cover
Contact Name
Julaili Irni
Contact Email
julailiirni@yahoo.com
Phone
+6282276709657
Journal Mail Official
agroprimatech@gmail.com
Editorial Address
Kampus III, Fakultas Agro Teknologi Prodi Agribisnis Universitas Prima Indonesia Jl. Danau Singkarak Gg. Madrasah, Kel. Sei Agul Medan Barat
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Agroprimatech
ISSN : -     EISSN : 25993232     DOI : 10.34012
Core Subject : Agriculture, Social,
Agroprimatech merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan publikasi pada bidang pertanian dan teknologi yang dapat menjadi sumber bacaan berstandar nasional. Jurnal ini berupa hasil penilitian secara kualitatif maupun kuantitatif yang terfokus pada bidang teknologi pertanian, biologi, pemberdayaan sumberdaya pertanian, budidaya pertanian, proteksi tanaman, sosial dan budaya masyarakat pertanian serta pengaturan landscape pertanian secara berkelanjutan. Agroprimatech terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2021): Agroprimatech" : 12 Documents clear
MODEL KESESUAIAN HABITAT ORANGUTAN KALIMANTAN (Pongo pygmaeus wurmbii, Linneaus 1760) DI SUAKA MARGASATWA SUNGAI LAMANDAU KALIMANTAN TENGAH Fitriana, Fifin
Agroprimatech Vol. 5 No. 2 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v5i1.2079

Abstract

Orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus wurmbii) termasuk ke dalam flagship species danmerupakan satwa langka yang keberadaannya dilindungi sepenuhnya oleh perundang-undangan diIndonesia. Hal ini disebabkan karena ancaman terhadap habitat maupun populasi yang tinggi. SuakaMargasatwa Sungai Lamandau merupakan habitat orangutan kalimantan dan memiliki nilai pentingkarena merupakan lokasi pelepasliaran orangutan kalimantan rehabilitasi. Oleh karena itu, modelkesesuaian habitat orangutan kalimantan sangat diperlukan sebagai dasar untuk manajemen habitatorangutan di Suaka Margasatwa Sungai Lamandau. Pemodelan kesesuaian habitat orangutankalimantan dilakukan dengan mengidentifikasi titik sarang orangutan kalimantan secara spasialterhadap faktor habitat yaitu jarak dengan sungai dan nilai NDVI (Normalized Difference Vegetation),dan faktor gangguan yaitu jarak dengan jalan dan jarak dengan desa. Hasil identifikasi dianalisismenggunakan Principal Componen Anayisis (PCA) kemudian diekstrapolasikan ke dalam bentukpeta. Model kesesuaian habitat orangutan kalimantan yang diperoleh adalah Y=(1,747xJarak denganSungai)+(1,747 xNilai NDVI)+(1,215xJarak dengan Jalan )+(1,215xJarak dengan Desa). Kesesuaianhabitat orangutan kalimantan dibagi menjadi tiga kelas yaitu kelas kesesuaian rendah 6311,70 haatau 7,88% dari keseluruhan luas lokasi penelitian, kelas kesesuaian sedang 52378,7 ha atau 65,46%dari keseleruhan luas lokasi penelitian dan kelas kesesuaian tinggi 21328,6 ha atau 26,65% darikeseluruhan luas lokasi penelitian. Validasi untuk tingkat kelas kesesuaian rendah 0%, kelaskesesuaian sedang 60,87% dan kelas kesesuaian tinggi 39,13%. Model kesesuaian habitatorangutan kalimantan dapat diterima dengan validasi 100% pada kelas kesesuaian sedang dan tinggi.
RESPON PERTUMBUHAN JAGUNG (Zea mays L.) TERHADAP PEMBERIAN KOMPOSISI DAN DOSIS PUPUK ORGANIK tobing, wildaL
Agroprimatech Vol. 5 No. 2 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v5i1.2080

Abstract

Budidaya jagung banyak dilakukan masyarakat Timor Tengah Utara (TTU) sebagai upaya memenuhikebutuhan pangan. Peningkatan produksi jagung d TTU di lahan kering perlu ditingkatkan. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dengan pemberian komposisi dan jenis pupuk organik.Penelitian dilaksanakan pada lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Timor yangdilaksanakan pada bulan September -Desember 2020. Metode yang digunakan eksperimen denganRancangan Akan Kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan yaitu: F1=pupuk kandang sapi:tanah (1:1) dan POC ml/500 ml, F2 = pupuk kandang sapi:tanah (1:1 ) dan POC2 ml/500 ml, F3 = pupuk kandang sapi:tanah (1:1) dan POC 3 ml/500 ml, F4 = pupuk kandangkambing:tanah (1:1) dan POC 1 ml/500 ml, F5 = pupuk kandang kambing:tanah (1:1) dan POC 2ml/500 ml, F6 = pupuk kandang kambing:tanah (1:1) dan POC 3 ml/500 ml, F7 = pupuk kandangsapi:pupuk kandang kambing:tanah (1:1:1) dan POC 1 ml/500 ml, F8 = pupuk kandang sapi:pupukkandang kambing:tanah (1:1:1) dan POC 2 ml/500 ml, F9 = pupuk kandang sapi:pupuk kandangkambing:tanah (1:1:1) dan POC 3 ml/500 ml. Seluruh perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehinggatotal percobaan adalah 27 unit. Hasil penelitian menunjukkkab bahwa komposisi dan jenis pupukberpengaruh nyata terhadapat tinggi dan diameter batang tanaman jagung dengan pemberian pupukkandang kambing:tanah (1:1) dan POC 1 ml/500 ml.
PENGARUH TRANSPIRASI TUMBUHAN DAN KOMPONEN DIDALAMNYA Silaen, Srinatalia
Agroprimatech Vol. 5 No. 2 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v5i1.2081

Abstract

Tanaman yang menakjubkan, terutama bila Anda bertanya-tanya bagaimana tanaman tumbuh. Ada lebih dari 350.000 spesies tumbuhan, di atas tanah dan tanaman bawah air. Masing-masing harus bertahan beberapa kondisi yang keras untuk tumbuh, dan Anda dapat melihat kegigihan tanaman untuk tumbuh saat Anda melihat mereka bertengger di sisi dinding ngarai, atau mendorong jalan mereka naik melalui jalan lama. Akan mereka untuk bertahan hidup dan menyebarkan sangat ketat.Tanaman termasuk bunga, pohon, semak, semak-semak, rumput, lumut, tanaman merambat, jamu, rumput laut, dan ganggang hijau. Ini memiliki banyak kesamaan. Mereka bergantung pada Alam untuk bertahan hidup, dan isi hidup lainnya dan hal-hal alami. Mereka membutuhkan sinar matahari (kecuali tumbuhan laut dalam), air, udara, lebah dan serangga, tanah, hewan, dan api untuk hidup. Beberapa pohon pinus hanya merilis benih mereka setelah kebakaran besar, mereka perlu panas untuk membuka kerucut dan biji.Beberapa tanaman air mendapatkan nutrisi dari air, bertahan hidup tanpa sinar matahari. Dalam tumbuh hidroponik, tanaman yang tumbuh hanya dalam air, bukan tanah, dan Anda dapat melihat pertumbuhan akar. Air harus memiliki nutrisi yang dibutuhkan, atau penambahan tanaman pangan untuk pabrik untuk berkembang.
EFEKTIVITAS PELAYANAN PEMBUATAN PASPOR DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEIMIGRASIAN (SIMKIM) TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI KANTOR IMIGRASI KELAS II TANJUNG BALAI KARIMUN Faramita, Ela Riana
Agroprimatech Vol. 5 No. 2 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v5i1.2082

Abstract

Kelas II Tanjung Balai Karimun masih banyaknya mendapatkan keluhan dari masyarakatpengguna jasa keimigrasian khususnya pelayanan paspor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiseberapa besar efektivitas pelayanan pembuatan paspor dengan menggunakan Sistem InformasiManajemen Keimigrasian (SIMKIM) Terhadap Kepuasan Pelanggan di Kantor Imigrasi Kelas II TanjungBalai Karimun. Teori yang digunakan adalah teori efektivitas menurut Hasibuan dengan indikatorefektivitas yaitu produktivitas, efisiensi, adaptasi, pengembangan dan kepuasan. Metode penelitianyang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Sampel yang diambil sebanyak 150 orang dengan tarafkesalahan 5% dan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitukuesioner, studi dokumentasi, studi kepustakaan dan observasi. Dari hasil penelitian diperolehefektivitas pelayanan pembuatan paspor dengan menggunakan Sistem Informasi ManajemenKeimigrasian (SIMKIM) Terhadap Kepuasan Pelanggan di Kantor Imigrasi KelasII Tanjung BalaiKarimun adalah 75,74% dari yang diharapkan atau dapat dikatakan baik karena mencapai angka diatas70%.
STANDAR KELAYAKAN PELAYANAN DAN FASILITAS DI TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN TANJUNG SAMAK KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI -, Asadi
Agroprimatech Vol. 5 No. 2 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v5i1.2083

Abstract

Pelabuhan juga mempunyai peranan yang sangat penting dalam menunjang kemajuan suatudaerah baik dari segi sosial maupun ekonomi. Penelitian ini untuk mengetahui standar kelayakanpelayanan penumpang di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Samak, Kabupaten Kepualaun Meranti,Provinsi Riau. Penelitian kualitatif. Penelitian Pelayanan dan Fasilitas penumpang Terminal PelabuhanTanjung Samak memiliki nilai indeks 29% dinyatakan Cukup untuk indikator Fasilitas Umum, nilai indeks35% dinyatakan Cukup untuk indikator Fasilitas Terminal Penumpang. nilai indeks 20% dinyatakan Cukupuntuk indikator Fasilitas Operasional Penumpang dan nilai indeks 50% dinyatakan Sedang untuk indikatorFasilitas Penunjang. Berdasarkan Pelayanan dan Fasilitas penumpang Terminal Pelabuhan TanjungSamak dapat dikatakan belum sesuai standar, hal ini dilihat dari fasilitas yang tersedia dan pelayananpenumpang pengguna jasa yang belum sesuai dengan standar berdasarkan Peraturan Menteri No. 37Tahun 2015, dimana masih terdapat fasilitas yang tidak ada dan kurang memadai dengan kondisi jumlahpenumpang dan kondisi fisik pelabuhan yang mengalami kerusakan.
INVENTARISASI SERANGGA MALAM (NOCTURNAL) PADA LAHAN KONVERSI TEH MENJADI KELAPA SAWIT irni, Julaili
Agroprimatech Vol. 5 No. 2 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v5i1.2084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekargaman serangga malam yang ada di lahan konversiTeh menjadi kelapa sawit, apakah populasi serangga yang berada di lahan konversi Teh menjadi Kelapasawit menimbulkan penambahan spesies atau bahkan spesies tersebut migran atau bahkan punah.Metode yang di pakai dalam penelitian ini jebakan/trapping dengan teknik purposive sampling dalammeletakkan jebakan untuk memperoleh data seranggga malam hari yang di butuhkan. Berdasarkan hasildan pembahasan, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Ditemukan 1475 individu serangga nocturnal yangtergolong dalam 9 genus, 9 Famili dan 8 Ordo yang terdapat pada lahan konversi teh menjadi kelapa sawit.3 Indeks keanekaragaman (H’) serangga Nocturnal pada perkebunan kelapa sawit yang ditemukan padastasiun 1-15 sebesar -0.96. kemudian Indeks kemerataan (E’) serangga pada stasiun 1-15 sebesar 0.30,indeks kekayaan (Dmg) serangga pada stasiun 1-15 sebesar 2.53.
MODEL KESESUAIAN HABITAT ORANGUTAN KALIMANTAN (Pongo pygmaeus wurmbii, Linneaus 1760) DI SUAKA MARGASATWA SUNGAI LAMANDAU KALIMANTAN TENGAH Fitriana, Fifin
Agroprimatech Vol. 5 No. 2 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v5i1.2079

Abstract

Orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus wurmbii) termasuk ke dalam flagship species danmerupakan satwa langka yang keberadaannya dilindungi sepenuhnya oleh perundang-undangan diIndonesia. Hal ini disebabkan karena ancaman terhadap habitat maupun populasi yang tinggi. SuakaMargasatwa Sungai Lamandau merupakan habitat orangutan kalimantan dan memiliki nilai pentingkarena merupakan lokasi pelepasliaran orangutan kalimantan rehabilitasi. Oleh karena itu, modelkesesuaian habitat orangutan kalimantan sangat diperlukan sebagai dasar untuk manajemen habitatorangutan di Suaka Margasatwa Sungai Lamandau. Pemodelan kesesuaian habitat orangutankalimantan dilakukan dengan mengidentifikasi titik sarang orangutan kalimantan secara spasialterhadap faktor habitat yaitu jarak dengan sungai dan nilai NDVI (Normalized Difference Vegetation),dan faktor gangguan yaitu jarak dengan jalan dan jarak dengan desa. Hasil identifikasi dianalisismenggunakan Principal Componen Anayisis (PCA) kemudian diekstrapolasikan ke dalam bentukpeta. Model kesesuaian habitat orangutan kalimantan yang diperoleh adalah Y=(1,747xJarak denganSungai)+(1,747 xNilai NDVI)+(1,215xJarak dengan Jalan )+(1,215xJarak dengan Desa). Kesesuaianhabitat orangutan kalimantan dibagi menjadi tiga kelas yaitu kelas kesesuaian rendah 6311,70 haatau 7,88% dari keseluruhan luas lokasi penelitian, kelas kesesuaian sedang 52378,7 ha atau 65,46%dari keseleruhan luas lokasi penelitian dan kelas kesesuaian tinggi 21328,6 ha atau 26,65% darikeseluruhan luas lokasi penelitian. Validasi untuk tingkat kelas kesesuaian rendah 0%, kelaskesesuaian sedang 60,87% dan kelas kesesuaian tinggi 39,13%. Model kesesuaian habitatorangutan kalimantan dapat diterima dengan validasi 100% pada kelas kesesuaian sedang dan tinggi.
RESPON PERTUMBUHAN JAGUNG (Zea mays L.) TERHADAP PEMBERIAN KOMPOSISI DAN DOSIS PUPUK ORGANIK tobing, wildaL
Agroprimatech Vol. 5 No. 2 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v5i1.2080

Abstract

Budidaya jagung banyak dilakukan masyarakat Timor Tengah Utara (TTU) sebagai upaya memenuhikebutuhan pangan. Peningkatan produksi jagung d TTU di lahan kering perlu ditingkatkan. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dengan pemberian komposisi dan jenis pupuk organik.Penelitian dilaksanakan pada lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Timor yangdilaksanakan pada bulan September -Desember 2020. Metode yang digunakan eksperimen denganRancangan Akan Kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan yaitu: F1=pupuk kandang sapi:tanah (1:1) dan POC ml/500 ml, F2 = pupuk kandang sapi:tanah (1:1 ) dan POC2 ml/500 ml, F3 = pupuk kandang sapi:tanah (1:1) dan POC 3 ml/500 ml, F4 = pupuk kandangkambing:tanah (1:1) dan POC 1 ml/500 ml, F5 = pupuk kandang kambing:tanah (1:1) dan POC 2ml/500 ml, F6 = pupuk kandang kambing:tanah (1:1) dan POC 3 ml/500 ml, F7 = pupuk kandangsapi:pupuk kandang kambing:tanah (1:1:1) dan POC 1 ml/500 ml, F8 = pupuk kandang sapi:pupukkandang kambing:tanah (1:1:1) dan POC 2 ml/500 ml, F9 = pupuk kandang sapi:pupuk kandangkambing:tanah (1:1:1) dan POC 3 ml/500 ml. Seluruh perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehinggatotal percobaan adalah 27 unit. Hasil penelitian menunjukkkab bahwa komposisi dan jenis pupukberpengaruh nyata terhadapat tinggi dan diameter batang tanaman jagung dengan pemberian pupukkandang kambing:tanah (1:1) dan POC 1 ml/500 ml.
PENGARUH TRANSPIRASI TUMBUHAN DAN KOMPONEN DIDALAMNYA Silaen, Srinatalia
Agroprimatech Vol. 5 No. 2 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v5i1.2081

Abstract

Tanaman yang menakjubkan, terutama bila Anda bertanya-tanya bagaimana tanaman tumbuh. Ada lebih dari 350.000 spesies tumbuhan, di atas tanah dan tanaman bawah air. Masing-masing harus bertahan beberapa kondisi yang keras untuk tumbuh, dan Anda dapat melihat kegigihan tanaman untuk tumbuh saat Anda melihat mereka bertengger di sisi dinding ngarai, atau mendorong jalan mereka naik melalui jalan lama. Akan mereka untuk bertahan hidup dan menyebarkan sangat ketat.Tanaman termasuk bunga, pohon, semak, semak-semak, rumput, lumut, tanaman merambat, jamu, rumput laut, dan ganggang hijau. Ini memiliki banyak kesamaan. Mereka bergantung pada Alam untuk bertahan hidup, dan isi hidup lainnya dan hal-hal alami. Mereka membutuhkan sinar matahari (kecuali tumbuhan laut dalam), air, udara, lebah dan serangga, tanah, hewan, dan api untuk hidup. Beberapa pohon pinus hanya merilis benih mereka setelah kebakaran besar, mereka perlu panas untuk membuka kerucut dan biji.Beberapa tanaman air mendapatkan nutrisi dari air, bertahan hidup tanpa sinar matahari. Dalam tumbuh hidroponik, tanaman yang tumbuh hanya dalam air, bukan tanah, dan Anda dapat melihat pertumbuhan akar. Air harus memiliki nutrisi yang dibutuhkan, atau penambahan tanaman pangan untuk pabrik untuk berkembang.
EFEKTIVITAS PELAYANAN PEMBUATAN PASPOR DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEIMIGRASIAN (SIMKIM) TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI KANTOR IMIGRASI KELAS II TANJUNG BALAI KARIMUN Faramita, Ela Riana
Agroprimatech Vol. 5 No. 2 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v5i1.2082

Abstract

Kelas II Tanjung Balai Karimun masih banyaknya mendapatkan keluhan dari masyarakatpengguna jasa keimigrasian khususnya pelayanan paspor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiseberapa besar efektivitas pelayanan pembuatan paspor dengan menggunakan Sistem InformasiManajemen Keimigrasian (SIMKIM) Terhadap Kepuasan Pelanggan di Kantor Imigrasi Kelas II TanjungBalai Karimun. Teori yang digunakan adalah teori efektivitas menurut Hasibuan dengan indikatorefektivitas yaitu produktivitas, efisiensi, adaptasi, pengembangan dan kepuasan. Metode penelitianyang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Sampel yang diambil sebanyak 150 orang dengan tarafkesalahan 5% dan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitukuesioner, studi dokumentasi, studi kepustakaan dan observasi. Dari hasil penelitian diperolehefektivitas pelayanan pembuatan paspor dengan menggunakan Sistem Informasi ManajemenKeimigrasian (SIMKIM) Terhadap Kepuasan Pelanggan di Kantor Imigrasi KelasII Tanjung BalaiKarimun adalah 75,74% dari yang diharapkan atau dapat dikatakan baik karena mencapai angka diatas70%.

Page 1 of 2 | Total Record : 12