cover
Contact Name
Azizatul Hamidiyah
Contact Email
azizatulhamidiyah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaloksitosin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Published by Universitas Ibrahimy
ISSN : 23549653     EISSN : 25976524     DOI : -
Core Subject : Health,
Oksitosin : Jurnal Imiah Kebidanan terbit secara berkala dua kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Redaksi mengundang Akademisi, Dosen dan Praktisi menyumbangkan artikelnya, baik berupa hasil penelitian lapangan ataupun literature review sesuai dengan disiplin ilmu dan ketentuan jurnal Kami. Scope disiplin ilmu meliputi : Kebidanan, Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Masyarakat, Pelayanan Kesehatan dan Kebidanan, dan Obstetri Ginekologi.
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
ANALISIS POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KETERLAMBATAN BICARA PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN Miftakhur oksitosinRohmah; Nita Dwi Astikasari; Iriyanti Weto
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.594 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i1.358

Abstract

Child development is an increasing skill for structure and function of the more complex body in an orderly and predictable pattern, as a result of the maturation process, involving the process of differentiation of the body's cells, tissues, organs and organ systems develop in such a way that each can fulfill its function. One aspect of development that needs attention is language development and speech. Speech and language disorders are one of the most common problems in children. Purpose of this study was to analize of parenting parents to speech delay in children aged 3-5 years. Design of this study was observational analytic with cross sectional approach. Population of this study all parents of children aged 3-5 years, with Simple Random Sampling technique obtained a sample of 32 respondents. Data analysis using Chi Square test. The results showed almost half of the respondents had a parenting pattern in the permissive category, which was 15 respondents (46.9%) and most of the respondents had speech delay in the category of suspected late talk, ie 20 respondents (62.5%). Result analysis using Chi Square test shows p-value = 0,025 <a= 0,05, so H0 is rejected and H1 accepted which means there was relation of parenting pattern to speech delay in children aged 3-5 years. Keywords: Parenting, Speech Delay, Children Age 3-5 Years ABSTRAK Perkembangan anak merupakan bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari proses pematangan, menyangkut adanya proses diferensiasi dari sel-sel tubuh, jaringan tubuh, organ-organ dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya . Salah satu aspek perkembangan yang memerlukan perhatian adalah perkembangan bahasa dan bicara. Gangguan bicara dan bahasa merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada anak-anak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan keterlambatan bicara pada anak usia 3-5 tahun. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh orang tua anak usia 3-5 tahun, dengan teknik Simple Random Sampling diperoleh sampel 32 responden. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah responden memiliki pola asuh dalam kategori permisif, yaitu 15 responden (46,9%) dan sebagian besar responden memiliki keterlambatan bicara dalam kategori dicurigai terlambat bicara, yaitu 20 responden (62,5%). Hasil analisa menggunakan uji Chi Square menunjukkan nilai p-value = 0,025 <a = 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada hubungan pola asuh orang tua terhadap keterlambatan bicara pada anak usia 3-5 tahun. Kata Kunci: Pola Asuh, Keterlambatan Bicara, Anak Usia 3-5 Tahun
MANFAAT BERENANG DAN TERAPI AIR PADA PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BAYI & BALITA Ervin Rufaindah
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.722 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i1.359

Abstract

Growth and development has increased rapidly at an early age, ie from 0-5 years. The period of child development during infancy is a basic growth that will influence and determine the development of language skills, creativity, social awareness, emotional and intelligence that goes quickly and is the foundation of the next development. As many as 16% of children under five in Indonesia experience developmental disorders, both smooth and rough motor development, hearing loss, lack of intelligence and delays. The method used was literature review study which includes systematic search of computerized database: EBSCOHOST, Google Scholar and Pubmed in the form of research journal totaling 10 journals published since 2010-2014. 10 journals using quantitative methods. This literature study tried to explain about the activities in the water such as swimming and water therapy for the growth and development of infants. The result showed that swimming or other aquatic activities can improve gross motor skills, fine motor skills and language skills in toddlers. Swimming and water therapy in toddler can be beneficial to support the growth and development of baby and toddler. Keywords : Swimming, Water Therapy, Growth And Development, Baby And Toddler ABSTRAK Pertumbuhan dan perkembangan mengalami peningkatan yang pesat pada usia dini, yaitu dari 0-5 tahun. Periode tumbuh kembang anak pada masa balita merupakan pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan kemampuan berbahasa, kreatifitas, kesadaran sosial, emosional dan intelegensia yang berjalan dengan cepat serta merupakan landasan perkembangan berikutnya. Sebanyak 16% balita di Indonesia mengalami gangguan perkembangan, baik perkembangan motorik halus dan kasar, gangguan pendengaran, kecerdasan kurang dan keterlambatan. Metode yang digunakan adalah studi tinjauan literatur (literature review) meliputi studi pencarian sistematis database terkomputerisasi: EBSCOHOST, Google Scholar dan Pubmed dalam bentuk jurnal penelitian berjumlah 10 jurnal yang diterbitkan sejak tahun 2010-2014. 10 jurnal menggunakan metode kuantitatif. Studi literatur ini mencoba memaparkan tentang aktifitas di air seperti berenang dan terapi air untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi balita. Hasil mneunjukkan berenang atau aktifitas air lainnya dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar, motorik halus dan kemampuan bahasa pada balita. Berenang dan terapi air pada balita dapat bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita. Kata Kunci: Berenang, Terapi Air, Pertumbuhan Dan Perkembangan, Bayi Dan Balita
DUKUNGAN AYAH DALAM PEMBERIAN AIR SUSU IBU Dewi Andariya Ningsih
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.032 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i1.360

Abstract

Breastfeeding is a natural process to provide the best food in starting a newborn's life. A positive attitude of mothers in playing their primary role in determining the decision to breastfeed and the duration of exclusive breastfeeding is also supported by the importance of the role of Father has been proven in breastfeeding.This study is a literature review (Literature Review) that tries to analyze about the father's milk. Sources for conducting this literature review include a systematic search for a computerized database (Jurnal Oksitosin, Lancet, Journal of Human Lactation, Irish medical journal, Breastfeeding Medicine, Maternal & Child Nutrition, British Journal of Midwifery, Health Promotion International, International Breastfeeding Journal, International Breastfeeding Journal, Indian Pediatrics). Based on some journals there are 5 parts of the study of this article was Knowledge of breast milk, positive attitude to breastfeeding, involvement in decision making process, Practical Support and Emotional Support. Father's role has proven to be an important factor in the mother's decision to start and continue breastfeeding her baby. But the role of Father in that case was rarely done and although the role of Father in decision making is secondary to a mother in terms of breastfeeding, the practical and emotional support given by a father greatly contributes to the success of the exclusive breastfeeding process. Keywords: Breast Milk, Father Support, Breastfeeding ABSTRAK Menyusui adalah proses alamiah untuk memberikan makanan terbaik dalam mengawali kehidupan bayi baru lahir. Sikap positif ibu dalam memainkan peran utamanya dalam menentukan keputusan untuk menyusui dan durasi dalam memberikan ASI ekslusif juga didukung oleh pentingnya peran Ayah telah terbukti dalam pemberian ASI. Studi ini yakni merupakan tinjauan literatur (Literature Review) yang mencoba menganalisis tentang Ayah ASI. Sumber untuk melakukan tinjauan literatur ini meliputi pencarian sistematis database terkomputerisasi (Jurnal Oksitosin, Lancet, Journal of Human Lactation, Irish medical journal, Breastfeeding Medicine, Maternal & Child Nutrition, British Journal of Midwifery, Health Promotion International, International Breastfeeding Journal, International Breastfeeding Journal, Indian Pediatrics). Berdasarkan beberapa jurnal terdapat 5 bagian dari kajian artikel ini yaitu Pengetahuan tentang ASI, Sikap positif untuk menyusui, Keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan, Dukungan Praktis dan Dukungan emosional. Peran Ayah telah terbukti menjadi faktor penting dalam keputusan ibu memulai dan terus menyusui bayinya. Tetapi peran Ayah dalam hal tersebut masih jarang dilakukan dan meskipun peran Ayah dalam pengambilan keputusan bersifat sekunder bagi seorang ibu dalam hal menyusui, dukungan praktis dan emosional yang diberikan seorang Ayah sangat membantu suksesnya proses menyusui secara ekslusif. Kata kunci : ASI, Dukungan Ayah, Menyusui
INTENSITAS NYERI DISMENORHEA PRIMER SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN TERAPI SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE Azizatul Hamidiyah; Fevi Mila Nur Jannah
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2018): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.168 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v5i1.361

Abstract

Spiritual Emosional Freedom Technique is a non pharmacologic therapy to decrease woman menstruation pain. Based on prelimenery study about dysmenorrhea which did in ten Ibrahimy midwifery academy students showed that amount 4 people (40%) had low pain 2, people (20%) had middle pain, and found 4 people (40%) had not dysmenorrhea every month. The objective of this research was to know difference primary dysmenorrhea pain intensity before and after SEFT therapy for Ibrahimy midwifery academy student of sukorejo situbondo year 2017. Design of this research used pre-experimental. The population in this research were ibrahimy midwifery academy students who had dysmenorrhea and menstruation experienced in the third week of August 2017, amounts 21 people. Sample of this research used total sampling. Data was collected using questionnaires and checklist. Data analyzed using Wilcoxon Signed Rink Test with maximum level a = 0.05, the result showed that the p < a was 0,000 then H0 rejected, it mean there was differences primary dysmenorrhea pain before and after SEFT therapy. Keywords: Dysmenorrhea, Spiritual Emosional Freedom Technique, Pain Scale ABSTRAK Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) adalah tindakan non farmakologis yang memiliki manfaat untuk mengurangi nyeri haid pada wanita. Berdasarkan studi pendahuluan tentang dismenorhea yang dilakukan pada 10 Mahasiswa Akbid Ibrahimy didapatkan sebanyak 4 orang (40%) mengalami nyeri ringan, 2 orang (20%) mengalami nyeri sedang, dan sisanya tidak mengalami dismenorhea setiap bulan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan intensitas nyeri dismenorhea primer sebelum dan sesudah dilakukan terapi SEFT Pada Mahasiswa Akbid Ibrahimy Sukorejo Situbondo Tahun 2017. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-experimental. Populasi penelitian ini adalah Mahasiswa Akbid Ibrahimy yang dismenorhea dan menstruasi pada minggu ketiga pada bulan Agustus 2017, sebanyak 21 orang. sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan checklist. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rink Test dengan tingkat kemaksimalan a = 0,05. Hasil uji menunjukkan p < a yaitu 0,000 maka H0 ditolak, artinya ada perbedaan intensitas nyeri dismenorhea primer sebelum dan sesudah dilakukan terapi SEFT . Kata kunci : Dismenorhea, Spiritual Emotional Freedom Technique, Skala Nyeri
CONTINUITY OF CARE KEBIDANAN Dewi Andariya Ningsih
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2017): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.925 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v4i2.362

Abstract

Continuity Of Care in obstetric care is a service through a continuous service model for women throughout pregnancy, birth and post partum. Because all women are at risk of complications during prenatal, natal and post natal periods. The problems that often arise with the existence of negative experiences in women due to lack of quality interaction between midwives and women. This literature study aims to determine the role of continuity of care in midwifery facilities. This study is a literature review (Literature Review) about the continuity of care midwifery service. Sources for conducting this literature review include a systematic search of a computerized database (International Journal of Integrated Care, BMC, BJOG, Midwifery, Lancet, Scand J Caring Sci, Journal of Health Science, Nurse Education in Practice) form a journal of research totaling 16 journals. The literature search strategy by entering the keys: Continuity of care midwifery, Experienced Continuity of Care, Effects of Continuity Care, using research with 2010-2015 issue, selecting journal in accordance with the problem, looking for literature that essentially as a material of triagulation or comparability. Writing this scientific article using harvard style bibliography writing. Continuity of care services contribute to the improvement of quality and safety at the time of Partus. Women receiving such services are more likely to receive effective services, more efficient experiences, better quality clinical outcomes and some evidence to improve access to services that are difficult to achieve and more useful coordination. Keywords: Continuity of Care, Midwifery ABSTRAK Continuity of Care dalam pelayanan kebidanan merupakan layanan melalui model pelayanan berkelanjutan pada perempuan sepanjang masa kehamilan, kelahiran serta masa post partum. Karena semua perempuan berisiko terjadinya komplikasi selama masa prenatal, natal dan post natal. Permasalahan yang sering timbul dengan adanya pengalaman negatif pada perempuan karena kurangnya kualitas interaksi antara bidan dengan perempuan. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui peranan continuity of care dalam fasilitas kebidanan. Studi ini merupakan suatu kajian literatur (Literature Review) tentang servis continuity of care kebidanan. Sumber untuk melakukan tinjauan literatur ini meliputi studi pencarian sistematis database terkomputerisasi (International Journal of Integrated Care, BMC, BJOG, Midwifery, Lancet, Scand J Caring Sci, Health Science Journal, Nurse Education in Practice) bentuk jurnal penelitian yang berjumlah 16 jurnal. Strategi pencarian literatur dengan memasukkan kunci : Continuity of care midwifery, Experienced Continuity of Care, Effects of Continuity Care, menggunakan penelitian dengan tahun terbitan 2010-2015, memilih jurnal sesuai dengan permasalahan, mencari literatur yang secara esensi sebagai bahan triagulasi atau komparatif. Penulisan artikel ilmiah ini menggunakan penulisan bibliografi harvard style. Pelayanan kebidananan secara continuity of care berkontribusi pada peningkatan kualitas dan keselamatan pada saat partus. Perempuan yang mendapatkan pelayanan tersebut lebih cenderung menerima pelayanan yang efektif, pengalaman yang lebih efisien, hasil klinis yang lebih bermutu dan beberapa bukti dapat meningkatkan akses pelayanan yang sulit dicapai serta koordinasi yang lebih bermanfaat. Kata kunci : Continuity of Care, Kebidanan
PERBEDAAN KEJADIAN KONSTIPASI PADA BAYI USIA 0-6 BULAN YANG ASI EKSLUSIF DAN NON EKSLUSIF Juni Setiawan
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2017): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.349 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v4i2.363

Abstract

Exclusive breastfeeding is the best food for babies. Breastfeeding will prevent malnutrition because breastfeeding contains the nutrients the baby needs properly, is easy to use efficiently by the baby's body and protects the baby against infection. Therefore, the immune substances contained in breastfeeding are very useful. Breastfeeding is a complex solution containing carbohydrates, fats, and proteins (Suradi, 2010). The purpose of this study was to determine the difference of constipation occurrence in infants aged 0-6 months exclusive breastfeeding and not exclusive breastfeeding in Sumberwaru Village Banyuputih District Situbondo Regency in 2016. This research was an analytical study using Fisher's Exact Tests. Population in this study were all mothers, especially mothers who have infants aged 0-6 months exclusively breastfed and not exclusive breastfeeding in Sumberwaru Village Banyuputih District Situbondo Regency in 2016 as many as 50 people, and the sample in this study as many as 50 respondents. The results of this study indicated that respondents who were given exclusive breastfeeding as much as 16 respondents 32% of 50 respondents, and not exclusive breastfeeding as many as 34 babies 68%, whereas babies who are not exclusive breastfeeding and constipation occurred as many as 34 respondents 68%. the results of the test obtained "Pvalue = 0,000 (<α = 0.05)" which means there is a difference of constipation case in infants aged 0-6 months of exclusive and non Exclusive breastfeeding. Keywords : Constipation, Exclusive Breastfeeding, Baby age 0-6 Months ABSTRAK ASI Ekslusif adalah makanan terbaik untuk bayi. ASI akan mencegah malnutrisi karena ASI mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan bayi dengan tepat, mudah digunakan secara efisien oleh tubuh bayi dan melindungi bayi terhadap infeksi. Oleh karena itu zat kekebalan yang terkandung dalam ASI sangat berguna. ASI merupakan larutan kompleks yang mengandung karbohidrat, lemak, dan protein (Suradi, 2010). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kejadian konstipasi pada bayi usia 0-6 bulan yang ASI Ekslusif dan yang tidak ASI Ekslusif di Desa Sumberwaru Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian analitik yang menggunakan rancangan uji Fisher’s Exact Test. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu khususnya ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan yang diberi ASI Ekslusif dan tidak ASI Ekslusif di Desa Sumberwaru Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo tahun 2016 sebanyak 50 orang, dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang diberikan ASI Ekslusif sebanyak 16 responden 32% dari 50 responden, dan yang tidak ASI Ekslusif sebanyak 34 bayi 68%, sedangkan bayi yang tidak ASI Ekslusif dan terjadi konstipasi sebanyak 34 responden 68%. hasil dari uji SPSS didapatkan “Pvalue=0,000 (< α = 0,05)” yang artinya terdapat perbedaan kejadian konstipasi pada bayi usia 0-6 bulan yang ASI Eksklusif dan yang tidak ASI Eksklusif. Kata kunci : Konstipasi, ASI Eksklusif, Bayi Usia 0-6 Bulan
HUBUNGAN PRE EKLAMSI BERAT DENGAN TERJADINYA IUGR PADA JANIN Roudatul Hikmah
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2017): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.149 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v4i2.364

Abstract

Intra-Uterine Grout Retardation (IUGR) is the abnormal growth of the fetus in uterine developmental disturbances or disorders. This study aims to determine the level of incidence of IUGR on mothers with PEB (severe Pre-eclampsia) in Abdoer Rahem Situbondo hospitals. The research design in this study was used "analytic". Population in this study were mothers who had a pregnancy with PEB in Dr. Abdoer rahem Situbondo as many as 58 respondents with the number of samples 33 respondents, the sampling method usedsimple random sampling. Data analysis used fisher exact with maximum level a = 0,05. The result showed that there was significant relationship between severe preeclampsia and the IUGR case in fetus. Keyword : Severe Pre Eclampsia, Intra Uterine Grot Retardation, Fetus ABSTRAK Intra Uterin Grout Retardation (IUGR) adalah ketidaknormalan pertumbuhan janin dalam kandungan atau gangguan perkembangan intra uterin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya tingkat kejadian IUGR terhadap ibu dengan Pre-Eklamsi Berat (PEB) di RSUD Abdoer Rahem Situbondo. Desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang yang mengalami kehamilan dengan PEB di RSUD Dr. Abdoer rahem Situbondo sebanyak 58 responden dengan jumlah sampel 33 responden, metode pengambilan sampel yang digunakan adalah menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan fisher exact dengan tingkat maksimal a=0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pre-eklamsi berat dengan terjadinya IUGR pada janin. Kata kunci : Pre Eklamsi Berat, Intra Uterin Grout Retardation, Janin
PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN DAN STATUS GIZI PADA PERSALINAN NORMAL DAN PREMATUR Supratiknyo Supratiknyo; Siti Mardiyah
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2017): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.005 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v4i2.365

Abstract

Premature was the main cause of 60-80% neonatal morbidity and mortality worldwide. Hemoglobin (Hb) and low nutritional status in pregnant women was one of the factors that can affect preterm labor. This study aims to determine differences in hemoglobin levels and nutritional status in normal and premature birth in Abdoer Rahem Situbondo hospital. The design used a comparative analitic with cross sectional approach. The study population was normal and premature delivery was 68 mothers. The sampling method used total sampling with 68 respondents samples, data collection technique with medical record and implemented in 2015. The results showed that there wa difference in Hb level and nutritional status in normal and premature labor. Chi-Square test results showed P-value = 0,000> 0.05 then H0 was ignored. So it can be concluded that there was a difference between hemoglobin levels and nutritional status in normal and premature labor. Keywords : Pregnant Women, Hemoglobin Levels, Nutritional Status. ABSTRAK Prematur merupakan penyebab utama 60-80% morbiditas dan mortalitas neonatal di seluruh dunia. Hemoglobin (Hb) dan status gizi yang rendah pada ibu hamil salah satu faktor yang dapat mempengaruhi persalinan prematur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin dan status gizi di normal dan kelahiran prematur di rumah sakit Abdoer Rahem Situbondo. Desainnya adalah analitik komparatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah normal dan prematur ibu melahirkan adalah 68 ibu. Metode sampling yang digunakan adalah total sampling dengan sampel 68 responden, teknik pengumpulan data pengambilan dengan rekam medis dan dilaksanakan pada tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan dalam tingkat Hb dan status gizi di persalinan normal dan prematur. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa hasil dari Pvalue = 0,000> 0,05 maka H0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara kadar hemoglobin dan status gizi di persalinan normal dan prematur. Kata kunci : Wanita Hamil, Kadar Hemoglobin, Status Gizi.
PERUBAHAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KEKURANGAN ENERGI KRONIK PASCA PENYULUHAN Roekmy Prabarini Ario
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2017): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v4i2.366

Abstract

Chronic Energy Deficiency is a deficiency of energy and protein intake in pregnant women that lasted continuously and resulted in the occurrence of health problems. The purpose of this research was to get the Change of Knowledge of Pregnant Women About Chronic Energy Deficiency After Get the Counseling in Situbondo Health Center Area. The method in this research used pre experimental method (Preeksperimen) with one group pretest-postetest design. Research sampling technique used proportionate stratified random sampling with total population of 42 pregnant women. The data obtained is processed by Editing, Coding, and Tabulation. The instrument used in this study is a questionnaire. From the data analysis, it was known that the change of knowledge of pregnant mother before getting counseling is 2 (4,76%) pregnant woman with good knowledge while after getting counseling 38 (90,4%) pregnant mother with good knowledge. From result of this research can be concluded that The change of knowledge of pregnant women about chronic energy deficiency after getting counseling in Situbondo Health Care Area. Keywords : Knowledge, Counseling, Chronic Energy Deficiency. ABSTRAK Kekurangan Energi Kronik (KEK) adalah kekurangan asupan energi dan protein pada Ibu hamil yang berlangsung secara terus menerus dan mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan Perubahan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang KEK (Kekurangan Energi Kronik) Pasca Mendapat Penyuluhan di Wilayah Puskesmas Situbondo. Metode pada penelitian ini metode praeksperimen (Preeksperimen) dengan rancangan one group pretest- postetest design’ . Tehnik sampling penelitian adalah proportionate starfied simple randem dengan jumlah populasi keseluruhan 42 ibu hamil. Data yang diperoleh diolah dengan Editing, Coding, dan Tabulasi. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuisioner. Dari hasil analisa data diketahui bahwa perubahan pengetahuan ibu hamil sebelum mendapat penyuluhan adalah 2 (4,76%) ibu hamil yang pengetahuan baik sedangakan setelah mendapat penyuluhan 38 (90,4%) ibu hamil yang pengetahuan baik.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya perubahan pengetahuan ibu hamil tentang KEK pasca mendapat penyuluhan di Wilayah Puskesmas Situbondo. Kata kunci : Pengetahuan, Penyuluhan, Kekurangan Energi Kronik
PENGARUH PERNIKAHAN DINI TERHADAP TERJADINYA PARTUS LAMA Nur Hidayati; Juni Setiawan
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2017): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.115 KB) | DOI: 10.35316/oksitosin.v4i2.367

Abstract

Early marriage is a marriage performed by married couples where both are still under 21 years of age is 19 years for men - men and 16 years for women. While prolonged labor is labor that is abnormal characterized by slowness or lack of progress of labor in a certain time unit size. The purpose of this study was to investigate the effect of early marriage on the occurrence of prolonged labor in the village Sumberwaru Banyuputih District of Situbondo. This study design using analytical research, with cross sectional design, with a sample of 68 mothers of 84 women who married early in Sumberwaru village. And using simple random sampling technique. Uji statistic used is the Wilcoxon Signed Rink Test with the help of computer program SPSS 16. The results showed that there was significant effect (p = 0.000), namely (0.000 <0.005) between early marriage with the occurrence of prolonged labor. It can be concluded that there was influence of early marriage on the occurrence of prolonged labor. For that is expected for the adolescent not married at usi less than 21 years and delaying the first pregnancy until reaching the age of 20 years in order to avoid the possibility of a long labor, bleeding, and the conflicts that led to divorce. Keywords: Early Marriage, Prolonged Labor. ABSTRAK Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh pasangan suami isteri dimana keduanya masih di bawah umur 21 tahun yaitu 19 tahun untuk laki - laki dan 16 tahun bagi perempuan. Partus lama adalah persalinan yang abnormal yang ditandai oleh kelambatan atau tidak adanya kemajuan proses persalinan dalam ukuran satuan waktu tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pernikahan dini terhadap terjadinya partus lama di Desa Sumberwaru Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo. Desain penelitian ini menggunakan penelitian analitik, dengan rancangan Cross Sectional, dengan sample 68 ibu yang menikah dini di Desa Sumberwaru dan menggunakan tekhnik simple random sampling,.Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan Komputer program SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan (p=0,000) yaitu (0,000<0,05) antara pernikahan dini dengan terjadinya partus lama. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pernikahan dini terhadap terjadinya partus lama. Untuk itu diharapkan bagi para remaja tidak menikah pada usia kurang dari 21 tahun dan menunda kehamilan pertamanya hingga mencapai usia 20 tahun agar tidak timbul kemungkinan terjadinya persalinan yang lama, perdarahan, dan konflik yang berujung perceraian. Kata Kunci : Pernikahan Dini, Partus Lama.

Page 3 of 18 | Total Record : 176