cover
Contact Name
Julaili Irni
Contact Email
julailiirni@yahoo.com
Phone
+6282276709657
Journal Mail Official
agroprimatech@gmail.com
Editorial Address
Kampus III, Fakultas Agro Teknologi Prodi Agribisnis Universitas Prima Indonesia Jl. Danau Singkarak Gg. Madrasah, Kel. Sei Agul Medan Barat
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Agroprimatech
ISSN : -     EISSN : 25993232     DOI : 10.34012
Core Subject : Agriculture, Social,
Agroprimatech merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan publikasi pada bidang pertanian dan teknologi yang dapat menjadi sumber bacaan berstandar nasional. Jurnal ini berupa hasil penilitian secara kualitatif maupun kuantitatif yang terfokus pada bidang teknologi pertanian, biologi, pemberdayaan sumberdaya pertanian, budidaya pertanian, proteksi tanaman, sosial dan budaya masyarakat pertanian serta pengaturan landscape pertanian secara berkelanjutan. Agroprimatech terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 197 Documents
STUDI MORFOMETRIK IKAN PIMPIANG DI SUNGAI KUMU DESA RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU Purnama, Arief Anthonius
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.919

Abstract

Penelitian tentang kajian morfometrik ikan pimpiang di Sungai Kumu Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau ini telah dilakukan dari bulan November 2018 sampai Januari 2019. Bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis ikan dan karakter morfologi dari ikan pimpiang. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pencuplikan sampel secara purposive sampling. Proses pengukuran karakter morfologi ikan pimpiang dengan menggunakan jangka sorong. Penelitian ini menemukan 15 individu ikan pimpiang yang terdiri dari 2 spesies. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada tiga stasiun penelitian bahwa rata-rata karakter morfologi Oxygaster anomalura dan Parachela oxygastroides memperlihatkan sedikit variasi. Karakter morfologi Oxygaster anomalura memiliki kisaran panjang total 105,37-164,05 mm dengan rata-rata ± 128,23 mm, dan tinggi badan 15,14-32,89 mm dengan rata-rata ± 22,40 mm. Sedangkan karakter morfologi Parachela oxygastroides memiliki kisaran panjang total 105,27-119,60 mm dengan rata-rata ± 113,14 mm, dan tinggi badan 21,13-24,93 mm dengan rata-rata ± 22,93 mm.
KAJIAN SIFAT KIMIA TANAH PADA PERKEBUNAN SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN MUCUNA BRACTEATA DI PT.PP.LONDON SUMATRA INDONESIA,TBK UNIT SEI MERAH ESTATE Nisma, Nisma Wati Hasibuan
Agroprimatech Vol. 4 No. 2 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v4i1.1246

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis sifat kimia tanah di bawah mucuna bracteata pada TBM (tanaman belum menghasilkan) dan TM (tanaan menghasilkan). Di PT.PP London Sumatra Indonesia, Tbk Unit Sei Merah Estate, Teknik pengambilan sampel tanah pada TBM (Tanaman Belum Menghasilkan) dan TM (Tanaman Menghasilkan) sebanyak 5 sampel dengan masing-masing sampel 2 kg. Setiap sampel tanah di ambil pada 9 titik. Kajian sifat kimia tanah meliputi pH pada TBM berkisar (5,12-5,5) tergolong rendah dan TM berkisar (5,08) tergolong rendah. Keadaan KTK (Kapasitas Tukar Kation) pada TBM berkisar (32,31-40,00) tergolong tinggi dan TM berkisar (36,22) tergolong tinggi. Keadaan C-Organik tanah pada TBM berkisar (6,05-7,22) tergolong sangat tinggi dan TM berkisar (5,52) tergolong sangat tinggi. Keadaan N-Total tanah pada TBM berkisar (0,08-0,14) tergolng rendah dan TM berkisar (0,10) tergolong rendah. Keadaan P-Bray II tanah pada TBM berkisar (15,39-23,66) tergolong sedang dan TM berkisar (19,19) tergolong sedang. Kata Kunci : Kajian, Sifat Kimia Tanah, Kelapa Sawit
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KUBIS (Brassica oleraceae.L) DENGAN PEMBERIAN BERBAGAI JENIS DAN DOSIS PUPUK KANDANG Haloho, Arvita Netti
Agroprimatech Vol. 4 No. 2 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v4i1.1325

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mendapatkan jenis dan dosis serta interaksi antara jenis dengan dosis pupuk kandang yang terbaik untuk pertumbuhan dan produksi tanaman kubis (Brassica oleraceae.L). Penelitian ini dilaksanakan di Tiga rungu Kabupaten Simalungun, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu: Faktor pertama pemberian jenis pupuk kandang yang terdiri dari 3 taraf yaitu J1 (pupuk kandang ayam), J2 (pupuk kandang sapi), J3 (Pupuk kandang kerbau). Faktor kedua dosis pupuk kandang yang terdiri dari 3 taraf yaitu: D1 (75g/tanaman), D2 (100g/tanaman), D3 (125 g/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbagai jenis dan dosis pupuk berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan, sedangkan interaksi antara jenis dan dosis pupuk kandang berpengaruh tidak nyata hanya pada pembentukan crop. Perlakuan pemberian pupuk kandang ayam dengan dosis 125g/tanaman menghasilkan kecepatan pembentukan crop tercepat (45,67 hari) berat kotor crop per tanaman sampel tertinggi (3,55 kg), berat bersih crop per tanaman sampel tertinggi (2,47 kg) berat kotor crop per plot (3,46 kg) dan berat bersih crop per plot (2,72 kg).
EKOLOGI ARTHROPODA PADA BEKAS SARANG ORANGUTAN SUMATERA (Pongo abelii) DI TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER RESORT SEI BETUNG KECAMATAN BESITANG KABUPATEN LANGKAT, SUMATERA UTARA -, Habibullah
Agroprimatech Vol. 4 No. 2 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v4i1.1326

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Taman Nasional Gunung Leuser Resort Sei Betung Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat Sumatera Utara pada bulan Januari 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman, kelimpahan, kemerataan, dominansi dan faktor fisika-kimia lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif survey. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 5 kali pengulangan. Hasil penelitian ditemukan Arthropoda yang termasuk ke dalam 23 famili, 12 ordo dan 3 kelas (Insekta, Arachinida dan Chilopoda). Kelimpahan total Arthropoda sebanyak 1700 individu. Indeks keanekaragaman pada pohon Aglaia sp. 2.37 dan pada pohon Phyllanthus 1.83. Indeks kesamaan 52%. Indeks kemerataan pada pohon Aglaia sp. 0.73 dan pada pohon Phyllanthus 0.21. Indeks Dominansi pada pohon Aglaia sp. 0.13 dan pada pohon Phyllanthus 0.21. Kisaran rata-rata suhu udara berkisar 26.40C-28.20C, kisaran rata-rata suhu sarang 25.40C-280C dan kelembaban udara rata-rata berkisar 78%-85%.
EFEKTIVITAS PENAMBAHAN PUPUK HAYATI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI SELADA (Lactuca sativa L.) Purba, Jonner
Agroprimatech Vol. 4 No. 2 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v4i1.1327

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk melihat Efektifitas Pemberian Pupuk Hayati dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Selada (Lactuca sativa L.) Penelitian dilaksanakan di lahan petani di Desa Pamatang Gajing, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun sejak Oktober sampai Desember 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama pupuk hayati Petrobio dengan 4 taraf yaitu H0 (Tanpa pupuk), H1 (15kg/ha atau 1,5g/m2), H2 (30kg /ha atau 3g/m2), H3 (60kg/ha atau 6g/m2). Faktor kedua Pupuk NPK dengan 3 taraf yaitu N1: (100kg/ha atau 10g/m2), N2 (200kg/ha atau 20g/m2), N3 (300kg/ha atau 30g/m2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk hayati petrobio dan pupuk NPK menunjukan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan, sedangkan interaksi antara pupuk Hayati dan pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan. Pupuk hayati Petrobio degan dosis 60 kg/ha memberikan tanaman tertinggi 3 MST (10,06cm ), 4 MST (12,81cm), 5 MST (15,52cm), bobot per tanaman (149,56g) dan bobot per plot (3,26kg). Pupuk NPK dengan dosis 300kg/ha memberikan tanaman tertinggi 3 MST (10,10cm), 4 MST (12,57cm ), 5 MST (15,58cm), bobot per tanaman (158,61g) dan bobot per plot (3,28kg).
DAMPAK EKPLOTASI TAMBANG EMAS PT NUSA HALMAHERA MINERALS TEHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT Taib, Zulkifli
Agroprimatech Vol. 4 No. 2 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v4i1.1328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kehidupan masyarakat Kao Teluk, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, khususnya terkait dampak operasi tambang emas PT Nusa Halmahera Minerals terhadap sosial ekonomi masyarakat. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data primer dan sekunder yang didapat dari buku, jurnal, BPS serta sumber lain yang relevan. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa mayoritas penduduk Kao Teluk berprofesi sebagai petani, hal ini dikarenakan masyarakat yang berprofesi segabai nelayan sebagian telah alih profesi menjadi pertani dikarenakan hasil tangkapan ikan dilaut telah berkurang. Hasil pertanian masyarakat Kao Teluk belum memadai dikarenakan semakin mengecilnya luasan lahan pertanian yang dimiliki oleh masyarakat, akibat terus adanya ekspansi areal pertambangan PT . Nusa Halmahera Minerals. Selain itu, produktivitas pertanian yang dilakukan masih rendah sehingga hasilnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari namun belum bisa memenuhi standar gizi yang baik bagi masyarakat. Sektor pertanian yang merupan bukan bidang keahlian mereka sehingga kurangnya pengetahuan cara bercocok tanam yang baik. Ketersedian lahan yang semakin terbatas dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk secara tidak seimbang menyebabkan kesulitan bagi petani untuk dapat meningkatkan hasil pertaniannya guna memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Pengolahan hasil pertanian telah dilakukan dengan maksimal tetapi pendapatan sektor pertanian yang digeluti belum memberikan produktivitas yang baik dikarenakan sebagian dari petani terutama yang berasal dari nelayan belum memiliki keterampilan yang mencukupi . Kelembagaan pertanian belum memberikan dorongan yang nyata bagi kelompok tani di wilayah ini.
KONFLIK AGRARIA PENGUASAAN TANAH ULAYAT MASYARAKAT KABUPATEN PULAU MOROTAI PROVINSI MALUKU UTARA Taib, Zulkifli
Agroprimatech Vol. 4 No. 2 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v4i1.1329

Abstract

Konflik agraria tanah ulayat sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia terutama pada masalah pengelolaan sumber daya alam dengan asumsi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Hal ini juga terjadi di kawasan Perbatasan bagian timur Indonesia yaitu Kabupaten Pulau Morotai yang merupakan kabupaten baru pemekaran dari Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara. Berbagai macam pendekatan untuk mencari solusi penyelesaian yang difasilitasi oleh pihak Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, tetapi gejolak konflik selalu saja terjadi. Kekuasaan organisasi tertinggi ada pada negara yang diharapkan dapat memfalisitasi penyelesaian sengketa berada pada posisi delimatis disatu sisi pemerintah mengupayakan adanya pertumbuhan ekonomi melalui investasi dan penanaman modal disisi lain masyarakat mengklaim tanah yang suda ditempati sejak turun-temurun adalah tanah mereka. Diperlukan suatu model pembangunan yang berkelanjutan yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi tetapi tidak mengabaikan kepentingan masyarakat pada tataran sosial ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan model tersebut kita akan mencapai pembangunan yang berwawasan lingkungan yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mewariskan sumberdaya alam kepada generasi yang akan datang
RESPON PEMBERIAN PGPR (PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA) DENGAN DOSIS DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN Mucuna bracteata Ardiansyah, Irfan
Agroprimatech Vol. 5 No. 1 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v4i2.1695

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami dampak pertumbuhan Mucuna bracteata setelah pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dengan dosis dan waktu perendaman yang berbeda. Penelitian ini memanfaatkan metode eksperimental dengan rancangan acak kelompok pola faktorial. Faktor pertama adalah dosis PGPR dengan 4 taraf: 0 ml (K0), 5 ml (K1), 10 ml (K2), 15 ml (K2) dan faktor kedua adalah waktu perendaman dengan 4 taraf: 0 menit (P0), 30 menit (P1), 60 menit (P2), 90 menit (P3). Data dianalisis memanfaatkan sidik ragam (Analysis of Variance) dengan signifikan 5 %. Berdasarkan hasil analisa data yang diperoleh bahwa pemberian larutan PGPR memiliki dampak nyata atas jumlah daun, berat kering akar serta berat segar akar. Pemberian larutan PGPR dengan lama perendaman tidak menghasilkan dampak nyata atas berat kering akar, berat segar akar, berat kering tajuk, berat segar tajuk, jumlah daun, panjang sulur, jumlah daun, serta panjang akar. Interaksi antara pemberian larutan PGPR dan waktu perendaman tidak memiliki dampak nyata atas pertumbuhan Mucuna bracteata (berat kering akar, berat segar akar, berat kering tajing, berat segar tajuk, jumlah daun, panjang sulur, jumlah daun, serta panjang akar).
ANALISA KELAYAKAN KADAR N, P, K PUPUK ORGANIK CAIR SETELAH DIDEKOMPOSISI SELAMA 30 HARI Simatupang, Ulina
Agroprimatech Vol. 5 No. 1 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v4i2.1696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kelayakan kadar N, P dan K pupuk organik cair hasil dekomposisi anaerob dan aerob sampah organik berbahan baku air tahu, sayur dan buah dengan sampah organik berbahan baku air tahu dan ikan teri selama 30 hari. Hasil dekomposisi 30 hari sampah organik berbahan baku air tahu, sayuran dan buah menghasilkan pupuk organik cair dengan kadar N 0,15%, P 0,08% dan K 0,13%. Hasil dekomposisi 30 hari sampah organik berbahan baku air tahu dan ikan teri menghasilkan pupuk organik cair dengan kadar N 0,30%, P 0,18% dan K 0,10%. Kadar P pupuk organik cair yang dihasilkan dari dekomposisi sampah organik berbahan baku air tahu dan ikan teri sudah memenuhi standart kelayakan SNI 19-7030-2004 yang ditetapkan kementrian pertanian sehingga layak digunaka pada tanaman. Kadar N dan K pupuk organik cair yang diperoleh dari dekomposisi sampah organik berbahan baku air tahu, sayur dan buah dengan sampah organik berbahan baku air tahu dan ikan teri belum memenuhi standar kelayakan SNI 19-7030-2004.
PENGARUH DOSIS PUPUK CAN DAN KONSENTRASI PUPUK HAYATI CAIR BIOBOST TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L) Sipayung, Marulitua
Agroprimatech Vol. 5 No. 1 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v4i2.1697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh dosis pupuk CAN dan konsentrasi pupuk hayati cair Biobost terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman paccoy (Brassica rapa L). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bahkapul Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematang Siantar. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk CAN (C) : C0 (0 gram/m2), C1 (37 gram/m2), C2 (62 gram/m2), dan C3 (87 gram/m2). Faktor kedua yaitu: Konsentrasi Biobost : B0 0 cc/L, B1 10 cc/L, B2 15 cc/Lr, B3 20 cc/L. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), berat bersih per tanaman dan (gr) berat tanaman per plot (kg). Hasil penelitian menunjukkan dosis pupuk CAN berpengaruh nyata pada semua parameter pengamatan. Konsentrasi pupuk hayati cair Biobost berpengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun dan berat tanaman per plot kecuali berat bersih pertanaman. Kombinasi perlakuan, pada tinggi tanaman 17 HST dan jumlah daun berpengaruh nyata. Perlakuan dosis pupuk CAN berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat bersih per tanaman dan berat tanaman per plot.