cover
Contact Name
Azizatul Hamidiyah
Contact Email
azizatulhamidiyah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaloksitosin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Published by Universitas Ibrahimy
ISSN : 23549653     EISSN : 25976524     DOI : -
Core Subject : Health,
Oksitosin : Jurnal Imiah Kebidanan terbit secara berkala dua kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Redaksi mengundang Akademisi, Dosen dan Praktisi menyumbangkan artikelnya, baik berupa hasil penelitian lapangan ataupun literature review sesuai dengan disiplin ilmu dan ketentuan jurnal Kami. Scope disiplin ilmu meliputi : Kebidanan, Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Masyarakat, Pelayanan Kesehatan dan Kebidanan, dan Obstetri Ginekologi.
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
KARAKTERISTIK IBU MENYUSUI DAN JENIS PERSALINAN DENGAN KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF Eniyati Eniyati; Ikha Muflikha
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 2 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.205 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i2.348

Abstract

The benefits of breastfeeding can not be replaced by any other food or drink. The success of exclusive breastfeeding influenced by several things. Besides mother and baby factor is important in giving exclusive breastfeeding. The type of delivery is one of the obstacles to exclusive breastfeeding success. The coverage of exclusive breasfeeding is still below the target of less than 80 %. A survey based on a monthly report of data from a municipal public health center that state in 2014 only 11,21 % and in 2015 only 12,91 % of infants aged 0-6 months who get breastfeeding only. This is still below the target for the national community nutrition program is 44 % and the target of province is 70 %. This research is descriptive correlation research using cross sectional approach. The population in this study were all mothers who had babies alder the 6 months to 2 years old who came at Kota Mungkid Public Health center. Sampling technique using accidental sampling counted 30 respondents. Data collection tool using checklist. There result is no correlation between age with exclusive breastfeeding success and ? value of 0.222. There is no correlation between education with exclusive ation success and ? value of 0.574. There is no correlation between parity and exclusive ation success with ? value of 0.070. There is a correlatian between work with exclusive breastfeeding success and ? value of 0.013. There is no correlation betwen the type of delivery and the success of exclusive breastfeeding with a ? value of 0.9. Keywords: Characteristic, Type of Labor, Exclusive Breastfeeding ABSTRAK Air Susu Ibu (ASI) sebagai anugerah Tuhan untuk bayi yang tidak dapat digantikan oleh makanan atau minuman apapun. Keberhasilan pemberian ASI Eksklusif dipengaruhi oleh beberapa hal. Selain itu faktor ibu dan bayi juga berperan cukup besar dalam pemberian ASI Eksklusif. Metode kelahiran bayi menjadi salah satu penghambat keberhasilan menyusui. Cakupan pemberian ASI Eksklusif masih di bawah target yaitu kurang dari 80 %. Survey berdasarkan laporan bulanan data dari Puskesmas Kota Mungkid yang menyatakan di tahun 2014 hanya 11,21 % dan tahun 2015 hanya 12,91 % bayi berusia 0 sampai 6 bulan yang mendapat ASI saja. Hal ini masih di bawah target untuk program gizi masyarakat secara nasional adalah 44 % dan target provinsi 70 %. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi berusia lebih dari 6 bulan sampai 2 tahun yang datang di Puskesmas Kota Mungkid. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 30 responden. Alat pengumpulan data menggunakan ceklist. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara umur dengan keberhasilan ASI Eksklusif dengan nilai ? sebesar 0.222. Tidak ada hubungan antara pendidikan dengan keberhasilan ASI Eksklusif dengan nilai ? sebesar 0.574. Tidak ada hubungan antara paritas dengan keberhasilan ASI Eksklusif dengan nilai ? sebesar 0.078. Ada hubungan antara pekerjaan dengan keberhasilan ASI Eksklusif dengan nilai ? sebesar 0.013.Tidak ada hubungan antara jenis persalinan dengan keberhasilan ASI Eksklusif dengan nilai ? sebesar 0936 Kata Kunci : Karakteristik, Jenis Persalinan, ASI Ekslusif
HUBUNGAN PENINGKATAN BERAT BADAN IBU HAMIL DENGAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR Retno Dewi Prisusanti; Septiana Juwita
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 2 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.253 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i2.349

Abstract

Pregnancy is the most important time mother prepares to welcome her babies so she can delivery her babies with healthy, perfect and the body weight of babies is sufficient. Pregnant need to achieve sufficient weight gain. The aim of study was find out of correlation between improvement of body weight pregnant with newborn baby of body weight. Analytical correlation design study. Sampling used to accidental sampling as many as 35 respondents were taken from inpartu mothers in RSIA Husada Bunda Malang. Collecting data with body weight of pregnant by looking at status of mother, weighing it pregnant who will delivery, questionnaires, weighing newborn babies. Analysis used to Pearson Product Moment correlation. Results of study were respondents who had a weight gain of <10 kg as many as 7 people (20%) and babies born had a weight between 2.75-3.5 kg, respondents who weighed between 10-12 kg were 17 people ( 48.6%) and babies born weigh between 2.2-3.6 kg, respondents who weigh> 12 kg are 11 people (31.4%) and babies born weigh between 2.15 -4.2 kg. The results of analysis obtained r count 0.197 <r table 0.334. The body weight pregnant was not correlated with newborn of body weight. Keywords: Body Weight, Pregnant, Newborn Baby. ABSTRAK Kehamilan merupakan waktu terpenting ibu mempersiapkan diri menyambut kelahiran bayinya sehingga ibu dapat melahirkan bayi sehat, sempurna dan berat badan bayi baru lahir cukup. Ibu hamil perlu mencapai kenaikan berat badan yang cukup. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan peningkatan berat badan ibu hamil dengan berat badan bayi baru lahir. Desain penelitian analitik korelasi. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 35 responden diambil dari ibu inpartu di RSIA Husada Bunda Malang. Pengumpulan data dengan penimbangan berat badan ibu sebelum hamil dengan melihat status ibu, penimbangan berat badan ibu hamil yang akan melahirkan, angket, penimbangan berat badan bayi baru lahir. Analisa data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian yaitu responden yang memiliki peningkatan berat badan < 10 kg sebanyak 7 orang (20%) dan bayi yang dilahirkan memiliki berat badan antara 2,75-3,5 kg, responden yang memiliki berat badan antara 10-12 kg sebanyak 17 orang (48,6%) dan bayi yang dilahirkan memiliki berat badan antara 2,2-3,6 kg, responden yang memiliki berat badan > 12 kg sebanyak 11 orang (31,4%) dan bayi yang dilahirkan memiliki berat badan antara 2,15-4,2 kg. Hasil analisa didapatkan r hitung 0,197 < r tabel 0,334. Peningkatan berat badan ibu hamil tidak ada hubungan dengan berat badan bayi baru lahir. Kata Kunci: Berat Badan, Ibu Hamil, Bayi Baru Lahir.
PENGARUH SUSU KEDELEI TERHADAP PENURUNAN NYERI PINGGANG PADA IBU PRA MENOPAUSE Neny Yuli Susanti; Eliyawati Eliyawati
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 2 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.664 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i2.350

Abstract

Climacteric period especially in menopause is a definite time in the life of a woman. There are many physical and psychological changes that occur in a woman in those days, as a result of decreased estrogen in the body. One of the things that happens is the loss of bone mass so that the estimated prevalence of osteoporosis or bone loss increases. This occurs after a woman has menopause, because at that time the hormone estrogen production is low. The purpose of this study Analyzing the influence of soybean milk on decreased waist pain in pre menopausal women. This research used Quasi Experimental method with research design pre test-post test control group design. The population in this study was pre-menopausal women aged 40-50 years who experienced low back pain. Quota of sample of sample was 20 sample as experiment group and 20 sample as control group so total sample count was 40 people. The result of the research showed no effect on low back pain due to many factors that accompany the woman pre manoupouse that is accompanying disease factor such as uric acid and diabetus militus, job factor which demanded many respondent sitting and standing based on table in chapter V got result that most of the respondents work as teachers and traders 55% other than that the activity at home also affect the reponden like daily household work.data said that most respondents have many children / multipara of 75%, so the provision of soy milk no effect to the respondent. Keywords: Soy bean, Low Back Pain ABSTRAK Masa klimakterium merupakan masa transisi menuju menopause. Terjadi banyak perubahan fisik maupun psikis yang terjadi pada seorang wanita di masa itu, sebagai akibat berkurangnya estrogen dalam tubuh. Salah satu hal yang terjadi adalah kehilangan massa tulang sehingga diperkirakan prevalensi terjadinya osteoporosis atau pengeroposan tulang meningkat. Hal ini terjadi setelah wanita mengalami menopause, karena pada waktu itu produksi hormon estrogennya rendah. Tujuan penelitian ini Menganalisis pengaruh susu kedelei terhadap penurunan nyeri pinggang pada wanita pra menopause. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan rancangan penelitian pre test-post test control group design. Populasi pada penelitian ini adalah wanita pra menopause umur 40-50 tahun yang mengalami nyeri pinggang. Quota sampel penelitian sejumlah20 orang sampel sebagai kelompok eksperimen dan 20 orang sampel sebagai kelompok kontrol sehingga jumlah total sampel sebanyak 40 orang. Hasil dari peneltian ternyata tidak ada pengaruhnya terhadap nyeri pinggang dikarenakan banyak faktor-faktor yang menyertai pada wanita pre manoupouse yaitu faktor penyakit yang menyertai seperti asam urat dan diabetus militus,faktor pekerjaan yang menuntut responden banyak duduk dan berdiri berdasarkan tabel pada bab V didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden bekerja sebagai guru dan pedagang 55 % selain itu aktivitas dirumah juga mempengaruhi reponden seperti pekerjaan rumah tangga sehari-hari.data menyebutkan bahwa sebagian besar responden memiliki banyak anak / multipara sebesar 75 %, sehingga pemberian susu kedelai tidak ada pengaruhnya kepada responden. Kata kunci : Susu Kedelei, Nyeri Pinggang (Low Back Pain)
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN SIRUP JAHE EMPRIT TERHADAP PENURUNAN KELUHAN EMESIS GRAVIDARUM Lia Fitria
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 2 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.903 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i2.351

Abstract

Common complaints that occur in pregnant women aged 0-12 weeks is Emesis Gravidarum. The cause of emesis is the increase of estrogen and progesterone hormone produced by HCG. Treatment of nausea and vomiting can be done with medication and non-pharmacology therapy. One of the recommended non-pharmacological treatments is ginger. Ginger class of rhizoma, family Zingiberaceae. Ginger contains chemical compounds such as gingerols, shogaols, bisapolene, zingiberene, zingiberol, sesquiphellandrene, essential oils and resins. The design of this research using quasi experiment with research design that is Non-Equivalent control Group. Sampling with Quota sampling with 20 pregnant women aged 0-12 weeks old with emesis gravidarum 10 for intervention group (ginger syrup) and 10 control groups (sugar water). Ginger syrup given for 4 days twice daily. The result of statistic test using Mann Whitney between ginger syrup and sugar water was statistically significant with p = 0.0005 (p<0,05), which means that drinking of ginger syrup is better than sugar water. Conclusion there was influence of ginger syrup beverage to decrease emesis gravidarum complaints. Keywords : Ginger syrup, Emesis Gravidarum. ABSTRAK Keluhan umum yang terjadi pada wanita hamil usia 0–12 minggu adalah Emesis Gravidarum. Penyebab emesis yaitu meningkatnya hormon estrogen dan progesteron yang di produksi oleh HCG. Penanganan mual muntahbisa dengan terapi obat-obatan dan non-farmakologi. Salah satu terapi non-farmakologi yang direkomendasikan adalah jahe. Jahe golongan rhizoma, family Zingiberaceae. Jahe memiliki kandungan senyawa kimiawi yaitu gingerols, shogaols, bisapolene, zingiberene, zingiberol, sesquiphellandrene, minyak atsiri dan resin. Desain penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan rancangan penelitian yaitu Non-Equivalent control Group. Pengambilan sampelsecara Quota sampling dengan sampel sebanyak 20 wanita hamil usia 0-12 minggu yang mengalami emesis gravidarum yaitu 10 untuk kelompok intervensi (sirup jahe) dan 10 kelompok kontrol (air gula). Sirup jahe diberikan selama 4 hari sebanyak 2x sehari. Hasil penelitian uji statistik menggunakan Mann Whitney antara pemberian sirup jahe dan air gula secara statistik bermakna dengan nilai p=0,0005(p<0,05) yang artinya pemberian minuman sirup jahe lebih baik daripada pemberian air gula. Simpulan terdapat pengaruh pemberian minuman sirup jahe terhadap penurunan keluhan emesis gravidarum. Kata kunci : Sirup Jahe Emprit (Zingiber officinale rosc), Emesis Gravidarum.
PENINGKATAN PERILAKU PENATALAKSANAAN ANEMIA REMAJA PUTRI MELALUI PEER GROUP SHARING Debbiyatus Sofia; Supratiknyo Supratiknyo
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 2 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.193 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i2.352

Abstract

Anemia is the condition of the body when the hemoglobin level is <12 g / dL. The risk of anemia adolescent is ten times greater than that of young men because they experience menstruation so they need more iron supply. The aim of this study was to find out how to improve the behavior of anemia management for young women through peer group sharing. The study used a quasi method non equivalent pretest-posttest with control group design. The study sample consisted of 61 people. Data were analyzed using the T-test and p value = 0,000 and an increase in the average behavior value of 4.17 so that peer group sharing was able to improve the behavior of adolescent anemia management. Adolescence is a period of social change, namely the increasing influence of peers so that peer education is the right means that can influence adolescent behavior. Keywords: Adolescent Behavior, Anemia, Peer Group Sharing ABSTRAK Anemia adalah kondisi tubuh saat kadar hemoglobin <12 g/dL. Risiko anemia remaja putri sepuluh kali lebih besar dibandingkan remaja putra karena mengalami mentruasi sehingga perlu suplai zat besi lebih banyak. Penelitian bertujuan mengetahui peningkatan perilaku penatalaksanaan anemia remaja putri melalui peer group sharing. Penelitian menggunakan metode quasi experiment design non equivalent pretest-postest with control group. Sampel penelitian berjumlah 61 orang. Data dianalisa menggunakan Uji T dan p value = 0,000 serta peningkatan rata-rata nilai perilaku sebesar 4,17 sehingga peer group sharing mampu meningkatkan perilaku penatalaksanaan anemia remaja. Remaja adalah sebuah periode perubahan sosial yakni meningkatnya pengaruh teman sebaya sehingga pendidikan teman sebaya merupakan sarana tepat yang bisa mempengaruhi perilaku remaja. Kata kunci: Perilaku Remaja, Anemia, Peer Group Sharing
KUALITAS ANTENATAL CARE DENGAN KEPUASAN IBU HAMIL Azizatul Hamidiyah; Nur Hidayati
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 2 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.219 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i2.353

Abstract

One of the efforts to improve health of pregnant women is ensure that pregnant women routinely carry out antenatal care. The motivation of pregnant women to carry out routine pregnancy checks needs to be balanced with quality Antenatal Care (ANC) so that pregnant women are satisfied and motivated to make the next visit. The results of Banyuputih Public Health Center reported for the past three years showed that K4 visits have decreased. Especially in 2016 to 2017, from 106% to 68%. So it is important to do research quality of ANC with satisfaction. The purpose of this study was to determine the relationship between the quality of ANC services and the satisfaction of pregnant women in Banyuputih Public Health Center in Situbondo District in 2018. This research method was quantitative with cross sectional design. The population in this study were pregnant women who had performed ANC services at Banyuputih Health Center during 2018. The sample in this study were 61 people. Data collection was done using primary and secondary data. This research instrument was a questionnaire using a Likert scale. Data analysis was performed using chi square test. The results showed that there was a relationship between service quality, dimensions of Reliability (0,000), Responsiveness (0,007), Assurance (0,016), Emphaty (0,001) and Tangible (0,016) with patient satisfaction Keywords : Quality, Antenatal Care, Satisfaction ABSTRAK Salah satu upaya peningkatan derajat kesehatan ibu hamil adalah dengan memastikan ibu hamil rutin melakukan pemeriksaan kehamilan. Motivasi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin perlu diimbangi dengan pelayanan Antenatal Care (ANC) yang berkualitas agar ibu hamil puas dan termotivasi untuk melakukan kunjungan berikutnya. Hasil laporan Puskesmas Banyuputih selama tiga tahun terakhir menunjukkan kunjungan K4 mengalami penurunan. Khususnya pada tahun 2016 ke 2017 yaitu dari 106% menjadi 68%. Sehingga penting dilakukan penelitian tentang kualitas pelayanan ANC dengan kepuasan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan ANC dengan kepuasan ibu hamil di Puskesmas Banyuputih Kabupaten Situbondo Tahun 2018. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang telah melakukan pelayanan ANC di Puskesmas Banyuputih selama tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan data primer dan sekunder. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner menggunakan skala likert. Analisi data dilakukan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara kualitas pelayanan yaitu dimensi Reliability (0,000), Responsiveness (0,007), asssurance (0,016), Emphaty (0,001) dan Tangible (0,016) dengan kepuasan pasien. Kata kunci : Kualitas, Antenatal Care, Kepuasan
FREKUENSI PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL DAN KEMANDIRIAN PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN Astik Umiyah; Shovi Lukitasari
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.465 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i1.354

Abstract

Golden age or golden period is the term for children aged 0-5 years. At this time almost all have time used to play because playing is fun activity and inherent needs for every children. Before appeared gadget as new game alternative media for children, children have been know about traditional games, but appeared gadget, children more often used gadget to play new games in gadget. This has a negative impact on the optimization of children. This research aims was to understand the influence of the frequency of gadgets use on social development and independence children aged 3 to 5 years. The research design was used cross sectional. Population in this study amount 175 children, with sample amount 63 children were taken used simple random sampling . From the data that has been tested using spearman rank obtained the ? value = 0.48 > 0,05, then H0 is received . So that there isn’n influence of frequence of gadgets use on social development and independence in children aged 3 to 5 years. Keywords : Golden Age , Gadgets, Development. ABSTRAK Golden age atau periode emas merupakan istilah bagi anak berusia 0-5 tahun. Pada masa ini hampir seluruh waktu yang dimiliki digunakan untuk bermain, karena bermain merupakan suatu aktivitas menyenangkan serta kebutuhan yang sudah melekat pada setiap anak. Permainan tradisional lebih dulu dikenal sebelum adanya gadget, yang sekarang gadget menjadi permainan alternative pada era saat ini. Keberadaan gadget, menjadikan ketertarikan anak menikmati sensasi permainan baru di dalam gadget. Hal ini menghambat optimalisasi anak. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh penggunaan frekuensi gadget terhadap perkembangan sosial dan kemandirian pada anak usia 3-5 tahun. Penelitian ini menggunakan desain cross secsional. Populasi sebanyak 175 anak, dengan sampel sebanyak 63 anak dengan tehnik menggunakan simple random sampling. Data setelah diuji menggunakan spearman rank diperoleh nilai ? value = 0.48 > 0,05 maka H0 diterima, sehinnga tidak terdapat pengaruh penggunaan frekuensi gadget terhadap perkembangan sosial dan kemandirian pada anak usia 3-5 tahun. Kata kunci : Golden Age, Gadget, Perkembangan.
TINGKAT KELUHAN BERDASARKAN MENOPAUSE RATING SCALE PADA IBU MENOPAUSE Dewi Zolekhah; Nur Rahmawati Sholihah
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.515 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i1.355

Abstract

At the birth, a woman has around 1,500,000 follicles in the ovarium. Due to the age factor or certain condition, quality and quantity of follicles decrease, so the ovulation is stopped and there is no ovulation and menstruation anymore. If this keeps happening for 12 months, the menopause will happen. In this case, there will be a worry about the change in the body function, so there were many complaints and women feel that they are not beautiful anymore. Purpose of Research: This research aims to see level of complaints based on Menopause Rating Scale (MRS) in menopause women in Sanggrahan Village, Local Citizen Council 09, Banyuraden, Sleman, Yogyakarta. The research design used descriptive survey. The sample technique used total sampling, with 30 respondents. The research showed that most of the menopause women had experience mild symptoms, such as psychological complaints in form of vaginal dryness (dry or burning sensation on the vagina, difficulty in sexual intercourse) amount 24 respondents (80%). Keywords: Complaint, Menopause Rating Scale, Menopause ABSTRAK Pada saat lahir, seorang wanita memiliki lebih kurang 1.500.000 folikel di dalam rahim.. Seiring dengan bertambahnya usia atau karena suatu kondisi tertentu akan menyebabkan terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas folikel sehingga ovulasi terhenti dan tidak terjadi ovulasi serta tidak terjadi lagi menstruasi. Apabila hal ini terus berlangsung selama 12 bulan maka terjadilah menopause. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keluhan berdasarkan Menopause Rating Scale (MRS) pada ibu menopause di Desa Sanggrahan RW.09, Banyuraden, Sleman, Yogyakarta. Desain penelitian menggunakan survey deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar wanita menopause mengalami gejala ringan pada keluhan psikologis berupa kering pada vagina (rasa kering atau terbakar pada vagina, sulit dalam berhubungan intim) sebanyak 24 responden (80%). Kata Kunci : Keluhan, Menopause Rating Scale, Menopause
KORELASI PENDIDIKAN DAN UMUR DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG ASI EKSKLUSIF Eva Putriningrum; Nurul Khasanah
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.942 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i1.356

Abstract

The exclusive breast milk is feed baby only with the breast milk until the age of six months without any additional liquid or food. The scope of exclusive breast milk in Yogyakarta does not reach the expected rate amount 80%, one of them was in Public Health Centre of Kota Gede I. Low rate success of exclusive breast milk feeding was affected by many factors, such as lack of information regarding breast milk and misunderstanding of information about breast milk. This research aims to analyze the correlation between education and age, with knowledge of pregnant women at third trimester about exclusive breast milk in Public Health Centre of Kota Gede I, Yogyakarta. The design of this research used analytic survey with a Cross-Sectional design and 30 pregnant women at third trimester as samples, with the saturated sampling technique. The statistical test used Chi-Square Test. This research showed that there is a correlation between education and knowledge with p-value of 0,019 and odd ratio value of 9,33; there is a correlation between age and knowledge with p-value of 0,004 and odd ratio value of 20,0. It can be concluded that there is a correlation between education and age, with knowledge about exclusive breast milk. Keywords: Education, Age, Knowledge, Exclusive Breast Milk ABSTRAK ASI eksklusif merupakan pemberian ASI saja pada bayi sampai usia enam bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lainnya. Cakupan ASI eksklusif di Kota Yogyakarta belum mencapai angka yang diharapkan yaitu 80%, salah satunya adalah di Puskesmas Kotagede I. Rendahnya cakupan keberhasilan pemberian ASI eksklusif dipengaruhi banyak hal, salah satunya adalah kurangnya informasi mengenai ASI atau salah dalam memahami informasi mengenai ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis korelasi antara pendidikan dan umur, dengan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang ASI eksklusif di Puskesmas Kota Gede I Yogyakarta. Desain penelitian ini menggunakan survey analitik dengan rancangan Cross Sectional, dengan sampel 30 ibu hamil Trimester III dan menggunakan teknik sampling jenuh. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi antara pendidikan dengan pengetahuan dengan nilai p sebesar 0,019 dan nilai odd ratio sebesar 9,33, dan terdapat korelasi antara umur dengan pengetahuan dengan nilai p sebesar 0,004 dan nilai odd ratio sebesar 20,0. Dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara pendidikan dan umur, dengan pengetahuan tentang ASI eksklusif. Kata Kunci : Pendidikan, Umur, Pengetahuan, ASI Eksklusif.
KORELASI ANTARA PENDIDIKAN DAN UMUR DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA Ristiana Eka Ariningtyas; Titin Hardianti
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.572 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i1.357

Abstract

Low consumption of Fe tablets in pregnant wome is the cause of anemia prevalence in Yogyakarta City. Sleman regency is the district with the highest Fe cell coverage rate among other districts. Godean II Community Health Centers, recorded the highest incidence of maternal anemia was 25,81%. Examination of hemoglobin (Hb) in 217 pregnant women, the result is 86 anemia pregnant women. The design of this study used Analytical Survey with Cross Sectional, sample amounted 30 pregnant women used saturated sampling technique, statistic test used Chi Square. The results of the study can be concluded that there was a correlation between education and knowledge of pregnant mothers about Anemia in Godean II Community Health Centers, Sleman Regency with p-value of 0,019 and odd ratio value of 9,33. There was correlation between age with knowledge of pregnant woman about Anemia Godean II Community Health Center, Sleman Regency with p-value equal to 0,004 and odd ratio value 20,0. Keywords: Knowledge, Pregnant Women, Anemia ABSTRAK Konsumsi tablet Fe yang rendah pada ibu hamil menjadi penyebab tingginya prevalensi anemia di Kota Yogyakarta. Cakupan tablet Fe tertinggi ada di Kabupaten Sleman dibndingkan dengan kabupaten lainnya. Kasus anemia ibu hamil sebesar 25,81% yang tercatat di Puskesmas Godean II wilayah Kabupaten Sleman, dan merupakan kasus tertinggi. Pemeriksan hemoglobin (Hb) pada 217 ibu hamil, didapatkan hasil 86 ibu hamil anemia. Penelitian ini menggunakan Survei Analitik dengan rancanagan Cross Sectional, sampel berjumlah 30 ibu hamil, diambil dengan teknik sampling jenuh, uji statistik dengan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada korelasi antara pendidikan dengan pengetahuan ibu hamil tentang Anemia ditunukkan dengan nilai p sebesar 0,019 dan nilai odd ratio sebesar 9,33. Korelasi antara umur dengan pengetahuan ibu hamil tentang anemia di Puskesmas Godean II, Kabupaten Sleman dengan nilai p sebesar 0,004 dan nilai odd ratio sebesar 20,0. Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu Hamil, Anemia

Page 2 of 18 | Total Record : 176