cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 132 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2025)" : 132 Documents clear
Fenomenologi Sartrean pada Komik the Dagingtumbuh: Eksistensi Sastra Bawah Tanah di Yogyakarta Utami, Rahma Azkiya; Zulyeno, Bastian
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membongkar eksistensi komik The Dagingtumbuh sebagai salah satu karya sastra bawah tanah di Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Jean Paul Sartre. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan wawancara. Sejak tahun 2000 sampai dengan 2024, komik The Dagingtumbuh telah menghasilkan 21 karya komik kompilasi. Komik The Dagingtumbuh sebagai karya sastra bawah tanah mengacu pada konsep cetak fotokopi dan tanpa cetak ulang. Seluruh proses dalam komik ini dikelola secara mandiri dan sukarela dengan menjunjung nilai-nilai kebebasan berekspresi. Eksistensi komik ini sempat vakum beberapa tahun karena perubahan kepengurusan. Komik The Dagingtumbuh menampilkan beragam topik yang cenderung kontroversional, seperti isu sosial-politik hingga seks. Meskipun demikian, eksistensi komik ini dapat menjadi bentuk refleksi terhadap makna kebebasan, seperti dalam pembungkaman opini publik hingga tindakan prostitusi. Melalui fenomenologi, komik The Dagingtumbuh dapat memberikan edukasi mengenai kebebasan yang selalu berhubungan dengan tanggung jawab sehingga berbagai problematika kehidupan dapat memperoleh solusi sekaligus menjadi pembelajaran melalui keputusan yang bijaksana. Dengan demikian, eksistensi komik The Dagingtumbuh sebagai karya sastra bawah tanah memperoleh pengakuan publik melalui wujud kebebasan berekspresi dalam ruang berkesenian di Yogyakarta.
Representasi Feminisme Novel Perempuan Di Titik Nol Karya Nawal El Saadawi Melinda Disti Nuraulia; Hasan Suaedi; Eka Nova Ali Vardani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5912

Abstract

Novel Perempuan di Titik Nol karya Nawal El Saadawi menggambarkan kehidupan masyarakat Mesir. Karya ini menjadi objek penelitian yang menarik ketika ditelaah melalui pendekatan wacana feminis, yang secara tegas disampaikan oleh penulisnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana perempuan direpresentasikan dalam novel Perempuan di Titik Nol, dengan menggunakan teori marxis dan Stuart Hall sebagai kerangka analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan yang bersifat objektif. Sumber data yang digunakan adalah novel Perempuan di Titik Nol itu sendiri. Data yang dikumpulkan mencakup berbagai elemen dari novel, antara lain kata, klausa, kalimat, serta penggalan paragraf yang menjelaskan tema, alur, karakter, dan latar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui baca catat dan riset kepustakaan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif serta kajian isi dari Novel Perempuan di Titik Nol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi perempuan dalam konteks budaya patriarki, ketika ditinjau melalui teori feminis marxis dan Stuart Hall , mencakup isu-isu seperti kemiskinan, kejahatan, pelanggaran, dan kesenjangan sosial, bentuk bentuk ketidak adilan gender dan ketertindasan perempuan dengan perspektif feminisme sosialis yang terangkum dalam 3 yaitu : Firdauz dalam pusaran kekerasan dan pelecehan sexual, Firdauz wajah kesengsaraan Subordinasi, Marginalisasi dan pertukaran tubuh atas ekonomi keluarga.