Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Komparasi Metode Tsukamoto dan Sugeno dalam Prediksi Jumlah Siswa Baru - STMIK Banjarbaru, Siti Abidah
Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Accepted Paper
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3112/speed.v8i2.1419

Abstract

Abstract – The number of new students in the admission of students the new school year can be increased, and can also be decreased , it is a problem faced by SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru in determining the strategic steps in the future so it is necessary to prediction or forecasting to know of the number of new students , so that all policies and decisions in planning ahead can be met properly .               In a study conducted analysis of two fuzzy inference system, the method Tsukamoto and Sugeno to determine which method is most accurate to be used to predict the number of new students the wave of the SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru, where the results of such predictions can provide convenience to the parties SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru in determining the strategic steps in decision-making and policy in two waves.               Based on the research that has been done to predict the number of new students, Tsukamoto method produces accuracy rate of 90.41% with an average value afer a deviation occurs between the real data with data from the prediction of 9.59%. And Sugeno method has an accuracy rate of 85.92% with a value afer that occurs between real data with the data predicted by 14.08%, so that the resulting analysis showed that Tsukamoto method has a higher degree of accuracy than the Sugeno method.Keywords : prediction, new students, fuzzy logic, tsukamoto, sugeno Abstrak –Jumlah siswa baru pada penerimaan siswa tahun ajaran baru dapat mengalami peningkatan dan dapat juga mengalami penurunan, hal tersebut merupakan suatu masalah yang dihadapi SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru dalam menentukan langkah-langkah strategis kedepannya sehingga diperlukan adanya prediksi atau peramalan untuk mengetahui perolehan jumlah siswa baru, agar semua kebijakan dan keputusan dalam menyusun perencanaan ke depan dapat terpenuhi dengan baik.Dalam penelitian dilakukan analisis dua sistem inferensi fuzzy, yaitu metode tsukamoto dan sugeno untuk menentukan metode mana yang paling akurat yang akan digunakan untuk memprediksi perolehan jumlah siswa baru pada gelombang satu SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru, dimana hasil prediksi tersebut dapat memberikan kemudahan kepada pihak SMK Telkom Sandhy Putra dalam menentukan langkah-langkah strategis dalam pengambilan keputusan dan kebijakan pada gelombang dua.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan untuk prediksi jumlah siswa baru, metode tsukamoto menghasilkan tingkat akurasi sebesar 90,41% dengan nilai AFER rata-rata simpangan yang terjadi antara data riil dengan data hasil prediksi sebesar 9,59%. Dan metode sugeno mempunyai tingkat akurasi sebesar 85,92% dengan nilai AFER yang terjadi antara data riil dengan data hasil prediksi sebesar 14,08%, sehingga analisis yang dihasilkan menunjukkan bahwa metode tsukamoto mempunyai tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode sugeno.Kata kunci:  prediksi, siswa baru, logika fuzzy, tsukamoto, sugeno
Analisis Komparasi Metode Tsukamoto dan Sugeno dalam Prediksi Jumlah Siswa Baru Siti Abidah - STMIK Banjarbaru
Bianglala Informatika Vol 4, No 1 (2016): Bianglala Informatika 2016
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.112 KB) | DOI: 10.31294/bi.v4i1.537

Abstract

Abstract – The number of new students in the admission of students the new school year can be increased, and can also be decreased , it is a problem faced by SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru in determining the strategic steps in the future so it is necessary to prediction or forecasting to know of the number of new students , so that all policies and decisions in planning ahead can be met properly .                In a study conducted analysis of two fuzzy inference system, the method Tsukamoto and Sugeno to determine which method is most accurate to be used to predict the number of new students the wave of the SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru, where the results of such predictions can provide convenience to the parties SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru in determining the strategic steps in decision-making and policy in two waves.                Based on the research that has been done to predict the number of new students, Tsukamoto method produces accuracy rate of 90.41% with an average value afer a deviation occurs between the real data with data from the prediction of 9.59%. And Sugeno method has an accuracy rate of 85.92% with a value afer that occurs between real data with the data predicted by 14.08%, so that the resulting analysis showed that Tsukamoto method has a higher degree of accuracy than the Sugeno method. Keywords : prediction, new students, fuzzy logic, tsukamoto, sugeno   Abstrak –Jumlah siswa baru pada penerimaan siswa tahun ajaran baru dapat mengalami peningkatan dan dapat juga mengalami penurunan, hal tersebut merupakan suatu masalah yang dihadapi SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru dalam menentukan langkah-langkah strategis kedepannya sehingga diperlukan adanya prediksi atau peramalan untuk mengetahui perolehan jumlah siswa baru, agar semua kebijakan dan keputusan dalam menyusun perencanaan ke depan dapat terpenuhi dengan baik. Dalam penelitian dilakukan analisis dua sistem inferensi fuzzy, yaitu metode tsukamoto dan sugeno untuk menentukan metode mana yang paling akurat yang akan digunakan untuk memprediksi perolehan jumlah siswa baru pada gelombang satu SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru, dimana hasil prediksi tersebut dapat memberikan kemudahan kepada pihak SMK Telkom Sandhy Putra dalam menentukan langkah-langkah strategis dalam pengambilan keputusan dan kebijakan pada gelombang dua. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan untuk prediksi jumlah siswa baru, metode tsukamoto menghasilkan tingkat akurasi sebesar 90,41% dengan nilai AFER rata-rata simpangan yang terjadi antara data riil dengan data hasil prediksi sebesar 9,59%. Dan metode sugeno mempunyai tingkat akurasi sebesar 85,92% dengan nilai AFER yang terjadi antara data riil dengan data hasil prediksi sebesar 14,08%, sehingga analisis yang dihasilkan menunjukkan bahwa metode tsukamoto mempunyai tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode sugeno. Kata kunci:  prediksi, siswa baru, logika fuzzy, tsukamoto, sugeno
Sistem Penunjang Keputusan Penempatan Bidan PTT Di Kabupaten Tapin Menggunakan Metode Gap (Profile Matching) Siti Abidah
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 6, No 3: Desember 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.255 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v6i3.263

Abstract

Abstrak Sistem penempatan bidan PTT yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin yaitu dengan memberikan kebebasan kepada bidan untuk memilih dari salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat pilihan penempatan, dan bidan yang terlebih dahulu mendapatkan Pusat Kesehatan Masyarakat pilihan penempatan, langsung diputuskan untuk ditempatkan pada Pusat Kesehatan Masyarakat pilihan tersebut. Akibat hanya melihat pada kondisi salah satu kriteria bidan, maka Pusat Kesehatan Masyarakat yang telah ditempatkan oleh bidan PTT kebanyakan tidak tepat penempatannya, dikarenakan bidan tersebut tidak dapat memenuhi kriteria yang dibutuhkan oleh Pusat Kesehatan Masyarakat tersebut.Artikel ini  menyajikan sistem pendukung keputusan untuk penempatan pegawai tidak tetap/PTT bidan  mengunakan metode GAP atau profil matching sehingga kriteria yang menjadi kebutuhan Pusat Kesehatan Masyarakat penempatan dapat diterapkan secara optimal. Model matematika GAP atau profil matching merupakan sebuah metode untuk membandingkan kriteria-kriteria terhadap kriteria yang menjadi acuan agar ditemukan nilai dari masing-masing profil yang telah ada. Dengan mencari selisih GAP dengan membandingkan akumulasi nilai kriteria berdasarkan bobot dengan standard nilai qualisifikasi yang ada, dengan hasil akhir berupa memenuhi syarat atau tidak memenuhi.Kata Kunci:  Sistem Penunjang Keputusan, Bidan, Profiel Matching, Analisis GAP AbstractNon-Permanent Employee of midwife Placement System conducted by Tapin District Health Office by giving midwives freedom to choose from one of the selected Placement Health Centers, and midwives who have previously obtained a Placement Health Center of placement choice, were immediately decided to be placed at the Community Health Center option. As a result of only looking at the condition of one of the midwife criteria, the Public Health Center which has been placed by the Permanent Employee of the midwife is mostly improperly placed, because the midwife is unable to meet the criteria required by the Center for Public Health.This article presents a decision support system for non permanent employee / PTT of midwife using GAP method or matching profile so that the criteria for which the Public Health Center of placement can be applied optimally. The GAP mathematical model or matching profile is a method for comparing criteria against the criteria for which the values of each of the existing profiles are to be found. By looking for GAP differences by comparing the accumulation of criterion values by weight to the existing standard of qualification, with the final result being qualified or not fulfilling.Keywords: Decision Support System, Midwife, Profiel Matching, GAP Analysis 
Model Sistem Informasi Penjualan Danbo Papercraft Berbasis Web Rahmat Hidayatullah; Ratna Fitriyani; Siti Abidah
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 6, No 1: April 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.868 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v6i1.239

Abstract

ABSTRAKSagai Papercraft Creative adalah sebuah usaha kerajinan yang bergerak di bidang  kesenian papercraft, pada awalnya Sagai Papercraft Creative hanya membuat danbo pola original. Seiring berkembangnya zaman dan permintaan pelanggan, sekarang Sagai Papercraft Creative sudah membuat berbagai kerajinan danbo papercraft dengan macam-macam pola dan desain.            Selama ini Sagai Papercraft Creative melakukan pemasaran, promosi dan pelayanan kepada pelanggan hanya melalui media sosial BBM (Blackberry Messanger). Minimnya media penyebaran informasi pemasaran dan promosi danbo papercraft karena selama ini pemasaran, promosi, dan pelayanan hanya dilakukan melalui media sosial BBM (Blackberry Messanger), sehingga berdampak tidak meningkatnya omset penjualan danbo papercraft.Dalam penelitian ini, dibuat sistem informasi penjualan danbo papercraft pada Sagai Papercraft Creative berbasis web berdasarkan hasil uji dapat membantu meningkatkan media penyebaran informasi pemasaran dan promosi danbo papercraft, sehingga diharapkan juga dapat meningkatkan omset penjualan usaha Sagai Papercraft Cerative, dan mempermudah pelanggan dalam pengaksesan untuk melakukan pemesanan danbo papercraft. Sekaligus  memudahkan pegawai Sagai Papercraft Creative dalam mengelola data seperti data pelanggan, data pesanan dan  mengelola laporan keuangan.Kata Kunci: Sistem informasi, e-Commerce, Kerajinan Papercraft  ABSTRACTSagai Papercraft Creative is a craft businesses engaged in the art of papercraft, initially Sagai Creative Papercraft only make danbo original pattern. As time and customer demand, now Sagai Papercraft Creative has made various crafts danbo papercraft with a variety of patterns and designs.During this Sagai Papercraft Creative do the marketing, sale and service to customers only through social media BBM (Blackberry Messenger). The lack of information dissemination media marketing and promotion danbo papercraft because during the marketing, sale, and servicing is only done through social media BBM (Blackberry Messenger), so the impact is not increased turnover danbo papercraft.In this study, made sales information system danbo papercraft on Sagai Papercraft Creative web based on test results to help improve the media dissemination of information marketing and promotion danbo papercraft, so it is also expected to increase the turnover of enterprises Sagai Papercraft Cerative, and facilitates their access to booking danbo papercraft. And facilitate employee Sagai Creative Papercraft manage data such as customer data, order data and manage financial reports.Keywords: Information Systems, e-Commerce, Craft Papercraft
Penerapan Metode Profile Matching Pada Proses Pemilihan Lokasi Perumahan Muhammad Raihan; Fitriyadi Fitriyadi; Siti Abidah
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 4, No 3: Desember 2015
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.29 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v4i3.103

Abstract

Dalam usaha developer property memilih lokasi adalah keputusan terpenting bagi  developer. Sehingga developer harus jeli dalam memilih lahan lokasi, apabila kurang jeli dalam memilih lahan lokasi salah satu contohnya akan berakibat lambatnya penjualan, sehingga keuntungan perusahaan menjadi tidak optimal.Maka dibangunlah suatu sistem yang dapat membantu developer dalam memberikan rekomendasi pemilihan lokasi perumahan yang sesuai dengan yang diinginkan developer. Metode profile matching ini dipilih karena metode ini mampu memberikan rekomendasi dengan  nilai terdekat, jadi walaupun tidak ada lahan lokasi yang sesuai persis dengan yang di inginkan developer tapi profile matching akan memberikan rekomendasi pemilihan lahan lokasi dengan profil yang terdekat dengan yang diinginkan developer. Kata kunci: Profile Matching, Lokasi Perumahan
MODEL APLIKASI PEMBUATAN SURAT IZIN MENGEMUDI DAN SURAT IZIN MEMASUKI AREA TAMBANG PADA PT. BARATAMA NUSANTARA INDONESIA BERBASIS WEB Siti Abidah; Risma Erwina Sari
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 7, No 2: Agustus 2018
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.77 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v7i2.290

Abstract

Abstrak Surat Izin Mengemudi Perusahaan (Simper) dan surat izin untuk memasuki area tambang atau Mine Permit hanya dipakai dalam dunia pertambangan. Bagi pekerja yang bekerja di dunia pertambangan batu bara wajib memiliki kedua benda tersebut. Untuk mengemudikan mobil dipertambangan wajib membawa Simper sebagai surat izinnya dan Mine Permit sebagai tanda pengenalnya. Syarat untuk mendapatkan Simper dan Mine Permit pada PT. Baratama Nusantara Indonesia diharuskan mengikuti tes yang masih dilakukan dengan cara manual, serta pengisian data karyawan yang akan dicetak pada Simper dan Mine Permit menggunakan Microsoft Excel yang nantinya diisi lagi dengan data karyawan lain sehingga sering terjadi data yang rangkap yang mengakibatkan harus mengirim lagi data tersebut ke PT. Arutmin Indonesia untuk meminta nomor registrasi yang berbeda. Hal tersebut membuat proses pengerjaan menjadi lambat dan kurang efisien. Dari permasalahan diatas maka dibuatlah model aplikasi aplikasi pembuatan surat izin mengemudi dan suart izin memasuki area tambang pada PT. Baratama Nusantara Indonesia Berbasis Web untuk mempermudah dalam pembuatan Simper dan Mine Permit dan pemberian informasi secara cepat sehingga diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada selama ini. Kata Kunci : Tambang, Simper, Mine Permit. Abstrack . The Company Driving License (Simper) and permission to enter the mine area or Mine Permit are only used in the mining world. For workers who work in the world of coal mining, they must have both objects. To drive a car in mining must bring Simper as a permit and Mine Permit as an identification. Requirements to get the Simper and Mine Permit at PT. Baratama Nusantara Indonesia is required to take tests that are still done manually, and filling employee data that will be printed on Simper and Mine Permit using Microsoft Excel which will be filled with other employee data so that duplicate data often results in having to send again the data to PT. Arutmin Indonesia to request a different registration number. This makes the work process slow and inefficient. From the above problems, an application application model for making a driver's license was made and a permit to enter the mine area at PT. Baratama Nusantara Indonesia Based on the Web to make it easier to make simper and mine permits and provide information quickly so that it is expected to solve the problems that have existed so far. Key word: Mine, Simper, Mine Permit.
Sistem Penunjang Keputusan Penentuan Lokasi Cabang Pondok Cokelat Hatta Menggunakan Metode SAW Berbasis Webgis Samiati Samiati; Siti Abidah
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 13, No 2: Agustus 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.482 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v13i2.272

Abstract

AbstrakPenentuan lokasi cabang adalah hal yang sangat penting dalam lokasi usaha dikarenakan penetapan lokasi yang baik akan memberikan keuntungan yang optimal pada usaha tersebut. Dalam menentukan lokasi cabang tidaklah mudah  karena harus mengetahui jarak antara cabang satu dengan yang lain, butuh lokasi yang tepat, strategis dan efisien agar usaha tersebut dapat diterima dengan mudah oleh konsumen. Proses pembukaan cabang pada Pondok Cokelat Hatta saat ini kurang mempertimbangkan  kriteria jarak antar cabang dan lokasi yang strategis, sehingga berdampak pada penutupan  Pondok Cokelat Hatta yang terjadi diberbagai tempat. Pada penelitian ini, penetuan lokasi cabang menggabungkan sistem informasi geografis dan sistem penunjang keputusan menggunakan metode simple additive weighting untuk penentuan lokasi cabang Pondok Cokelat Hatta.Sistem Informasi Geografis adalah sistem informasi yang mampu memvisualisasikan pola penyebaran lokasi untuk dapat diketahui, dianalisa, dan menyebarkan informasi-informasi mengenai lokasi dipermukaan bumi sedangkan simple additive weighting (SAW) adalah metode yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang dapat merankingkan hasil akhir dari perhitungan tersebut.Aplikasi Sistem Penunjang Keputusan Penentuan Lokasi Cabang Pondok Cokelat Hatta Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) di Kalimantan Selatan Berbasis Webgis dapat menampilkan peta penyebaran lokasi cabang Pondok Cokelat Hatta sehingga dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai lokasi cabang Pondok Cokelat Hatta dan lokasi yang strategis untuk membangun cabang baru Pondok Cokelat Hatta tersebut. Kata Kunci: Sistem Penunjang Keputusan, Penentuan Lokasi,  Sistem Informasi Geografis Abstract            Branch location determination is very important in the business location because the determination of a good location will provide an optimal advantage for the business. In determining the location of the branch is not easy because it must know the distance between branches with each other, need a precise location, strategic and efficient so that the business can be accepted easily by consumers. The process of opening branches at Pondok Cokelat Hatta currently less consider the criteria of the distance between branches and strategic location, so that the impact on the closure of Hatta Cokelat Huts that occur in various places. In this research, the location of branch involves combining geographic information system and decision support system using simple additive weighting method to determine the location of Pondok Cokelat Hatta branch.            Geographic Information System is an information system that is able to visualize the pattern of location distribution to be known, analyzed, and disseminate information about the location of the earth surface while simple additive weighting (SAW) is a method that can be used for decision making that can rank the final result of the calculation .            Application of Decision Support System Determining the Location of Hatta Cokelat Branch Using Simple Additive Weighting (SAW) Method in South Kalimantan Webgis based can display map of location distribution of Pondok Cokelat Hatta branch so that can give information to public about location of Hatta Cokelat branch and strategic location to build The new branch of Pondok Cokelat Hatta.Keywords:  Decision Support Systems, Locations Plott,  Geographic Information Systems
Penerapan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Dalam Pemilihan Kelompok Penerima Bantuan Modal Usaha Pengolahan Hasil Perikanan Kota Banjarbaru Siti Abidah; Mariatul Kiptia
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 14, No 1: Februari 2018
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.884 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v14i1.310

Abstract

Abstrak Pada proses pemilihan penerima bantuan modal usaha pengolahan hasil perikanan yang dilakukan oleh bagian perikanan di Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Banjarbaru sudah menggunakan Microsoft Office dalam mengerjakan tugasnya, hanya saja masih belum sesuai dalam menentukan penerima bantuan modal usaha pengolahan hasil perikanan, karena penilaian yang dilakukan belum bersifat objektif sehingga bantuan yang diberikan tidak tepat sasaran. Permasalahan diatas dapat diselesaikan dengan metode Simple Additive Weighting (SAW), yaitu dengan merancang aplikasi yang dapat digunakan sebagai alternatif solusi untuk menyelesaikan permasalahan. Berdasakan hasil penelitian yang dilakukan bahwa sistem penunjang keputusan pemilihan kelompok penerima bantuan modal usaha pengolahan hasil perikanan dengan Metode Simple Additive Weighting, dapat membantu dalam melakukan pemilihan untuk menyalurkan bantuan modal usaha dengan tingkat akurasi sebesar 73%. Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Simple Additive Weighting, Modal Usaha Abstract In the process of selecting beneficiaries of fishery products processing business conducted by the fishery department in the Office of Food Security of Agriculture and Fisheries City of Banjarbaru already using Microsoft Office in doing its tasks, it's just still not appropriate in determining the recipient of capital aid for processing of fishery products, done not yet objective so that the aid given is not right target. The above problems can be solved by Simple Additive Weighting (SAW) method, by designing applications that can be used as an alternative solution to solve the problem. Based on the results of research conducted that the decision support system of the selection of beneficiary group of fishery product processing with Simple Additive Weighting method, can assist in choosing to distribute business capital assistance with accuracy rate of 73%. Keywords: Decision Support System, Simple Additive Weighting, Business Capital
Desain Sistem Informasi Pemasaran Perumahan Pada PT. Griya Rolanda Mandiri Berbasis Web Siti Abidah; Resti Amalia; Eka Chandra Kirana
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 10, No 2: Agustus 2014
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.712 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v10i2.38

Abstract

PT. Griya Rolanda Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan properti, perusahaan yang menjual berbagai tipe rumah. Dalam melakukan transaksinya PT. Griya Rolanda Mandiri sudah menggunakan sistem komputerisasi pada pencatatan transaksinya, tapi masih ada lagi terdapat kendala, yakni pegawai yang memasarkan produkmereka dengan hanya mengandalkan brosur dan kepintaran ingatan mereka untuk dapat menarik minat pelanggan. Pada tugas akhir ini diuraikan proses perancangan sistem informasi griya rolanda mandiriberbasis web, informasi perumahan yang tersedia di web adalah merupakan informasi yang diberikan oleh perusahaan PT. Griya Rolanda Mandiri.Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sebuah sistem informasi pemasaran dengan interface yang menarik denganberbasis web menggunakan database My SQL dan Arview untuk menampilkan lokasi perumahan dengan tipe-tipe rumah yang ditawarkan. Manfaat dari penelitian ini untuk mempermudah pegawai dalam pemasaran dan memperkecil human error karena kekurangtelitian seorang admin pada tahap transaksi dan untuk efisiensi waktu.Kata Kunci : Sisitem Informasi Pemasaran, Web, Perumahan Griya Rolanda Mandiri.
Evaluasi User Experience Sistem E-Learning Menerapkan User Experience Questionaire Wahyudi Ariannor; Siti Abidah
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 2: Agustus 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.608 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v11i2.902

Abstract

The class implementation at the STMIK Banjarbaru college has been supported by the e-Learning application as a learning medium, but since the beginning of its use there has been no evaluation to ascertain whether the e-Learning system used has been running well or not, and the extent of user experience (UX) is not known  to the e-Learning application. This study aims to measure the UX of e-Learning applications quantitatively using the User Experience Questionnaire (UEQ) technique, involving 313 respondents. UX measurement uses 26 elements categorized on 6 scales. Based on the test results of the benchmark data set in the New User category, the Novelty scale is below the average, while in the Old User category, 2 scales are obtained below the average, namely Attractiveness and Novelty. The Novelty scale affects the Attractiveness scale, so the Novelty scale is very important to pay attention to, so that users still feel comfortable using e-Learning applications even in a long period of use.Keywords: Analysis; Benchmark datasets; Novelty; AttractivenessAbstrak. Penyelenggaraan perkuliahan di kampus STMIK Banjarbaru telah didukung aplikasi e-Learning sebagai media pembelajaran, namun sejak awal penggunaannya belum dilakukan evaluasi untuk memastikan apakah sistem e-Learning yang digunakan telah berjalan dengan baik atau belum, serta belum diketahui sejauh mana pengalaman pengguna (User Experience/UX) terhadap aplikasi e-Learning tersebut. Penelitian ini bertujuan melakukan pengukuran UX terhadap aplikasi e-Learning secara kuantitatif menggunakan teknik User Experience Questionnaire (UEQ), melibatkan 313 responden. Pengukuran UX menggunakan 26 elemen yang dikategorikan dalam 6 skala. Berdasarkan hasil uji set data benchmark pada kategori Pengguna Baru diperoleh skala Kebaruan (novelty) berada di bawah rata-rata, sedangkan pada kategori Pengguna Lama diperoleh 2 skala di bawah rata-rata, yaitu Daya Tarik (attractiveness) dan Kebaruan. Skala Kebaruan berpengaruh terhadap skala Daya Tarik, sehingga skala Kebaruan sangat penting untuk menjadi perhatian, agar pengguna tetap merasa nyaman menggunakan  aplikasi e-Learning walau dalam jangka waktu penggunaan yang lama.Kata Kunci: Analisis; Set data benchmark; Kebaruan; Daya tarik