cover
Contact Name
Bahar
Contact Email
bahararahman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslit.stmikbjb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi
ISSN : 20893787     EISSN : 26850893     DOI : -
Core Subject : Science,
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi adalah Jurnal Ilmiah bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi yang diterbitkan secara periodik tiga nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. Redaksi Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi menerima sumbangan tulisan hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi.
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1: April 2023" : 35 Documents clear
Penilaian Kualitas Sistem Informasi Menggunakan ISO/IEC 25010 Dengan Metode Profile Matching Emy Susanti; Thomas Edyson Tarigan
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 1: April 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i1.1189

Abstract

Information system quality assessment is a benchmark used to determine the extent of success in implementing information systems. From these evaluation activities, further information system development can be carried out either in the form of repairs or adjustments. The standard used is ISO/IEC 25010 which consists of a software product quality model and quality in use model, and the Profile Matching method which is a method for decision support. The number of criteria used is 8 criteria and 31 sub-criteria for assessment, with a case study of the SIAKAD UTDI Academic Information System in Yogyakarta. The results obtained are Functional Suitability=5, Usability=4.6, Compatibility=4.4, Performance Efficiency=4.3, Reliability=4.2, Maintainability=4, Security=3.8, Portability=3.7. The best criterion is Functional Suitability = 5 and what is lacking is Portability = 3.7. In general, SIAKAD UTDI is well received by students and the deficiencies are due to the criteria for functions that are not used directly by students.Keywords: Quality assessment; Information Systems; ISO/IEC 25010; Profile Matching. AbstrakPenilaian kualitas sistem informasi merupakan tolok ukur yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan dalam menerapkan sistem informasi. Dari kegiatan evaluasi tersebut selanjutnya dapat dilakukan pengembangan sistem informasi baik berupa perbaikan, atau penyesuaian. Standar yang digunakan adalah ISO/IEC 25010 yang terdiri dari software product quality model dan quality in use model, dan metode Profile Matching yang merupakan metode untuk dukungan keputusan. Jumlah kriteria yang digunakan ada 8 kriteria dan 31 sub kriteria penilaian, dengan studi kasus Sistem Informasi Akademik SIAKAD UTDI Yogyakarta. Hasil yang diperoleh Functional Suitability=5, Usability=4,6, Compatibility=4,4, Perfomance Efficience=4,3, Reliability=4,2, Maintainability=4, Security=3,8, Portability=3,7. Kriteria yang paling baik adalah Functional Suitability=5 dan yang kurang adalah Portability=3,7. Secara umum SIAKAD UTDI diterima baik oleh mahasiswa dan kekurangan yang ada karena kriteria terhadap fungsi-fungsi yang tidak digunakan secara langsung oleh mahasiswa.
Analisis Strategi Digital Marketing Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Beachwear Patricia Agustine Sugianto; I Made Artana; Putu Trisna Hady Permana S
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 1: April 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i1.1221

Abstract

Digital marketing can reach more consumers, but the impact of the Covid-19 pandemic has resulted in decreased sales so that it is not proportional to the number of consumers that can be reached. Unlike the case with PT. BCA was able to make stable sales amidst the onslaught of the pandemic. Therefore, this study aims to discuss the digital marketing strategy carried out by PT. BCA in increasing sales. This research was conducted with a qualitative descriptive method using SWOT analysis, Marketing Mix and STP (Segmentation, Targeting, Positioning). Data collection was carried out by conducting interviews and also observing the company's sales data. The results obtained through this study indicate that the implementation of digital marketing by PT. BCA according to the three analyzes used. PT. BCA markets most of its products online using digital media in an integrated manner and this really helps the company carry out marketing efficiently and effectively. Some of the recommendations given in this study are optimizing copywriting for social media captions according to the AISAS format, using email marketing, and optimizing SEO.Keywords: Digital Marketing; Beachwear; SWOT; Marketing Mix; STP AbstrakDigital marketing dapat menjangkau lebih banyak konsumen namun dampak dari pandemi Covid-19 mengakibatkan penjualan mengalami penurunan sehingga tidak sebanding dengan banyaknya konsumen yang mampu dijangkau. Berbeda halnya dengan PT. BCA dapat membuat penjualan stabil ditengah gempuran pandemi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan membahas strategi digital marketing yang dilakukan PT. BCA dalam meningkatkan penjualan. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif menggunakan analisis SWOT, Marketing Mix dan STP (Segmentation, Targeting, Positioning). Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan juga observasi pada data penjualan perusahaan. Hasil yang diperoleh melalui penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa implementasi digital marketing yang dilakukan PT. BCA sesuai dengan ketiga analisis yang digunakan. PT. BCA memasarkan produknya sebagian besar secara online dengan media digital yang dilakukan secara terintegrasi dan hal tersebut sangat membantu perusahaan dalam melakukan pemasaran secara efisien dan efektif. Beberapa rekomendasi yang diberikan dalam penelitian ini adalah mengoptimalkan copywriting untuk caption media sosial sesuai format AISAS, menggunakan email marketing, dan optimalisasi pada SEO. 
Rancang Bangun Website Sekolah Menengah Atas Menggunakan Metode Prototipe Bayu Fridiansyah; A.A Istri Ita Paramitha; Eka Grana Aristyana Dewi Aristyana Dewi
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 1: April 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i1.1214

Abstract

There are several problems that arise when a school does not use the website, namely the school's profile does not become widespread. This study aims to design a Website application for State Senior High School 2 Sukawati, with the aim that the school can be better known by the public, considering that this school is still a new school. The results of the analysis using the PSSUQ questionnaire were categorized into 4 categories, namely: SYSUSE at 3.03; INFOQUAL of 3.14; INTQUAL of 3.23; and OVERALLS of 3.10. The results of the PSSUQ with the SYSUSE category get the lowest score or close to a scale of 5 or are interpreted as unfavorable on the Website.Keywords: Design and Build; Prtotyping; High School Website; PSSUQ Questionnaire AbstrakAda beberapa permasalahan yang muncul ketika sebuah sekolah belum menggunakan Website yaitu profil sekolah menjadi tidak menyebar luas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi Website bagi Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Sukawati, dengan tujuan bertujuan agar sekolah dapat lebih dikenal oleh masyarakat, mengingat sekolah ini masih tergolong sekolah baru. Hasil analisis dengan menggunakan kuesioner PSSUQ, dikategorikan  ke dalam 4 kategori yaitu: SYSUSE sebesar 3,03; INFOQUAL sebesar 3,14; INTQUAL sebesar 3,23; dan OVERALL sebesar 3,10. Hasil dari PSSUQ dengan kategori SYSUSE mendapatkan nilai yang paling rendah atau mendekati skala 5 atau diartikan kurang baik pada Website tersebut.
Analisis User Experience Terhadap Website E-Learning Disty (DILAN) Menggunakkan HEART Metrics Dimas Febri Armanda; Arista Pratama; Tri Lathif Mardi Suryanto
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 1: April 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i1.1176

Abstract

PT Disty Teknologi Indonesia applies learning media during the kampus merdeka program called DILAN (Disty Learning). The purpose of this research is to evaluate the user experience of DILAN (Disty Learning) using the HEART metrics method, which focuses on the variables of happiness, engagement, adoption, retention, and task success. In terms of the level of usability, the targets set for the five assessment variables are very high. Respondents from this test were Batch 1 and 2 Certified Internship and Independent Study (MSIB) students at PT Disty Teknologi Indonesia. The test results show that the average value of the reliability criterion is 0.74, indicating that the level of usability has not reached a very high level. In other word what has been achieved has not been able to reach the set target. The researcher recommends increasing the Task Success subvariable, which includes apprentices' effectiveness, efficiency, and error rate when using DILAN (Disty Learning). This research can be used by the DILAN (Disty Learning) development team to help them improve the system.Keywords: HEART Metrics; User Experience; Kampus Merdeka AbstrakPT Disty Teknologi Indonesia menerapkan media pembelajaran saat program kampus merdeka berlangsung yang disebut dengan DILAN (Disty Learning). Penelitian ini berfokus pada pengujian user experience dari DILAN (Disty Learning) menggunakkan metode HEART metrics yang berfokus di variabel happiness, engagement, adoption, retention, dan task success. Dari sisi level of usability, target yang ditetapkan untuk kelima variabel penilaian tersebut adalah sangat tinggi. Responden dari pengujian ini merupakkan siswa Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) batch 1 dan 2 di PT Disty teknologi Indonesia. Hasil pengujian diperoleh nilai rata-rata kriteria keandalan adalah 0,74 yang menunjukkan bahwa tingkat level of usability belum mencapai tingkat yang sangat tinggi. Sehingga apa yang dicapai belum dapat mencapai target yang ditetapkan. Peneliti menyarankan untuk meningkatkan sub variabel Task Success yang mencakup efektifitas, efesiensi, dan tingkat kesalahan peserta magang dari penggunaan DILAN (Disty Learning). Penelitian ini dapat menjadi acuan bagi tim pengembang DILAN (Disty Learning) untuk memperbaiki sistem tersebut.
Perancangan Aplikasi Pengingat Jadwal dan Rencana Kegiatan Sehari-hari Berbasis Android Irza Dwi Niesviantika; Hendra Marcos; Riyanto Riyanto
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 1: April 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i1.1224

Abstract

Everyone has daily activities according to their profession. When carrying out daily activities, it is often difficult for someone to organize activities and often forget about a schedule of activities that they have planned. Thus, the need for an assistive application that can help schedule a person's activities to be well organized, as well as give warnings to the person whenever and wherever they are, with the help of the smartphone they have. By using the Waterfall method, this research resulted in a reminder application design that will be a medium that can assist users in managing their daily activity plans, as well as being a reminder of scheduled activity times, so that scheduled activities are not missed.Keywords: Reminder Application; Schedule of activities; Android based AbstrakSetiap orang memiliki kegiatan sehari-hari sesuai profesi yang dijalani. Saat menjalankan kegiatan sehari-hari seringkali seseorang kesulitan dalam mengatur aktivitas dan sering lupa akan suatu jadwal kegiatan yang mereka rencanakan. Dengan demikian diperlukannya sebuah aplikasi bantu yang dapat membantu mengatur jadwal kegiatan seseorang menjadi tertata dengan baik, sekaligus memberi peringatan pada orang tersebut kapan saja dan dimana saja mereka berada, dengan bantuan smartphone yang dimiliki. Dengan menggunakan metode Waterfall, penelitian ini menghasilkan rancangan aplikasi pengingat yang akan menjadi media yang dapat membantu penggunanya dalam mengatur rencana kegiatan sehari-hari, serta menjadi pengingat waktu kegiatan yang dijadwalkan, sehingga aktivitas yang dijadwalkan menjadi tidak terlewatkan.
Pengembangan Sistem Informasi Laboratorium Kesehatan Andre Febrianto; Radhinka Bagaskara; Muhammad Artha Jabatsudewa Maras; Muhammad Rizky Hikmatullah; Syamsyarief Baqaruzi
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 1: April 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i1.1179

Abstract

During its development, the Provincial Health Laboratory of Lampung encountered a number of challenges, including a manual registration process, a lack of integration of laboratory test findings into a single container, and other manual administrative tasks. The Laboratory Information System was designed using the scrum development deploy with waterfall methodology with a step-by-step process beginning with customer data input, action recording, analysis verification, confirmation from laboratory doctors, and output in the form of information regarding examination fees, reports on results of clinical and non-clinical laboratory examinations, results recapitulation and history of laboratory examinations, statistical reports on examination results, financial reports, and daily logs. The outcomes of this Laboratory Information System meet the needs of all stakeholders in terms of enhancing the quality of services at health institutions, particularly health laboratories in the province of Lampung.Keywords: Laboratory Information System; Scrum Model; Health service quality. AbstrakDalam perjalanannya Laboratorium Kesehatan Provinsi Lampung yang dikembangkan memiliki beberapa kendala yang dihadapi antara lain proses registrasi yang masih manual, pencatatan hasil uji laboratorium yang belum terintegrasi dalam satu wadah dan kegiatan administrasi manual lainnya. Sistem Informasi Laboratorium (SIL) yang dirancang menggunakan metodologi Waterfall dalam pengembangan Scrum dengan proses tahapan dimulai dari input data pelanggan, pencatatan tindakan, verifikasi analisis, konfirmasi dari dokter yang ada di laboratorium, dan luaran berupa informasi mengenai biaya pemeriksaan, laporan hasil pemeriksaan laboratorium klinis dan non klinis, rekapitulasi hasil dan riwayat pemeriksaan laboratorium, laporan statistik hasil pemeriksaan, laporan keuangan, laporan pendapatan harian/mingguan/bulanan/tahunan, laporan setoran kas, statistik laporan pendapatan, laporan pemakaian reagen, laporan pengguna layanan (pelanggan), pengambilan hasil laboratorium oleh pelanggan, laporan turn around time, rekapitulasi data pelanggan, rekapitulasi data dokter, dan rekapitulasi data analis. Hasil SIL ini menjawab kebutuhan kepada semua pemangku kepentingan terkait peningkatan mutu layanan pada fasilitas kesehatan khususnya laboratorium kesehatan di Provinsi Lampung.
Analisis Kualitas Aplikasi Absensi Mobile Menggunakan Metode Webqual 4.0 Amalia Husna; Ade Priyatna
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 1: April 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i1.1218

Abstract

A mobile-based attendance application is needed in a company so that attendance data continues to run every day in real time so that the attendance data report can be used by management in making various decision-making. It is necessary to develop an application system with features provided to support user satisfaction on all types of mobile phones. In this study using the Webqual 4.0 method which has three dimensions, namely the dimensions of information quality, interaction quality dimensions, and usability quality dimensions. The results of this research found in the t test of the three variables found that the variable quality of service interaction was 2.255 which had a significant effect on user satisfaction and the f-count test was 56.904 with a significance value of 0 less than 0.05 (0<0, 05). The quality of services interactions has a major influence on user satisfaction in an application quality followed by usability quality which is also a trigger for user satisfaction.Keywords: Mobile-based attendance; Webqual; Quality; User satisfaction AbstrakAplikasi absensi berbasis mobile dibutuhkan dalam sebuah perusahaan agar data absensi tetap berjalan setiap harinya sercara real time sehingga laporan data absensi tersebut dapat digunakan oleh pihak management dalam melakukan berbagai pengambilan keputusan. Diperlukan pengembangan sistem aplikasi dengan fitur yang disediakan untuk mendukung kepuasan pengguna pada semua jenis telapon selular. Pada penelitian ini menggunakan metode Webqual 4.0 yang memiliki tiga dimensi yaitu dimensi kualitas informasi, dimensi kualitas Interkasi, dan dimensi kualitas usability. Hasil dari penilitian ini terdapat pada uji t dari ketiga variabel mendapatkan bahwa variabel kualitas interaksi pelayanan sebesar 2,255 memiliki pengaruh yang siginifikan terhadap kepuasan pengguna dan pada uji f-hitung sebesar 56,904 dengan nilai signifikansi sebesar 0 lebih kecil dari 0,05 (0<0,05). Kualitas interaksi pelayanan memberikan pengaruh yang besar terhadap kepuasan pengguna dalam sebuah kualitas aplikasi yang diikuti dengan kualitas kegunaan yang juga menjadi pemicu kepuasan pengguna.
Analisis Penerimaan Teknologi Mobile Payment (Studi kasus Pengguna Aplikasi OVO) Andhika Putra Perdana; Tri Lathif Mardi Suryanto; Asif Faroqi
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 1: April 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i1.1020

Abstract

The development of mobile payment as a payment system has shifted banknote-based payments to smartphone-based payments. The OVO application is a mobile payment technology that accommodates various needs related to cashless. as well as facilitating a fast and easy transaction process using a smartphone in making payments so that it is safer from theft and counterfeit money fraud. The purpose of this research is to look for factors of intention to use the OVO application. The research method used is a conceptual model that combines the acceptance theory of UTAUT2 and the theory of Diffusion of innovation (DOI) and perceived technology security. 400 respondents who are residents of the city of Surabaya who use the OVO application. The results of research on performance excpentancy and social influence have contributed to the intention to use the OVO application. while effort expenctancy, facilitating conditions, hedon motivation, price value, innovativeness, compatibility and perceived technology security found that there was no effect on user behavior to use the OVO application.Keyword:  UTAUT 2; Diffusion Of innovation; Percevied technology security; Mobile payment AbstrakPerkembangan mobile payment sebagai salah satu sistem pembayaran membuat pergeseran pembayaran berbasis uang kertas ke pembayaran berbasis melalui smartphone. Aplikasi OVO merupakan salah satu teknologi mobile payment yang mengakomodasi berbagai kebutuhan terkait dengan non-tunai. serta memfasilitasi proses transaksi yang cepat dan mudah menggunakan smartphone dalam melakukan pembayaran sehingga lebih aman dari pencurian dan penipuan uang palsu. Tujuan penelitian mencari faktor-faktor niat dalam menggunakan aplikasi OVO. Metode penelitian yang digunakan adalah model konseptual yang menggabungkan teori penerimaan UTAUT2 serta teori Diffusion Of innovation (DOI) dan perceived technology security. Responden sebanyak 400 orang yang merupakan penduduk kota Surabaya pengguna aplikasi OVO. Hasil penelitian perfomance excpentacny dan social influence memiliki kontribusi dalam memunculkan niat pengggunaan Aplikasi OVO. sedangkan effort excpentancy, faciliating conditions, hedon motivation, price value, inovativeness, compabillty dan perceived technology security ditemukan hasil tidak terdapat pengaruh dalam memunculkan perilaku pengguna untuk menggunakan aplikasi OVO.
Determining the Minimarket Sales Pattern with the Apriori Algorithm Association Data Mining Method Dewi Kartika; Kusnawi Kusnawi
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 1: April 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i1.1185

Abstract

By reviewing the various needs of the community in areas that are not covered by national minimarkets, Gemilang minimarket has become one of the providers of a variety of supporting products to the basic needs of residents around the supermarket area. The limitations of the transaction technology used are considered to be prone to causing losses to company management. Renewable data management using algorithms and digital media will build better transaction and organizational patterns. This study applies the Apriori algorithm to determine frequent item sets. The Apriori algorithm is the process of using data mining methods to describe findings related to databases, as well as the application of association analysis techniques to determine item combination rules to improve methods in designing minimarket applications. Thus, business owners can control inventory, sales percentage, and design strategies to minimize losses. The results of the design carried out create a website-based application that can be tailored to user needs, so that it is hoped that it can create innovative strategies to support Minimarket business development.Keywords: Data Mining; Apriori Algorithm; Association Rule AbstrakDengan meninjau beragam kebutuhan masyarakat pada daerah yang tidak terjangkau oleh minimarket nasional, menjadikan minimarket Gemilang menjadi salah satu penyedia beragam produk penunjang hingga kebutuhan pokok warga di sekitar area supermarket. Keterbatasan teknologi transaksi yang digunakan dinilai rawan menimbulkan kerugian bagi manajemen perusahaan. Pengelolaan data yang terbarukan menggunakan algoritme serta media digital, akan membangun pola transaksi dan pengorganisasian dengan lebih baik. Penelitian ini menerapkan algoritme Apriori untuk menentukan frequent item set. Algoritme Apriori merupakan proses penggunaan metode data mining untuk penggambaran terkait penemuan pada database, serta penerapan teknik analisis asosiasi untuk menentukan aturan kombinasi item guna menyempurnakan metode dalam perancangan aplikasi minimarket. Dengan demikian, pemilik usaha dapat mengontrol persediaan, presentase penjualan, hingga merancang strategi guna meminimalkan kerugian. Hasil perancangan yang dilakukan menciptakan sebuah aplikasi berbasis website yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, sehingga diharapkan dapat menciptakan strategi yang inovatif sebagai penunjang perkembangan bisnis Minimarket.
Implementasi Algoritme Apriori Pada Sistem Persediaan Obat Apotik Puskesmas Della Pratiwi; Jati Sasongko Wibowo
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 1: April 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i1.1106

Abstract

One line of business that offers health services is the pharmacy, which can help people achieve optimal health. In the pharmacy service, data on drug use are published daily. Inappropriate data processing can result in missing values or damage to the data. To deal with problems that commonly occur in pharmacies, especially at the Bandarharjo health center, a system has been built that can help pharmacists work faster and get accurate information, namely by processing a list of drug information and using the data mining algorithm (Apriori) to find out drug sales patterns as a reference in planning drug placement and controlling future inventory. Trials with RStudio to calculate 100 event data, with a minimum support value parameter of 0.5 and a minimum confidence of 0.5, resulted in 2 rules namely {Rantidin tab 150 mg, Dexamethasone 0.5 mg tab with confidence reaching 54%} and {Dexamethasone 0.5 tab, Rantidin 150 mg with confidence reaching 39%}. The resulting rule will be a reference in setting the layout of drugs based on the interrelationships between drugs, as well as supply predictions that refer to the percentage of Confidence Level.Keywords: Pharmacy, Association Rules, Data Mining, Apriori Algorithm. AbstrakSalah bidang usaha yang menawarkan layanan kesehatan adalah apotek, yang dapat membantu orang mencapai kesehatan yang optimal. Dalam layanan apotek, data penggunaan obat dipublikasikan setiap hari. Pengolahan data yang tidak tepat dapat mengakibatkan missing value atau kerusakan pada data.  Untuk Penanggulangan Masalah yang umum terjadi di Apotek, khususnya di puskesmas Bandarharjo, dibangun sistem yang dapat membantu apoteker bekerja lebih cepat dan mendapatkan informasi yang akurat, yaitu dengan mengolah daftar informasi obat serta menggunakan algoritme datamining (Apriori) untuk mengetahui pola penjualan obat sebagai acuan dalam merencanakan penempatan obat dan mengendalikan persediaan di masa mendatang. Uji coba dengan RStudio untuk menghitung 100 data event, dengan parameter support value minimal 0.5 dan confidence minimal 0.5, dihasilkan 2 rule yaitu {Rantidin tab 150 mg; Dexamethasone 0.5 mg tab dengan confidence mencapai 90%} dan {Dexamethasone 0.5 tab; Rantidin 150 mg dengan confidence mencapai 61%}. Rule yang dihasilkan menjadi acuan dalam mengatur tata letak obat berdasarkan keterkaitan antar obat, serta prediksi persediaan yang mengacu pada prosentase Tingkat Kepercayaan dukungan (Confidence).

Page 3 of 4 | Total Record : 35