cover
Contact Name
Bahar
Contact Email
bahararahman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslit.stmikbjb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer
ISSN : 02163284     EISSN : 26850877     DOI : -
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer adalah Jurnal Ilmiah bidang Komputer yang diterbitkan secara periodik dua nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Redaksi Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer menerima Artikel hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang Komputer.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 2: Agustus 2021" : 11 Documents clear
Model Konseptual Sistem Irigasi Padi Sawah Otomatis Menggunakan Arduino Berbasis Android Rosda Syelly; Intan Hati; Indra Laksmana; Syamsyida Rozi
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 17, No 2: Agustus 2021
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.253 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v17i2.647

Abstract

ABSTRACTAvailability of water is a major factor in determining cropping patterns in irrigated rice fields. This study aims to develop a microcontroller-based automation concept that can later be applied to ensure the availability of irrigation water needed for plants. The application designed was an automatic irrigation system of paddy rice using a water pump irrigation method. This system consists of an Arduino as a data processor, Bluetooth, a smartphone and a water level sensor as a water detector. The software uses MIT App Inventor as a smartphone programming medium and Arduino IDE as a whole series programming. The pump will turn on when the on button on the smartphone and when the water has reached the height specified by the water level sensor, the water level sensor will decide the pump voltage.Keywords: Irrigation, Arduino, Bluetooth, MIT App Inventor ABSTRAKKetersediaan air merupakan faktor utama dalam penentuan pola tanam pada daerah pengairan padi sawah. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan konsep otomasi berbasis mikrokontroler yang nantinya bisa diaplikasikan untuk menjamin ketersediaan air irigasi yang dibutuhkan untuk tanaman. Aplikasi yang dibuat berupa sistem otomatis pengairan padi sawah yang menggunakan metode irigasi pompa air. Sistem ini terdiri dari arduino sebagai pengolah data, bluetooth, smartphone dan sensor water level sebagai pendeteksi air. Perangkat lunaknya menggunakan MIT App Inventor sebagai media pemograman smartphone dan arduino IDE sebagai pemograman rangkaian keseluruhan. Pompa akan menyala apabila tombol on pada smartphone dan apabila air sudah mencapai ketinggian yang ditentukan sensor water level, maka sensor water level akan memutuskan tegangan pompa.Kata Kunci: Irigasi, Arduino, Bluetooth, MIT App Inventor.
Klasifikasi Masa Tunggu Alumni Untuk Mendapatkan Pekerjaan Berdasarkan Kompetensi Menggunakan Algoritma C4.5 (Studi Kasus : Fasilkom Unsika) Febbyola Rezkika; Betha Nurina Sari; Agung Susilo Yuda Irawan
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 17, No 2: Agustus 2021
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.543 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v17i2.652

Abstract

AbstractTracking college graduates needs to be done to find out how their current job status is, especially the waiting time to get a job, as an indicator of the quality of college graduates. Information technology support such as data mining can be used as tools to generate knowledge. This study aims to predict the waiting time for alumni to get a job using a single decision tree algorithm (C4.5) and compare the decision tree algorithm (C4.5) with the forward selection feature. Data processing uses the C4.5 algorithm with the help of RapidMiner Studio software. The results show that the decision tree algorithm (C4.5) with the forward selection feature achieves the best performance with 80.37% accuracy, 79.56% precision, 81.34% recall, 80.40% f-measure and 0.914 AUC which includes into the excellent classification category. Thus, the C4.5 algorithm based on Forward Selection is proven to increase the level of accuracy, compared to a single decision tree (C4.5) algorithm, which is characterized by an increase in the accuracy value of 25.93%.Keywords: Data Mining, Decision Tree, C4.5, Classification, Graduates Waiting Time AbstrakPelacakan alumni perguruan tinggi perlu dilakukan untuk mengetahui bagaimana status pekerjaan mereka saat ini, khususnya waktu tunggu dalam mendapatkan pekerjaan, sebagai salah indikator kualitas lulusan perguruan tinggi. Dukungan teknologi informasi seperti data mining dapat digunakan sebagai tools untuk menghasilkan suatu pengetahuan. Penelitian ini   bertujuan untuk memprediksi waktu tunggu alumni mendapatkan pekerjaannya dengan menggunakan algoritma decision tree (C4.5) tunggal dan dibandingkan algoritma decision tree (C4.5) dengan fitur forward selection. Pengolahan data menggunakan algoritma C4.5 dengan bantuan software RapidMiner Studio. Hasilnya menunjukkan bahwa algoritma decision tree (C4.5) dengan fitur forward selection meraih performa terbaik dengan nilai accuracy 80,37%, precision 79,56%, recall 81,34%, f-measure 80,40% dan AUC 0.914 yang termasuk ke dalam kategori excellent classification. Dengan demikian, algoritma C4.5 berbasis Forward Selection terbukti dapat meningkatkan tingkat akurasi, dibandingkan dengan algoritma decision tree (C4.5) tunggal, yang ditandai  dengan peningkatan nilai akurasi sebesar 25,93%Kata kunci: Data Mining, Decision Tree, C4.5, Klasifikasi, Waktu Tunggu Alumni
Implementasi Algoritma Fisher Yates Shuffle pada Bagan Undian Peserta Pertandingan Pencak Silat Maulana Muhammad Rizky; Asriyanik Asriyanik; Lelah Lelah
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 17, No 2: Agustus 2021
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.237 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v17i2.643

Abstract

 Abstract. The manual lottery system in determining the scheme of contestants in the pencak silat championship causes the process to be ineffective and inefficient, so information technology assistance is needed. This paper presents an application model for determining the scheme of participants in a pencak silat match using a participant lottery chart system assisted by the Fisher Yates Shuffle algorithm. The application is tested using the blackbox testing method. The results of the application test in the process of randomizing the lottery of match participants showed a more effective and efficient process.Keywords: Fisher Yates Shuffle Algorithm, Randomization, Participant Lottery Chart, Pencak SilatAbstra. Sistem undi manual dalam menentukan skema peserta pertandingan pada kejuaraan pencak silat, menyebabkan proses menjadi tidak efektif dan tidak efisien, sehingga diperlukan bantuan teknologi informasi. Paper ini menyajikan model aplikasi untuk penentuan skema peserta pertandingan pencak silat menggunakan sistem bagan undian peserta berbantuan algoritma Fisher Yates Shuffle. Aplikasi diuji menggunakan motode pengujian blackbox testing. Hasil uji aplikasi dalam proses pengacakan undian peserta pertandingan menunjukkan proses yang lebih efektif dan efisien.Kata kunci: Algoritma Fisher Yates Shuffle, Pengacakan, Bagan Undian Peserta, Pencak Silat  
Implementasi K-Means Dalam Pengelompokan Penyebaran COVID-19 di Jawa Barat Muhammad Wildan Goni; Dudih Gustian; Falentino Sembiring
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 17, No 2: Agustus 2021
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.46 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v17i2.648

Abstract

AbstractConfirmed cases of the COVID-19 virus that are still unstable, as well as the comparison of total confirmed and total recoveries are quite far, which if not treated quickly will cause the number of people exposed to be increasing. This article aims to test the K-Means algorithm in grouping the spread of Covid-19 in West Java. The grouping was carried out based on confirmed parameters, isolated/under treatment, completed isolation/recovered and died from each area in West Java Province. K-means performs clustering in 3 clusters, namely the high distribution cluster (C1), the moderately distributed cluster (C2) and the lightly distributed cluster (C3). Based on the results of system analysis and testing, there are 2 regions in the high distribution cluster (C1), 6 regions for the medium distribution cluster (C2), and 19 regions for the low distribution cluster (C3).Keywords: Spread of COVID-19, K-Means Algorithm, Grouping AbstrakKasus terkonfirmasi virus COVID-19 yang masih belum stabil, serta perbandingan total terkonfirmasi dan total sembuh cukup jauh, dimana jika tidak segera ditangani dengan cepat akan menyebabkan jumlah orang yang terpapar menjadi semakin banyak. Artikel ini bertujuan untuk menguji algoritma K-Means dalam pengelompokan penyebaran Covid-19 di Jawa Barat. Pengelompokkan dilakukan berdasarkan parameter terkonfirmasi, isolasi/dalam perawatan, selesai isolasi/sembuh dan meninggal dari masing-masing daerah yang ada di Provinsi Jawa barat. K-means melakukan klasterisasi dalam 3 cluster yaitu cluster penyebaran tinggi (C1), cluster penyebaran sedang (C2) dan cluster penyebaran ringan (C3). Berdasarkan hasil analisis dan pengujian sistem, daerah yang masuk ke cluster penyebaran tinggi (C1) sebanyak 2 daerah, untuk cluster penyebaran sedang (C2) sebanyak 6 daerah, dan cluster penyebaran rendah (C3) sebanyak 19 daerah.Kata kunci: Penyebaran COVID-19, Algoritma K-Means, Pengelompokan
Prototype Pengendali Hidup dan Mati Lampu Berbasis SMS Gateway Fitriyadi Fitriyadi; Muhamad Fiqry
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 17, No 2: Agustus 2021
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.353 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v17i2.672

Abstract

At this time the control of the light switch in most homes is still controlled manually by pressing the on/off switch button. Lights in or around the house are often turned on first when traveling for a long time, because the homeowner cannot control the lights remotely. This results in an increase in the cost of electricity consumption. This paper presents a tool that can automatically control the on/off light switch remotely, using an SMS gateway and using an IDR sensor. The test tool uses four lamps, each lamp can operate automatically for parts that use SMS commands in the living room, bedroom and kitchen. For the terrace lights using the LDR sensor, at 6.30 the lights will turn off and at 18.30 the lights will turn on automatically, so they can save electricity use when the house is being lived by residents. These lights can be controlled remotely.Keywords: Prototype, Automatic Switch, SMS Gateway, LDR Sensor ABSTRAK. Pada saat ini pengendalian saklar lampu di rumah kebanyakan masih dikendalikan secara manual dengan menekan tombol saklar on/off. Lampu penerangan di dalam atau di sekitar rumah sering kali telah terlebih dahulu dinyalakan ketika akan bepergian untuk waktu yang lama, karena pemilik rumah tidak dapat mengendalikan lampu-lampu tersebut dari jarak jauh. Hal ini mangakibatkan meningkatnya biaya pemakaian listrik. Paper ini menyajikan sebuah alat yang secara otomatis dapat mengendalikan saklar on/off lampu dari jarak jauh, menggunakan SMS gateway dan penggunaan sensor lDR. Pengujian alat menggunakan empat buah lampu, masing-masing lampu dapat beroperasi secara otoamtis untuk bagian yang menggunakan perintah SMS pada ruang tamu, kamar dan dapur. Untuk bagian lampu teras menggunakan sensor LDR, pada jam 6.30 lampu akan mati dan jam 18.30 lampu akan menyala secara otoamtis, sehingga dapat menghemat penggunaan listrik ketika rumah sedang di tinggal oleh penghuni. Lampu-lampu tersebut dapat di kontrol dari jarak jauh.Kata Kunci: Prototype, Saklar Otomatis, SMS Gateway, Sensor LDR
Analisis Sentimen Seputar UU ITE Menggunakan Algoritma Support Vector Machine Yoga Vikriansyah Wijaya; Adhitia Erfina; Cecep Warman
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 17, No 2: Agustus 2021
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.882 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v17i2.644

Abstract

AbstractSentiment analysis of twitter tweets from the Indonesian people can be used as one of the parameters to be a support for the government in evaluating decision making and policies in the future. This study aims to find out the sentiments of Indonesian people's tweets on Twitter about the Information and Electronic Transaction Law. The data material used in this study uses a query on the Information and Electronic Transaction Law, Hate Speech, Defamation, Online Fraud, and Data Theft. The test is carried out by calculating accuracy, precision, recall and F1-score, using a variety of training data and test data. The highest accuracy results were obtained from the composition of 90% training data and 10% test data with an accuracy value of 84% with an average precision of 84%, recall 65%, f1-score 71% for each sentiment class.Keywords: Sentiment Analysis, Support Vector Machine Algorithm, Community TweetAbstrakAnalisis Sentimen cuitan twitter dari masyarakat Indonesia dapat dijadikan sebagai salah satu parameter untuk menjadi penunjang bagi pemerintah dalam mengevaluasi pengambilan keputusan dan kebijakan di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sentimen dari cuitan masyarakat Indonesia di twitter seputar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Bahan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan query Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Ujaran Kebencian, pencemaran nama baik, Penipuan Online, dan Pencurian data. Pengujian dilakukan dengan perhitungan akurasi, precision, recall dan F1-score, dengan menggunakan variatif data latih dan data uji. Hasil akurasi tertinggi didapatkan dari komposisi data latih 90% dan data uji 10% dengan nilai akurasi 84% dengan rata-rata precision 84%, recall 65%, f1-score 71% tiap kelas sentimen.Kata Kunci: Analisis Sentimen, Algoritma Support Vector Machine, Cuitan Masyarakat
Penerapan Algoritma K-Means Dalam Pengelompokan Kesejahteraan Rakyat Berdasarkan Kecamatan di Kabupaten Karawang Dinda Fitriani; Tesa Nur Padilah; Betha Nurina Sari
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 17, No 2: Agustus 2021
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.154 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v17i2.649

Abstract

AbstrackTo make it easier for the government to implement policies related to people's welfare issues, it is necessary to know which areas have low levels of people's welfare, so that the government can prioritize the welfare of the people in that region. In this regard, it is necessary to classify the welfare of the people based on the existing area. This paper applies data mining techniques with the k-means algorithm in classifying people's welfare based on sub-district areas. The results of data processing with the help of tools Rstudio 4.0.5 obtained 3 clusters. Cluster 1 is a cluster with a high level of people's welfare, consisting of 7 sub-districts. Cluster 2 is a cluster with a moderate level of people's welfare, consisting of 8 sub-districts. Cluster 3 is a cluster with a low level of people's welfare, consisting of 7 sub-districts. In clustering with 3 clusters, the SSE value is 23,58788, and the accuracy rate is 72.9%.Keywords: People's Welfare, Data Mining, K-Means Clustering AbstrakUntuk mempermudah pemerintah mengimplementasikan kebijakan yang terkait dengan masalah kesejahteraan rakyat, perlu diketahui daerah mana saja yang memiliki tingkat kesejahteraan rakyat rendah, sehingga pemerintah dapat memprioritaskan kesejahteraan rakyat pada wilayah tersebut. Berkaitan dengan hal tersebut, perlu dilakukan pengelompokkan kesejahteraan rakyat berdasarkan wilayah yang ada. Paper ini menerapkan teknik data mining dengan algoritma k-means dalam pengelompokan kesejahteraan rakyat berdasarkan wilayah kecamatan. Hasil pengolahan data dengan bantuan tools Rstudio 4.0.5 diperoleh 3 cluster. Cluster 1 merupakan cluster dengan tingkat kesejahteraan rakyat tinggi, terdiri dari 7 kecamatan. Cluster 2 merupakan cluster dengan tingkat kesejahteraan rakyat sedang, terdiri dari 8 kecamatan. Cluster 3 merupakan cluster dengan tingkat kesejahteraan rakyat rendah, terdiri dari 7 kecamatan. Dalam melakukan clustering dengan 3 cluster diperoleh nilai SSE sebesar 23.58788, dan tingkat akurasi sebesar 72.9%.Kata kunci: Kesejahteraan Rakyat, Data Mining, K-Means Clustering
Uji Kontrol Sistem Penerangan Bangunan Non IoT Berbasis Komunikasi Nirkabel Wi-Fi Aulia Oktaviani Prasiska; Budi Rahmani
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 17, No 2: Agustus 2021
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.961 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v17i2.645

Abstract

AbstractPeople desperately need the efficiency of time, energy, and cost in their daily lives. Therefore various efforts are made to be achieved, and one of them is by utilizing a smartphone or smartphone device. One of the applications developed and based on the Android operating system is on automation, whether for lighting houses, buildings, etc. Especially in the building lighting system, the problem is when the building guard forgets to turn off one or more lights. It isn't easy when the building guard has to return to the light switch position, especially in a multi-storey building, and he or she is already in the lobby (ground floor). This research has designed the build of a system to control the lighting lights of buildings. Some devices serve as command givers (android phones), and there are command recipients (microcontrollers). The type of connection used is Wi-Fi wireless communication between the microcontroller and the smartphone without utilizing an internet connection (IoT). The enhancements used are access points to bridge communication from the mobile phone to the command receiver module.The system's test results designed to build have found good performance in multi-storey buildings (three storeys). Among them is that the system implemented using wireless communication (Wi-Fi) with a control distance of approximately 12 meters without interference from other mobile Keywords : building lighting system; wemosD1;  Wi-Fi; microcontroller; Android;AbstrakManusia sangat membutuhkan adanya efisiensi waktu, tenaga, dan biaya di kehidupan sehari harinya. Karenanya berbagai upaya dilakukan agar hal itu dapat dicapai, dan salah satunya adalah dengan memanfaatkan perangkat telepon pintar atau smart phone. Salah satu aplikasi yang dikembangkan dan berbasis sistem operasi android adalah pada otomasi, baik untuk penerangan rumah, gedung, dan atau yang lainnya. Khusus pada sistem penerangan gedung, persoalan yang dihadapi adalah pada ketika penjaga gedung lupa mematikan satu lampu atau lebih. Hal ini akan menyulitkannya ketika harus kembali ke posisi saklar lampu tersebut berada, apalagi pada gedung bertingkat dan saat itu penjaga gedung sudah berada di lobby (lantai dasar). Penelitian ini telah merancang bangun sebuah sistem untuk melakukan pengontrolan lampu penerangan gedung. Ada perangkat yang berfungsi sebagai pemberi perintah (handphone android) dan ada penerima perintah (mikrokontroler). Jenis koneksi yang digunakan adalah komunikasi nirkabel Wi-Fi antara mikrokontroller dan smartphone tanpa memanfaatkan koneksi internet (IoT). Perangkat tambahan yang digunakan adalah akses poin untuk menjembatani komunikasi dari handphone ke modul penerima perintah.Hasil pengujian terhadap sistem yang dirancang bangun telah mendapati kinerja yang baik pada gedung bertingkat (berlantai tiga) dengan variasi jarak kontrol terhadap lampu sejauh 2 s.d. 9 meter. Hal ini tergantung daya sinyal Wi-Fi yang ditangkap dan ada atau kuat tidaknya gangguan dari sinyal Wi-Fi lainnya.Kata kunci: sistem penerangan gedung; wemosD1;  Wi-Fi; mikrokontroler; Android;
Model aplikasi desktop multi language menggunakan Netbeans Platform Rano Kurniawan; Henderi Henderi
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 17, No 2: Agustus 2021
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.309 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v17i2.650

Abstract

AbstractMany researches on desktop-based applications have been carried out, but no one has developed and discussed specific multi-language desktop applications. This paper aims to develop a multi-language desktop application using the Netbeans Platform. Multi-language desktop applications are developed with an Agile approach that focuses on rapid development. Application development is carried out through the stages of requirements, design, develop, testing, and evaluation. Identification of application requirements is carried out on functional and non-functional requirements. The design stage is carried out using a unified modeling language approach, deploying using the Java programming language and Netbeans platform, testing with a black box approach, and evaluation is carried out through focus group decisions (FGD). FGDs were conducted by involving application owners, application developers, desktop application experts, application industry players, and end users. The evaluation results show that the developed multi-language-based desktop application has an assessment score of 83.7 with a very good predicate. The application of the resulting multi-language-based desktop application has implications for increasing user interest in using the application.Keywords: desktop application, multi language, Netbeans Platform AbstrakPenelitian tentang aplikasi berbasis desktop telah banyak dilakukan, namun belum ada yang mengembangan dan membahas tentang aplikasi desktop multi language secara spesifik. Paper ini bertujuan mengembangkan aplikasi desktop multi language menggunakan Netbeans Platform. Aplikasi desktop multi language dikembangkan dengan pendekatan Agile yang fokus pada perkembangan yang cepat. Pengembangan aplikasi dilakukan melalui tahapan requirements, design, develop, testing, dan evaluation. Identifikasi kebutuhan aplikasi dilakukan terhadap fungsional dan non functional requirements. Tahapan desain dilakukan dengan pendekatan unified modeling language, deploy menggunakan bahasa pemrograman java dan Netbeans platform, testing dengan pendekatan black box, dan evaluasi dilakukan melalui focus group decision (FGD). FGD dilakukan dengan melibatkan pemilik aplikasi, pengembang aplikasi, ahli aplikasi desktop, pelaku industri aplikasi, dan end user. Hasil evaluasi menunjukan bahwa aplikasi desktop berbasis multi language yang dikembangkan memiliki skor penilaian sebesar 83,7 dengan predikat sangat baik. Penerapan aplikasi desktop berbasis multi language yang dihasilkan berimplikasi kepada peningkatan minat user dalam menggunakan aplikasi.Kata kunci: aplikasi desktop, multi language, Netbeans Platform
Perancangan Sistem Pakar Berbasis Web Menggunakan Case Based Reasoning Untuk Diagnosa Dini Covid-19 Mega Lumbia Sinaga; Dudih Gustian; Falentino Sembiring
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 17, No 2: Agustus 2021
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.337 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v17i2.646

Abstract

AbstrackThe COVID-19 pandemic has a profound impact on many aspects of people's lives. Various ways are being sought to help resolve the spread of COVID 19. The addition of new symptoms that have continued to vary from the beginning to the present has made the public more and more anxious. The symptoms that are felt are usually difficult for the general public to self-diagnose, making it difficult for the public to take preventive action. This paper presents a Web-based expert system model to diagnose Covid-19 early using the Case Based Reasoning Method to help the public diagnose Covid 19 early. Application testing is carried out by comparing the diagnostic results of expert system applications with expert opinions. The test results on 6 sample cases show that the application can diagnose all cases according to expert opinion.Keywords: Expert System, COVID-19, Case Based ReasoningAbstrakPandemi COVID-19 menimbulkan dampak bagi banyak sendi kehidupan kemasyarakat. Berbagai cara diupayakan untuk membantu menyelesaikan penyebaran COVID 19. Bertambahnya gejala-gejala baru yang terus bervariasi sejak awal hingga saat ini membuat masyarakat semakin was-was. Gejala-gejala yang dirasakan biasanya sulit untuk didiagnosa sendiri oleh masyarakat awam, sehingga sulit bagi masyarakat melakukan tindakan pencegahan. Paper ini menyajikan model sistem pakar berbasis Web untuk mendiagnosa secara dini Covid-19 menggunakan Metode Case Based Reasoning untuk membantu masyarakat mendiagnosa dini Covid 19. Pengujian aplikasi dilakukan dengan membandingkan hasil diagnosa aplikasi sistem pakar dengan pendapat pakar. Hasil uji terhadap 6 sampel kasus menunjukkan aplikasi dapat mendignosa keseluruhan kasus sesuai pedapat pakar.Kata kunci: Sistem Pakar, COVID-19, Case Based Reasoning

Page 1 of 2 | Total Record : 11