cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian2011@live.com
Phone
-
Journal Mail Official
hadrian2011@live.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Human Care Journal
ISSN : 26855798     EISSN : 2528665X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2020): Human Care Journal" : 23 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Yaumi Faiza; Yuliarni Syafrita
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 1 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i1.654

Abstract

Background :The number of Dementia is increasing year by year, and it will be 3.980.000 in 2050 In Indonesia, as well as the world. Dementia can be triggered by Diabetes Mellitus type 2. Long hyperglycemia can induce beta amiloid in brain, that declines the cognitive function. Besides, some factors can influence cognitive function such as age, sex, level of education and duration of DM type 2. The aim of this study is to review the faktors that influence cognitive function of DM type 2.Methods: The study design was cross sectional, with 56 subjects.  The collective data were age, sex, level of education, duration of DM type 2,  and cognitive function which is determined by using MoCA Ina The variables associated were tested by using Chi-Square Test, and the association is significant if p<0,05.Results: From 56 research subjects,32 (57,14%) subjects are female,, high level of education is 76,79 %, and 57,14 % subjects are suffering from DM for 5-<10 years. The average MoCA Ina value was 23 + 3.47. There are 37 (66.1 %) subjects with cognitive decline. There is no significant associations between age, sex,level of education, duration of DM and cognitive function (p>0,05).
ELECTRIC CIGARETTES’S EFFECT TO THE MDA LEVELS IN BLOOD OF WISTAR RAT Etha Rambung
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 1 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i1.636

Abstract

The use of electronic cigarettes (e-cigarettes) has spread widely and increased dramatically among young people aroud the world. Variations in product design, taste, and marketing patterns increase the young people's interest in electronic cigarettes. Even many electric cigarettes are sold in shoppinng cebters and online, so they are easy to reach by teenagers. This study aims to analyze oxidative stress due to exposure to e-cigarettes by assessing the difference in blood MDA levels in the control and treatment groups. The method used is the Posttest Only Control Group Design. Thirty two male wistar rats divided into four treatments goups: K1 (SC (-), EE (-)), K2 (SC (-), EE(-)), P1 (SC(-),  EE (+) 15 times), and P2 (SC (-), EE (+) 30 times). The treatment is given for 5 minutes/ day for 50 days. Termination was carried out on the 50th day using ketamine. Intracardial blood sampling for examination of MDA levels by the TBARS method. The data obtained were tested by Kruskal Wallis with a significance of p <0.05. MDA blood levels in P2 were significantly higher than P1 (p =0,035), K2 (p =0,001) and K1 (p =0,001). This study shows that e-cigarettes can cause oxidative stress in experimental animals.
INFEKSI JAMUR PADA GERIATRI yossa tamia marisa; Roza Mulyana
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 1 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i1.615

Abstract

Elderly patients need special and thorough attention, because in elderly patients often occur more than one disease multipatologi. One of them is an infectious disease that is prone to occur in elderly patients due to decreased functional body reserve, decreased immunity, repeated hospital stays, diagnosis and therapy that is often late, decreased response to antibiotic therapy, and increased potential for side effects and interactions between drug. Fungal infections are an increasing problem in the elderly population including opportunistic fungal infections in elderly patients with immunocompromised conditions with multipatolgi disease and coincidence, post chemotherapy in malignancies, post-transplantation, or receive immunosuppressant therapy due to dermatological and rheumatological diseases.
ANALISIS EVALUASI SUMBER DAYA MANUSIA DAN KIE PADA PELAKSANAAN MANAJEMEN LAKTASI DI PUSKESMAS Vitria Melinda
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 1 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i1.805

Abstract

Manajemen laktasi bagi ibu hamil didasarkan pada  konsekuensi proses pertumbuhan dan perkembangan bayi sejak dalam kandungan sampai saat dilahirkan dan pada masa emas kehidupan awalnya. Dalam pelaksanaannya terutama dimulai pada masa kehamilan segera setelah persalinan dan pada masa menyusui selanjutnya.Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi, mendeskripsikan, menginterpretasikan dan mengevaluasi sumber daya manusia (SDM) dan KIE pada pelaksanaan manajemen laktasi di Puskesmas.Metode penelitian kualitatif, desain penelitian survey deskriptif. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Padang. Informan terdiri dari Bagian Gizi Dinas Kesehatan Kota Padang, Kepala Puskesmas, dan Pelaksana Kesehatan Ibu, Tenaga Gizi, dan Pengguna Pelayanan, pemilihan informan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam serta observasi pada saat dilapangan dipaparkan melalui matrik Triangulasi.Hasil penelitian dari evaluasi pelaksanaan manajemen laktasi di Puskesmas Kota Padang sudah dilakukan dengan maksimal dan sesuai dengan SOP tetapi masih terdapat kendala seperti kesibukan ibu bekerja, kesibukan petugas kesehatan, pengetahuan ibu, dukungan keluarga dan sikap maka pelaksanaan manajemen laktasi dari masa kehamilan, segera setelah lahir hingga masa nifas belum mencapai target. Sebagian besar pengguna pelayanan mengungkapkan bahwa pada saat ANC penjelasan KIE mengenai ASI belum sepenuhnya mereka dapatkan, tetapi pelaksanaan  IMD dan ASI Eksklusif sudah dilakukan dengan baik.            Disimpulkan bahwa program manajemen laktasi ini perlu dimaksimalkan, terutama kunjungan antenatal yang berkualitas, penyampaian KIE ASI.
PENERAPAN ATRAUMATIC CARE TERHADAP RESPON FISIOLOGIS DAN RESPON PSIKOLOGIS YANG MENGALAMI HOSPITALISASI del fatmawati; Rina Mariyana
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 1 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i1.721

Abstract

Agency for healtcare research and quality and nationwide in patient sampel (2009) menunjukkan anak usia dibawah 17 tahun yang dirawat di rumah sakit America Serikat sebanyak 6,4 juta dan sebanyak 17 % anak cemas dan nyeri saat di rawat di rumah sakit. Kondisi sakit dan masa saat dirawat di Rumah Sakit (menyebabkan stres pada anak maupun orangtua. Atraumatic care atau asuhan yang tidak menimbulkan trauma pada anak da  keluarganya  merupakan  asuhan  yang  terapeutik  karena  bertujuan  sebagai terapi bagi anak.. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan atraumatic care serta mengetahui pengalaman anak terhadap respon fisiologis dan respon psikologis yang mengalami hospitalisasi di Payakumbuh : Mixed Methods Research setelah didapatkan data kualitaif pasien lalu di nilai penerapan atraumatik care nya.. Partisipan dalam penelitian kualitatif menurut berkisar antara 10 – 30 orang partisipan. Pengambilan partisipan dalam penelitian ini diawali dengan purposive sampling. Hasil yang di peroleh terdapat 4 tema respon fisik terdiri dari Fisik Terganggu, Aktifitas Terganggu dan Tema Respon Psikologis yaitu Respon Perilaku, Respon Afektif. Setelah di peroleh data kualitatif di terapkan lah terapi untuk menurunkan respon cemas anak. Penelitian ini diharapkan dapat menerapkan perawatan atraumatic care sesuai standar operasional perawat pada anak yang mengalami hospitalisasi serta menggambarkan pengalaman anak terhadap respon fisik (nyeri, kelelahan dan gangguan tidur) dan respon psikologis (cemas dan depresi) yang dirasakan agar meningkatkan kualitas kesehatan tanpa adanya gangguan fisik dan psikologis.
ANALISIS DIMENSI KUALITAS PELAYANAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI RSSN BUKITTINGGI Erit Rovendra
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 1 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i1.577

Abstract

Kepuasan pasien adalah salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien akan terpenuhi bila pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan harapan mereka. Ektifitas pelayanan fisioterapis, waktu pemulihan, prilaku fisioterapis, lingkungan dan perawatan yang diperoleh akan mempengaruhi kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa dimensi kualitas pelayanan fisioterapi pasien BPJS rawat jalan di RSSN Bukittinggi.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Pelaksanaannya di RSSN Bukittinggi dengan informan yang terdiri dari 6 informan utama (petugas Rumah Sakit) dan 8 informan pendukung (pasien BPS). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen.Hasil penelitian didapatkan tema yang menunjukkan data yang ada pada proses (bukti fisik, kehandalan, jaminan) juga sudah baik, namun  daya tanggap dan empati pada petugas masih dirasa kurang baik sehingga mempengaruhi output yang didapat yaitu cukup puas.Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas terhadap pelayanan fisioterapi yang diberikan sudah cukup baik. Diperlukan kerjasama semua pihak untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit khususnya fisioterapi dalam memenuhi harapan pasien.
HUBUNGAN OUTCOME QUALITY, INTERACTION QUALITY, PEER-TO-PEER QUALITY , HOSPITAL BRAND IMAGE, KEPUASAN DAN LOYALITAS PASIEN Tessa Safitri; Ratni Prima Lita; Abdi Setia Putra
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 1 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i1.631

Abstract

Pada saat ini rumah sakit dihadapkan pada peningkatan persaingan dalam mempertahankan loyalitas pasien. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah rumah sakit baik pemerintah dan swasta, termasuk di Kota padang. Kunjungan berulang pasien di Semen Padang Hospital menurun jika dibandingkan dari tahun 2014 sampai dengan 2016, namun pada 2017 meningkat tapi dengan persentase yang tidak banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan outcome quality, interaction quality, peer to peer quality, hospital brand image, kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien poli rawat jalan Semen Padang Hospital. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory research dengan menggunakan pendekatan cross sectional secara kuantitatif, dengan sampel 165 orang pasien poli rawat jalan Semen Padang Hospital. metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Penelitian ini dilakukan pada April 2016 sampai Juli 2018. Analisis data dilakukan dengan teknik analisa indeks dan analisa Structural Equation Modelling- Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS 2.0 m3.Hasil penelitian menunjukkan bahwa outcome quality dan interaction quality mempengaruhi kepuasan pasien secara signifikan, namun tidak diperngaruhi signifikan oleh peer-to-peer quality. Secara keseluruhan kepuasan pasien dipengaruhi oleh outcome quality, peer-to-peer quality dan interaction quality dengan R-Square 0,45. Hospital brand image dan kepuasan pasien juga dibuktikan mempengaruhi loyalitas pasien secara signifikan dengan R-Square 0,26.
ELDERLY MISTREATMENT muhammad huki zukhrufan
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 1 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i1.617

Abstract

Elderly mistreatment atau salah perlakuan terhadap orangtua merupakan segala tindakan disengaja yang menyebabkan kerusakan atau bahaya yang serius terhadap orang lanjut usia. Salah perlakuan juga dapat didefinisikan sebagai kegagalan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan melindungi orang lanjut usia dari bahaya. Salah perlakuan ini pada umumnya disebabkan oleh care giver atau pengasuh. Salah perlakuan terhadap orang lanjut usia dapat dicurigai terkait dengan berbagai sindrom geriatri yang terjadi. Telah dilaporkan kasus salah perlakuan terhadap pasien perempuan berusia 90 tahun. Pasien datang dalam keadaan perubahan kesadaran. Kecurigaan salah perlakuan pada pasien ini karena adanya multipel sindrom geriatri pada pasien, seperti gangguan kognitif, infeksi, dan malnutrisi serta imobilisasi dengan komplikasi ulkus dekubitus  Pada pemeriksaan fisik ditemukan konjungtiva anemis, luka lecet pada daun telinga, pada auskultasi paru dijumpai ronkhi basah halus nyaring di kedua lapangan paru dan edema pada kedua tungkai serta ulkus dekubitus yang multipel. Pasien juga mengalami malnutrisi. Pada pasien dilakukan penanganan komprehensif meliputi perbaikan status gizi, pemberian antibiotika, perawatan luka ulkus dekubitus, dan konseling keluarga.Kata kunci: Elderly mistreatment, sindrom geriatri
HUBUNGAN KARAKTERISTIK STAF DAN TIM KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT TIPE B TAHUN 2015 nahrul nahrul hayat
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 1 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i1.686

Abstract

Karakteristik staf dan tim kerja yang berbeda-beda dalam menyelesaikan suatu pekerjaan akan mengalami penurunan atau peningkatan kepuasan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan karakteristik staf dan tim kerja dengan kepuasan kerja. Desian penelitin deskriptif analitik dengn pendekatan cross sectional, teknik pengambilan sampel simple random sampling dengan jumlah sampel 217 responden. Hasil penelitian. Karakteristik staf  berjenis kelamin perempuan 95%, umur >30 tahun 60%, berpendidikan vokasional 86,43%, dan lama bekerja >5 tahun 67,14%. Tim kerja sebagian besar tidak baik (kerjasama 57,86%, kepercayaan 56,43, dan kekompakan 73,57%) dan 56,42% tidak puas dengan pekerjaan. Analisa Bivariat menunjukkan hubungan yang bermakna antara kerjasama, kepercayaan, kekompakan dengan kepuasan kerja (P < 0,05). Analisa multivariat hubungan yang paling bermakna adalah  kekompakan dengan nilai OR 33,678. Manajemen Rumah Sakit diharapkan dapat menciptakan hubungan interpersonal yang baik dalam tim kerja sehingga tercipta kepuasan kerja yang tinggi.Staff Characteristics and team work vary in finishing a job to be decreased or increased job satisfaction. The aim of this study was to examine the relationship characteristics of the staff and team work and job satisfaction. Desian research is conducted with less analytic descriptive cross sectional study, the sampling technique is simple random sampling with a sample of 217 respondents. Research result. Characteristics staff 95% female, age> 30 years 60%, 86.43% vocational education, and long working> 5 years 67.14%. Most of the work team is not good (cooperation 57.86%, 56.43 belief, and compactness 73.57%) and 56.42% were not satisfied with the work. Bivariate analysis showed a significant association between co-operation, trust, teamwork and job satisfaction (P <0.05). Multivariate analysis of the most significant relationship is compactness with OR 33.678. Hospital management is expected to create good interpersonal relationships in work teams so as to create job satisfaction is high.
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDIANGIN KOTABUKITTINGGI Ainal Mardiah
HUMAN CARE JOURNAL Vol 5, No 1 (2020): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v5i1.800

Abstract

One of the highest causes of maternal death in Bukittinggi City is anemia. Mandiangin Health Center is the second highest Public Health Center with anemia, from 56 pregnant women as many as 29 pregnant women have anemia. The purpose of this study was to determine the relationship of economic status, education, employment, age, parity, and nutritional status with anemia of pregnant women in the working area of the Mandiangin Community Health Center in Bukittinggi City. This type of research is analytic descriptive with cross sectional approach. Samples amounted to 29 pregnant women, with sampling techniques with purposive sampling The results showed that there was a significant relationship between the incidence of anemia with economic status (p = 0.03), education (p = 0.02), employment (p = 0.04), age (p = 0.00), parity (p = 0.00) and nutritional status (p = 0.001). The conclusion of this study is that there is a relationship between economic status, education, employment, age, parity and nutritional status with anemia in pregnant women. It is recommended for pregnant women to be active in prenatal care so that anemia in pregnant women can be detected early

Page 1 of 3 | Total Record : 23