cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2019)" : 6 Documents clear
Analisis Campur Kode Masyarakat di Pasar Andi Tadda Kota Palopo Harmita Sari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v5i1.39

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan campur kode, mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya campur kode, mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi penggunaan campur kode dan untuk mengetahui fungsi campur kode yang dilakukan oleh masyarakat di Pasar Andi Tadda Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif sedangkan analisis data dalam penelitian bersifat kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat Pasar Andi Tadda Kota Palopo. data dalam penelitian ini adalah hasil observasi dan rekaman berupa peristiwa campur kode tuturan masyarakat yang ada di Pasar Andi Tadda Palopo. Berdasarkan analisis data campur kode pemakaian bahasa yang ada di Pasar Sentral Kota Palopo ditemukan bahwa (1) Campur kode yang terjadi di Pasar Andi Tadda Kota Palopo dibagi menjadi berbagai macam bentuk struktur kebahasaan, (2) Faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya campur kode di Pasar Andi Tadda Kota Palopo yaitu faktor linguistik dan faktor nonlinguistik, (3) Faktor yang melatarbelakangi pemakaian campur kode di Pasar Andi Tadda Kota Palopo, yaitu identifikasi peranan atau peran sosial penutur, prinsip kesopanan dan kesantunan penutur, dan menafsirkan atau menjelaskan maksud yang diinginkannya, dan (3) fungsi campur kode yang ditemukan di Pasar Andi Tadda Kota Palopo lebih argumentatif dan persuasif.
Penerapan Teknik Imajinasi Metafor terhadap Kemampuan Menulis Puisi Bebas Siswa Kelas X SMA Negeri 6 Palopo M Zulham; Pancana Beta
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v5i1.40

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) hasil menulis puisi bebas Siswa kelas X SMA Negeri 6 Palopo sebelum penerapan teknik imajinasi metafor, (2) hasil menulis puisi bebas Siswa kelas X SMA Negeri 6 Palopo setelah penerapan teknik imajinasi metafor, (3) peningkatan hasil menulis puisi bebas Siswa kelas X SMA Negeri 6 Palopo setelah penerapan teknik imajinasi metafor. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen. Satuan eksperimen dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 6 Palopo. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemberian tes yang terdiri dari dua yaitu pretest dan posttest. Hasil yang diperoleh adalah (1) hasil menulis puisi bebas siswa kelas X SMA Negeri 6 Palopo sebelum diajar dengan menggunakan teknik imajinasi metafor berada pada kategori sangat rendah, (2) hasil menulis puisi bebas siswa kelas X SMA Negeri 6 Palopo sebelum diajar dengan menggunakan teknik imajinasi metafor berada pada kategori tinggi, (3) Terjadi peningkatan hasil menulis puisi bebas siswa kelas X SMA Negeri 6 Palopo setelah penerapan teknik imajinasi metafor.
Transkripsi Fonetis Cerita Rakyat Massenrempulu Suparman Suparman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v5i1.42

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan sistem fonetis bahasa Massenrempulu dalam cerita rakyat. Data penelitian ini berupa cerita tentang Bellang Langu. Data dianalisis dengan menggunakan metode padan dibantu dengan aplikasi IPA (International Phonetic Association). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa massenrempulu mengenal 5 buah vocal, yakni:Vokal tinggi : /i u/, Vokal sedang : /e o/, Vokal rendah : /a/. Pada cerita rakyat Bellang Langi fonem-fonem yang terdapat dalam cerita tidak ada satu pun fonem yang menjadi alofon dari fonem lain. Dalam cerita rakyat Bellang Langi terdapat beberapa fonem di antaranya konsonan bahasa massenrempulu mengenal 19 buah konsonan sedangkan semi vokal hanya terdapat satu fonem. Secara keseluruhan bahasa massenrempulu mengenal ada 24 fonem segmental.
Menelusuri Seni Tari sebagai Salah Satu Budaya di Kerajaan Luwu pada Zaman Hinduisme (Kajian AWK Model Fairclough) harsia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v5i1.43

Abstract

Hadirnya keinginan untuk memahami sebuah naskah itu melalui kepekaan lintas budaya di dalam kelas masyarakat dapat dijadikan suatu program pelatihan dan pendidikan yang menyeluruh kepada etnis yang beragam di dalam komunikasi antarbudaya. Representasi dan komunikasi makna-makna kebudayaan mengambil tempat melalui bahasa baik baik verbal maupun bahasa nonverbal karena adanya dua standardisasi: makna-makna yang biasanya disematkan kata-kata dan cara berbicara yang biasanya disematkan pada situasi sosial dan setting kebudayaan. Fairclough dan Wodak yang melihat praktik wacana bisa jadi menampilkan efek ideologis artinya wacana dapat memproduksi hubungan kekuasaan yang tidak imbang antara kelas sosial, laki-laki dan perempuan, kelompok mayoritas dan minoritas di mana perbedaan itu direpresentasikan dalam praktik sosial. Hegemoni adalah titik sentral dalam teori Gramsci dalam menjelaskan masyarakat dan kekuasaan yang bekerja di dalamnya. Hegemoni sendiri diambil dari bahasa Yunani yaitu egemonia yang berarti dominasi dari suatu polis terhadap polis yang lain. Pertama kali digunakan oleh Lenin dalam bahasa Rusia yaitu rukovodstvo yang diartikan kepemimpinan. Hasil analisis data menunjukkan, bahwa ada lima jenis tarian di kerajaan Luwu pada zaman Hinduisme, yaitu; (a) tari bissu; (b) tari jaga; (c) tari lulo; (4) tari pagellu; dan (e) tari joge. Dan salah satu tarian yang menunjukkan kebudayaan Luwu adalah tari bissu yang dijadikan medium untuk menyembah “Roh Nenek Moyang”.
Penerapan Model Peta Konsep pada Pembelajaran Menulis Karangan Argumentasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Palopo nirwana; Abd. Rahim Ruspa
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v5i1.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model peta konsep pada pembelajaran menulis karangan argumentasi siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Palopo. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VIII dengan jumlah 173 orang siswa dan sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VIII C dengan jumlah 15 orang siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini ditetapkan secara Purposive Sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini yaitu tes awal (pretest) dan tes akhir (posstest). Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistika deskriptif dan statistika inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Palopo sebelum diterapkan model Peta Konsep berada pada kategori rendah dengan rentang nilai yang diperoleh yaitu (35-54), siswa yang mendapat nilai tersebut sebanyak 11 orang siswa dengan persentase 73,3%, dengan nilai rata-rata 50,06 dengan standar deviasi 9,97 dan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Palopo setelah diterapkan model Peta Konsep berada pada kategori tinggi dengan rentang nilai yang diperoleh yaitu (75-84), dan siswa yang mendapat nilai tersebut sebanyak 7 orang siswa dengaan persentase 46,7% dengan nilai rata-rata80,53 dengan standar deviasi 5,85. Siswa yang mencapai KKM 75 ke atas setelah penerapan model Peta Konsep yaitu 13 orang siswa dengan persentase 86,7%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa setelah menerapkan model pembelajaran Peta Konsep dalam menulis karangan argumentasi siswa kelas VIII SMP Negeri 7 argumentasi terjadi peningkatan.
Meningkatkan Kecepatan Efektif Membaca (KEM) dengan Menggunakan Metode Klos Siswa Kelas XI IPA 2 SMA Negeri 3 Palopo darma
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v5i1.45

Abstract

Kecepatan efektif membaca mempunyai peranan yang sangat penting, karena dengan membaca cepat dan kemampuan memahami bacaan yang berkualitas seseorang bisa menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kebiasaan membaca bahasa Indonesia yang kurang baik berdampak negatif pada tingkat keterbacaan seseorang atau seorang siswa. Untuk mengatasi hal tersebut sangat dibutuhkan usaha dan kreatifitas guru. Penerapan metode Klos dalam pembelajaran membaca merupakan salah satu upaya memecahkan masalah tersebut. Tujuan penelitian tindakan kelas ini yaitu untuk meningkatkan Kecepatan Efektif Membaca (KEM) dengan menggunakan metode klos siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 3 Palopo. Penelitian tindakan kelas ini mengambil setting di SMA Negeri 3 Palopo kelas XI IPA 2, dengan jumlah siswa 40 siswa. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui tiga siklus. Sebelum siklus I dilaksanakan perlu adanya pra tindakan yaitu identifikasi tentang metode klos dan Kecepatan Efektif Membaca (KEM), kemudian dilaksanakan siklus I sebagai penerapan metode klos, siklus II sebagai implementasi pelaksanaan metode klos, dan siklus III sebagai tahap pemantapan. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif yaitu digunakan terhadap data kualitatif yang diperoleh dari hasil pengamatan siswa dan guru selama berlangsungnya pembelajaran di kelas, dan analisis kuantitatif yang digunakan terhadap hasil tes Kecepatan Efektif Membaca (KEM) siswa dengan menggunakan metode klos. Hasil penelitian pada siklus I tingkat kemampuan membaca siswa masih rendah, karena kecepatan efektif membaca rata-rata 87 kpm dengan tingkat Independen 18 %, tingkat Instruktional 38 % dan pada frustasi 44 %. Pada siklus II hasil penelitian mengalami perubahan positif yaitu kecepatan efektif membaca rata-rata 150 kpm dengan tingkat Independen 78 %, tingkat Instruksional 18 %, dan tingkat frustasi 4 %. Hasil penelitian pada siklus III mengalami pemantapan yaitu rata-rata Kecepatan Efektif Membaca (KEM) 210 kpm dengan tingkat independen 100 %. Hasil analisis data menunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran membaca cepat dengan menggunakan metode klos dapat meningkatkan Kecepatan Efektif Membaca (KEM) siswa

Page 1 of 1 | Total Record : 6