cover
Contact Name
Bahar
Contact Email
bahararahman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslit.stmikbjb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi
ISSN : 20893787     EISSN : 26850893     DOI : -
Core Subject : Science,
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi adalah Jurnal Ilmiah bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi yang diterbitkan secara periodik tiga nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. Redaksi Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi menerima sumbangan tulisan hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi.
Arjuna Subject : -
Articles 951 Documents
Penentuan Prioritas Usulan Peserta Sertifikasi Guru Menggunakan FMADM Fitriyadi Fitriyadi; Dian Irawan
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 2, No 1: April 2013
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.903 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v2i1.85

Abstract

Dalam penentuan usulan sertifikasi guru terdapat beberapa faktor yang menjadiacuan dalam penilaian. Penilaian berdasarkan usia, masa kerja dan pangkat/golongan, demiefektifitas dalam penentuan maka pengambilan keputusan yang tepat sangat diperlukan.Makalah ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem pendukung keputusan yangmempunyai kemampuan analisa penentuan sertifikasi guru menggunakan Fuzzy MADM(Multiple Attribute Decission Making) dengan metode SAW (Simple Additive Weighting). Padapenelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu mencari alternatif terbaik bedasarkan kriteriakriteria yang telah ditentukan dengan mengggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting)untuk melakukan perhitungan metode FMADM pada kasus tersebut. Metode ini dipilih karenamampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif, dalam hal ini alternatif yangdimaksudkan yaitu penentuan usulan sertifikasi guru berdasarkan kriteria-kriteria yangditentukan. Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap atribut, kemudiandilakukan proses perankingan yang akan menentukan alternatif yang optimal, yaitu penentuanguru yang berhak melanjutkan ketahap tes tertulis dalam proses penyeleksian sertifikasi guru.Kata Kunci : Sertifikasi Guru, FMADM, SAW, Kriteria
PUSAT INFORMASI PANDUAN PARIWISATA DI KALIMANTAN TENGAH MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD Arliyana Arliyana; Noormi Maulidina
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi JUTISI Vol. 8, No. 1, April 2019
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.903 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v8i1.327

Abstract

Abstrak Teknologi informasi saat ini berkembang sangat pesat dan sangat dibutuhkan untuk penyebaran informasi tanpa batasan ruang dan waktu. Dengan kemajuan teknologi informasi juga berdampak pada kegiatan perekonomian yang merupakan sumber pendapatan bagi setiap daerah bahkan setiap negara, begitu pula di Indonesia. Kalimantan Tengah adalah salah provinsi di Indonesia yang memiliki objek wisata yang khas. Setiap daerah di Kalimantan Tengah memiliki beraneka macam objek wisata seperti tempat wisata, seni, budaya, kuliner, serta kerajinan tangan ciri yang menjadi khas daerahnya. Perlu adanya teknologi mobile yang dapat digunakan untuk penyebaran informasi objek wisata di Kalimantan Tengah. Dalam penelitian ini membahas merancang dan mengimplementasikan Pusat Informasi Panduan Pariwisata di Kalimantan Tengah menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) dengan berbagai tahapan yang dilakukan yaitu Scope Definition, Analysis, Design, Construction dan Testing. Manfaat dari penelitian ini yaitu menjadi pusat panduan bagi masyarakat lokal dan wisatawan dalam mengenal objek wisata di Kalimantan Tengah dan membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan objek wisata Kalimantan Tengah. Kata kunci: Pusat Informasi, Pariwisata, Rapid Application Development (RAD) Abstract Information technology is currently growing very rapidly and much needed for the dissemination of information without the limitations of time and space. With the advancement of information technology is also impacting on the economy which is a source of income foreach region even from country to country, as well as in Indonesia. Central Kalimantan is one of the provinces in Indonesia which has the typical tourist attractions. Each area in Central Kalimantan has a wide range of tourist attractions such as tourist attractions, art, culture, food, and crafts which became distinctive regions. Need for mobile technology that can be used for the dissemination of information on tourism in Central Kalimantan. In this study discusses design and implement Tourism Guide information center in Central Kalimantan method using Rapid Application Development (RAD) with various stages being performed i.e. Scope Definition, Analysis, Design, Constructionand Testing. The benefits of this research that is becoming the Center Guide for local people and tourists in the know attractions in Central Kalimantan and helping local governments in promoting the attractions of Central Kalimantan. Keyword: Information Center, Tourism, Rapid Application Development (RAD)
Diagnosa Penyakit Ayam Broiler Berbasis Metode Depth First Search Fauzan Aktavianoor; Taufiq Taufiq
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 5, No 1: April 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.222 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v5i1.150

Abstract

AbstrakDalam proses pendiagnosaan penyakit ayam broiler pada CV. Gunung Mas masih menggunakan mekanisme diagnose berdasarkan hasil pengalaman petani tanpa mengetahui dasar penyakit ayam broiler secara ilmiah sehingga sering terjadi kesalahan diagnose.Metode Depth First Search (DFS) merupakan metode pelacakan yang bisa diterapkan dalam proses diagnosa penyakit ayam broiler, dengan memasukkan aturan-aturan yang berasal dari pakar penyakit ayam, maka proses diagnosa akan menjadi lebih tepat dari sekedar perkiraan petani ayam.Hasil dari pelacakan penyakit yang dilakukan oleh metode Depth First Search (DFS) dapat dengan tepat mendiagnosa penyakit ayam broiler dengan tingkat akurasi 66% sehingga meminimalisir terjadinya kesalahan diagnose.Kata Kunci: Ayam Broiler, Diagnosa, Depth First Search.
Program Aplikasi Untuk Pengelolaan Bantuan Alat Olah Tanah Dan Pompa Air Pada Dinas Pertanian Eka chandra Kirana; Muslihuddin Muslihuddin
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 6, No 2: Agustus 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.671 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v6i2.248

Abstract

AbstrakPertumbuhan penduduk yang cepat menyebabkan peningkatan permintaan bahan pangan tiap tahunnya, hal ini menuntut petani bekerja ekstra untuk meningkatkan produktifitasnya. Oleh karena itu Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Banjar menyalurkan bantuan kepada kelompok-kelompok petani agar petani lebih produktif dalam melakukan kegiatan pertaniannya, sehingga petani sejahtera dan permintaan bahan baku pangan terpenuhi. Dengan hasil produk yang berkualitas dapat meningkatkan kecintaan terhadap produktifitas petani kita sendiri.Proses pertama pemberian bantuan alat pertanian yaitu petani menyerahkan proposal, dan pihak dinas melakukan pengecekan apakah petani sudah terdaftar atau belum satu per satu pada file data kelompok tani dan gabungan kelompok tani dari Badan Penyuluh daerah kabupaten Banjar, hal ini menyebabkan pihak dinas kesulitan untuk pengecekan karena data terlalu banyak. Jika petani terdaftar dan belum pernah menerima bantuan sebelumnya maka petani berhak menerima bantuan alat olah tanah dan pompa air, dan pihak dinas melakukan pengecekan apakah petani sudah pernah mendapatkan bantuan atau belum jika sudah pernah maka petani tidak mendapatakan bantuan lagi tetapi jika bantuan yang dimiliki sudah berusia lebih dari lima tahun atau mengalami kerusakan berat maka petani bisa mendapatkan bantuan kembali setelah pihak dinas melakukan pengecekan terhadap bantuan yang dimiliki, kemudian dinas menyerahkan bantuan dan mencatat data petani, data alat olah tanah dan pompa air secara manual dengan ditulis di form bantuan sehingga untuk merekap data pihak dinas harus melakukan pengetikan lagi sehingga perekapan tidak teratur dan tidak konsisten.Kata Kunci: Program Aplikasi, Alat Olah Tanah Dan Pompa Air, Hibah Abstract            Rapid population growth causes an increase in demand for food each year, which requires farmers to work extra to increase their productivity. Therefore, the Department of Agriculture, Plantation, and Animal Husbandry of Kabupaten Banjar channeled aid to farmer groups so that farmers were more productive in their agricultural activities, so that the farmers were prosperous and the demand for food raw materials was fulfilled. With the results of quality products can increase the love of productivity of our own farmers.            The first process of giving agricultural equipment is farmers submitting proposals, and the authorities check whether the farmers have been registered or not one by one in the data file of farmer groups and the combination of farmer groups from the District Extension Agency Banjar district, this causes the office difficulties to check because Too much data. If farmers are registered and have not received previous assistance then the farmers are entitled to receive land and water pumps, and the authorities check whether the farmer has received assistance or not, if the farmer has not received help yet but if the assistance is already old More than five years old or severely damaged the farmers can get help again after the agency checks the aid owned, then the office handed over the aid and record the data of farmers, data equipment and ground water pump manually written on the form of assistance so as to recap The data of the agency should do the typing again so that the recording is irregular and inconsistent.Keywords: Applications Programs, Ground Equipment And Water Pumps, Grants
Pemilihan Sekolah Bersih Tingkat SMP Berbasis Metode Simple Additive Weighting (SAW) Rima Safitri; Yulia Yudihartanti; Ratna Fitriyani
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.532 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v3i3.21

Abstract

Badan Lingkungan Hidup Banjarbaru merupakan bagian dari pemerintah Kota Banjarbaru mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk menangani masalah lingkungan hidup termasuk lingkungan sekolah. Badan Lingkungan Hidup Banjarbaru mempunyai kegiatan tahunan berupa berbagai macam lomba dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, diantaranya yaitu Pemilihan Sekolah Bersih Tingkat SMP Se-Kota Banjarbaru. SAW (Simple Additive Weighting) sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiapalternatif pada semua atribut. Tujuan dari perancangan ini adalah membuat aplikasi untuk memilih sekolah bersih tingkat SMP se-Kota Banjarbaru yang berbasis web yang diimplementasikan pada Badan Lingkungan Hidup Banjarbaru. Dan hasil akhir dari perancangan menunjukkan bisa diwujudkannya tujuan maupun manfaat penelitian. Badan Lingkungan Hidup Banjarbaru disarankan menggunakan aplikasi ini untuk menilai Pemilihan Sekolah Bersih Tingkat SMP Se-Kota Banjarbaru.Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Sekolah Bersih, Simple Additve Weighting
MODEL NEURAL NETWORK UNTUK IDENTIFIKASI VARIABEL KEMISKINAN RUMAH TANGGA KECAMATAN ARANIO Erwin Arry Kusuma
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 7, No 2: Agustus 2018
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.203 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v7i2.292

Abstract

Abstrak Kemiskinan sering kali dipahami sebagai gejala rendahnya tingkat kesejahteraan. Berbagai penelitian yang telah dilakukan mengenai kemiskinan dan banyak sekali faktor yang mempengaruhi kemiskinan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian mengenai klasifikasi status kesejahteraan rumah tangga di Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji hasil akurasi berbagai model Neural Network dalam mengenai klasifikasi status kesejahteraan rumah tangga di Kecamatan Martapura tersebut. Dari berbagai hasil pengujian, didapatkan kesimpulan bahwa model Neural Network yaitu Training Cycle = 200, Learning Rate = 0,1, Momentum = 0,2, Number of Validation=6, dan Sampling Type = Strarified, menghasilkan tingkat akurasi lebih baik daripada model lainnya. Model yang didapatkan tersebut menghasilkan nilai Accuracy=89,97% +/- 3,46%. Kata kunci: status kesejahteraan, tingkat kesejahteraan, Neural Network Abstrak Poverty is often understood as a symptom of low levels of well-being. Various studies have been conducted on poverty and many factors that influence poverty. Therefore, a study was conducted on the classification of household welfare status in Aranio District, Banjar Regency, South Kalimantan. This research was conducted to examine the results of the accuracy of various Neural Network models in the classification of household welfare status in the Martapura District. From various test results, it was concluded that the Neural Network model namely Training Cycle = 200, Learning Rate = 0.1, Momentum = 0.2, Number of Validation = 6, and Sampling Type = Strarified, resulting in a better level of accuracy than other models . The model obtained produces Accuracy value = 89.97% +/- 3.46%. Keywords: welfare status, welfare level, Neural Network
Optimasi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dengan Analisis Reorder Point Nidia Rosmawanti; Khairullah Khairullah
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 5, No 3: Desember 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.949 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v5i3.113

Abstract

AbstrakKetersediaan bahan baku merupakan  hal terpenting  dalam sebuah  perusahaan untuk menghasilkan sebuah produk,  kurangnya ketersediaan bahan baku akan  menghambat proses produksi sedangkan jika terjadi kelebihan bahan baku  maka akan menumpuk di gudang dan perusahaan harus mengeluaran biaya untuk penyimpanannya. Titik pemesanan kembali adalah suatu titik atau batas dari jumlah persediaan yang ada pada suatu saat dimana pesanan harus diadakan kembali. Titik ini menunjukkan kepada bagian pembelian untuk mengadakan kembali pesanan bahan-bahan persediaan untuk menggantikan persediaan yang telah digunakan, dengan demikian, kekurangan atau kelebihan bahan baku dapat ditanggulangi oleh perusahaan. Penetapan Titik Pemesanan Kembali Bahan Baku sering mengalami permasalahan jika dilakukan dengan penetapan secara manual, sehingga perusahaan mengalami permasalahan dalam pengendalian Persediaan Bahan Baku.Pada penelitian ini akan dibuat model Aplikasi Sistem untuk menganalisis optimasi pengendalian dengan ReOrder Point (titik pemesanan kembali) persediaan bahan baku, sehingga diharapkan pihak manajemen dapat tepat dalam menentukan Titik Pemesanan Kembali Persediaan Bahan Baku.KataKunci: Sistem Informasi, Optimasi, Bahan Baku, ReOrder Point
Penerapan Metode Topsis Untuk Penentuan Juara Lomba Bercerita Tingkat Sekolah Menengah Mara Upu; Sushermanto Sushermanto; Bahar Bahar
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 5, No 2: Agustus 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.007 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v5i2.139

Abstract

AbstrakKantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tabalong merupakan kantor yang diberi mandat untuk melakukan tugas membina dalam bidang perpustakaan terkhusus di wilayah kabupaten Tabalong. Salah satu upaya untuk menarik minat dan kegemaran membaca pada satuan pendidikan adalah dengan menyelenggarakan lomba bercerita.Permasalahan yang muncul adalah ketidaksesuaian dari prioritas perangkingan dalam penentuan juara lomba bercerita, dimana pada beberapa kasus peserta yang seharusnya lebih di prioritaskan tidak mendapat prioritas sebagaimana semestinya dan sebaliknya peserta yang semestinya tidak diprioritaskan menjadi lebih di prioritaskan.Untuk mengatasi permasalahan tersebut, digunakanlah metode Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk mendapatkan prioritas perangkingan dengan akurasi yang lebih baik berdasarkan kriteria penilaian yang digunakan.Berdasarkan uji coba yang dilakukan dengan menggunakan program aplikasi yang telah dibuat, didapatkan hasil bahwa dengan menggunakan metode TOPSIS akurasi prioritas perangkingan penentuan juara lomba bercerita mencapai 82,67%.Kata kunci : lomba bercerita, sistem pendukung keputusan, Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution, SPK, TOPSIS.
Penerapan Quality Control Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Melalui e-Learning Maspaeni Maspaeni
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 6, No 1: April 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.624 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v6i1.238

Abstract

Abstrak Pemanfaatan teknologi telekomunikasi untuk kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi ataupun di lembaga pendidikan lainnya sudah banyak dan semakin terus berkembang. Salah satu metode pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi adalah metode pembelajaran berbasis e-learning. Metode pembelajaran berbasis e-learning ini merupakan sebuah proses pembelajaran mandiri yang difasilitasi dan didukung melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi atau sebagai upaya pendistribusian materi pembelajaran melalui media elektronik atau Internet sehingga peserta didik dapat mengaksesnya kapan saja dari seluruh penjuru dunia. Dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ini, memberi kumudahan dalam proses pembelajaran, yang tidak hanya dilakukan dengan metode konvensional tetapi dengan metode distance learning dan salah satunya adalah e-learning ini.Penggunaan metode pembelajaran berbasis e-learning ini perlu dilakukan kontrol (quality control) guna menjaga ataupun meningkatkan kualitas pendidikan yang dihasilkan dengan beberapa langkah diantaranya: plan for unloanned (merencanakan yang belum direncakanan/membuat standar terlebih dahulu), create checklists (membuat daftar parameter pengukuran standar), master the process of quality control (membuat pedoman control), use a fresh set of eyes to review your course (menggunakan review dari pihak lain) dan maintain an issue log (daftar membuat umpan balik).Kata Kunci:  E-learning, Quality Control, Distance Learning, Pembelajaran AbstractUtilization of telecommunication technology for learning activities in universities or in other educational institutions has been much and continues to grow. One method of learning that utilizes information and communication technology is e-learning based learning method. E-learning based learning method is an independent learning process that is facilitated and supported through the use of information and communication technology or as an effort to distribute learning materials via electronic media or the Internet so that learners can access it anytime from all over the world. With the development of information and communication technology, giving kumarapan in the learning process, which is not only done with conventional methods but with the method of distance learning and one of them is e-learning.The use of e-learning based learning method needs to be controlled (quality control) in order to maintain or improve the quality of education generated by several steps including: plan for unloanned (plan that has not direncakanan / create standards first), create checklists (create a list of measurement parameters standard), master the process of quality control, use a fresh set of eyes to review your course (using a review from others) and maintain an issue log (the list makes feedback).Keywords: E-learning, Quality Control, Distance Learning, Learning
Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Asma Berbasis Forward Chaining Rintana Arnie; Muhammad Maurits
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 3, No 1: April 2014
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.801 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v3i1.12

Abstract

Penyakit asma salah satu jenis penyakit yang menyerang manusia. Berdasarkan wawancara terhadap pihak dokter di Poli Paru RSU Ratu Zalecha, penyakit asma banyak memiliki gejala yang hampir sama bahkan ada yang hanya dibedakan oleh satu gejala. Diperlukan ketelitiandan analisa yang tajam bagi seorang dokter untuk mengungkap jenis penyakit asma demi memberikan pengonatan yang tepat kepada pasiennya, agar tidak terjadi sebuah kesalahan fatal yang membahayakan jiwa pasien. Berdasarkan uraian permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan strategi membangun suatu sistem berbasis aturan untuk permasalahan penyakit asma. Dengan menggunakan fakta-fakta yang diberikan oleh user dapat menghasilkan suatu kesimpulan yang merupakan representase dari metode forward chaining dengan melalui pelacakan suatu data atau fakta fakta yang ada menuju suatu kesimpulan.Dari hasil evaluasi yang dilakukan diperoleh jasil bahwa sistem pakar untuk diagnosa penyakit asma dapat membantu dokter di poli paru Rumah Sakit Umum Ratu Zalecha. Sistem ini dapat memberikan bantuan berupa saran atau solusi berupa informasi bagi pasien penyakit asma.Kata Kunci : Penyakit Asma, Forward Chaining, Sistem Pakar.