangpol Linmas, High Court, LKAAM and Bundo Kanduang.Data were analysed by descriptive and qualitative techniques. The results showed that in general the religiousconflicts in West Sumatra are not much surface. This is due to the high sense of tolerance and inter-religiousharmony in society. In the event of any religious conflicts and problems in the community, then all the relevantstakeholders such as Local Government, FKUB, Tungku Tigo Sajarangan and all devices, right down to forma special team and make consensus to resolve the conflict.
LOCAL WISDOM VS GLOBAL IDENTITY: PERGULATAN MASYARAKAT MINANG DENGAN KOMUNITAS PUNK DI KOTA BUKITTINGGI Noor Fadlli Marh
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.629 KB) | DOI: 10.15548/turast.v6i2.71

Abstract

Bukittinggi merupakan kota wisata yang banyak menerima pendatang dari luar daerah dengan berbagai latar dan kebiasaan  yang berbeda. Hal ini dapat memunculkan heterogenitas yang jika tidak dikelola dengan baik maka  akan memuncul konflik. Salah satu kelompok komunitas yang berkembang di Bukittinggi adalah punk. Komunitas ini  terasa memberikan nuansa yang kurang bagus bagi kehidupan bermasyarakat kota tersebut. Dengan modal kehidupan kota yang teratur dengan bersumber pada nilai-nilai agama berhadapan dengan kehidupan yang bebas dan tidak terikat pada lembaga manapun. Untuk membatasi permasalahan ini, analisa yang dipakai adalah sub kultur. Bagaimana menjawab tantangan dalam kehidupan yang mono menjadi multikultural di Kota Bukittinggi. Hasil yang didapatkan adalah adanya tarik ulur dalam melaksanakan nilai-nilai luhur dan prinsip kehidupan masing-masing kelompok. Masyarakat dengan sumber kesadaran berasal kearifan lokal, melakukan penilaian terhadap yang lain lebih pada tampilan. Sementara komunitas punk, prinsip dasar yang mereka punya sering disalahgunakan oleh segelintir anggota untuk kepentingan pribadi.
MEMBACA KEPRIBADIAN DOSEN IAIN IMAM BONJOL PADANG PENGGUNA FACEBOOK Refmona Alfionita
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.847 KB) | DOI: 10.15548/turast.v4i2.348

Abstract

Facebook telah menjadi fonemona dalam kehidupan sehari-hari masyarakat termasuk di IAIN Imam BonjolPadang. Melalui facebook dapat melihat kepribadian orang, salah satunya dengan menggunakan teori big fivepersonality. Studi ini mengkaji, apa yang melatar belakang dosen IAIN Imam bonjol Padang menggunakanfacebook dan bagaimana kepribadian yang ditampilkan dosen IAIN Imam Bonjol Padang melalui updatestatus, uploud foto dan komentar di facebook. Hasil studi ini mengungkapkan bahwa yang melatar belakangidosen IAIN Imam Bonjol Padang menggunakan facebook yaitu teman-teman dan kemajuan teknologi yangsemakin berkembang, keuntungan dari penggunaan facebook bagi dosen IAIN Imam Bonjol Padang sebagaiberbagi ilmu pengetahuan, menemukan teman yang sudah lama tidak bertemu, mempererat tali silaturahmidan dapat menemukan pasangan hidup (jodoh). Gambaran kepribadian dosen IAIN Imam Bonjol Padangyang terlihat dari teori big five personality seperti extraversion, conscienntiousness, openness to experience dantemuan baru dalam studi ini mengenai keagamaan.
KONSEP KEWAJIBAN MEMBAYAR PAJAK DAN ZAKAT DALAM ISLAM Dedi Dedi
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.592 KB) | DOI: 10.15548/turast.v5i2.369

Abstract

Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara, sebab 78% dari dana APBN berasal dari pajak.Sumber pajak yang jumlahnya besar ini berada di tangan penduduk muslim. Sementara penduduk muslimdi Indonesia berjumlah sekitar 87% dari total penduduk. tetapi dalam pemasukan pajak tidak berbandinglurus dengan banyaknya jumlah penduduk muslim yang ada. Hal ini mungkin saja disebabkan pendudukmuslim enggan membayar pajak, karena telah ada kewajiban zakat dalam agama Islam. Dalam Islamkewajiban zakat memiliki makna yang sangat fundamental. Selain berkaitan erat dengan aspek ketuhanan,zakat juga erat kaitannya dengan aspek sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan.Ada anggapan bahwa umat Islam di Indonesia yang membayar  zakat seolah-olah terkena  pengeluaranberganda, selain membayar pajak juga membayar zakat dari  penghasilan yang diperolehnya. Padahal, sampaisaat ini sebenarnya masih terjadi perdebatan di kalangan ahli agama mengenai boleh tidaknya menganggappajak yang telah dibayarkan sebagai pembayaran zakat. Berdasarkan konteks tersebut maka timbullah sebuahpertanyaan, bagaimanakah pandangan ahli fiqh tentang zakat sebagai pengurang pajak? Oleh karena itu,penulis ingin membahas dalam tulisan ini.
MALAKOK: Model Menegosiasikan Keragaman bagi Etnis Nias-Kristen dan Minangkabau-Islam di Kabupaten Padang Pariaman Sefriyono Sefriyono
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.691 KB) | DOI: 10.15548/turast.v3i2.386

Abstract

The awareness of the Nias-Christian as the comer in Minangkabau motivates them to do the malakok processionthrough the taking of the Minangkabau custom of Sungai Buluah society. That awareness was respondedby ninik mamak (the leadership of ethnic in Minangkabau) through the acceptance of their request. OnDecember 10, 1927 th was carried out the malakok procession by which the Nias-Christian paid the custompaying, 40 rial to the ninik mamak of Sungai Buluah village. The consequence of the malakok is the ninikmamak gave them the datuak title (the custom title in Minangkabau) and communal land in korong (part ofvillage) Tanjung Basung II. Even though, the role of datuak which was given to Nias-christian only managestheir nephew, they have become the dunsanak (family) of the Minangkabau society. In Minangkabau, fordunsanak is implemented the custom values, sasaki-sasanang, sahiduik-samati (if the dunsanak is sick, themember of it is also feel the sick, and if the dunsanak is happy, the member of it feel the happy as well). Thisagreement is always maintained and transmitted from generation to others by each of them (Nias-Christianand Minangkabau-Islam), so both of them are protected from the social conflict.
MENGUAK FENOMENA KEMISKINAN DAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN MASYARAKAT NELAYAN DI TELUK BUO Masrial Masrial
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.662 KB) | DOI: 10.15548/turast.v6i2.66

Abstract

Secara ekonomi, nelayan dapat digolongkan sebagai penduduk yang memiliki pendapatan terendah, dan sering dikategorikan sebagai penduduk miskin. Kajian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menganalisis kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan, bentuk-bentuk kemiskinan masyarakat nelayan, faktor-faktor penyebab kimiskinan masyarakat nelayan dan mengetahui pemahaman keagamaan masyarakat nelayan Teluk Buo dan pengaruhnya terhadap pemahaman keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dolumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor penyebab kemiskinan dikalangan masyarakt nelayan Teluk Buo adalah sikap fatalistis dan ketergantungan masyarakat nelayan terhadap bantuan pemerintah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa masyarakat Teluk Buo memahami kimiskinan itu adalah pemberian dari Allah, yang perlu disukuri. Masyakat nelayan Teluk Buo menyatakan bahwa kemiskinan itu bukalah penderitaan tetapi adalah suatu nikmat yang harus disukuri. 
CITRA KOMUNIS AMBIVALEN & IDE-IDE ISLAM MODERNIS (Tinjauan atas Roman-Roman Abdoe’l Xarim M.S. sebelum Perang) Dedi Arsa
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.414 KB) | DOI: 10.15548/turast.v4i2.340

Abstract

Abdoe’lxarim M.S. menempati posisi tersendiri dalam sejarah kesusastraan sebelum perang. Dia pengarangroman yang cukup produktif; salah satu aktivis komunis Sumatra yang utama sebelum dan sesudah perang; dansekaligus pendukung ide-ide kaum modernis Islam. Artikel ini menelaah dua romannya yang terpenting, PandoeAnak Boeangan dan Hadji Dadjal.Dengan menggunakan pendekatan neo-historisisme, artikel ini melihatpandangan-pandangan apa yang hendak diusung kedua roman itu sertabagaimana keterkaitannya denganrealitas-biografis pengarangnya. Dari hasil pengkajian ditemukan bahwa roman pertama merepresentasikancitra komunis yang ambivalen; roman kedua menggemakan ide-ide kaum modernis-Islam;kedua roman ituparalel atau berkait dengan kondisi sosial zaman dan realitas-biografis Abdoe’l xarim.
DISKURSUS EPISTEMOLOGI DALAM PEMIKIRAN ISLAM KONTEMPORER Zulfis Zulfis
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/turast.v3i2.380

Abstract

This article discusses and explores how important epistemology in developing human thought and civilizationincluding in contemporary Islamic thought. After explaining the terms of epistemology and contemporaryIslamic thought, I outline some trends or models of contemporary Islamic epistemology based on Muslimsthinkers and intellectuals. Although their methodologies and approaches are different from each other, most ofthe trends, models and concepts of contemporary epistemology in Islam have been concorded with the modernand postmodern world views, the development of science, and social-cultural of mankind without ignoringthe basic principles of Islamic teachings.
MELEJITKAN POTENSI ANAK DALAM KELUARGA, DITINJAU DARI PERSPEKTIF ISLAM Ahmad Sarkawi
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.717 KB) | DOI: 10.15548/turast.v4i2.346

Abstract

Pelaksanaan pendidikan yang dilakukan oleh keluarga adalah pendidikan pertama yang di tempati olehanak. Orang tua merupakan pendidik pertama bagi anak-anak, karena dari orang tua anak mula-mulamendapatkan pendidikan. Situasi pendidikan dalam keluarga akan terwujud apabila semua pihak yangada dalam keluarga dapat menjalin kerjasama yang baik, juga berkat pergaulan dan hubungan pengaruhmempengaruhi secara timbal balik antara orang tua dan anak. Jika iklim dalam keluarga baik danmenanamkan nilai-nilai keislaman yang luhur maka tidak dapat dipungkiri tumbuh kembang anak akanberjalan dengan optimal sehingga perkembangan potensi anak juga akan berkembang dengan baik.
INTELEKTUALISME ISLAM DALAM TEKS MEDIA DI MINANGKABAU (Kajian Surat Kabar Pemandangan Islam dan Doenia Achirat) Erman Erman
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.592 KB) | DOI: 10.15548/turast.v5i1.359

Abstract

Jejak intelektualisme Islam di Minangkabau yang terbit oleh pemandangan Islam dan surat kabar DoeniaAchirat di tahun 1920an sangat beragam. Penilaian setiap tema dilakukan melalui pendekatan sejarahintelektual secara luas terkait dengan data yang ditinggalkan oleh aktivitas pikiran manusia. Selama tahun1923, 1924 dan 1925 setidaknya pemandangan Islam dan surat kabar Doenia Achirat telah menerbitkansebanyak 31 buah artikel yang terkait dengan intelektualisme Islam. Gaya intelektualisme Islam yangdipromosikan itu terdiri dari teologi (teologi) dan syariah, ceramah dan moral, Islam, kesatuan dan kemajuan,alquran dan interpretasi, serta sejarah dan pernikahan. Setiap diskusi disajikan secara menarik sesuai dengansituasi masyarakat Islam di Hindia Belanda saat itu, terutama di Minangkabau.

Page 3 of 20 | Total Record : 192