cover
Contact Name
Bahar
Contact Email
bahararahman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslit.stmikbjb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi
ISSN : 20893787     EISSN : 26850893     DOI : -
Core Subject : Science,
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi adalah Jurnal Ilmiah bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi yang diterbitkan secara periodik tiga nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. Redaksi Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi menerima sumbangan tulisan hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2: Agustus 2018" : 7 Documents clear
Mekanika Penendang dan Penangkap Bola Berbasis Mikrokontroler Pada Robot Bola Beroda Hugo Aprilianto; Muhammad Irfan Perdana
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 7, No 2: Agustus 2018
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.962 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v7i2.294

Abstract

Abstrak Kontes Robot Indonesia (KRI) diadakan setiap satu tahun sekali yang bertujuan meningkatkan kreatifitas dan kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan IPTEK khususnya di bidang Robotika. Pada divisi Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Beroda (KRSBI Beroda), diajang ini robot yang ikut serta didalamnya dituntut untuk dapat mengenali bola dan menggiring bola sampai kegawang tim lawan tanding. Penelitian yang akan dilakukan ini yaitu membuat robot bola beroda mampu untuk menangkap bola dan menendang bola ke gawang dan di harapkan robot bola bisa menendang bola dengan kekuatan yang kuat. Berdasarkan perancangan, pengujian, dan analisis yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan solenoid valve sebagai pelontar bola menjadi lebih kuat dengan perbandingan jarak tendang bola dengan kekuatan lemah pada servo iyalah 3 Cm dengan pneumatik 8 Cm maka jarak tendang membaik dengan selisih 5 Cm serta mekanisme penangkap objek bola juga harus tersedia agar robot mampu menangkap bola ba
Sistem Penentuan Hibah Rehabilitasi Rumah Masyarakat Berbasis Weighted Product Huzainsyahnoor Aksad; Riza Setiawan
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 7, No 2: Agustus 2018
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.932 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v7i2.289

Abstract

Abstrak Mengingat keterbatasan dana yang dimiliki Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan untuk memberikan hibah rehabilitasi rumah masyarakat yang belum layak huni ada di kab upaten/kota, selain itu supaya pemberian bantuan lebih objektif maka dibuatlah sistem penentuan hibah ini. Sistem dibuat menggunakan metode Weighted Product, dengan menggunakan sampel data dari kota Banjarbaru sebanyak 15 kepala keluarga . Hasil penelitian yang dicapai bahwa sistem ini bisa digunakan untuk menentukan hibah rehabilitasi rumah masyarakat di Kalimantan Selatan, dari hasil pretest dan posttest diperoleh hasil akurasi sistem sebesar 86,67% Kata kunci: Hibah, Rehabilitasi, Rumah, Wighted Product Abstract Given the limited funds of the South Kalimantan Provincial Social Service to provide grants for rehabilitating community houses that are not habitable in the district / city, in addition to providing more objective assistance, a grant determination system was created. The system is made using the Weighted Product method, using data samples from the city of Banjarbaru as many as 15 heads of families. The results of the research achieved that this system could be used to determine the rehabilitation of houses for the community in South Kalimantan, from the results of the pretest and posttest the results of the system accuracy were 86.67% Keywords: Grants, Rehabilitation, Homes, Wighted Product
MODEL APLIKASI PEMBUATAN SURAT IZIN MENGEMUDI DAN SURAT IZIN MEMASUKI AREA TAMBANG PADA PT. BARATAMA NUSANTARA INDONESIA BERBASIS WEB Siti Abidah; Risma Erwina Sari
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 7, No 2: Agustus 2018
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.77 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v7i2.290

Abstract

Abstrak Surat Izin Mengemudi Perusahaan (Simper) dan surat izin untuk memasuki area tambang atau Mine Permit hanya dipakai dalam dunia pertambangan. Bagi pekerja yang bekerja di dunia pertambangan batu bara wajib memiliki kedua benda tersebut. Untuk mengemudikan mobil dipertambangan wajib membawa Simper sebagai surat izinnya dan Mine Permit sebagai tanda pengenalnya. Syarat untuk mendapatkan Simper dan Mine Permit pada PT. Baratama Nusantara Indonesia diharuskan mengikuti tes yang masih dilakukan dengan cara manual, serta pengisian data karyawan yang akan dicetak pada Simper dan Mine Permit menggunakan Microsoft Excel yang nantinya diisi lagi dengan data karyawan lain sehingga sering terjadi data yang rangkap yang mengakibatkan harus mengirim lagi data tersebut ke PT. Arutmin Indonesia untuk meminta nomor registrasi yang berbeda. Hal tersebut membuat proses pengerjaan menjadi lambat dan kurang efisien. Dari permasalahan diatas maka dibuatlah model aplikasi aplikasi pembuatan surat izin mengemudi dan suart izin memasuki area tambang pada PT. Baratama Nusantara Indonesia Berbasis Web untuk mempermudah dalam pembuatan Simper dan Mine Permit dan pemberian informasi secara cepat sehingga diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada selama ini. Kata Kunci : Tambang, Simper, Mine Permit. Abstrack . The Company Driving License (Simper) and permission to enter the mine area or Mine Permit are only used in the mining world. For workers who work in the world of coal mining, they must have both objects. To drive a car in mining must bring Simper as a permit and Mine Permit as an identification. Requirements to get the Simper and Mine Permit at PT. Baratama Nusantara Indonesia is required to take tests that are still done manually, and filling employee data that will be printed on Simper and Mine Permit using Microsoft Excel which will be filled with other employee data so that duplicate data often results in having to send again the data to PT. Arutmin Indonesia to request a different registration number. This makes the work process slow and inefficient. From the above problems, an application application model for making a driver's license was made and a permit to enter the mine area at PT. Baratama Nusantara Indonesia Based on the Web to make it easier to make simper and mine permits and provide information quickly so that it is expected to solve the problems that have existed so far. Key word: Mine, Simper, Mine Permit.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN VARIETAS BIBIT KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN METODE MULTI FACTOR EVALUATION PROSES Sarmadi Sarmadi; Muhammad Arsyad
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 7, No 2: Agustus 2018
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.616 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v7i2.291

Abstract

Abstrak Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan, salah satu kendala yang dihadapi adalah masih rendahnya produktivitas tanaman Kelapa Sawit yang dipengaruhi oleh belum digunakannya benih Sawit unggul bermutu dalam budi daya Sawit oleh warga desa. Hal ini disebabkan karena rendahnya pengetahuan petani tentang Bibit kelapa sawit dan ketidak tahuan petani dalam pemilihan benih sawit unggul yang sebaiknya mereka pilih, oleh sebab itu dibuatlah sebuah penerapan metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP) untuk pemilihan varietas bibit sawit yang sesuai dengan kriteria yang petani inginkan.[1] Dengan menggunakan dua puluh tujuh jenis varietas bibit sawit yang terdaftar di dinas Perkebunan dan perternakan Kalimantan Selatan, sistem yang dibangun akan membantu petani di Kecamatan kelumpang hulu untuk memilih varietas bibit sawit mana yang cocok dan unggul untuk mereka pilih, sesuai dengan kriteria meliputi Pertambahan tinggi, jenis Tanah, Ketahanan terhadap Penyakit, Jarak Tanam minyak, Rata-rata Berat Tandan, Potensi hasil, dan harga bibit. Dari pengujian nilai akurasi sistem rekomendasi (F1) menggunakan metode precision dan recall test, sistem yang dibangun memperoleh nilai sebesar 0.75, nilai ini cukup tinggi karena apabila nilai F1 semakin mendekati angka 1 maka semakin tinggi pula nilai tingkat akurasi dari sistem rekomendasi. Kata Kunci : Multi Factor Evaluation Proses, Sawit.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT MATA GANGGUAN VISUS DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR Muhammad Abdillah; Syahib Natarsyah
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 7, No 2: Agustus 2018
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.852 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v7i2.287

Abstract

Abstrak Sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Berdasarkan hasil kuesioner yang dibagikan kepada 20 orang masyarakat khususnya pasien pada poli mata di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin, terhadap 7 macam penyakit mata yang menyebabkan gangguan visus pada mata, hasilnya menunjukkan bahwa 75 % reponden tidak dapat menyebutkan secara tepat. Kemudian hasil yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di Banjarmasin pada tahun 2016 alasan utama terlambatnya penanganan penyakit mata dengan gangguan visus adalah masyarakat tidak tahu jika mengidap penyakit mata sebesar 51,6%, tidak mampu membiayai biaya pengobatan sebesar 14,1%. Berdasarkan fakta di atas, penelitian ini diajukan dengan judul “Aplikasi Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Mata Gangguan Visus Dengan Metode Certainty Factor berbasis web, dengan tujuan tersedianya aplikasi sistem pakar (expert system) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendignosa secara dini penyakit mata yang menimbulkan gangguan visus pada mata. Hasil pengujian ketepatan diagnosa (pretests-posttest) terhadap aplikasi yang dibangun ini memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi yaitu 100%, dengan demikian dapat dikatakan bahwa Aplikasi Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Mata Gangguan Visus dapat digunakan masyarakat untuk membantu dalam mendiagnosa penyakit penyakit mata dan cara penanggulangannya secara dini. Kata Kunci: Sistem Pakar, Gangguan Visus Mata, Certainty Factor. Abstract Expert system is a system that seeks to adopt human knowledge to computers, so that computers can solve problems as is usually done by experts. Based on the results of a questionnaire distributed to 20 people, especially patients in the eye polyclinic at Dr. RSUD. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin, for 7 types of eye diseases that caused visual impairment of the eye, the results showed that 75% of respondents could not mention correctly. Then the results of the Health Research and Development Agency in Banjarmasin in 2016, the main reason for late treatment of eye diseases with visual impairments is that people do not know if they suffer from eye disease by 51.6%, unable to finance medical expenses of 14.1%. Based on the facts above, this research was proposed with the title "Application of Diagnosis of Visus Disorders Eye Disease Application System with a web-based Certainty Factor Method, with the aim of providing expert system applications that can be utilized by the community to early diagnose eye diseases that cause interference eye vision. The results of testing the accuracy of the diagnosis (pretests-posttest) on the application built has a very high level of accuracy of 100%, thus it can be said that the Application of Visual Disorders Eye Disease Diagnosis System can be used by the community to assist in diagnosing eye disease and how to overcome it. early on. Keyword: Expert System, Disorders Eye Visus, Certainty Factor.
MODEL NEURAL NETWORK UNTUK IDENTIFIKASI VARIABEL KEMISKINAN RUMAH TANGGA KECAMATAN ARANIO Erwin Arry Kusuma
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 7, No 2: Agustus 2018
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.203 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v7i2.292

Abstract

Abstrak Kemiskinan sering kali dipahami sebagai gejala rendahnya tingkat kesejahteraan. Berbagai penelitian yang telah dilakukan mengenai kemiskinan dan banyak sekali faktor yang mempengaruhi kemiskinan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian mengenai klasifikasi status kesejahteraan rumah tangga di Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji hasil akurasi berbagai model Neural Network dalam mengenai klasifikasi status kesejahteraan rumah tangga di Kecamatan Martapura tersebut. Dari berbagai hasil pengujian, didapatkan kesimpulan bahwa model Neural Network yaitu Training Cycle = 200, Learning Rate = 0,1, Momentum = 0,2, Number of Validation=6, dan Sampling Type = Strarified, menghasilkan tingkat akurasi lebih baik daripada model lainnya. Model yang didapatkan tersebut menghasilkan nilai Accuracy=89,97% +/- 3,46%. Kata kunci: status kesejahteraan, tingkat kesejahteraan, Neural Network Abstrak Poverty is often understood as a symptom of low levels of well-being. Various studies have been conducted on poverty and many factors that influence poverty. Therefore, a study was conducted on the classification of household welfare status in Aranio District, Banjar Regency, South Kalimantan. This research was conducted to examine the results of the accuracy of various Neural Network models in the classification of household welfare status in the Martapura District. From various test results, it was concluded that the Neural Network model namely Training Cycle = 200, Learning Rate = 0.1, Momentum = 0.2, Number of Validation = 6, and Sampling Type = Strarified, resulting in a better level of accuracy than other models . The model obtained produces Accuracy value = 89.97% +/- 3.46%. Keywords: welfare status, welfare level, Neural Network
SHOWER AIR OTOMATIS MENGGUNAKAN ATMEGA128 BERBASIS SENSOR INFRAMERAH PROXIMITY Rama Rayyan Hidayat; Ruliah Ruliah; Siti Fathimah
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 7, No 2: Agustus 2018
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.147 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v7i2.288

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan berupa air bersih yang semakin sulit dan tarif dasar PDAM yang semakin tinggi mengharuskan kita untuk lebih hemat dan efisien dalam penggunaannya. Sering dijumpai kran atau shower air yang meskipun sudah ditutup namun tetap saja air menetes. Kran atau shower air mudah rusak karena sering diputar atau digerakkan manual dalam penggunaannya. Kran atau shower yang rusak perlu penggantian secara berkala dan kelalaian menutup kran akan berakibat pemborosan pemakaian air. Shower air otomatis dapat membantu mengatasi permasalahan yaitu sering timbul dalam shower air konvensional biasanya terdapat pada tuas kran shower air yang terkadang tidak tertutup rapat. Sistem shower otomatis menggunakan sensor Inframerah Proximity dan Solenoid Valve yang dikendalikan oleh Mikrokontroler ATMega128 yang dilengkapi dengan program Bootloader sehingga tidak membutuhkan Device Programmer. Shower air akan mendeteksi objek melalui sensor inframerah. Berdasarkan tabel pengujian alat pada penelitian menemukan bahwa didapati sensor efektif membaca objek mulai pada jarak 70 cm. Kata Kunci: Air, Sensor Inframerah Proximity, Shower Air Otomatis ABSTRACT The need for clean water is increasingly difficult and the basic tariff of the increasingly high PDAM requires us to be more efficient and efficient in its use. Often encountered faucets or water showers that even though they are closed but still water drips. Faucet or shower water is easily damaged because it is often rotated or manually driven in its use. Damaged faucets or showers will need periodic replacement and negligence to close the faucet will result in wasteful use of water. Automatic water showers can help overcome the problems that often arise in conventional water showers usually found in water faucet levers that are sometimes not sealed. The automatic shower system uses Infrared Proximity sensor and Solenoid Valve controlled by Microcontroller ATMega128 equipped with Bootloader program so it does not require Device Programmer. The water shower will detect the object through the infrared sensor. Based on the test table tool in the study found that found effective sensors read the object began at a distance of 70 cm. Keywords: Water, Infrared Proximity Sensor, Automatic Water Shower

Page 1 of 1 | Total Record : 7