cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2014): ALIBKIN" : 12 Documents clear
PENURUNAN TINGKAH LAKU MENYIMPANG DENGAN MENGGUNAKAN KONSELING KELOMPOK PADA SISWA Elisabeth Tarigan; syaifuddin latif; ranni rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 2 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.234 KB)

Abstract

The purpose of this research was to knowing decrease aberrant behavior of students using counseling group. The method was used in this study a Quasi Eksperiment. teqhnique of one-group pretest-posttest design. Subjects of this research were eight students. Technique in gained the data of this research is by using observation handbook. The results showed that deviant behavior can be derived as evidenced by an average overall score of the data analysis post-base rate rate in eight subjects expressed by the percentage change in reach -37.5%. Also the results of the pretest and posttest scored 79 points to 41.8 points, which means the subject's behavior decliningThe conclusion of this research is deviant behavior can be derived by using a group counseling services. Tujuan penelitian ini mengetahui penurunan tingkah laku menyimpang siswa dengan menggunakan konseling kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan teknik one-group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian sebanyak delapan siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkah laku menyimpang dapat diturunkan terbukti dari keseluruhan rata-rata skor hasil analisa data post rate-base rate pada delapan subjek yang dinyatakan dengan jumlah persentase perubahan mencapai -37,5%. Juga hasil dari pretest dan posttest yang memperoleh skor 79 point menjadi 41,8 point yang artinya tingkah laku subjek menurun. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tingkah laku menyimpang dapat diturunkan dengan menggunakan layanan konseling kelompok. Kata kunci: konseling kelompok, tingkah laku menyimpang, quasi experiment
PENINGKATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN MENGGUNAKAN KONSELING KELOMPOK Hany Septia; Yusmansyah Yusmansyah; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 2 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.208 KB)

Abstract

The aims of this study was to know the improvement of personal communication  by using group counseling. The method used in this research was quasi experimental with one group pretest-posttest design, and stastically analyzed by non-parametric Wilcoxon test. The subjects of this study were 6 students, who had low personal communication. It was shown statiscally analyzed which obtained z output = -2,201 and z table 0,05 = 0. Because z output z table, then Ho was ignored and Ha was accepted. It meant that there was significant increase between personal communication of students before and after being given group counseling. The conclusion was that personal communication could be increased by group counseling of students of grade VII of SMP Negeri 3 Bandar Lampung in 2012/2013. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan komunikasi interpersonal dengan menggunakan konseling kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Quasi eksperimental dengan bentuk one-group pretest-posttest design, kemudian dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji Wilcoxon. Subjek penelitian sebanyak enam orang siswa yang memiliki komunikasi interpersonal rendah. Hasil analisis statistik menunjukkan z hitung = -2,201 dan z tabel = 0. Karena z hitung z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan signifikan antara komunikasi interpersonal siswa sebelum dan setelah diberi konseling kelompok. Kesimpulan, komunikasi interpersonal siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan konseling kelompok pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata kunci bimbingan konseling, komunikasi interpersonal, konseling kelompok.

Page 2 of 2 | Total Record : 12