cover
Contact Name
Dina Alamianti
Contact Email
nadien5@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalikomunla@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
DIALEKTIKA
ISSN : 19071159     EISSN : 26545985     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
DIALEKTIKA: Jurnal Ilmu Komunikasi berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian bidang Ilmu Komunikasi.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2021): Maret" : 7 Documents clear
TREN KARAKTERISTIK TOKOH UTAMA DALAM FILM INDONESIA Rachmanda Mochamad S; Idola Perdini Putri
Dialektika Vol 8 No 1 (2021): Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v8i1.1952

Abstract

Tema dalam film dapat mempengaruhi penonton film untuk bertindak dan berkelakuan karena dorongan empati terhadap keberadaan karakter utama dalam film ini. Kuatnya pengaruh karakter utama dalam film ini mempengaruhi penonton, berjalan lurus dengan perkembangan tema dalam industri perfilman Indonesia yang tercatat pesat selama periode 2015 hingga 2019. Berdasarkan fenomena yang terjadi inilah peneliti merasa tertarik melihat bagaimana tren yang terbentuk pada karakteristik tokoh utama dalam film drama remaja Indonesia selama periode 2015 hingga 2019. Tren ini dapat memberikan suatu gambaran bagaimana perkembangan industri perfilman kedepannya. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori analisis Clock of Character yang dikemukakan Jens Eder. Teknik analisis ini melihat karakter dalam film menjadi empat aspek yaitu, artefact, fictional being, symbol dan symptom. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa, secara keseluruhan tema paling populer yang adalah percintaan, yang muncul sejak sebelum tahun 2015 dengan tema drama religi dan percintaan pasangan, yang memuncak pada tahun 2016, 2017. Di tahun 2018 tema yang populer adalah percintaan, tetapi sejak tahun ini sampai 2019, penggambaran percintaan kisah kasih pasangan mulai berkurang. Kedepannya diprediksi di tahun 2020 tema percintaan akan tetap muncul dan tema keluarga akan semakin berkembang, serta film lainnya akan lebih banyak mengandung pesan.
PENGARUH TERPAAN INFORMASI COVID-19 DI MEDIA SOSIAL TERHADAP TINGKAT PERILAKU MASYARAKAT DI ERA NEW NORMAL Kartika Kartika; Andi Alimuddin Unde; Muliadi Mau
Dialektika Vol 8 No 1 (2021): Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v8i1.1953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat terpaan infomasi mengenai Covid- 19 di media sosial, menganalisis tingkat perilaku hidup sehat masyarakat kota Makassar di era new normal serta mengukur pengaruh terpaan infomasi terhadap perilaku hidup sehat masyarakat kota Makassar di era new normal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis survei eksplanatif dan dilakukan di kota Makassar Sulawesi-Selatan, terdapat 400 yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Data yang berhasil didapatkan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat terpaan informasi mengenai Covid-19 di media sosial pada masyarakat Makassar tergolong rendah dengan persentase 80,8% atau 323 responden yang memilih jarang mengakses informasi Covid-19 melalui media sosial. selanjutnya tingkat perilaku hidup sehat berada pada kategori tinggi dengan persentase 77,5% atau 310 responden yang mengaku patuh dengan protokol kesehatan. Kemudian terpaan informasi mengenai Covid-19 berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku hidup sehat masyarakat kota Makassar di era new normal dengan nilai 0,000 lebih kecil dari probabilitas 0,05. Akan tetapi besar pengaruhnya hanya 5,5 % sedangkan 94,5 % lainnya dipengaruhi oleh faktor lain diluar dari penelitian.
MASYARAKAT ERA DIGITAL DALAM PERSPEKTIF STUDI RISIKO DAN PELUANG ALGORITMA MEDIA SOSIAL Sri Riski Wulandari; Andi Alimuddin Unde; Muliadi Mau
Dialektika Vol 8 No 1 (2021): Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v8i1.1954

Abstract

Media sosial telah mengambil tempat dan menyita perhatian masyarakat dalam proporsi yang cukup besar. Media sosial menjadi bagian dari rutinitas masyarakat. Tentu masyarakat, terkhusus khalayak pengguna media sosial harus siap terhadap berbagai efek dari penggunaan media sosial. Efek ini dapat sama ataupun berbeda pada masing-masing khalayak. Untuk bisa menghadapi berbagai efek ini (termasuk efek yang mungkin ditimbulkan oleh sistem algoritma media sosial), diperlukan kemampuan resiliensi yang memadai. Fakta terkait masih banyaknya khalayak pengguna media sosial yang tidak mampu mengidentifikasi dan membedakan informasi hoaks, mudah terpengaruh oleh ujaran kebencian yang tersebar luas, dan meyakini kebenaran suatu hal lebih kuat didasarkan pada keyakinan personalnya berdasarkan preferensi tertentu dibandingkan kenyataan sebenarnya mengindikasikan kemungkinan adanya permasalahan yang belum mampu diatasi oleh khalayak pengguna media sosial. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis berbagai artikel terkait algoritma media sosial, risikonya, dan resiliensi sebagai kebutuhan untuk menghadapi segala tantangan, dan segala efek yang mungkin ditimbulkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya risiko polarisasi dan ruang gema oleh sistem personalisasi algoritma media sosial dan adanya kesempatan yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pengguna untuk tidak terjebak dalam personalisasi tersebut guna menghindari efek bias yang dapat ditimbulkan.
PEMANFAATAN APLIKASI SAPAWARGA SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI INFORMASI TERKAIT PANDEMI COVID-19 Syarif Budhirianto
Dialektika Vol 8 No 1 (2021): Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v8i1.1955

Abstract

Aplikasi Sapawarga merupakan aplikasi satu pintu untuk memudahkan warga Jabar berkomunikasi dengan pemerintah daerah, fokus penelitian yang diungkap adalah bagaimana pemanfaatannya oleh para Ketua Rukun Warga (RW) sebagai media komunikasi dan informasi dengan warganya di Desa Cibogo Kec. Lembang Kab. Bandung terkait pandemi covid-19. Kajian ini menggunakan pendekatan teori komunikasi kesehatan yang bersifat kualitatif, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terstruktur dengan para Ketua RW dan Kepala Desa, studi dokumen dan observasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa aplikasi Sapawarga telah dimanfaatkan oleh para Ketua RW sebagai platform media sosial untuk berkomunikasi dan berkolaborasi secara interaktif dalam menyosialisasikan program terkait pandemi covid-19. Sebagai media komunikasi dan informasi, aplikasi ini mempunyai proksimitas dengan warganya, sehingga lebih terpola lagi dalam mengakomodir permasalahan yang dihadapi di daerahnya yang tidak dapat diberikan oleh media mainstream lainnya. Komunikasi persuasif yang dilakukan para Ketua RW masih belum optimal dipatuhi oleh sebagian masyarakat, karena strategi komunikasi yang kurang kredibel dalam memberikan edukasi yang tepat sebagai bentuk antisipasi penanganan terhadap pandemi covid-19. Begitu pula pesan komunikasi yang disampaikan melalui media tidak langsung (media sosial) yang sudah menjadi tren pada masyarakat, acapkali konten yang disampaikan kurang dipahami secara benar, bahkan menimbulkan interpretasi yang berlainan.
PERWAJAHAN MEDIA DI ERA COVID-19 PADA HARIAN UMUM PIKIRAN RAKYAT Ahmad Nada Kusnendar
Dialektika Vol 8 No 1 (2021): Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v8i1.1956

Abstract

Koran melakukan reka bentuk untuk memperbaiki perwajahannya agar lebih menarik jika tidak ingin ditinggalkan pembacanya. Mulai dari perubahan desain, layout hingga penyesuaian rubrikasi yang relevan dengan tuntutan perubahan dan diterima khalayak. Tujuan penelitian untuk mengetahui perwajahan media Koran Pikiran Rakyat (“PR”) di era Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian, Koran “PR” mengubah perwajahan media karena faktor perkembangan teknologi informasi, internet, perubahan budaya baca dan tekanan masa pandemi Covid-19. Penerapan Desain, “PR” mengubah judul berita lebih singkat, ukuran foto besar dan terkait berita, serta memperbanyak infografis. Iklan dan promosi, mengacu stylebook iklan perusahaan. “PR” memilih warna-warna lembut dan hitam-putih. Untuk gaya desain, tampil simpel, namun elegan. Penerapan Layout, “PR” menyajikan halaman khusus pandemi Covid-19 bernama “Ubah Laku”. Inside pages, terjadi perubahan rubrikasi karena halaman berkurang dari 16 menjadi 12. “PR” memperbanyak ruang kosong, perubahan elemen garis dan perubahan kode wartawan. “PR” juga membuat variasi penempatan “Indeks” dan ragam layout halaman.
KETERBUKAAN KOMUNIKASI LAYANAN PUBLIK SERTA PARTISIPASI MASYARAKAT DI ERA GLOBALISASI Noneng Sumiaty
Dialektika Vol 8 No 1 (2021): Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v8i1.1957

Abstract

Era globalisasi ditandai dengan merebaknya penggunaan sarana komunikasi, informasi, dan keterkaitan serta ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit. Pemerintah telah menjamin keterbukaan informasi publik melalui Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008, setiap informasi publik harus dapat diperoleh dengan cepat, tepat waktu dan biaya ringan dan cara yang sederhana. Kajian ini mengambil judul “Keterbukaan Komunikasi Layanan Publik Serta Partisipasi Masyarakat di Era Globalisasi”. Fokus kajian bagaimana keterbukaan komunikasi layanan publik dan partisipasi masyarakat di era globalisasi. Salah satu fungsi pemerintah adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat (public service) atau pelayanan umum. Untuk pelayanan kepada masyarakat Pemerintah Daerah (Pemda) dituntut membuat situs web yang kapan saja bisa diakses oleh masyarakat kecuali informasi yang dikecualikan. Partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam mengakses situs web Pemda, namun ada terobosan baru dari Pemda untuk pelayanan publik dengan menggunakan media sosial.
KAJIAN HERMENEUTIKA PADA LIRIK NASYID “CINTA” Aditya Ali
Dialektika Vol 8 No 1 (2021): Maret
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v8i1.1958

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai makna pesan yang disampaikan dalam lirik nasyid “Cinta” yang diciptakan oleh Didin Sarifudin dan dilantunkan oleh tim nasyid The Fikr. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan anggapan bahwa fenomena nasyid yang berisikan realitas, pemahaman dan bahan dasarnya adalah bahasa. Sehingga bahasa yang mengandung banyak makna, didialogkan dengan realitas serta diulas dalam pemahaman pembahas akan menghasilkan hasil analisis dalam paradigma kualitatif. Sedangkan dari sudut pandang komunikasi bagaimana pesan yang disampaikan melalui liriknya, setidaknya bisa membuka pandangan kita mengenai berbagai nilai dan konsep yang dianut berkenaan tentang cinta, kemudian bagaimana cinta yang sebenarnya, yang sesuai dalam pandangan Islam. Pendekatan penelitian lirik nasyid “Cinta” ini dianalisis melalui pendekatan hermeneutika, dengan menggunakan kerangka analisis dari Heidegger untuk menginterpretasi sebuah karya seni. Kerangka analisis ini berusaha melihat bahwa interpretasi ada dalam tiga fase, dimana pada setiap fase kita akan berpikir tentang keseluruhan lirik nasyid “Cinta” dari sudut pandang yang berbeda.

Page 1 of 1 | Total Record : 7