Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUATAN PERILAKU UNTUK PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT COVID-19 PADA MASYARAKAT DI PASAR EBAN KEFAMENANU Ite Morina Yostianti Tnunay; Florian Mayesti Prima Remba Makin; I Gede Arya Wiguna; Matius Stefanus Batu; Risna Erniyati Adu; Meri Helsiana Mata; Wilda Lumban Tobing; Kamaluddin Kamaluddin
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih rendahnya kesadaran akan bahaya virus Corona menyebabkan banyak masyarakat tidak menjalankan protokol kesehatan secara benar terutama di tempat ramai misalnya di Pasar Eban. Akibatnya peluang penyebaran virus Corona semakin tinggi. Oleh karena itu, perlu dilakukan kembali penguatan perilaku untuk mencegah penularan penyakit Covid-19 kepada masyarakat di Pasar Eban Kefamenanu. Bentuk Kegiatan Pengabdian yang dilakukan adalah pembagian masker dan edukasi mengenai dampak penyakit Covid-19 kepada pedagang dan pengunjung Pasar Eban Kefamenanu. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat dapat melakukan protokol kesehatan secara sadar dan benar yaitu melalui 3M: memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun. 
Pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa subsp. chinensis) sistem vertikultur dengan fertigasi di lahan kering Eduardus Yosef Neonbeni; Wilda Lumban Tobing; Asep Ikhsan Gumelar; Maria Angelina Tuas; Rolinus Sabuna

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v13i2.2961

Abstract

Introduction: This study aimed to determine the growth of pakcoy at the time of fertigation and the composition of the verticulture system planting media with different spacing of planting holes and their interactions on dry land. Methods: The method used is an experiment using a Split Plot Design using 3 plots. The main plot is the spacing of the planting holes consisting of 15 cm, 20 cm, and 25 cm. The subplot is the composition of the growing media consisting of soil:sand, soil:biochar; sand:biochar; and soil:sand:biochar. The sub-sub plot is fertigation time which consists of 60 seconds, 90 seconds, and 120 seconds. A total of 36 treatments were repeated 2 times for a total of 72 treatments. Results: Results: The results of this study showed that the interaction of fertigation time significantly affected the growth of plant height, number of leaves and fresh weight of crown with the best combination treatment of 120 seconds of fertigation time with soil:biochar growing media. Fertigation time has a significant effect on all observation parameters, with the best treatment being fertigation for 120 seconds. The composition of the growing media had a significant effect on the observations of plant height, the number of leaves, and the fresh weight of the crown with the best results found in soil: biochar growing media (1:1). Conclusion: The best combination result is a fermentation time of 120 seconds and the composition of soil and biochar (W3M2).
GROWTH RESPONSE AND NITROGEN USE EFFICIENCY OF PALM OIL VARIETY ON N FERTILIZING IN PRE NURSERY wilda lumban tobing; Chairani Hanum; Edy Sigit Sutarta
Agric Vol. 30 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2018.v30.i1.p43-50

Abstract

Oil palm plantation expansion in Indonesia continue to increase year by year. Several varieties of oil palm have been produced but not much information about the growth characteristics. Urea as nitrogen fertilizer has become a staple for the cultivation cycle of oil palm. The determination of nitrogen use efficiency (NUE) on palm oil varieties can be used to find out N requirement of each plant according to their needs. This research was aimed to analyze the growth response and NUE of palm oil varieties to fertilizer N at pre nursery. It was conducted in nursery area at Yos Sudarso Binjai Street and Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Medan from November 2016 until March 2017 using Completely Randomized Block Design followed by Scott Knott test at α = 5%. There were 35 treatment combinations that used seven varieties of Dura x Pisifera Medan Palm Oil Research Center (AVROS, Simalungun, PPKS 540, Yangambi, PPKS 718, PPKS 239, and Langkat) with N consisting of 5 levels (0 ; 0,5 g ; 1 g; 1.5 g and 2 g). The results showed that the application of N fertilizer influence significant effect on the growth of stem circumference and the number of leaves. The highest of nitrogen use efficiency is found in Simalungun varieties with N application of 1,5 g/plant.
RESPON PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DENGAN PEMBERIAN Azotobacter dan PUPUK KOMPOS KULIT BUAH KAKAO PADA PEMBIBITAN UTAMA Tobing, Wilda Lumban
Agroprimatech Vol. 1 No. 1 (2017): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.349 KB)

Abstract

Luas areal kelapa sawit di Indonesia semakin meningkat sehingga diperlukan bibit yang lebih baik. Melalui proses pembibitan dapat dihasilkan bibit-bibit yang bermutu. Pemberian Azotobacter dan kompos kulit buah kakao (KKBK) merupakan salah satu alternatif yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kelapa sawit dengan pemberian Azotobacter dan kompos kulit buah kakao pada pembibitan utama. Penelitian ini dilakukan di areal kampus STIPAP Medan pada Februari-Juli 2013 dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dilanjutkan pada uji beda nyata terkecil (BNT). Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, lingkar batang, dan jumlah daun. Dari hasil penelitian, kombinasi A1K1 adalah perlakuan terbaik untuk tinggi tanaman senilai 74.43 cm, dan jumlah daun senilai 12.67 helai. Aplikasi Azotobacter dan kompos kulit buah kakao yang sangat baik dengan dosis 20 ml Azotobacter dan 125 gr kompos dapat menjadi pilihan dalam pembibitan kelapa sawit.
PEMBERIAN SOLID DAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT DI PEMBIBITAN AWAL tobing, wildaL
Agroprimatech Vol. 2 No. 1 (2018): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.867 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian solid dan kompos tandan kosong kelapa sawit (TKKS) terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan awal. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni hingga Agustus 2018. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial sebanyak 9 perlakuan M1 = tanpa solid dan kompos TKKS ; M2 = solid 100 g/polybag ; M3 = solid 200 g/polybag ; M4 = kompos TKKS 100 g/polybag ; M5 = kompos TKKS 200 g/polybag ; M6 = solid 100 g/polybag : kompos TKKS 100 g/polybag ; M7 = solid 100 g/polybag : kompos TKKS 200 g/polybag ; M8 = kompos TKKS 100 g/polybag : solid 200 g/ polybag dan M9 = kompos TKKS 200 g/ polybag : solid 200 g/ polybag yang diulang sebanyak tiga kali dengan uji lanjut DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh solid berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan lilit batang dan jumlah daun pada 12 MST dengan hasil yang tertinggi terdapat pada perlakuan M3 (solid 200 g/polybag) sedangkan pemberian solid dan TKKS berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot kering akar pada 12 MST dengan hasil yang tertinggi terdapat pada perlakuan M3 (solid 200 g/polybag) dan M4 (TKKS 100 g/polybag).
INVENTARISASI GULMA PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI DESA SIDODADI KECAMATAN KUALA KABUPATEN LANGKAT tobing, wildaL
Agroprimatech Vol. 2 No. 2 (2018): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.149 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan gulma terbanyak yang terdapat pada perkebunan kelapa sawit rakyat. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini yaitu metode deskriktif dengan teknik survei. Plot contoh menggunakan metode petak kuadrat (1 m x 1 m) dan diletakkan secara purposive sampling dengan total 12 plot. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 14 jenis gulma dengan 10 jenis berdaun lebar, 3 jenis berdaun sempit dan 1 jenis berdaun teki-tekian. Dari ketiga golongan ini terdapat beberapa jenis gulma dengan INP tertinggi pada berdaun lebar yaitu Arachis pintoi sebesar 14,96 %, INP tertinggi pada gulma berdaun sempit yaitu Ottochloa nodosa sebesar 17,78 %, dan INP tertinggi pada gulma teki yaitu Cyperus rotundus sebesar 10,84 %.
EFIKASI HERBISIDA GLIFOSAT DAN 2,4 - D DIMETIL AMINA TERHADAP PENGENDALIAN GULMA PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TANAMAN MENGHASILKAN tobing, wildaL
Agroprimatech Vol. 3 No. 2 (2019): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.841 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efikasi herbisida glifosat dan 2,4 – D dimetil amina terhadap pengendalian gulma pada perkebunan kelapa sawit tanaman menghasilkan. Penelitian dilaksanakan pada perkebunan rakyat di Desa Lengau Seprang, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang dari Maret – Juni 2018 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktorial dengan uji lanjut menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf α 5%. Faktor pertama adalah glifosat dengan konsentrasi 1,5 cc/l (G1), 3,0 cc/l (G2), 4,5 cc/l (G3), 6,0 cc/l (G4) dan faktor kedua adalah 2,4 – D dimetil amina dengan konsentrasi 1,5 cc/l (D1), 3,0 cc/l (D2), 4,5 cc/l (D3), 6,0 cc/l (D4) sehingga diperoleh 16 kombinasi perlakuan dengan 2 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa glifosat berpengaruh nyata pada persentase kematian gulma dan pertumbuhan gulma kembali dengan kematian gulma tertinggi pada G4 umur 1 HSA dan pertumbuhan gulma kembali pada G1 umur 4 MSA. Aplikasi 2,4 – D dimetil amina berpengaruh nyata pada persentase kematian gulma hasil tertinggi pada perlakuan D4 umur 1 – 4 HSA. Interaksi keduanya tidak berpengaruh nyata pada persentase kematian gulma dan pertumbuhan gulma kembali.
RESPON PERTUMBUHAN JAGUNG (Zea mays L.) TERHADAP PEMBERIAN KOMPOSISI DAN DOSIS PUPUK ORGANIK tobing, wildaL
Agroprimatech Vol. 5 No. 2 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v5i1.2080

Abstract

Budidaya jagung banyak dilakukan masyarakat Timor Tengah Utara (TTU) sebagai upaya memenuhikebutuhan pangan. Peningkatan produksi jagung d TTU di lahan kering perlu ditingkatkan. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dengan pemberian komposisi dan jenis pupuk organik.Penelitian dilaksanakan pada lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Timor yangdilaksanakan pada bulan September -Desember 2020. Metode yang digunakan eksperimen denganRancangan Akan Kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan yaitu: F1=pupuk kandang sapi:tanah (1:1) dan POC ml/500 ml, F2 = pupuk kandang sapi:tanah (1:1 ) dan POC2 ml/500 ml, F3 = pupuk kandang sapi:tanah (1:1) dan POC 3 ml/500 ml, F4 = pupuk kandangkambing:tanah (1:1) dan POC 1 ml/500 ml, F5 = pupuk kandang kambing:tanah (1:1) dan POC 2ml/500 ml, F6 = pupuk kandang kambing:tanah (1:1) dan POC 3 ml/500 ml, F7 = pupuk kandangsapi:pupuk kandang kambing:tanah (1:1:1) dan POC 1 ml/500 ml, F8 = pupuk kandang sapi:pupukkandang kambing:tanah (1:1:1) dan POC 2 ml/500 ml, F9 = pupuk kandang sapi:pupuk kandangkambing:tanah (1:1:1) dan POC 3 ml/500 ml. Seluruh perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehinggatotal percobaan adalah 27 unit. Hasil penelitian menunjukkkab bahwa komposisi dan jenis pupukberpengaruh nyata terhadapat tinggi dan diameter batang tanaman jagung dengan pemberian pupukkandang kambing:tanah (1:1) dan POC 1 ml/500 ml.
KAJIAN SIFAT KIMIA DAN FISKA TANAH PADA LAHAN BEKAS GALIAN MANGAN DI DESA OELAMI Tobing, Wilda Lumban; Taus, Jonisius; Bria, Deseriana; Tefa, Azor Yulianus; Kolo, Maria Magdalena
Agroprimatech Vol. 7 No. 2 (2023): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v7i1.4273

Abstract

Manganese is a micro nutrient that plants need in small quantities. Manganese plays an important role as an enzyme activator, including phosphate transfer enzymes and enzymes in the Krebs cycle. The aim of this research was to study the chemical and physical properties of the soil on ex-manganese excavated land in Oelami Village, TTU Regency. This research was carried out in June-September 2022. Analysis of the chemical and physical characteristics of the soil was carried out in the laboratory of the Faculty of Agriculture, University of Timor, and the Laboratory of the Faculty of Agriculture, Nusa Cendana University. This study used a descriptive experimental method which was carried out by survey and continued with laboratory analysis. Soil samples were taken at 5 points based on land use. Based on the results of the analysis of the chemical and physical properties of soil from ex-manganese excavated land, pH was 6.321 (slightly sour), CEC 33.46 me/100g (high), C-organic 0.22% (low), N-total 0.22% (low ), P-total 61.44 mg/100g (high), K-total 71.189 mg/100g (high), Mn-total 19,089 ppm (high), organic matter 0.81% (low), sandy loam soil texture ( sand 81.33%, dust 10.67%, and clay 8.00%), soil water content 8.611% (medium), soil density 1.25 g/cm3 (medium), soil specific gravity 1.47 g/ cm3 (low), and porosity 14.961% (high)
Analisis Sifat Kimia Tanah yang ditanami Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Di Desa Naiola Kecamatan Bikomi Selatan Tuas, Maria Angelina; Neonbeni, Eduardus Yosef; Tobing, Wilda Lumban
Savana Cendana Vol 9 No 2 (2024): Savana Cendana (SC) - April 2024
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains, dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/sc.v9i2.2361

Abstract

Soil is a part of the Earth's crust where living organisms thrive, composed of minerals and organic materials originating from weathering and sedimentation. The soil in Naiola Village is classified as entisol with a very thin soil solum (lithic), characterized by low organic content and a very low cation exchange capacity. Previous research, liquid organic fertilizer (POC) derived from tofu waste was applied to investigate the effects of concentration and application time on the growth and yield of mung beans. The main objective of this research is to determine several soil chemical properties of entisols after applying POC to mung bean plants in Niola Village, Bikomi Selatan Subdistrict, Timor Tengah Utara Regency. The research was conducted using a descriptive method with observational techniques. Soil samples were collected from two plots, namely the control plot (P0) and highest yield plot (P1), at the mung bean plantation and subsequently analyzed in the laboratory to obtain quantitative data. The analyzed parameters are; water content and soil pH. The highest water content was 0.23% and the highest pH was 7.70.
Co-Authors Adolfianus Nino Adolfianus Nino Ana Anggelina Juliana Kolo Azor Yulianus Tefa Banani, Dina Yulinarti Bano, Natalia Kresensia Bato, Maria Magdalena Benu, Opa Soni Bernardinus Kolo Bira, Gerson Frans Bria, Deseriana Bu’ulolo, Widia Jayanti Carolus Emerik Kato Ceunfin, Syprianus Chairani Hanum Chairani Hanum Charles Venirius Lisnahan Dian I Y Ribka Stefanie Wongso, Paini Sri Widyawati, Tarsisius D B Fenny A K, Evelyn L W, Dian I Y Eduardus Yosef Neonbeni Edy Sigit Sutarta Elviani Seran EPC, Aloysius Ampolo Faustinus Kadha Febrya Christin Handayani Buan Florian Mayesti Prima Remba Makin Fransiskus Yulius Dhewa Kadju Gumelar, Asep Ikhsan Hadi Santoso Laurentinus Hyldegardis Naisali Imanuel Seran Indah Epriliati Jefrianus Nino Joachim Anasto Seran Kamaluddin Kamaluddin Kamaluddin Kamaluddin Kia, Kristoforus Wilson Kofi, Marinus Kolo, Ana Anggelina Juliana Kolo, Kristina Kolo, Maria Magdalena Kristoforus Wilson Kia Laurentinus, Hadi Santoso Lisnahan, Charles V. Lukas Pardosi Mali, Dementrius Dedi Mali, Maria Inosensia Manalu, Adelya I Manek, Seprianus Septian Maria Apriana Manehat Mariani Sembiring Marianus Asa Marinus Kofi Mata, Meri Halsiana Mata, Meri Helsiana Matius Stefanus Batu Maulana, Achmad Subchiandi Maunino, Gloriana Getreda Misail Epainetus Silla Nahak, Derlice Luruk Nahak, Oktovianus Rafael Natalia Desy Djata Ndua Ndua, Natalia Desi Djata Neonbasu, Noventus Be Neonbeni, Eduardus Yosef Nubatonis, Agustinus Oeleu, Fransiskus Opat, Yovita Noni Paini Sri Widyati Palbeno, Fulgensius Primus Ena Kaet Risna Erni Yati Adu Rolinus Sabuna Rolinus Sabuna Sabuna, Rolinus Sanak, Marthino Mervin Seda Wea, Arkajel Jerianus SERAN, MARSELINA HOAR Siahaan, Desta Gloria Silla, Misail Epainetus Sipayung, Boanerges Putra Syprianus Ceunfin Taus, Jonisius tnunay, ite morina yostianti Tuas, Maria Angelina Wiguna, Gede Arya YOVITA NONI OPAT Zofar Agluis Banunaek