cover
Contact Name
La Ode M. Firman
Contact Email
teknobiz@univpancasila.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknobiz@univpancasila.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 20885784     EISSN : 26209675     DOI : -
Jurnal Teknobiz dipublikasikan sebanyak 3 (tiga) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu pada bulan Maret, Juli dan November. Lingkup Jurnal Teknobiz meliputi bidang energi baru terbarukan, dan manufaktur. Bidang energi baru terbarukan yang dibahas mengenai sistem dan alat teknologi konversi yang mampu mengkonversi sumber energi terbarukan seperti energi tenaga air, tenaga angin, tenaga surya, biomassa, dam lain-lain untuk dapat dimanfaatkan energinya ke bidang sektor yang lain. Bidang manufaktur yang dibahas meliputi bidang material, tribologi, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2018): Teknobiz" : 8 Documents clear
ANALISIS VARIASI JUMLAH SUDU DAN CAIRAN PENDINGIN (COOLANT) PADA KINERJA MESIN TERHADAP EFISIENSI BAHAN BAKAR DAN PENCEGAHAN TERJADINYA OVERHEATING Jaim; Iskendar; Sorimuda Harahap
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 8 No. 1 (2018): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v8i1.901

Abstract

Populasi kendaraan menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sampai tahun 2010mencapai 10 juta unit, populasi ini akan terus bertambah seiring menaiknya daya belimasyarakat yang tinggi. Sehingga membutuhkan energi cadangan minyak yang banyak untukmenanggulangi populasi ini. Salah satunya dengan melakukan inovasi pada proses sistempendinginan mesin agar suhu mesin terjaga dengan baik sehingga efisiensi bahan bakar didapatkan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari variasi jumlah sudu danvariasi cairan pendingin terhadap efisiensi bahan bakar dan pencegahannya terjadinyaoverheating. Berdasarkan hasil pengujian pada mesin sangat bervariatif sesuai dengan cairandan jumlah sudunya serta putaran mesin.Pada penelitian ini menghasilkan bahwa penggunaan sudu dengan jumlah 9 buah dapatmenjaga suhu mesin dan suhu radiator dengan baik sekitar 20 % dari pada sudu aslinya yangberjumlah 6 buah yang rata - rata 850C pada suhu radiator, 750C pada suhu mesin dankonsumsi bahan bakar rata – rata sekitar 550 ml – 600ml pada waktu 10 menit. Pada sudu 9buah temperatur mesin dan radiator terjaga, optimum dan cairan yang paling cocok adalahcairan pendingin yang mengandung zat addiktive.
Efek Uraian Komposisi Cat Dan Jarak Penyemprotan Cat Pada Material H-Beam Jainuddin Harahap
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 8 No. 1 (2018): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v8i1.902

Abstract

Faktor yang mempengaruhi H-BEAM cepat terjadi korosi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu yang berasaldari bahan itu sendiri dan dari lingkungan. Faktor dari bahan meliputi kemurnian bahan, struktur bahan, bentukkristal, unsur-unsur kelumit yang ada dalam bahan, teknik pencampuran bahan dan sebagainya. Faktor darilingkungan meliputi tingkat pencemaran udara, suhu, kelembaban, keberadaan zat-zat kimia yang bersifat korosi dansebagainya. Painting merupakan suatu pengerjaan yang bertujuan melapisi material dan berfungsi melindungi darigangguan korosi.selain itu painting juga dapat memperindah tampilan yang bernilai seni. Tujuan penelitian yaituuntuk mendapatkan parameter proses pengecatan dan variasi campuran cat, serta kecepatan pengecatan.Bahan-bahan yang digunakan untuk pengujian ini diantaranya H-Beam dengan ukuran 200 x 100 x 350 mm,dan H-Beam dengan ukuran 200 x 100 x 450 mm. Cat dan thinner merek internasional, Ampelas, Gelas ukur, 1 setpaint equipment, blasting equipment, pengukur ketebalan cat (thickness gauge), alat penguji daya rekat, pengujianpengecatan ini menggunakan metode uji dengan resul (Pull of test).
Optimasi Perancangan Sistem Solar Cell Sebagai Sumber Energi Untuk Penggerak Pompa Air Di Daerah Pertanian Desa Karangsari Kecamatan Pakanjenjeng Garut Otong Jaelani; As Natio Lasman
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 8 No. 1 (2018): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v8i1.903

Abstract

Dalam pemanfaatan energi surya digunakan modul solar sell untuk mengkonversikan secara langsungenergi surya menjadi energi listrik, selanjutnya energi listrik tersebut digunakan untuk menggerakan pompaair yang pemanfaatannya untuk pertanian. Salah satu factor yang mempengaruhi daya optimal pada modulsolar cell adalah iklim dan sudut kemiringan modul solar cell. Penelitian ini mengkaji secara eksperimentalpengaruh dari sudut kemiringan modul solar cell (β), sudut jam optimal (ω) dan jumlah hari (n). Dalampengujianya dilakukan 2 tahapan yaitu pengujian mengikuti pergerakan arah matahari dari sudut 75o – 0o dansudut tetap kemiringan modul solar cell 20o dan 15o.Hasil eksperimen dan dianalisa dengan menggunakan metode full factorial menujukan bahwa sudutkemiringan modul solar cell yang optimal 20o dengan sudut jam optimal 16o dan jumlah hari 300 , denganintensitas radiasi matahari 1054,99 W/m2, sedangkan intensitas matahari yang paling minimum yaitu padasudut kemiringan modul solar cell 15o dengan sudut jam optimal 17o dan jumlah hari 301 besarnya radiasimatahari 1040,86 W/m2.
PENERAPAN DFMA PADA DESAIN PRODUK MOBILE FILE BERBASIS KOMPLEKSITAS PRODUK DAN PROSES Ade Aulia; Djoko Karmiadji; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 8 No. 1 (2018): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v8i1.904

Abstract

Pengembangan metode pemilihan material dalam penentuan indeks kompleksitas prosesassembly dari komponen sepeda motor ditahap awal proses desain merupakan tujuan dari penelitianini. Indeks kompleksitas proses assembly (CIproses assembly) dipengaruhi oleh koefisien kompleksitasrelatif dari proses assembly (Ciproduk), yang merupakan fungsi dari nilai rata-rata pembobotan faktorkompleksitas bagian perakitan (Cpart) dan presentase dari bagian yang berbeda (Xp). Faktor kesulitandalam perakitan terdiri dari kesulitan proses handling (Chf) dan kesulitan proses insertion (Cif). Nilaimaterial (Cm) yang dimasukkan ke dalam perhitungan kompleksitas akan mempengaruhi atributweight dan insertion resistance, material yang berbeda mempengaruhi tingkat kesulitan prosesperakitan. Semakin kecil indeks kompleksitas maka tingkat kerumitan untuk proses assemblysemakin kecil. Mekanisme assembling (perakitan) produk pada bagian yang berkelainan merupakansebuah proses yang sangat penting, sehingga dinegara-negara industri yang besar mereka sangatmempertimbangkan proses assembling teruatama pada industri alat berat, otomotif, kedirgantaraan,peralatan mesin, dan lain-lain sebagai sesuatu yang sangat besar pengaruhnya terhadap produkdomestik bruto mereka. Proses perakitan sendiri mengambil bagian besar 53 % dari total waktuproduksi dan 20 % dari total biaya produksi. Jika kita lebih mendalami lagi untuk permasalahanbiaya produksi maka totalnya biaya produksi terdistribusi menjadi 20 % untuk biaya prosesperakitan dan 80 % untuk biaya material dan proses lainnya.
OPTIMASI PROSES BRAZING SAMBUNGAN PIPA ALUMINIUM A6063-T4 DAN FLANGE A6063-T6 DENGAN METODE TAGUCHI Syahbuddin; Yasan
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 8 No. 1 (2018): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v8i1.905

Abstract

PT. XYZ adalah industri pembuat komponen AC Mobil . Dalam proses produksi komponen pipa ACmasih ditemukan reject. Reject terbesar yang ditemukan adalah pada proses brazing. Untuk menurunkantingkat reject tersebut perusahaan perlu melakukanperbaikan. Perbaikan dengan cara meneliti faktor-faktoryang berpengaruh sehingga memperoleh parameter proses ideal.Untuk menyelesaikan masalah tersebut menggunakan metode Taguchi. Kelebihan metode ini ialahmampu meningkatkan qualitas respon serta eksperimen dapat dilakukan dengan efisien. Langkah kerja yangdilaksanakan ialah memilih faktor kendali , faktor noise dan penentuan level-levelnya . Dan selanjutnyamembuat matriks ortogonal untuk eksperimen. Analisa data dilakukan berdasar pengoptimalan Signal toNoise Ratio (SNR), analisa Mean serta ANOVA.Hasil analisa terhadap SNR dan mean didapatkan kesimpulan bahwa temperatur pre heating 500°C,clearance 0.5 mm dan pendinginan udara merupakan parameter ideal untuk mendapatkan kualitas torsiterbaik. Dari Parameter tersebut didapatkan kekuatan torsi sebesar 206.33 N.m.
Analisis Waktu Pekerjaan Konstruksi Pada Perluasan Ruang Lingkup Implementasi Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) Hingga Ke Lantai Produksi: Kasus Proyek Fabrikasi E-House di PT. X Setiawan Hadiswoyo; Budhi Suyitno; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 8 No. 1 (2018): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v8i1.906

Abstract

PT. X memutuskan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dengan meluaskan ruang lingkupimplementasi ERP hingga lantai produksi. Dipilih SAP untuk kepentingan integrasi aktifitas ini karena SAPsaat ini sudah digunakan di perusahaan untuk menangani aktifitas penjualan dan pengiriman. Penelitian inidimaksudkan untuk mendapatkan cara perluasan lingkup implementasi ERP SAP sehingga dapat diterapkanpada sistem manufaktur di perusahaan yang dapat menangani kegiatan project engineering. Perluasan lingkupERP ini diterapkan untuk pelaksanaan proyek fabrikasi pada kasus fabrikasi Elektrikal House (E-House).Untuk implementasi ini dipilih modul SAP antara lain Material Management (MM), Production Planning(PP), Quality Management (QM) dan Project System (PS).Pada penelitian ini dilakukan integrasi aktifitas proyek meliputi pemesanan, perencanaan, eksekusiproyek, kontrol dan penyerahan proyek dengan mengintegrasikannya pada kegiatan manufaktur denganmenggunakan tranformasi New SAP line ke sistem manufaktur. Proyek engineering ini ditangani denganpendekatan manufaktur menggunakan MES mulai dari pendefinisian project, BOM, Production schedulingand dispatching dan eksekusinya. Integrasi ERP dan MES ini mempunyai potensi dapat digunakan untukmenyelesaikan kasus project engineering E-House dengan hasil sukses sesuai lingkup pekerjaan.
OPTIMASI DESAIN KINEMATIK LINKAGE MEKANISME PENGATUR KETINGGIAN TEMPAT TIDUR PASIEN Aries Abbas; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 8 No. 1 (2018): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v8i1.907

Abstract

Untuk mengatur posisi ketinggian tempat tidur pasien umumnya digunakan mekanisme pengatur ketinggianyang terhubung ke aktuator untuk menghasilkan gaya dorong/torsi. Aktuator tersebut terdiri dari berbagai jenisantara lain aktuator manual, elektrik, hidraulik ataupun spring-gas. Pemilihan jenis aktuator tergantung daripilihan konsumen dikaitkan dengan keperluan penggunaanya dan harga yang dapat dibayarkan. Untukmemenuhi permintaan akan keragaman jenis tempat tidur rumah sakit maka pada penelitian ini dibuatpemodelan mekanisme pengatur posisi ketinggian tempat tidur rumah sakit serta pemilihan jenis aktuatornyayang sesuai dengan persyaratan standar keselamatan. Pada penelitian ini dimodelkan mekanisme pengaturposisi ketinggian tempat tidur dengan bentuk dasar mekanismenya adalah mekanisme kinematik linkage 4batang. Gerak pengaturan dan besar gaya aktuator untuk mengatasi beban pasien disimulasikan denganmembuat aplikasi simulasi menggunakan software matlab. Aplikasi yang dibuat berupa sebuah dasbor yangdilengkapi dengan menu simulasi gerakan dan beban, sehingga gerakan Pengatur Ketinggian dari tempat tidurmulai dari posisi terbawah hingga tertinggi dapat disimulasikan. Selain itu pada setiap kenaikan posisi tempattidur terhadap beban daripada pasien dapat juga disimulasikan besar gaya dorong aktuatornya. Denganmenggunakan pemodelan mekanisme pengatur posisi dan dasbor simulasi dapat ditetapkan harga-hargaparameter mekanisme tempat tidur yang dapat memenuhi kriteria desain.
PENERAPAN POKAYOKE UNTUK MENCEGAH MISBINNING PADA MESIN SYMTEK-300 HANDLER Agustiono Putra; Susanto Sudiro
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 8 No. 1 (2018): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v8i1.908

Abstract

Di perusahaan semikonduktor, pada proses pengujian IC digunakan Tester dan Handler. Tester adalah mesinyang digunakan untuk melakukan pengujian IC sesuai dengan program tertentu. Handler adalah mesin yang berfungsiuntuk membawa IC yang akan diuji oleh tester dengan menggunakan program, suhu dan parameter tertentu yangditentukan oleh Customer. Pada saat proses produksi, memungkinkan adanya downtime yang disebabkan oleh adanyakerusakan / kesalahan pada mesin yang digunakan. Salah satu kesalahan atau keluhan (feedback dari customer) yangsedang dialami PT. X dan yang berakibat terhadap keseluruhan kualitas pengujian adalah misbinning atautercampurnya unit yang cacat dan yang bagus. Pelanggan mengembalikan 2 reject units untuk dilakukan investigasi danpengujian ulang terhadap keseluruhan lot yang sudah dikirim serta lot yang sedang dalam proses produksi. Salah satupenyebab terjadinya unit yang tercampur tersebut adalah karena tidak adanya sistem proteksi pada mesin ketikaOperator melakukan proses unloading unit (IC) dengan menggunakan tube. Penelitian ini adalah tentang penanganankesalahan pada proses produksi IC untuk mencegah tercampurnya produk baik dan produk cacat dengan menggunakanmetode pokayoke melalui penambahan alat bantu untuk mencegah misbinning. Alat tersebut didesain secara mekanisdan elektrik. Handler atau mesin yang digunakan dalam penelitian ini adalah Symtek-300, yaitu mesin yang didesainkhusus menangani pengujian IC untuk plastic dual in-line package (PDIP). Hasil yang didapat dari penggunaanmetode ini adalah komplen dari konsumen berkaitan dengan lolosnya produk cacat dapat ditekan. Hal ini sejalandengan tinjauan dari segi OEE pada mesin yang digunakan, dimana sebelumnya, nilai rata-rata OEE adalah 75.5% dansetelah improvement, nilai rata-rata OEEnya meningkat menjadi 82.3%.

Page 1 of 1 | Total Record : 8