cover
Contact Name
Muhammad Anjar Nugraga
Contact Email
muhammadanza23@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.jpg@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU
Published by Universitas Subang
ISSN : 25985930     EISSN : 26154803     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Guru merupakan jurnal di bawah naungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Jurnal ini mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dalam semua bidang ilmu pendidikan. Jurnal ini difokuskan untuk mewadahi publikasi ilmiah dari hasil penelitian guru baik pada jenjang SD, SMP, ataupun SMA. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yakni setiap bulan Maret dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 251 Documents
AKTUALISASI KOMPETENSI GURU DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DI SMP NEGERI 2 BOJONGSOANG KABUPATEN BANDUNG Achmad Fadillah
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v6i1.1629

Abstract

Guru profesional senantiasa akan mengaktualisasi kompetensinya untuk melakukan inovasi dalam manajemen pembelajaran dan pendidikan, yang akan merubah paradigma pendidikan lama menjadi pendidikan yang reformartif dan lebih demokratis. Konsekuensi logis dari inovasi tersebut adalah peningkatkan mutu proses dan hasil belajar siswa. Proses dan hasil belajar harus menjadi bahan kajian guru lebih lanjut, guna mendapatkan tindakan yang mengarah kepada perbaikan dan peningkatan mutu. Dalam hal ini inovasi bermaksud memperkenalkan sesuatu yang baru yang bersifat pembaruan, yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Setiap penemuan yang menunjukkan ketidaksesuaian dengan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang diharapkan, maka diadakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kegiatan PTK timbul dari permasalahan praktis yang secara langsung dirasakan guru dalam menjalankan tugas profesinya sehari-hari, yakni sebagai pengelola program pembelajaran di kelas. Guru sebagai pelaku utama dalam manajemen pembelajaran di sekolah secara praktis akan mengetahui berbagai permasalahan yang dihadapi dikelasnya, yang berkaitan dengan permasalahan pengajaran. PTK cukup potensial untuk membantu memecahkan masalah guru dalam menjalankan profesinya sekaligus guna meningkatkan kinerjanya. Oleh karena itu PTK menjadi bagian yang penting dari pekerjaan guru karena mereka terbiasa menemukan masalah-masalah dalam pembelajaran yang dilaksanakan
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA MELALUI PEMBELAJARAN IPA BERBASIS INKUIRI BERBANTUAN PEMBUATAN CERITA BERGAMBAR SISWA DI KELAS IX-C SMP NEGERI 1 PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG Ika Rostika
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v6i1.1630

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai hasil belajar, aktivitas dan tanggapan peserta didik melalui pembuatan cerita bergambar dengan pembelajaran berbasis Inkuiri di kelas IX C SMPN 1 Pangalengan pada materi Sistem Reproduksi Pada Manusia. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini terdiri dari 2 siklus dengan subyek penelitian adalah peserta didik kelas IX-C SMP Negeri 1 Pangalengan Kabupaten Bandung yang berjumlah 39 peserta didik. Kelas ini dipilih karena terdapat lebih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu data aktivitas peserta didik dalam pembelajaran dan data hasil belajar siswa. Sedangkan Teknik pengolahan data dalampenelitian ini dimulai dari menganalisis data aktivitas peserta didik; menganalisis data respon peserta didik; dan menganalisis data nilai tes hasil belajar. Peningkatan hasil belajar siswa ini dapat dilihat dari nilai rata – rata siswa lewat tes tertulis mengalami peningkatan dari rata-rata 70,20 pada pra siklus (kondisi awal) menjadi 73,02 pada siklus pertama dan mengalami peningkatan menjadi 80,02 pada siklus kedua. Prosentase siswa yang mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal atau memiliki ketuntasan belajar meningkat dari 64,11 % pada tahap pra siklus (kondisi awal) menjadi 64,71 % pada siklus pertama dan meningkat menjadi 79,48 % pada siklus kedua. Sedangkan Aktifitas keaktifan siswa selama mengikuti pembelajaran memperlihatkan partisipasi aktif dari siswa. Hal ini terlihat dari persentase keaktifan siswa baik pada pembelajaran siklus pertama ataupun pembelajaran siklus kedua. Peningkatan keaktifan siswa untuk setiap tahapan pembelajaran yaitu pada tahap orientasi dengan persentase 7,35%, tahap merumuskan masalah dengan persentase 5,88%, tahap menyusun hipotesis dengan persentase 2,94%, tahap mengumpulkan data dengan persentase 14,70%, tahap menguji hipotesis dengan persentase 29,42% dan tahapan merumuskan kesimpulan dengan persentase 2,94. Respon yang diberikan oleh siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran berbasis inkuiri melalui pembuatan cerita bergambar secara berkelompok baik pada pembelajaran siklus pertama maupun siklus kedua memperlihatkan respon positif yaitu dapat meningkatkan motivasi siswa untuk mempelajari materi dan memudahkan siswa dalam mempelajari materi.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA SISWA PADA MATERI POKOK ALAT UKUR SATUAN PANJANG MELALUI PENERAPAN METODE DEMONTRASI DAN PEMBERIAN TUGAS: (Penelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa Kelas II SD Negeri Tunas Mulya Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019) Ema Narumanah
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v6i1.1631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Alat Ukur Satuan Panjang melalui penerapan Model Pembelajaran Metode Demontrasi dan Pemberian Tugas pada siswa kelas II SD Negeri Tunas Mulya Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang semester Genap tahun pelajaran 2018/2019. Subyek penelitian terdiri dari 22 orang siswa yang heterogen. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus sertiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan , pada pertemuan ke 1 dan ke 2 tentang pembahaasan materi pelajaran, sedangkan pertemuan ke 3 dilaksanakan tes formatif. Rata- rata hasil tes formatif siklus 1 adalah 69,75 dan rata- rata hasil tes formatif siklus 2 adalah 81,91. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan nilai rata- rata sebesar 12,24 (17,55%). Dengan demikian pembelajaran Matematika dengan Model Pembelajaran Metode Demontrasi dan Pemberian Tugas dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI MATERI SUMBER ENERGI MELALUI PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL): (Penelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa Kelas IV SD Negeri Mekarlaksana Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020) Cahdi Heryanto
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v6i1.1632

Abstract

Prestasi belajar siswa Kelas IV SD Negeri Mekarlaksana dalam materi Sumber Energi ternyata jauh dari yang diharapkan. Dari hasil ulangan harian pada materi tersebut masih rendah, ternyata hanya 6 siswa (28,57%) dari 21 siswa yang dinyatakan lulus, dan 15 siswa lainnya (71,43%) dinyatakan belum lulus KKM sekolah sebesar 70, karena siswa belum bisa memahami peranannya dalam organisasi. Rumusan permasalahan pada penelitian ini adalah kemampuan siswa Kelas IV dalam memahami materi Sumber Energi masih rendah. Dengan demikian : “Bagaimanakah penerapan model pembelajaran Problem- Base Learning (PBL) dapat meningkatkan keterampilan siswa Kelas IV SD Negeri Mekarlaksana semester Ganjil tahun pelajaran 2019/2020 dalam memahami materi Sumber Energi?”. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa Kelas IV SD Negeri Mekarlaksana semester Ganjil tahun pelajaran 2019/2020 dalam memahami materi Sumber Energi melalui penerapan model pembelajaran Problem- Base Learning (PBL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi Sumber Energi dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran Problem- Base Learning (PBL). Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan hasil post test siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil post test siswa pada siklus 1 mencapai nilai rata-rata sebesar 69,00 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 52,52% dan pada siklus 2 meningkat menjadi 83,33 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 90,48%. Jadi nilai post test siswa mengalami peningkatan sebesar 14,33
MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA DALAM MENULIS TEKS PROSEDUR MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI KELAS VII K SPF SMP NEGERI 1 JALANCAGAK Yani Yusmayani
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v6i1.1633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam Menulis Teks Prosedur di kelas VII K SPF SMP Negeri 1 Jalancagak melalui penerapan model pembelajaran Discoevry Learning. Indikator keberhasilan dari penelitian tindakan kelas ini adalah meningkatnya hasil belajar siswa dalam setiap siklusnya dengan KKM sebesar 75. Model PTK yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Stephen Kemmis dan Robin Mc. Taggart. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus dengan tiga pertemuan dalam setiap siklusnya. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII K SPF SMP Negeri 1 Jalancagak pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 34 siswa. Berdasarkan hasil tes evaluasi pada siklus I nilai rata-rata kelas adalah 72,65 dengan 18 siswa yang tuntas KKM (52,94%) dan nilai rata-rata tes evaluasi pada siklus II adalah 84,26 dengan 31 siswa yang tuntas KKM (91,18%). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata sebesar 11,62. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam Menulis Teks Prosedur di kelas VII K SPF SMP Negeri 1 Jalancagak
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI MATERI PERAN SERTA SISWA DALAM ORGANISASI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW: (Penelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa Kelas V SD Negeri Cipancar Semester Genap Tahun Pelajaran 2021/2022) Adang Adang
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v6i1.1634

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas V SD Negeri Cipancar semester genap tahun pelajaran 2021/2022 dalam memahami materi peran serta siswa dalam organisasi melalui penerapan model pembelajaran jigsaw. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi peran serta siswa dalam organisasi dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran jigsaw. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan hasil post test siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil post test siswa pada siklus 1 mencapai nilai rata-rata sebesar 69,69 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 43,75% dan pada siklus 2 meningkat menjadi 83,75 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 93,75%. Jadi nilai post test siswa mengalami peningkatan sebesar 14,06.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERCERITA BERPASANGAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI MATERI UNGKAPAN PERINTAH: (Penelitian Tindakan Kelas terhadap Siswa Kelas I SD Negeri Tunas Mulya Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/ 2022) Ade Herlaeni
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v6i1.1635

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi ungkapan perintah melalui penerapan model pembelajaran bercerita berpasangan di kelas I SD Negeri Tunas Mulya semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi ungkapan perintah dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran bercerita berpasangan. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan prestasi belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil test siklus 1 nilai rata-rata mencapai 68,00 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 60,00% dan hasil test pada siklus 2 nilai rata-rata meningkat menjadi 82,50 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 90,00%. Jadi prestasi belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 14,50 dari siklus 1 ke siklus 2.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI SUB TEMA LINGKUNGAN SEKITAR RUMAHKU MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT : (Penelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa Kelas I SD Negeri Cijengkol Semester Genap Tahun Pelajaran 2021/2022) Enen Herawati
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v6i1.1636

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami sub tema lingkungan sekitar rumahku melalui penerapan Model Pembelajaran Cooperative Script di kelas I SD Negeri Cijengkol semester genap tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami sub tema lingkungan sekitar rumahku dapat dilakukan dengan menerapkan Model Pembelajaran Cooperative Script. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan prestasi belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil test siklus 1 nilai rata-rata mencapai 68,95 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 55,00% dan hasil test pada siklus 2 dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 83,13 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 91,67%. Jadi prestasi belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 14,16 dari siklus 1 ke siklus 2.
PENERAPAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA : Materi Sistem Peredaran Darah Manusia pada Siswa Kelas VIII-B Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Subang Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019 Oyok Aminah Sri Nurul Janah
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jpg.v6i2.1815

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas VIII-B MTs Negeri 4 Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019 dalam pembelajaran IPA materi Sistem Peredaran Darah Manusia melalui penerapan pendekatan konstruktivisme melalui penerapan pendekatan konstruktivisme. Metode yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (class action research) dengan hasil penelitian sebagai berikut: Penerapan konstruktivisme dalam pembelajaran IPA materi sistem peredaran darah manusia, aktivitas belajar siswa sangat baik dan siswa bisa secara terlibat selama proses pembelajaran, dan menemukan hal-hal baru dalam kegiatan belajar dengan melakukan percobaan dan siswa dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Motivasi belajar siswa kelas VIII-B MTs Negeri 4 Semester Genap melalui penerapan pendekatan konstruktivisme pada pembelajaran IPA materi Sistem Peredaran Darah Manusia pada siklus I, siswa tuntas dilihat dari motivasi belajar sebanyak 13 siswa atau 65% dari 20 siswa. Siswa belum tuntas dilihat dari motivasi belajar sebanyak 7 siswa atau 35% dari 20 siswa.Pada siklus II, siswa tuntas dilihat dari aspek motivasi belajar sebanyak 19 siswa atau 95% dari 20 siswa. Siswa yang tidak tuntas 1 orang aspek motivasi belajar atau 5%. Pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran pada pembelajaran mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) materi sistem peredaran darah manusia dapat meningkatkan hasil dan ketuntasan belajar siswa. Hasil belajar siswa kelas VIII-B MTs Negeri 4 Semester Genap melalui penerapan pendekatan konstruktivisme pada pembelajaran IPA materi Sistem Peredaran Darah Manusia adalah dengan melihat nilai hasil test formatif temuan awal peningkatan nilai hasil dan ketuntasan belajar siswa padapada siklus I dan II. Pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 13 siswa atau 65,00% dari 20 siswa. Pada siklus II siswa yang tuntas sebanyak 18 siswa atau 90,00% dari 20 siswa. Direkomendasikan konstruktivisme ini sebagai pendekatan dapat diaplikasikan di kelas pembelajaran.
PENGGUNAAN MEDIA MANIPULATIF BIJI-BIJIAN DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN AKTIFITAS SISWA KELAS I SDN ROSELA INDAH SUBANG Nurjanah Nurjanah
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media manipulatif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas I SDN Rosela Indah Subang pada pemelajaran Tematik integratif. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini dalah guru dan siswa kelas I SDN Rosela Indah Subang. Siswa kelas I berjumlah 29 orang terdiri dari 11 laki-laki dan 18 perempuan. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan dokumen berupa hasi test setiap akhir siklus. Penelitian ini terbagi menjadi 2 siklus dengan 2 kali pertemuan pada setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalm aktitas guru aktifitas siswa dan hasil belajar siswa. Aktiitas guru meningkat dari 5 menjadi 95 dengan kategori sangat baik aktifitas siswa menngkat dari 75,8 menjadi 93,2. Sedangkan hasil belajar meningkat dari 72,42% menjadi 86,21% ketuntasan klasikal