cover
Contact Name
Julaili Irni
Contact Email
julailiirni@yahoo.com
Phone
+6282276709657
Journal Mail Official
agroprimatech@gmail.com
Editorial Address
Kampus III, Fakultas Agro Teknologi Prodi Agribisnis Universitas Prima Indonesia Jl. Danau Singkarak Gg. Madrasah, Kel. Sei Agul Medan Barat
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Agroprimatech
ISSN : -     EISSN : 25993232     DOI : 10.34012
Core Subject : Agriculture, Social,
Agroprimatech merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan publikasi pada bidang pertanian dan teknologi yang dapat menjadi sumber bacaan berstandar nasional. Jurnal ini berupa hasil penilitian secara kualitatif maupun kuantitatif yang terfokus pada bidang teknologi pertanian, biologi, pemberdayaan sumberdaya pertanian, budidaya pertanian, proteksi tanaman, sosial dan budaya masyarakat pertanian serta pengaturan landscape pertanian secara berkelanjutan. Agroprimatech terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 203 Documents
ESTIMASI CADANGAN KARBON KELAPA SAWIT BIBIT BERSERTIFIKAT PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT KABUPATEN SERDANG BEDAGAI SUMATERA UTARA anggraini, sari
Agroprimatech Vol. 3 No. 2 (2019): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan konsentrasi CO2 ke atmosfer menjadi salah satu penyebab pemanasan global akibat efek gas rumah kaca, Perluasan perkebunan kelapa sawit, terutama bila mengonversi hutan, berpotensi menyebabkan peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK). Tanaman kelapa sawit yang merupakan tanaman tahunan yang berpotensi dalam penyerapan emisi karbon. Penelitian dilakukan di perkebunan kelapa sawit PTPN IV Adolina (tipe bibit bersertifikat) dan kebun masyarakat (bibit non sertifikat) di Kabupaten Serdang Bedagai, Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dengan metode sampling tanpa pemanenan (non-destructive sampling) untuk pengukuran biomassa pohon hidup, pohon mati, dan kayu mati dan metode sampling dengan pemanenan (destructive sampling) untuk pengukuran biomassa tumbuhan bawah dan serasah. Pengamatan pada plot-plot contoh sesuai dengan asal tipe bibit kelapa sawit bersertifikat. Penelitian akan dilaksanakan pada Juli - Agustus 2019, Dengan plot ukuran 20 m x 60 m sebanyak dua kali ulangan. Biomassa tanaman kelapa sawit bersertifikat yaitu 26,973 Ton/Ha, biomassa tumbuhan bawah pada kelapa sawit yaitu 0,03123 Ton/Ha, karbon tersimpan pada kelapa sawit bersertifikat yaitu 12,40758 Ton C/Ha, Dapat di simpulkan bahwa cadangan karbon pada tanaman kelapa sawit bersertifikat memiliki nilai rata-rata yang tinggi karena memiliki mekanisme produksi dan areal yang dikelola dengan baik.
EFIKASI HERBISIDA GLIFOSAT DAN 2,4 - D DIMETIL AMINA TERHADAP PENGENDALIAN GULMA PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TANAMAN MENGHASILKAN tobing, wildaL
Agroprimatech Vol. 3 No. 2 (2019): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efikasi herbisida glifosat dan 2,4 – D dimetil amina terhadap pengendalian gulma pada perkebunan kelapa sawit tanaman menghasilkan. Penelitian dilaksanakan pada perkebunan rakyat di Desa Lengau Seprang, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang dari Maret – Juni 2018 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktorial dengan uji lanjut menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf α 5%. Faktor pertama adalah glifosat dengan konsentrasi 1,5 cc/l (G1), 3,0 cc/l (G2), 4,5 cc/l (G3), 6,0 cc/l (G4) dan faktor kedua adalah 2,4 – D dimetil amina dengan konsentrasi 1,5 cc/l (D1), 3,0 cc/l (D2), 4,5 cc/l (D3), 6,0 cc/l (D4) sehingga diperoleh 16 kombinasi perlakuan dengan 2 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa glifosat berpengaruh nyata pada persentase kematian gulma dan pertumbuhan gulma kembali dengan kematian gulma tertinggi pada G4 umur 1 HSA dan pertumbuhan gulma kembali pada G1 umur 4 MSA. Aplikasi 2,4 – D dimetil amina berpengaruh nyata pada persentase kematian gulma hasil tertinggi pada perlakuan D4 umur 1 – 4 HSA. Interaksi keduanya tidak berpengaruh nyata pada persentase kematian gulma dan pertumbuhan gulma kembali.
INTENSITAS SERANGAN Ganoderma boninense PADA FASE TANAMAN MENGHASILKAN DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT TANAH MINERAL DAN GAMBUT purba, mahardika
Agroprimatech Vol. 3 No. 2 (2019): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui intensitas serangan Ganoderma boninense tertinggi pada fase tanaman menghasilkan di perkebunan kelapa sawit di tanah mineral dan gambut serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat serangan Ganoderma boninense pada perkebunan kelapa sawit di tanah mineral dan gambut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei langsung di lapangan dan mengambil sampel tanah. Pengambilan sampel tanah dilakukan pada 9 titik sampel secara acak. Hasil penelitian menunjukkan intensitas serangan Ganoderma boninense tertinggi terdapat pada tanah mineral yaitu 81,8 % dan terendah pada tanah gambut yaitu 0 %. Perbedaan itu dikarenakan oleh beberapa faktor seperti sifat fisika, kimia tanah dan siklus tanam.
RESPON EKSTRAK UBI JALAR (Ipomoea batatas) DAN BUBUR PISANG SEBAGAI ZPT HAYATI PADA PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) PADA PRE NURSERY Pratomo, Bayu
Agroprimatech Vol. 3 No. 2 (2019): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi ZPT hayati yang sesuai untuk keberhasilan pembibitan kelapa sawit tahap pre nursery. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan kombinasi perlakuan sebanyak 5 x 5 = 25 dan diulang sebanyak 2 kali dengan perlakuan pemberian ekstrak ubi jalar dan bubur pisang. Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan beberapa tahap yaitu, persiapan areal, pemilihan kecambah, pembuatan ekstrak ubi jalar, pembuatan bubur pisang, media tanam, pemeliharaan tanaman dan pengendalian hama dan penyakit. Penelitian ini dilakukan di Jalan Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, dimulai pada bulan Februari hingga Mei 2018. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data, faktor perlakuan berbagai dosis pemberian ekstrak ubi jalar dan bubur pisang berpengaruh beda nyata terhadap tinggi tanaman 4 MST namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 6 – 12 MST dan parameter lainnya (lilit batang, jumlah daun, panjang akar, berat segar total, dan berat kering total). Pemberian ekstrak ubi jalar dan bubur pisang memberikan hasil tertinggi pada tinggi tanaman pada perlakuan U3P1 (24,70 cm), lilit batang U0P0, U0P1,U1P1,dan U3P3 (4cm), panjang akar U1P1(40,05 cm), berat segar total U0P1 (9,90 gr) dan berat kering total U0P1 (4,15 gr) serta jumlah daun yang rata rata sama pada setiap perlakuan.
INVENTARISASI GULMA PADA PIRINGAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT TANAMAN MENGHASILKAN DI DUSUN VII, KECAMATAN AEK SONGSONGAN, ASAHAN Aji, Seno
Agroprimatech Vol. 3 No. 2 (2019): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi dan gulma yang dominan di piringan perkebunan kelapa sawit tanaman menghasilkan. Penelitian dilaksanakan di perkebunan kelapa sawit milik rakyat Dusun VII, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis vegetasi petak kuadrat dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Jumlah plot keseluruhan sebanyak 8 plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 19 total gulma yang terdiri atas, gulma berdaun lebar dengan INP tertinggi terdapat pada Adiantum trepeziforme sebesar 31,95 %, gulma berdaun sempit dengan INP tertinggi terdapat pada Axonupus compressus sebesar 18,71 %, dan gulma teki-tekian dengan INP tertinggi terdapat pada Cyperus difformis sebesar 10,47 %.
EFEKTIVITAS DAYA HAMBAT ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA (Cocus nucifera) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Ganoderma boninense Agustina, Nur Ariyani
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.914

Abstract

Asap cair mengandung berbagai senyawa yang dapat di kelompokkan ke dalam kelompok senyawa fenol, asam dan kelompok senyawa karbonil. Kelompok-kelompok senyawa tersebut berperanan sebagai anti mikroba, anti oksidan, pemberi flavor dan pembentuk warna. Karena asap cair dapat berperan sebagai anti mikroba dan anti oksigen, maka asap cair dapat digunakan sebagai bahan pengawet. Manfaat asap cair sebagai anti jamur dapat mengendalikan jamur Ganoderma boninense pada kelapa sawit pada busuk pangkal batang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat asap cair tempurung kelapa dalam menghambat pertumbuhan jamur Ganoderma boninense. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada perlakuan yang paling efektivas menghambat pertumbuhan jamur paling rendah C0 dengan daya hambatnya 0% dan paling tinggi C4 dengan daya hambat 100%. Hal ini menunjukkan bahwa asap cair tempurung kelapa memiliki manfaat dalam menghambat pertumbuhan jamur.
KERAGAMAN KUPU-KUPU (Lepidoptera) DI TANGKAHAN KABUPATEN LANGKAT SUMATERA UTARA irni, Julaili
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.915

Abstract

Kupu-kupu merupakan salah satu serangga cantik di dunia yang dijadikan sebagai lambang keindahan karena memiliki warna dan corak sayap yang sangat menarik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui keragaman kupu-kupu (lepidoptera) serta mengidentifikasi kupu-kupu yang berhasil didokumentasikan dan dilaksanakan di Tangkahan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada bulan Desember 2013 – Januari 2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan metode jelajah untuk mendapatkan sampel. Penelitian ini menggunakan 18 titik pengamatan pada hutan kering sekunder yang dimulai dari titik 1 di pondok dan berakhir dititik 18 yaitu pantai kupu-kupu serta parameter pengamatan yaitu suhu, kelembapan udara dan intensitas cahaya. Hasil yang diperoleh dari titik pengamatn tersebut ditemukan 38 spesies yang berhasil didokumentasi dan terdiri dari 5 famili yaitu Papilionidae, Nymphalidae, Riodinidae, Pieridae dan Lcyaenidae. Family Nymphalidae memiliki spesies terbanyak yaitu 16 spesies dan paling sedikit dari Family Riodinidae sebanyak 3 spesies. Intensitas cahaya yang terdapat di dalam hutan yaitu 1264 Lux sedangkan di Pantai Kupu-kupu 1850 Lux. Suhu dan kelembaban udara di hutan yaitu 98 % dan 25ºC sedangkan di Pantai Kupu-kupu yaitu 60 %dan 35 ºC.
EFEKTIVITAS EKSTRAK BABADOTAN (Ageratum conyzoides L) DALAM PENGENDALIAN GULMA PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT anggraini, sari
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak babadotan (Ageratum conyzoides L.) dalam pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit dan untuk mengetahui kosentrasi ekstrak babadotan (Ageratum conyzoides L.) yang paling efektif dalam pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok non Faktorial dengan menggunakan uji ANAVA terdiri dari 11 variasi konsentrasi yaitu kontrol, 10 %, 20 %, 30 %, 40 %, 50 %, 60 %, 70 %, 80 %, 90 %, 100 %. Hasil vegetasi menunjukkan bahwa gulma yang di temukan terdapat 10 jenis spesies gulma yang terdiri dari Ottochloa nodusa, Boeraria alata, Ageratum conyzoides, Asystasia intrusa, Setaria barbata, Melastoma malabathricum, Diplazium esculentum, Mimosa pudica, Licopodium seanum, Cyclosorus aridus. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa aplikasi pemberian ekstrak babadotan tidak memperlihatkan ciri fisik keracunan pada gulma di perkebunan kelapa sawit.
STUDI MORFOMETRIK IKAN PIMPIANG DI SUNGAI KUMU DESA RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU Purnama, Arief Anthonius
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.919

Abstract

Penelitian tentang kajian morfometrik ikan pimpiang di Sungai Kumu Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau ini telah dilakukan dari bulan November 2018 sampai Januari 2019. Bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis ikan dan karakter morfologi dari ikan pimpiang. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pencuplikan sampel secara purposive sampling. Proses pengukuran karakter morfologi ikan pimpiang dengan menggunakan jangka sorong. Penelitian ini menemukan 15 individu ikan pimpiang yang terdiri dari 2 spesies. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada tiga stasiun penelitian bahwa rata-rata karakter morfologi Oxygaster anomalura dan Parachela oxygastroides memperlihatkan sedikit variasi. Karakter morfologi Oxygaster anomalura memiliki kisaran panjang total 105,37-164,05 mm dengan rata-rata ± 128,23 mm, dan tinggi badan 15,14-32,89 mm dengan rata-rata ± 22,40 mm. Sedangkan karakter morfologi Parachela oxygastroides memiliki kisaran panjang total 105,27-119,60 mm dengan rata-rata ± 113,14 mm, dan tinggi badan 21,13-24,93 mm dengan rata-rata ± 22,93 mm.
KAJIAN SIFAT KIMIA TANAH PADA PERKEBUNAN SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN MUCUNA BRACTEATA DI PT.PP.LONDON SUMATRA INDONESIA,TBK UNIT SEI MERAH ESTATE Nisma, Nisma Wati Hasibuan
Agroprimatech Vol. 4 No. 2 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v4i1.1246

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis sifat kimia tanah di bawah mucuna bracteata pada TBM (tanaman belum menghasilkan) dan TM (tanaan menghasilkan). Di PT.PP London Sumatra Indonesia, Tbk Unit Sei Merah Estate, Teknik pengambilan sampel tanah pada TBM (Tanaman Belum Menghasilkan) dan TM (Tanaman Menghasilkan) sebanyak 5 sampel dengan masing-masing sampel 2 kg. Setiap sampel tanah di ambil pada 9 titik. Kajian sifat kimia tanah meliputi pH pada TBM berkisar (5,12-5,5) tergolong rendah dan TM berkisar (5,08) tergolong rendah. Keadaan KTK (Kapasitas Tukar Kation) pada TBM berkisar (32,31-40,00) tergolong tinggi dan TM berkisar (36,22) tergolong tinggi. Keadaan C-Organik tanah pada TBM berkisar (6,05-7,22) tergolong sangat tinggi dan TM berkisar (5,52) tergolong sangat tinggi. Keadaan N-Total tanah pada TBM berkisar (0,08-0,14) tergolng rendah dan TM berkisar (0,10) tergolong rendah. Keadaan P-Bray II tanah pada TBM berkisar (15,39-23,66) tergolong sedang dan TM berkisar (19,19) tergolong sedang. Kata Kunci : Kajian, Sifat Kimia Tanah, Kelapa Sawit