cover
Contact Name
Maksuk
Contact Email
maksuk@poltekkespalembang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
unitlitbang@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
ISSN : 25795325     EISSN : 26543427     DOI : -
Core Subject : Health,
JPP : Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang merupakan jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Poltekkes Kemenkes Palembang sejak tahun 2015, dengan eISSN 2654-3427 dan pISSN 2579-5325. Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article) dengan fokus dan scope meliputi Keperawatan, kebidanan, kesehatan gigi, Farmasi, Kesehatan Lingkungan, Gizi, Analis Kesehatan, dan kesehatan masyarakat. Jurnal ini juga telah bekerjasama dengan IAKMI, Persagi, HAKLI, PATELKI, PAFI, PPNI, PAEI dan PAKKI dalam hal membantu kemajuan ilmu kesehatan dan mendiseminasikan hasil penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 517 Documents
Relationship Of Type 2 Diabetes Mellitus And Periodontal Status On Patients In Internal Disease Polyclinic RS TK. II DR. A.K Gani Palembang Sukarman Sukarman
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode penelitian adalah cross sectional yang dilakukan pada 90 subjek pasien DM tipe 2 yang dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan kontrol glikemik, yaitu 30 subjek kontrol baik, 30 subjek kontrol sedang, dan 30 subjek kontrol buruk yang menjalani pemeriksaan periodontal dengan cara melakukan probing menggunakan indeks PDI, PBI dan CPI. Perbedaan frekuensidan tingkat keberatan status periodontal antara tiap subjek DM tipe 2 dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square (p<0,05). Hasil penelitian ini yaitu terdapat hubungan DM tipe 2 dan status kesehatan periodontal berdasarkan nilai 'Y! hitung tiap pengukuran CAL, BOP,dan PPD yaitu 22,039; 25,588; dan 56,629. Dapatdisimpulkan bahwa penyandang DM tipe 2 kontrol buruk merupakan kelompok kontrol yang paling tinggi dalam distribusi pengukuran status periodontal CAL, BOP, dan PPD. Saran penelitian ini yaitu perlu penelitian lanjutan dengan prosedur yang lebih teliti dan akurat serta agar tetap menjaga kadar glukosa penyandang tetap terkontrol.
TB Paru Anak Akibat Kontak Serumah Penderita Paru Dewasa Di Daerah Istimewa Jogjakarta Nugi Nurdin
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

tuberkulosis (TB) paru anak merupakan masalah kesehatan global yang terabaikan (neglected), terlebih dengan proporsi 7.32% dari seluruh kasus TB di Indonesia (Balitbangkes, 2013) TB paru anak selalu diakibatkan oleh infeksi TB dari populasi di lingkungan sekitar, khususnya adanya orang dewasa yang sakit TB Serumah. namun tidak selalu TB paru dewasa mampu menularkan kesakitan pada anak serumah. penelitian ini bertujuan mengkaji faktor faktor yang didyga menurunkan resiko anak tidak sakit TB paru ketika tinggal serumah dengan penderita dewasa.
Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Gangguan Jiwa di Poliklinik Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang Sri Endriyani; Fahmi Rizal; M Ali Sobirin
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan jiwa adalah gangguan otak yang ditandai oleh terganggunya emosi, perilaku, dan persepsi penangKapan panca indera: Gangguan jiwa ini menimbulkan stress dan penderitaan bagi penderita dan keluarganya. Pada tahun 2001 jumlah penderita gangguan jiwa di dunia adalah 450 juta jiwa. Jumlah dari 220 juta penduduk lndonesia; ada sekitar 50 juta atau 22 persennya, mengidap gangguan jiwa. Penelitian ini di lakukan diPoliklinik.Trwa RS Emaldt Bahar Palembangtahun 20 J 4. Populasi dalam penelitian in! adalah 6.981 responden, dengan teknik Accidental sampling, di dapatkan sampe!berjumlah 100 responden. Penelitian tni adalak penelitian analitik dengan pendekatan croo« sectional yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan mempelajari dinamika kolerasi antar faktor resiko dengQJS efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengwnpulan data sekaligus padasuatu saat; penelitiaan mi mengunakan uji statistik chi square dengan tingkat kemaknaan 0, 05. Dari hasil penelitian. didapatkan kepatuhtm minum obat baik sebanyak 17 responden (77,3%), cuJcupsebanyakl 4 responden (58,3%), yang kurang sebanyak22 responder: (40,7%) dan pengetahuan keluarga dengan kepatuhan minum obat sebanyak53 responden (53,O"/o). Ada hubungan antara pengetahuan keluarga dengan kepatuhan minum obat di Poliklinikfiwa RS Bmaldi Bahar Palembang Tahun 2014 (p value = 0,013).Diharapkan kepada petugas rmiuk lebih meningkatiam program kesehatan yang berkaitan dengankepatuha« minum obai, memperbanyak penyuluhandan memberikan leaflet tentang pengetahuan minum obatbagi, keluargapasien gangguan jiwa.
Pengaruh Perendaman dan Perebusan Umbi Talas (Colocasia Esculenta (L.) Schott) Dalam Larutan Garam Dapur Terhadap Kadar Oksalat Witi Karwiti; Erwin Edyansyah; Dian Puspita Sari
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umbi talas (Colocasia esculenta (L.) Schott) terma.suk. salah satu jenis umbi-umbian dan tanaman hcrba menahun, Umbi taias banyak digemari oleh masyarabt karena rasanya yang gurih dan daging umbinya yang bertekstur lembut. 'Ianeman ini meru:pakan bahan pangan yang memiliki. nilai gizi yang cukup baik, karena meru:pakan sumber karhohidrat tinggi. Namun dalam umbi talas terdapat senyawa oksalat yang berkontribusi m.enimbulkan rasa gatal dan iritasi pada kulit mulutpada saat dikonsumsi jika tidak dilakuk.an pengolahan yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perendaman selama 4 jam dan perebusan selema 30 menit pad.a umbi talas dalam larutan garam dapur ZO/o terhadap kadar oksalat, Penelitian ini bersifat pra eksperiment.al, subyek penelitian ini adalah umbi talas yang berjumlah 5 sampel yang diam.bi! di Kabupaten Banyuasin dengan teknik purposive sampling. Pemeriksaan kadar oksalat menggunakan metode spektrofotometri kinetik dengan alat ukur spektrofotometer UV-Vis. Hasil analisis data didapatkan rata-rata kadar oksalat pada umbi talas sebelum perlakuan adalab 2.903,29 ppm, sedangkao rata-rata kadar oksalat pada umbi t.111.as sesudab perlalcnaodengan direndam acbllah 759,70 ppm dan dlrebus adalab 1.983,73 ppm. Terjadi peoururuua kadar oksalat dengao perendamao sebesar 73,84o/. dao deogao perebusan sebesar 31,69%.Dari basil uji t-dependentdapat disimpulbn bahwa ada pengaruh perendaman selama 4 jam dan perebusan selama 30 menit pada umbi talas dalam larutan garam dapur 2% terhadap kadar oksalat (p-value 0,200). Adanya natrium klorida dalam larutan garam dapur yang digunakan sebagai medium perendaman dan perebusan akan mengurangi kandungau senyawa oksalat pada talas. Dengan demikian larutan garam dapur 2% dapatdigunakansebagaialtematifuntukmengurangilcadar okalat penyebabraaa gatal pada umbi talu.
Formulasi dan Evaluasi Tablet Kunyah Ekstrak Buah Ketumbar (Coriandrum Satiyum L.) Dengan Buah Manitol Dan Laktosa Sebagai Bahan Pengisi Ratnaningsih Dewi Astuti; Muhamad Taswin; Gita Sriwijayanti
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas yang begitu padat, memaksa otak untuk berkerja lebih ekstra yang dapat menyebabkan seseorang menja.di depresi, sehingga dibutuhkan tmpi yang tepat baik secara modem dan tradisional. Buah ketumbar (Coriandrum sativum L.) merupakan salah satu tanaman rempah lradisional Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai antidepresan. Penelitian ini bertujuan untnk membuat tablet kunyah ekstrak buah ketumbar dengan variasi konsentrasi pengisi manitol dan laktosa yangmemenuhi persyaratanmutu fisik tablet yang bisa diterima. Ekstrakkental buahketumbar diperoleh dengan dimaserasi dengan pelarut aquadest selama 24 jam lalu ditangas di atas uap water bath selama 30 menit clan dilakukan pcnyarian dengan cara infusa selam.a 15 mcnit dilanjutkan dengan dipekatkan di atas uap water bath hingga mencapai suhu 90"C, kemudian didestilasi vakum hingga didapatkan ekstrak kental, Pembuatan tablet kunyah ekstrak buah ketumbat dibuat dengan 3 formula, dimana masing-masing formula memililci konsentrasi bahan pengisi yang berbeda antara lain formula I mcngandung manit.ol sebanyak50%, formula II sebanyak 70%, danfomiula III sebanyak 90".4. Met.ode yang digunakan dalam pembuatan tablet kunyah ekstrak buah ketumbar adalah dengan met.ode granulasi basah. Granul yang diperoleh diuji sifat :fisiknya meliputi kecepatan alir, sudut diam dan kompresibilitas, Tablet yang diperoleh dilakukan uji mutu fisik yang meliputi uji keseragam.an bobot, uji k:ekerasan, uji keseragaman ukuran, uji kerapuhan dan kualitas rasa. Berdasarlcan basil penelitian, rendemen ekstnk kental yang dihasil.kan sebesar 6,24%. Ditinjau dari uji mutu fisik tablet yang meliputi uji keseragaman bobot, uji kekerasaa, uji keseragarnan ukuran, uji kerapuhan dan kualitas rasa menimjukkan bahwa k:etiga formula menghasilkan tablet deng.an mutu fisik yang baik dan memenuhi syarat. Dari penelitian ini ekstralc buah ketwnbar dapat dibua1 tablet kunyah yang memenuhi persyaratan uji mutu fisik tablet kunyah.
Penentuan Fraksi Aktif Anti Bakteri Ekstrak Umbi Bawang Dayak (Eleutherine Palmifolia (L.) Merr) Terhadap Bakteri Shigella Boydii Mohammad Taswin; Desi Ariyani
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umbi bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tannin dan triterpenoid yang memiliki mekanisme untukmenghambat aktivitas astibaaeri. Secora empiris umbi bawang Dayak digunakan imtuk mengobati disentri: Sa/ah satu bakteri penyebab disentri adalab. bakteri Shigella boydu. Namun belum ada,rya dasar secara ilmiah mengenai penelitian' yang bertujuan untukmenentukan fraksi aktif antibakter« dari ekstrakumbi bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.)Merr) dengan menguji aktivitas,ryasebagai antibakteri terhadap balaeri ShigeJJa boydii. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimenta! dengan mengukur diameter zona hamba; akiivuas antibakteri dan nilai KHM (Kadar Hambat Minimum) fraksi teraktif dari ekstrak umbi bawang Dayak (Eleutherine palmifolta (L.) Men-) terhadap bakteri Shigelfa boydii. Penyarian umbi bawang Dayak dilakukan del1ga11 111etode maserasi meggwsakan pelaru: etanol 96% dilanfatkan fraksinasi dengan pelarut n-heksan, etil asetat dan air. Berdasarkan hasil penelitian, Pada fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air dengan konsentrasi 50% blv, 25% blv, 12,5% blv, 6,25% blv, 3,12% Mi 1,56% blv, 0,78'Yoblv tidak: dapat mengluzmbat akttvitas bakteri Shigella baydii dikarenakan oleh beberapa faktor yang menyebabkun ketidakstabilan dari hasil daya hambat antibakteri. Hasil identifiJ=i menunjukkanfraks; n-beksan positif.mengandung senyawa alkaloid dan triterpenoid.fraksi etil asetat senyawa alkaloid, flavonoid, tannin dan triterpenoid sedangkan fraksi air mengandung senyawa saponin. dan tannin. Ekstrak umbi bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Men-) tidak. dapat menghasilkan sesuai' yang diharapkan dalam menghambat pertumbuhan dari bakteri Shigella boydit sehingga, untukmenentukan fraksi tera/cJifdariketigajenisfraksidannilaiKHMtidakbisadilanjutkan.
Efek Ekstrak Etanol Kulit Putih Semangka (Sitrus Vulgaris, Schrad) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Mencit Putih Jantan (Mus musculus) yang Diinduksi Aloksan Dewi Marlina; Dicky Irwanda
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semangka adalah salah satu buah yang sangat digemari ole/1 masyarakat: Rasanya yang mants membuat buah ini digemari oleh masyarakat. 1idak hanya untuk.dimakan Semangka (Citrullus vulgaris, S.) dapat digtmakan sebagai obatpenurun. gula darah (antidiabetes)tenaama pada bagian kuli:putihaya. Zat alctif yang terdapatdi dalam kult:putihnya diyakini dapa: berkhasia: anmliaberes. Penelitian ini bertujuan untuk mmibuktikan lebih lanjut tentang khasiat kulit putih semangka untuk dijadikan sebagai obat antidiabetes sekaligus melihat apakah ada perbandingan efeknya dengan obat antidiabetikyang' selama inidiresepkan. oleh dokteryaitu Glibenklamid: Metode penelitian yang digwiahm adalah metode eksperimental' dengan menggunakan hewan percobaan mencitputihjantan sebanyak 24 ekor: Mencit dibagi 6lr£lompok, yaitu kelompok 1 {kelompokoormal), kelompok 2 (Kelompok. negatif yang diberi suspensi Na CMC 1%), kelompolc 3 (Kelompok Positif yang diheri suspensi Glibimklamid 0,013 mg/20 gr BB), kelo1'1pQk 4 (KeknnpokPerlakuan l dosis 7 mg/20 gr BB), Kelompok 5 (KelompokPerlakuan ndosis 14 mg/ 20 gr BB) dan ~lompok 6 (Kelompokperlakuanlll dosis 28 mg/20 grBB). Indukst aloksan digunakan untuk. membuat kadar gula darak mencit menjadi naik {hiperglikemia) dengan cara il!jeksi im. Pengulr.uro:nkadar gula darah merzcitmenggu11aka11alat Gluko DR• Hasi! yang diperoleh dilal.ukon dengan mencatat semua basil pengukuran darah lalu dilakukanperhitungan Persentase Kadar Gula Darah don nilai AUC setiap mencit. Dari hasil A UC itvlah lalu dilanjutkan dengan analisis komputer statistik ANO VA menggwialcanLSD test. Hasilnya memmjulrkan bahwa ada perbedaa11 yang bermakna antara ketiga ekstrak etanol kulit putih semanglw. dengan kelompok.yang diinduksialoksan: Dari penelitian ini dapat disimpulkon bahwa ekstrak etanol kuli: putih semangka (Citrvllus vulgaris,S.) dengan dos is 7 mg/20 gr BB, dosis 14 mg/20 gr BB dan dosis 24,ng/20gr BB dapatmenurunkan kadar gula darab. mencitputik janum (Mus musculus) secara signifikon. Tapi pada dosis 7 mg/20gr BB masib lebin rendah atau tidak setara dengan dosi« 5 gr Glibenklamid pada manusia.
Studi Komparatif Pertolongan Persalinan Aktivebirth Dengan Non Aktive Birth Terhadap Lamanya Kala I Fase Aktif di Bidan Praktik Mandiri Shinta Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Suprida Suprida
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Persalinan merupakan proses alamiah yang dialami seorang ibu bila kehamilannya telah mencapai cukup bulan, ketika uterus tidak dapat tumbuh besar lagi janin sudah cukup mature untuk dapat hidup di luar rahim tapi masih cukup kecil untuk dapat melalui jalan lahir. Pada kebanyakan wanita persalinan di mulai saat terjadinya. kontraksi uterus pertama dan di lanjutkan dengan kerja keras selama jam-jam dilatasi dan melahirkan, berakhir ketika wanita dan keluarganya memulai proses ikatan dengan bayi (Bobak, 2006). Active Birth dapat diuraikan sebagai peristi.wa medis yang bukan diatur dokter atau bidan. Tetapi segalanyadikembalikan kepada ibu, bagaimana ibu mengikuti insting dan panggilan psikologis tubuhnya untuk melalui persalinan dan mengurangi rasa sakit Sebenamya, ibu memi)iki control penuh atas tubuhnya yang dapat dimanfaatkan untuk itu (Bonny, 2008). Non active birth merupakan peristiwa persalinan yang diatur oleh dolcter atau bidan dan melakukan intervensi rutin , sehingga si ibu menjadi participan yang pasif, dan tidak melakukan intervensi sebagaimana pada active birth. Analisa data Desain Quasi Ekprimen dengan uji-T. Manfaat penelitian Manfaat teoritis yaitu d.iharapkan penelitian ini dapat menambah referensi kepustakaan dan masukan yang berarti dan bermanfaat bagi mahasiswa dalam menunjaag proses belajar dan manfaat praktis yaitu sebagai penerapan To Dhanna Perguruan Tinggi dalam. bidang penelitian . .Basil Berdasatkan Basil uji statistik diperoleh nilai p = 0.650, berarti pada alpa 5% (0,05) terlihat tidak ada perbedaan yang signifikan lama kala I pa.da persalinan active birth dengan non active birth. Hal ini dimungkinkan ibu datangke BPM Shintapada face active dengan pembukaan lebih dari 4 cm, rnayoritas ibu datang dengan pembulcaan 6-7 cm, sehingga dalam penelitian ini tidak dapat melakulcan observasi secara penuh pa.da fase active yang dimulai pada pembukaan 4 cm. R.ata-rata responden yang bersalin ke BPM Shinta yaitu ibu yang mempunyai paritas < 3. Ke1impulao Rata-rata umur ibu yang melahirkan dengan pertolongan persalinan active birth dan non active birth rata-rata umur 22 tahun, minimal 17 t.ahun dan maksimal 39 tahun. Pembulcaan kala I dalam persalinan active birth daa non active birth rata-rata 5 cm, minimal 4 cm dan mabimal 9 cm. Lamanya kala I fase aktif pada pertolongan persalinan active birth bahwa setelah dilAkuka:n penelitiaa didapatkan Mean -4.93, SD= 1.387, SE= 0.358, P. Value= 0.650 dan N = 15, sedangka.n pa.da kelompok non active birth didapatkan Mean = 4.75, SD = 0.961, SE = 0.248, P. Value = 0.650 dan N = 15. Mab dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signitikan lama kala I pada persalinan active birth dengan non active birth. Saran Melalrub.n pertolongan active birth lebih bait dari pertolongan non active birth karenaActiveBtnh merupakan proses persalinan dimana ibu dianjurkan sebagai partisipan aktif, membiarkan ibu mencari posisi yang membuatnya nyam.an dan mengurangi rasa sakit dan diharapkan kepada semua bidan untuk. melalrukan persalinan dengan active birth agar dapat menerapk.an pertalongan persalinan yang aman dan selamat bagi ibu dan bayi.
Hubungan Pendidikan, Pengetahuan, dan Sikap Ibu Terhadap Pilihan Penolong Persalinan Di Desa Gunung Agung Kecamatan Semende Darat Tengah Kabupaten Muara Enim Rita Kamalia; khairunisya khairunisya
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan kesehatan di Indonesia sesuai dengan rencana Strategis Kementerian Keseha.tan 2010-2015 mempunyai delapan fokus perioritas yang salah satunya adalah meningkatkan status kesehatan ibu, bayi dan balita dan Keluarga Berencana. Beberapa indikator penting yang terkait dengan status kesehatan ibu dan bayi antara lain AKI (Angka Kcmatian lbu) dan AKB (Angka Kematian Bayi) (Kemenkes RI, 2013). Di Indonesia berdasarkan basil Survey Demogra1i Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, angka k.ematian ibu (AKI) mencapai 359/100.000 kelahiran hidup (KH). Menurut data dari Polindes GunungAgung Kecamatan Semende Darat Tengah Kabupatcn Maura Eni.m Tahun 2014 dari 97 persalinan, hanya 52 ibu (53,6%) yang melahirkan dengan tenaga kesehatan, sedangkan 45 orang melahi:rkan dengan dukun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidilcan, pengetahuan dan sikap ibu tfflladtp pemi1ihan penolong persalinan di Wilayah Kerja Poskesdes Gunung Agung Kecamatan Semende Darat Tc:ngah Kabupaten Muara Enim Tahun 2015. Penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitiaa ini semua ibu bersalin yang melahirlcan dari Januari - Desember 2014 di Desa GunungAgung Kecarnatan Semende Darat Tengah Kabupaten Muara Enim. Sampelnya adalah total populasi berjumlah 97 orang. Instrumen pengumpu1an data menggunalom kuesioner dan angket skala likert. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat, Dari basil penelitian pada analisa univariat sebagian besar responden memilih bersalin dengan tenaga kesehatan yaitu 52 orang (53,6%), sebagian besar responden berpendidikan rendah yaitu 71 orang (73,2%), sebagian besar responden memiliki pengelllhuan balk yaitu sebanyak 54 orang (55,7%), sebagian besar responden mi.k:i sikap mendukung yaitu sebanyak 56 ormg (57,7%). Dari analisa bivariat ada hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan pilihan penolong persalinan dengan X' hitung 5,41 > X2 Tabel 3,84, ada hubungan yang bermakna antara pcngetahuan dengan pilihan penolong persalinan dengan X' hitung 8,35 > X1Tabel 3,84. Ada hubungan yang betma1aia antara sikap deng;m pilihan penolongpersalinan denganX2 hitung 4,21 > X2 Tabel 3,84. I>isarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan konseling tentang pemeriksaan. kehamilan yang tcratur dan persalinan yang aman dan bersih dengim tenaga kesehatan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) TENTANG PENGELOLAAN SEDIAAN OBAT PSIKOTROPIKA DI APOTEK WILAYAH SEBERANG ILIR KOTA PALEMBANG Mellysa Mellysa; Sarmalina Simamora
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 13 No 2 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v13i2.229

Abstract

Latar belakang: Sesuai dengan Permenkes No.3 tahun 2015 tentang tentang Peredaran, Penyiapan, Pemusnahan, dan Pelaporan Narkotika, Psikotropika, dan Prekusor Farmasi dan Peraturan Kepala Badan POM tentang PedomanTeknis Cara Distribusi Obat Yang Baik, maka setiap SDM di apotek wajib mengetahui dan menjalankan aturan terkait psikotropika dengan baik dan benar. Bila pengetahuannya baik, maka diharapkan semua apotek sudah menjalankan peraturan dan perundang-undangan tersebut dengan benar. Dari beberapa kasus dijumpai bahwa masih banyak praktek yang tidak benar terutama dalam pelayanan di apotek Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan pengetahuan dan perilaku SDM di apotek tentang pengelolaan sediaan obat psikotropika yang benar sesuai dengan aturan yang berlaku Metode: Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental analitik dengan rancangan cross-sectional. Dilakukan pada beberapa apotek di wilayah Seberang Ilir Palembang, dengan jumlah responden sebanyak 147 orang yang merupakan SDM di Apotek, baik apoteker, TTK maupun tenaga yang lain. Data didapat dari kuisioner yang memuat sejumlah pertanyaan tentang pengetahuan dan praktek pelayanan psikotropika. Lalu diuji dengan kai-kuadrat. Hasil: 124 responden memiliki pengetahuan yang tinggi sisanya rendah. Namun dari jumlah tersebut hanya 103 responden yang memiliki perilaku baik dan sisanya tidak baik. Dari analisis secara kai-kuadrat ternyata tidak ada hubungan yang proporsional antara pengetahuan dengan perilaku SDM apotek tentang pengelolaan obat psikotropika (P-value = 0,290). Kesimpulan: Pengetahuan tentang berbagai peraturan dan perundang-undangan tidak berhubungan langsung dengan perilaku SDM di apotek, karena selain dipengaruhi oleh pengetahuan, perilaku SDM di apotek juga dipengaruhi oleh kebijakan Pemilik Sarana Apotek (PSA), ketersediaan psikotropika dan jenis kegiatan yang pernah dilakukan terkait psikotropika.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 1 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 19 No 1 (2024): (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 18 No 1 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 17 No 2 (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 17 No 1 Juni (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 16 No 2 Desember (2021): JPP (JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG) Vol 16 No 1 (2021): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 15 No 1 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 14 No 2 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 14 No 1 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 13 No 2 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 13 No 1 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 12 No 2 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 12 No 1 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 13 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 2 No 12 (2013): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 1 No 12 (2013): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 11 (2012): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 10 (2012): Jurnal Kesehatan More Issue