cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2018)" : 5 Documents clear
Kemampuan Menulis Karangan Narasi melalui Media Gambar Seri Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Noling Kabupaten Luwu Abd. Rahim Ruspa
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v4i1.155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Noling Kabupaten Luwu. Jenis penelitian pada hakikatnya merupakan teknik penelitian guna memperoleh data dan simpulan yang jelas. Populasi pada penelitian ini terdiri atas 4 kelas sebanyak 103 siswa dan sampel penelitian ini sebanyak 22 siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Noling Kabupaten Luwu. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Hasil pengolahan data diketahui bahwa pada pretest sampel yang mendapat nilai ≥75 (sama dengan atau lebih dari 75) sebanyak 2 orang atau 9%, sedangkan sampel yang mendapat nilai <75 (kurang dari 75) sebanyak 20 orang atau 91%. Hasil pengolahan data pada posttest diketahui bahwa sampel yang mendapat nilai ≥75 (sama dengan atau lebih dari 75) 19 orang atau 86%, sedangkan sampel yang mendapat nilai <75 (kurang dari 75) sebanyak 3 orang atau 14%. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa pada posttest sebanyak 19 orang atau 86% siswa yang mendapat nilai ≥75 (sama dengan atau lebih dari 75). Sehingga penelitian ini dapat dikatakan mampu atau memadai karena telah memenuhi standar kriteria ketuntasan klasikal yaitu 85%. Berdasarkan hasil tersebut penulis menyarankan kepada guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Noling Kabupaten Luwu agar lebih meningkatkan pembelajaran bahasa Indonesia sehingga hasil belajar siswa lebih meningkat. Selanjutnya bagi siswa agar menanamkan sikap positif terhadap pembelajaran bahasa Indonesia dengan mempertahankan cara belajarnya.
Keefektifan Model Show Not Tell pada Pembelajaran Keterampilan Menulis Cerpen Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Lamasi Wira
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v4i1.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan model pembelajaran show not tell dalam menulis cerpen. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penarikan sampel dilakukan dengan cara teknik purposive sampling.Hasil observasi yang diperoleh menunjukan bahwa model show not tell sangat efektif pada pembelajaran menulis cerpen, uji materi yang dilakukan diakhir pembelajaran menunjukan rata-rata nilai siswa yang memuaskan. Wawancara yang dilakukan untuk mengetahui respon siswa pun memperoleh kesimpulan bahwa model show nottell menarik atensi siswa karena sangat membantu siswa memahami materi pembelajaran.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Penggunaan model show not tell pada pembelajaran menulis cerpen siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Lamasi sangat efektif, terlihat pada hasil pretest kelas eksperimen nilai rata-rata 61,83, standar deviasi 6,22, sedangkan hasil posttest nilai rata-rata 73,83, standar deviasi 6,11 baik untuk menarik atensi peserta didik maupun membantu peserta didik memahami materi pembelajaran.
Keefektifan Metode Reciprocal Teaching terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Palopo Darmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v4i1.157

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen yang bertujuan mendeskripsikan (1) efektif tidaknya penggunaan metode reciprocal teaching pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Palopo terhadap pembelajaran keterampilan berbicara. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu siswa kelas VIII3 berjumlah 36 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII4 berjumlah 37 orang sebagai kelas kontrol. Penarikan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara cluster sampling (secara acak). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok kelas eksperimen memeroleh skor rata-rata 80,50 dan kelompok kelas kontrol memeroleh skor rata-rata 73,64. Jadi penggunaan metode reciprocal teaching efektif digunakan pada pembelajaran keterampilan berbicara siswa kelas VIII. Metode penelitian ini merupakan salah satu metode pembelajaran yang berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Oleh karen itu, guru hendaklah menerapkan penggunaan metode reciprocal teaching dalam mengajarkan materi pelajaran karena melalui metode ini siswa termotivasi mengikuti pelajaran dan siswa merasa senang dan santai dalam belajar.
Kemampuan Menulis Narasi melalui Model Quantum Teaching Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Ponrang Kabupaten Luwu Nirwana
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v4i1.158

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menulis narasi melalui model quantum teaching Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Ponrang Kabupaten Luwu. Data pretest (tes awal) diketahui bahwa tidak terdapat siswa yang memperoleh nilai lebih besar 75. Sedangkan siswa sampel yang memperoleh nilai kurang dari 75 sebanyak 20 siswa atau 100%. Hal ini menunjukkan bahwa sampel pada pretest belum memenuhi kriteria yang ditetapkan. Selanjutnya hasil pengolahan data posttest (tes akhir) setelah menggunakan model quantum teaching diperoleh data bahwa siswa sampel yang mendapatkan nilai kurang dari 75 sebanyak 3 siswa atau 15%, sedangkan siswa yang memperoleh nilai lebih dari 75 sebanyak 17 siswa atau 85%. Hasil data menunjukkan Kemampuan menulis narasi model quantum teaching mampu digunakan, karena berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dalam penelitian ini dinyatakan mampu bila tingkat kemampuan mencapai 85% dari jumlah siswa yang memperoleh nilai.
Alih Kode dan Campur Kode Antara Guru dan Siswa SMA Negeri 3 Palopo Suparman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v4i1.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan alih kode dan campur kode antara guru dan siswa SMA Negeri 3 Palopo. Hasil analisis data penelitian yang telah dikemukakan dalam pembahasan yang sebelumnya, dapat diperoleh simpulan bahwa bentuk alih kode dan campur kode sering digunakan guru dan siswa SMA Negeri 3 Palopo dalam berinteraksi dan berkomunikasi. Siswa dan guru sering melakukan peralihan bahasa dari bahasa Indonesia kebahasa daerah begitu juga sebaliknya. Bentuk alih kode yang ditemukan peneliti di lapangan, yaitu bentuk alih kode intern yang mana terjadi, peralihan dari bahasa Indonesia, kebahasa daerah atau sebaliknya, sedangkan campur kode yang terjadi, yaitu percampuran atau penyisipan kata-kata bahasa daerah kedalam percakapan bahasa Indonesia, baik disengaja atau pun tidak disengaja. Bentuk campur kode yang didapatkan oleh peneliti, yaitu berupa bentuk campur kode kedalam pencampuran bahasa Indonesia dengan bahasa daerah (Tae). Hal ini terjadi karena kebiasaan guru dan siswa menggunakan bahasa daerahnya masing-masing, sehingga tejadinya alih kode dan campur kode dalam percakapan di lingkungan sekolah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5