cover
Contact Name
Aceng Komarudin Mutaqin
Contact Email
aceng.k.mutaqin@gmail.com
Phone
+628179289987
Journal Mail Official
jstat.unisba@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ranggagading No. 8 Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Statistika
ISSN : 14115891     EISSN : 25992538     DOI : https://doi.org/10.29313/jstat.v19i2.4898
STATISTIKA published by Bandung Islamic University as pouring media and discussion of scientific papers in the field of statistical science and its applications, both in the form of research results, discussion of theory, methodology, computing, and review books.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2007)" : 10 Documents clear
Memanfaatkan Model Statistika Dasar: Awal Pembelajaran Statistika Dalam Penelitian Satwiko Darmesto
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v7i2.961

Abstract

Pada era globalisasi sekarang ini, salah satu faktor terpenting yang menentukan daya saingsebuah bangsa adalah penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Saat ini semua bangsasedang berpacu dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (apa pun), tidak hanya sekedaragar bisa survive, tetapi untuk menguasai pasar dengan teknologi yang selalu dikembangkannya.Penguasaan IPTEK dapat diperoleh melalui penelitian, pengembangan, dan penerapan teknologisecara terus menerus dan dilakukan oleh semua pihak yang mempunyai keiinginan untuk maju.Secara khusus, penguasaan IPTEK bangsa Indonesia harus didukung oleh semua pihak, negara danmasyarakat.Hampir dalam setiap penelitian diperlukan uji satistika di dalam analisa data, sehingga hasilpenelitian dapat dipahami oleh semua pihak dan diyakini dapat diterapkan. Statistika sebagai ilmuditerapkan di bidang ekonomi dan sosial untuk mengukur keadaan dan kondisi perekonomian danpengaruh kondisi tersebut kepada masyarakat. Namun demikian, di bidang teknik pun statistikadipakai untuk mengukur ketahanan/keakuratan pemakaian material pembuatan pesawat terbang,menguji baku mutu produk, atau menguji kemiringan/sudut sayap ekor pesawat terbang apakahcukup reliable untuk diterapkan.Penguasaan metodologi statistika merupakan kunci keberhasilan di dalam penelitian. Olehkarena itu, penbelajaran ilmu statistika sangat diperlukan oleh peneliti atau siapa pun yang akanmelakukan penelitian dan masyarakat luas lainnya.
Analisis Variasi Kecepatan Angin Mesosfer dan Termosfer Bawah di Atas Pemeungpeuk Dyah RM; Buldan M; Gatot W
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v7i2.957

Abstract

Variasi kecepatan angin mesosfer dan termosfer bawah daerah ekuator Indonesia menarik untukdikaji karena variabilitasnya dalam skala waktu dan tempat yang berbeda belum dimodelkan danbagaimana mekanismenya belum diketahui. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimanavariabilitas kecepatan angin mesosfer dan termosfer bawah di atas Pameungpeuk sebagai studi awaluntuk pemodelan kecepatan angin ekuator Indonesia. Analisis kecepatan angin dibuat berdasarkandata jam-an dari suatu hari yang representatif. Kemudian dengan analisis harmonik akan dikajivariasi harian kecepatan angin mesosfer dan termosfer bawah untuk komponen pasut diurnal,semidiurnal, dan 8 jam-an.
The Measurement of Marginal Propensity to Consume (MPC) Based on Indonesian,s Consumption Pattern for the Period 2000-2006 Soemartini Soemartini
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v7i2.962

Abstract

Consumption expenditure is the biggest component of Gross Domestic Product, which indicate acountry walfare. The objective of this paper is to estimate the Indonesian,s marginal propensity toconsume and it,s rate of change for the period of 2000-2006. The empirical models used in thispaper were based on the one developed by Dumairy (1995) on the correlation between consumptionand permanent income , inflation, Wilcox ( 1989 ) on the correlation between consumption changeand interest rate and employment, and Faini (1991) on the correlation between consumption changeand saving , money supply , interest rate , real exchange and inflation. The models were estimatedafter OLS assumptions. In the of period 2000-2006, MPC estimated is 0,686. It,s also revealed thatreal exchange rate and inflation level give a negative impact to the change of consumption , althoughpartially the real exchange rate and inflation level give the significant influence.
Pattern of Exchange Rate Distributions Anton Abdulbasah Kamil
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v7i2.958

Abstract

This analysis is conducted within the contect of a stochastic version of the Dornbusch (1976)overshooting model, following the Miller and Weller (1991) extension of Krugman (1991), with shocksto aggregate supply. Hence, three realistic features are added to the Krugman (1991) model: (i) homeand foreign products are imperfect substitutes in consumption so that purchasing power parity isrelaxed, (ii) prices and wages are sluggish, and (iii) there are intra marginal as well as infra-marginalinterventions in the foreign exchange market. The objective of this paper is thus to show that meanreversion introduced by sluggish adjustment of prices and wages combined with a degree of intramarginalintervention can result in a hump-shaped exchange rate distribution and thereby explainthe empirical evidence. We would like to show that the hump shape is more likely to occur when thedegree of monetary accommodation is close to what is needed to peg the nominal exchange rate (sothat the fundamental has to move far away from its mean for the exchange rate to reach itsboundaries).
Nilai Kritis Permutasi Eksak untuk Anova Satu Arah Kruskal-Wallis pada Kasus Banyaknya Sampel, k = 4 Inne Marliani; Yayat Karyana; Aceng Komarudin Mutaqin
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v7i2.965

Abstract

Makalah ini membahas tentang nilai kritis permutasi eksak untuk ANOVA satu arah Kruskal-Wallisuntuk kasus dengan banyaknya sampel, k = 4, dengan batasan bahwa ukuran sampelnyan1+n2+n3+n4<9. Nilai kritis permutasi eksak penentuan nilai kritisnya didasarkan pada distribusisampling eksak dari statistik uji Kruskal–Wallis (H), dimana penentuan distribusinya didasarkanpada permutasi dari peringkat-peringkat pada setiap sampel.
Konsep Dasar Pengajaran Remedial untuk Meningkatkan Motivasi dan Minat Belajar Peserta Didik dalam Mempelajari Statistika Yunia Mulyani Azis
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v7i2.959

Abstract

Keberhasilan peserta didik dalam memahami materi pelajaran merupakan tanggungjawab daripengajar, oleh karena itu pengajar perlu mencari faktor-faktor kesulitan belajar peserta didik danmengatasinya dengan metode tertentu misalnya dengan metode pengajaran remedial. Pengajaranremedial merupakan suatu bentuk pengajaran yang bersifat menyembuhkan atau membetulkanpengajaran sebelumnya agar bisa mencapai hasil yang lebih baik. Pengajaran remedial memilikiproses pengajaran dengan sifatnya yang lebih khusus karena disesuaikan dengan sifat dan kesulitanbelajar yang dihadapi peserta didik. Melalui pengajaran remedial yang intensif diharapkan motivasidan minat belajar peserta didik dapat meningkat.
Penentuan Jumlah Replikasi Bootstrap pada Pengujian Hipotesis untuk Masalah Dua Sampel Saling Bebas Menggunakan Metode Pretest Kiki Yogaswara; Aceng Komarudin Mutaqin
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v7i2.968

Abstract

Makalah ini membahas penentuan jumlah replikasi bootstrap pada pengujian hipotesis untukmasalah dua sampel saling bebas menggunakan metode pretest. Metode ini menghasilkan taksirannilai p-value bootstrapnya secara signifikan sama dengan nilai p-value bootstrap sebenarnya. Metodetersebut akan diaplikasikan untuk data mengenai kuat tekan dari dua jenis briket batubara yangdiperoleh dari hasil penelitian yang dilakukan di Pusat Penelitian dan Pengembangan TeknologiMineral dan Batubara (Puslitbang TekMIRA) Bandung – Jawa Barat Bulan November sampaiDesember 2004. Hasilnya menunjukkan bahwa replikasi bootstrap yang dibutuhkan adalah B = 200.
Comment On Fixed and Float Exchange Rate Regimes Anton Abdulbasah Kamil
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v7i2.955

Abstract

The theory of exchange rate regimes does not provide clear cut preference as to which regimes shouldbe preferred. Fixed and floating exchange rate regimes each has its own advantages anddisadvantages. Under fixed exchange rates, the country’s export and service sector are stable becausethe businessmen need not worry about the fluctuation of the currency, and thereby influencing theamount of profit made. Moreover, without worry about the fluctuation of the value of the currency,businessmen can make beautiful enterprise to do business. The implication is that it creates muchneededjobs and revenue for the country. In this paper we will prove theoretically that in short, fixedexchange rates can provide greater insulation of output in the face of nominal shocks. At the sametime, floating exchange rates are better at absorbing real shocks.
Selection for Parameter  by Using Newton-Raphson Method Wan Muhamad Amir Bin W Ahmad; Nyi Nyi Naing; Mohd Tengku Ariff Raja Hussein
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v7i2.960

Abstract

Many problems in mathematics or statistics involve, at some point or another, solving an equation foran unknown quantity. To solve the problem many of methods are applied as such MaximumLikelihood Method, Least Square Method and Newton-Raphson Method and much more. One of thefamous methods is Newton Method. The Newton-Raphson method or Newton–Fourier method is anefficient algorithm for finding approximations to the zeros (or roots) of a real-valued function. As such,it is an example of a root-finding algorithm. It can also be used to find a minimum or maximum valueof such a function, by finding a zero in the function's first derivative. In this paper, we will work withNewton-Raphson method to estimate the value of for the use of transformation. The value of ,determine the kind of transformation should be done according to the data. These papers emphasizethe Newton Method in finding the value of by using C++ software.
Kajian Dampak Pemanasan Global Terhadap Pola Curah Hujan Indonesia dengan Menggunakan Statistik Downscaling Sinta Berliana S; Sutikno Sutikno
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v7i2.956

Abstract

Telah dilakukan penelitian dampak pemanasan global terhadap perubahan pola hujan bulanan diIndonesia dengan menggunakan data luaran model GCM -CSIRO (Mk 3.0) dan CGCM3.1 (T47).Wilayah kajian Aceh, (tipe hujan monsun), Solok (tipe hujan ekuatorial) dan Ambon (tipe hujanlokal), periode 1900-2000. Persoalan utama dalam kajian dengan luaran Global Circulation Model(GCM) adalah resolusi yang terlalu rendah, sehingga digunakan statistical downscaling (SD) untukmeningkatkan informasi (resolusi tinggi). Berbagai metode SD digunakan dengan tujuan untukmendapatkan luaran dengan akurasi tinggi, diantaranya regresi komponen utama (RKU), jaringansyaraf tiruan (JST), dan regresi splines adaptif berganda (RSAB). Berdasarkan hasil validasi model,metode RSAB mempunyai tingkat akurasi yang relatif stabil tinggi diberbagai wilayah kajian.

Page 1 of 1 | Total Record : 10