cover
Contact Name
La Ode M. Firman
Contact Email
teknobiz@univpancasila.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknobiz@univpancasila.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 20885784     EISSN : 26209675     DOI : -
Jurnal Teknobiz dipublikasikan sebanyak 3 (tiga) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu pada bulan Maret, Juli dan November. Lingkup Jurnal Teknobiz meliputi bidang energi baru terbarukan, dan manufaktur. Bidang energi baru terbarukan yang dibahas mengenai sistem dan alat teknologi konversi yang mampu mengkonversi sumber energi terbarukan seperti energi tenaga air, tenaga angin, tenaga surya, biomassa, dam lain-lain untuk dapat dimanfaatkan energinya ke bidang sektor yang lain. Bidang manufaktur yang dibahas meliputi bidang material, tribologi, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 398 Documents
OPTIMASI KONSENTRASI ETHYLENE GLYCOL FLUIDA KERJA PADA PERANCANGAN PARABOLIC TROUGH CONCENTRATOR DENGAN REPLEKTOR Jati Widiputra; Iskendar Iskendar; Reza Abdu Rahman
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 10 No. 3 (2020): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v10i3.1765

Abstract

An excellence innovation for reducing greenhouse gases are done by developing a new water heater model for household applications. The application of the new model water heater by utilizing Parabolic Trough Concentrator with an indirect heating system uses heat transfer fluid able to improve the reliability of water heater compared to the thermosyphon model. Optimization for the new model is done by enhancing the reflector material and also heat transfer fluid. The experiment is done by applying the same standard measurement in order to set an adequate data for each model. The optimal reflector for the system to concentrating the solar power is polymer substrate as the fluid heated faster. The water-based solution with ethylene glycol 50:50 (v/v) for heat transfer fluid shows the best performance by achieving 98,2 oC for the 10th minute, and after one hour, the final temperature is 100,5 oC. By using a polymer substrate as a reflector for the Parabolic Trough Concentrator and using heat transfer fluid based on ethylene glycol water-based solution by concentrator 50:50 (v/v) shows the best performance among all sample with the fastest heating rate and the highest final temperature after the one-hour experiment. It shows this model has advantages to improve the system reliability by increasing the heating rate of the heat transfer fluid, which able to heat the water on the system faster.
PENGARUH PENGGUNAAN TURBO VENTILATOR PADA FILTER CASE TERHADAP DAYA, TORSI DAN EMISI GAS BUANG SEPEDA MOTOR Rhama Mega Widya Putra; Djoko Karmiadji
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i1.2036

Abstract

Semua motor bakar membutuhkan udara dalam pembakaran bahan bakar. Pada putaran tinggi konsumsi udara dalam ruang bakar pada umumnya sering terlambat atau kurang padat, disebabkan terlalu sedikit waktu yang diberikan untuk memasukkan udara dari luar ke dalam ruang bakar. Motor bakar adalah suatu alat yang dapat menghasilkan tenaga melalui suatu proses tertentu dimana proses tersebut menghasilkan panas dan energi panas ini diubah menjadi energi gerak atau mekanis yang diperlukan sebagai penggerak utama pada suatu kendaraan Tuntutan pasar akan perkembangan teknologi sepeda motor saat ini yaitu : 1). Efisiensi bahan bakar (fuel economic), 2). Performa yang tinggi (hight performance), 3). Emisi gas buang yang rendah (low emission). Untuk membuat campuran yang homogen antara udara dan bahan bakar dalam karburator yang dibutuhkan mesin sesuai dengan pembebanannya, aliran udara yang berpusar dapat meningkatkan proses pembakaran sehingga performa dan emisi gas buangnya lebih baik
ANALISA GETARAN MESIN SEPEDA MOTOR BERKAPASITAS 125 CC 4 LANGKAH TERHADAP CAMPURAN BAHAN BAKAR PREMIUM DENGAN MINYAK TURPENTIN (PINUS) Oskar Mahardika; Riyan Ariyansah; Adhes Gamayel
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i1.2037

Abstract

Saat ini penggunaan alat transportasi sangat banyak digunakan oleh masyarakat terutama untuk memudahkan kegiatan sehari-hari. Motor bakar merupakan suatu mesin konversi energi yang digunakan untuk alat transportasi yang banyak digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Menyadari akan hal itu telah banyak dilakukan penelitian dan pengembangan untuk mengefesiensikan energi yang digunakan oleh motor bakar, salah satunya adalah pencampuran bahan bakar bensin dengan minyak turpentine. Hal ini tentunya akan memberi hasil kinerja pada mesin tersebut. Penelitian ini dilakukan utuk mengetahui pengaruh pencampuran bahan bakar bensin dengan minyak turpentine pada getaran mesin, torsi, temperatur dan emisi gas buang pada kendaraan sepeda motor tersebut. Dengan variasi campuran minyak turpentine 5 %, 10% dan 15% pada putaran mesin 1000 Rpm, 2000 Rpm dan 3000 Rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar campuran minyak turpentine maka semakin besar getaran pada mesin, torsi yang dihasilkan oleh mesin semakin rendah, temperature pada ruang bakar meningkat signifikan dan hasil emisi gas buang semakin tinggi.
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR RANGKA PEMBANGKIT LISTRIK SEPEDA STATIS MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK ANSYS WORKBENCH Hermanto; Riyan Ariyansah; Adhes Gamayel
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i1.2039

Abstract

Sepeda statis sebagai pembangkit penghasil energi listrik yang merupakan pembangkit dengan mengunakan alternator, sepeda statis merupakan suatu metode dalam penyediaan energi listrik dengan cara menghubungkan sepeda statis ke altenator, lalu sepeda statis tersebut digunakan sebagai altenator atau dinamo ampere untuk menghasilkan tegangan Volt DC. Salah satu keuntungan memakai simulasi ansys workbench versi academic faktor keamanan juga menjadi tolak ukur efisiensi dalam mengetahui penggunaan bahan yang digunakan faktor yang bisa dijadikan acuan safety sebuah sepeda adalah ketika mendapatkan pembebanan secara vertikal. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang tingkat kekuatan dari rangka sepeda yang kita gunakan dengan beberapa variasi pembebanan vertikal. Analisis statis yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan simulasi Analisis. Pembebanan vertikal yang divariasiakan ada 5 macam, yaitu beban sebesar 60 kg, 70 kg,80 kg, 90 kg dan 100 kg. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan software analysis workbench R2 2020 versi academic. Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan simulasi didapatkan bahwa total deformation terbesar didapatkan pada pembebanan 100 kg, yaitu 0,0025572 mm
Optimasi Umur Mata Bor Melalui Proses Pelapisan Pada Pembuatan Lubang Baut Track Frame Dozer D85ess-2 Chairul Saleh Nasution; Dede Zariatin
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i1.2040

Abstract

Untuk memenuhi jumlah produksi dan mengurangi biaya pembelian tool pada proses pembuatan lubang baut pada komponen Track Frame D85ESS-2, maka dilakukan perbaikan pada tool yang digunakan. Pada proses permesinan dalam pembuatan lubang ini menggunakan tool yaitu mata bor. Tujuan pada proses ini untuk meningkatkan jumlah produksi dan penghematan biaya, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan perbaikan pada mata bor dengan proses melapisi atau Coating Alcrona pada permukaan mata bor yang awalnya telah dilapisi dengan lapisan atau Coating TiN. Tujuan proses pelapisan ini adalah untuk meningkatkan kualitas mata bor untuk mampu tahan aus dan meningkatkan ketahanan gesek. Pada saat proses untuk parameter pemesinan tetap atau tidak berubah sesuai dengan parameter yang telah ditentukan.
OPTIMASI DAYA POMPA PENDINGIN AIR RADIATOR PADA GENSET 1500 KVA TYPE 4 TURBO ROCHARGED INTERCOOLED DENGAN BEBAN 1100 KW Kuswara; Iskendar
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i1.2041

Abstract

Pendinginan pada motor sangat dibutuhkan, karena tanpa pendinginan mesin dan komponen – komponennya akan mengalami over heating, sehingga menimbulkan panas dan mengakibatkan kerusakan berupa keausan yang akhirnya umur mesin dan komponen – komponennya tidak tahan lama. Permasalahan yang menjadi fokus, fungsi tekanan pompa air pendingin radiator pada genset 1500 KVA type 4 cycle Turbo rocharged Intercooled dengan beban 1100 KW, agar disaat menerima beban 90% tidak terjadi trip bertujuan juga dari pembahasan sistem pendingin ini adalah untuk mengetahui, memahami cara mengindentifikasi sistem tekanan pompa pendingin. Gangguan yang sering terjadi pada sistem tekanan pompa pendingin air radiator adalah kebocoran, gangguan dan kotoran yang mengendap sehingga aliran air tidak maksimal. Analisa gangguan diperlukan untuk mengetahui yang terjadi saat genset menerima beban 1100 KW dan temperatur diatas 90°C mesin genset memiliki toleransi temperatur kerja, dalam batas suhu itu mesin dapat bekerja secara optimal sehinnga juga ke bahan bakar yamng ideal. Agar jangan sampai terjadi Overhead dalam hitungan detik.
RANCANG BANGUN FRAME MESIN UJI DIESEL JETMAN TIPE R175A Muhammad Hambali; Riyan Ariyansah; Adhes Gamayel
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i1.2042

Abstract

Frame mengunakan material ASTM A36 H beam. Penelitian ini merupakan penelitian kekuatan struktur rancang bangun frame mesin uji diesel jetman tipe R175A mengunakan sofware ansys workbench R2 2020 versi academic sebelum pembuatan frame, dan juga Analisa getaran frame mengunakan piezoelektrik sembagai alat sensor pengambilan data getarannya. Bahwa hasil perhitungan 60 kg equivalent stress dengan simulasi ansys menunjukan nilai equivalent stress maksimum yang terjadi pada kondisi terbeban adalah 0,0026529 MPa. Nilai tersebut hanya terjadi di beberapa titik dan tidak melampaui nilai tegangan luluh ASTM A36. Berdasarkan hasil simulasi static struktual dengan pembebanan sebesar 60 kg di ketahui nilai maksimal total deformation sebesar 0,00047065 mm. Dari hasi simulasi dapat diketahui bahwa bagian frame jika warnanya mendekati warna merah artinya bagian frame tersebut semakin mendekati nilai maksimal total deformation. Hasil gelombang sinusoidal pengambilan data dengan 1000 rpm dan 2000 rpm menggunakan piezo A1 dan piezo A2 peletakan di tengah frame menghasilakan gelombang amplitudo, di mana piezo A2 lebih besar getarannya dari pada piezo A1 karena letak piezo A2 berdekatan dengan roda gila yang mengakibatkan gelombang lebih tinggi. Hasil gelombang sinusoidal pengambilan data dengan 1000 rpm dan 2000 rpm menggunakan piezo B1 dan piezo B2 peletakan samping frame menghasilakan gelombang amplitudo, di mana piezo B1 lebih besar getarannya dari pada piezo B2 karena letak piezo B1 lebih dekat dengan mesin yang mengakibatkan gelombang lebih tinggi, peletakan mesin diesel tidak senter dengan frame.
KAJIAN EKSPERIMENTAL ALAT PENGERING SURYA TIPE KABINET DENGAN RAK BERGETAR LA ODE MOHAMMAD FIRMAN; Eka Maulana
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i1.2043

Abstract

Pada umumnya, perlakuan dengan cara pengadukan secara manual digunakan agar kontak antara udara dengan permukaan produk yang sedang dikeringkan dapat berlangsung dengan baik. Biasanya kehilangan panas sering terjadi pada pengering komoditi pertanian termasuk pengering surya ghe tipe kabinet. permasalahan ini dapat diatasi dengan melakukan penelitian tentang alat pengering surya tipe kabinet dengan rak bergetar. Tujuan umum penelitian ini adalah merancang bangun dan melakukan simulasi pada pengering surya GHE tipe kabinet dengan rak bergetar guna mengetahui besarnya getaran dan proses perpindahan panas pada pengeringan komoditi kacang mete. Prototipe alat pengering surya yang digunakan memiliki panjang 1 m, lebar 1 m, tinggi 1 m dengan kapasitas pengeringan berupa kacang mete sebesar 40 kg. Sumber panas yang digunakan berasal dari energi surya dan bahan bakar batubara. Komponen penggetar diletakkan di bawah rak pengering dan saat dilakukan percobaan diperoleh bahwa gerakan efektif terjadi pada saat kecepatan sudut putar mendekati kecepatan sudut alamiah dan menghasilkan percepatan getaran sebesar, A = 2.3 m/det2 serta amplitudo getaran sebesar X = 2.88 mm pada massa total 40 kg. Penurunan kadar air kacang mete menggunakan getaran bisa mencapai 3.5 % sedangkan tanpa getaran hanya mencapai 4.2 %. Penggunaan sumber panas dari energi surya hanya menyebabkan temperatur udara dalam ruang pengering berada di bawah 60 oC, sehingga diperlukan penambahan panas yang dapat diperoleh dari pembakaran bahan bakar batubara. Peningkatan temperatur udara dalam ruang pengering dapat tercapai bila panas yang keluar dari alat penukar kalor sebesar qAPK = 23.3 kJ/s.
Modifikasi Bentuk Mata Bor Untuk Efisiensi Proses Pembuatan Lubang Baut Wahid Hasim; Amin Suhadi
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i1.2044

Abstract

Untuk memenuhi jumlah permintaan produksi yang meningkat dan permintaan waktu proses yang lebih cepat pada proses pembuatan lubang baut pada komponen flange companion, maka digunakan metode dan alat potong yang tepat untuk memenuhi permintaan tersebut. Dalam praktiknya, penerapan elemen alat potong/cutting, sangat berpengaruh pada kualitas dan kuantitas produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghemat waktu proses dan biaya pembelian mata bor dalam proses produksi flange companion, serta membandingkan proses dengan mata bor lama dengan yang baru dengan memperhatikan pengaruh-pengaruh perubahan desain mata bor, parameter mesin terhadap proses produksi, serta hasil produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, dengan memperbaiki kualitas produk dan proses dalam waktu yang bersamaan, sehingga bisa menekan biaya dan sumber daya seminimal mungkin, serta mengetahui kondisi optimal dari parameter pemesinan dan mengetahui performansi dari parameter pemesinan. Hasil modifikasi mata bor untuk proses pembuatan lubang baut waktu proses produksi berkurang serta bottle neck berkurang. Mata bor yang digunakan dengan parameter pemesinan spindle speed ( n ) : 1675, feed ( f ) : 0.048, depth of cut ( H ) : 12.5, dan cutting condition : coolant. Untuk kecepatan potong ( Vc ) : 62.21 m/menit, kecepatan pemakanan vf : 80.4 mm/menit, dan waktu pemotongan ( T ) : 0.176 menit ( 1 lubang ). Waktu proses produksi berkurang dari ± 1.97 menit menjadi ± 1.4 menit. Terdapat cost reduction ( cost/pcs ) Rp 2,804 , cost reduction per bulan Rp 13,815,308 , cost reduction per tahun Rp 165,783,696, sehingga biaya pembelian mata bor berkurang dibanding dengan mata bor yang lama sebesar 77.78 %.
PENGARUH PANJANG DAN VOLUME PENGUAT SERAT DAUN NANAS TERHADAP KOMPOSIT EPOKSI ade saefullah; Syahbuddin
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2021): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v11i1.2069

Abstract

Penggunaan serat alam semakin hari semakin luas cakupannya hampir di semua sektor industri. Industri rumah tangga, elektronik, otomotif maupun industri berat lainnya sudah banyak yang memanfaatkannya. Serat alam mempunyai beberapa keunggulan, diantaranya adalah lebih tahan korosi, lebih kompetitif, dan ramah linggukan. Serat nanas adalah salah satu serat alam yang sudah banyak digunakan di dunia industri. Pada kesempatan ini akan diteliti pemakaian komposit berbahan dasar serat daun nanas sebagai material alternatif grill radiator komponen di industri otomotif. Yang akan diuji adalah kekuatan yang paling berpengaruh pada komponen tersebut yaitu, kekuatan impak dan kekuatan tekuk, dengan fraksi volume 10%, 20%, dan 30% dan panjang serat 10 mm, 30 mm, 50 mm. Dari sembilan variasi spesimen (kombinasi fraksi volume dan panjang serat) untuk setiap pengujian, maka nilai tertinggi terjadi pada spesimen dengan fraksi volume 30% dan panjang serat 50 mm. Berturut-turut nilainya adalah untuk kekuatan impak sebesar 114,33 J/m, dan kekuatan tekuk sebesar 77,2 MPa. Jika dibandingkan dengan properti plastik ASA yang digunakan sebagai material grill radiator, berdasarkan hasil pengujian uji impak dan uji tekuk, maka material yang bisa digunakan adalah dengan variasi panjang 50 mm dan 30 mm serta fraksi volume 30% dan 20%.