cover
Contact Name
Rizky Saputra
Contact Email
rizkysaputra01b@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
komunikologi@uinsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial
ISSN : 25287583     EISSN : 26218267     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Komunikologi : Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial merupakan jurnal di bawah pengelolaan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2023)" : 10 Documents clear
MODEL KOMUNIKASI PUSKESMAS DALAM PROGRAM VAKSINASI COVID 19 DI DATUK BANDAR KOTA TANJUNGBALAI Budi Munthe
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i1.16597

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui model komunikasi apa yang dilakukan Puskesmas Datuk Bandar Kota Tanjungbalai untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keikutsertaan dalam program vaksinasi covid-19. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, subyek dalam penelitian ini adalah seorang direktur abses, seorang dokter, seorang perawat, seorang bidan, seorang petugas kesehatan masyarakat, seorang administrator dan lima anggota masyarakat. Berdasarkan penelitian, berikut adalah hasil dari penelitian ini: (1) Lima model yang diterapkan oleh Puskesmas adalah: Apa itu Covid, bagaimana penyebarannya, apa bahayanya, bagaimana pencegahannya, bagaimana kaitannya dengan vaksinasi, dan vaksinasi Apa manfaatnya untuk mengatakan sesuatu terlebih dahulu, apa langkah-langkahnya, apa persyaratannya 3) Media atau alat yang digunakan yaitu Vallejo, poster, brosur, booklet dan metode media langsung yaitu tatap muka dengan masyarakat , 4) Komunikasi yang ingin dicapai Puskesmas Datuk Bandar Kota Tanjungbalai Tujuannya adalah: Masyarakat berasal dari kelompok yang telah mencapai usia yang cukup dewasa, tanpa kecuali, dimulai dengan penolakan yang kuat untuk melakukan vaksinasi, dari masa kanak-kanak hingga dewasa. 35 tahun ke atas 5) Efek/dampak yang diharapkan adalah pentingnya vaksinasi akan lebih mudah diterima oleh masyarakat, isu-isu negatif terkait vaksinasi akan berkurang dan partisipasi masyarakat akan meningkat. Juga diharapkan. Mendapatkan vaksinasi terhadap Covid-19. AbstractThis study aims to find out what communication model is used by the Datuk Bandar Health Center in Tanjungbalai City to increase public awareness about participation in the co-19 vaccination program. The type of research used in this study was qualitative research, the subjects in this study were an abscess director, a doctor, a nurse, a midwife, a community health worker, an administrator and five community members. Based on the research, the following are the results of this study: (1) The five models implemented by the Puskesmas are: What is Covid, how is it spread, what are the dangers, how is it prevented, how is it related to vaccination, and what is the benefit of vaccination to say something first, what is the steps, what are the requirements 3) Media or tools used, namely Vallejo, posters, brochures, booklets and direct media methods, namely face-to-face with the community, 4) Communication to be achieved by the Datuk Bandar Health Center, Tanjungbalai City. have reached a sufficiently mature age, without exception, starting with a strong refusal to vaccinate, from childhood to adulthood. 35 years and over 5) The expected effect/impact is that the importance of vaccination will be more easily accepted by the community, negative issues related to vaccination will decrease and community participation will increase. Also expected getting vaccinated against Covid-19.
PERBEDAAN OBJEKTIVITAS PEMBERITAAN MEDIA ONLINE DALAM BERITA NASIONAL DAN INTERNASIONAL (Analisis Isi Peliputan Berita Kebakaran Hutan Kalimantan dan Amazon di BBC Indonesia) Dyah Ayu Harfi Rusanti
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i1.13571

Abstract

Abstrak Konsep objektivitas ketika diterapkan pada pemberitaan lingkungan telah diperdebatkan di kalangan akademisi. Sebagian menganggap objektivitas tidak dapat diberlakukan di dalam jurnalisme lingkungan. Dalam waktu yang hampir bersamaan, dua peristiwa kebakaran besar terjadi di dua tempat yang berbeda yaitu di Kalimantan dan Amazon. Dua peristiwa ini sama-sama mengancam keberadaan lingkungan dan menimbulkan dampak negatif baik secara lingkungan, sosial, dan ekonomi yang cukup besar. Bagi media dan khalayak di Indonesia, peristiwa kebakaran di Kalimantan memiliki kedekatan yang lebih, karena selain secara jarak lebih dekat, juga terjadi dalam wilayah negara sendiri. Sedangkan kebakaran hutan di Amazon dampaknya tidak dapat dirasakan secara langsung oleh media dan khlayak disini. Hal ini menjadikan studi mengenai objektivitas terhadap pemberitaan dua peristiwa tersebut menjadi menarik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberitaan isu lingkungan, baik yang terjadi di lingkup nasional maupun internasional, BBC Indonesia dapat melakukan objektivitas dengan baik. Kewajiban media berpihak pada lingkungan disajikan dengan cukup baik di kedua peristiwa. Pemberitaan isu-isu lingkungan selain memberitakan kondisi terkini kondisi sesungguhnya, media juga diharapkan mampu menggerakkan kesadaran lingkungan masyarakat untuk menjaga lingkungan dan potensi bahaya kerusakan lingkungan yang telah terjadi selama ini. AbstractThe concept of objectivity when applied to environmental reporting has been debated in academic circles. Some consider that objectivity cannot be upheld in environmental journalism. Around the same time, two major fires occurred in two different places: Kalimantan and the Amazon. These two events both threatened the environment and caused considerable negative environmental, social and economic impacts. For the media and audiences in Indonesia, the fires in Kalimantan have more proximity, because in addition to being closer in distance, it also occurred within the country's territory. Whereas the forest fires in the Amazon cannot be directly felt by the media and audiences here. This makes the study of the objectivity of the reporting of these two events interesting. The results of this study indicate that BBC Indonesia can apply objectivity well in reporting on environmental issues, both nationally and internationally. The media's obligation to defend the environment is fairly well presented in both cases. Reporting on environmental issues, in addition to reporting actual conditions, the media is also expected to be able to mobilize public environmental awareness to protect the environment and the potential dangers of environmental damage that have occurred so far.
Peluang dan Tantangan LPP TVRI NTT dalam Mengemas Program Acara Kemas Budaya Sebagai Upaya Melestarikan Kebudayaan di Provinsi NTT Ivana Pascalia Sooai; Dadang Rahmat Hidayat; Henny Sri Mulyani
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i1.13588

Abstract

Budaya adalah sesuatu yang sangat berharga yang diwariskan turun-temurun untuk dijaga dan juga dilestarikan. Perkembangan pada era teknologi digital masa kini semakin canggih, pada dasarnya perkembangan seharusnya tidak membuat kita melupakan asal-usul kebudayaan lokal daerah dan warisan kebudayaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana Peluang dan Tantangan Televisi Lokal dalam mengemas Program  Acara Kemas Budaya sebagai Upaya Melestarikan Kebudayaan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian metode analisis data kualitatif dan model interaktif ini berusaha untuk membahas dan mendeskripsikan bagaimana mekanisme produksi program acara kemas budaya pada LPP TVRI NTT sebagai bentuk upaya melestarikan budaya di NTT dengan mengembangkan konsep mengumpulkan data dan fakta. Isi pesan yang mengandung informasi nilai-nilai kebudayaan yang ada di Provinsi NTT bisa dipromosikan secara sistematis, terstruktur, dan persuasif apabila didukung oleh segenap pemangku kepentingan baik itu pemerintah, termasuk oleh media lokal dalam hal ini LPP TVRI NTT sebagai stasiun Televisi lokal. Melalui pemanfaatan teori komunikasi, diharapkan informasi kebudayaan dapat menjadi angle/headline program acara yang menarik minat khalayak serta memberikan pemahaman yang kuat bagi masyarakat untuk dapat terus menjaga dan juga mewariskannya kepada generasi mendatang.
Strategi Marketing Public Relations Koppi Asia dalam Membangun Brand Awareness Diah Ayu Nabilah Karimah; Nina Yudha Aryanti; Ibrahim Besar; Andy Corry Wardhani
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i1.14488

Abstract

AbstrakPertumbuhan bisnis kopi di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan, sehingga menjadikan persaingan yang sangat ketat bagi para pengusaha bidang kopi, hal ini menjadikan pengusaha kedai kopi untuk selalu berinovasi dalam menghadapi persaingan yang kian memanas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi Marketing public relations Koppi Asia dalam membangun brand awareness di kota Palembang. Teori yang digunakan adalah Tahapan Marketing Public Relations yang mencakup strategi pull, push dan pass. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Koppi Asia cukup berhasil dalam menanamkan brand awareness kepada konsumen. Sehingga menjadikan Koppi Asia sebagai brand kopi yang mampu berkembang dan bersaing dengan brand lainnya. AbstractThe growth of the coffee business in Indonesia has increased quite significantly, thus making the competition very tight for coffee farm entrepreneurs, this makes coffee shop entrepreneurs always compete in increasingly heated competition. The purpose of this study was to determine Koppi Asia's marketing public relations strategy in building brand awareness in the city of Palembang. The theory used is the Stages of Marketing Public Relations which include pull, push and pass strategies. The method used is qualitative. Data collection technique is in-depth interviews. The results of this study indicate that Koppi Asia is quite successful in instilling brand awareness among consumers. So that makes Koppi Asia a coffee brand that is able to develop and compete with other brands.
STRATEGI KOMUNIKASI PELAYANAN PUBLIK DI KOTA TANJUNGBALAI Humala Sakti Purba
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i1.16598

Abstract

AbstrakTujuan Penelitian ini untuk menjelaskan dan menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat di di Kota Tanjungbalai. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitan ini adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dengan narasumber  berjumlah 20  orang. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: strategi komunikasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Memberikan Pelayanan Publik Kepada Masyarakat di Kota Tanjungbalai melalui beberapa tahapan yaitu 1) komunikator ASN sudah berjalan dengan baik sehingga komunikasi lebih terarah, 2) pesan yang disampaikan sudah baik dan dapat dipahami masyarakat, 3) media yang digunakan dalam menyampaikan informasi mulai dari papan tulis hingga media sosial, 4) komunikan yaitu masyarakat pada dengan tingkat  pemahaman yang berbeda dan 5) dampak yang ditimbulkan yaitu adanya opini negatif dari masyarakat terhadap pelayanan publik. Dan penelitian ini juga menemukan beberapa  hambatan yang dihadapi yaitu 1) kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pengurusan surat-menyurat, 2) masyarakat sering lupa membawa data diri dalam proses penyelesaian administrasi dan 3) masyarakat tidak sabar dalam menunggu proses penyelesaian administrasi publik. Abstract The purpose of this study is to explain and analyze the communication strategy implemented by the State Civil Apparatus (ASN) in providing public services to the people in Tanjungbalai City. The research method used in this research is a qualitative method. Data collection was carried out by interviewing 20 informants. Data analysis was carried out by means of reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that: the communication strategy for the State Civil Apparatus (ASN) in Providing Public Services to the Community in Tanjungbalai City went through several stages, namely 1) ASN communicators were running well so that communication was more focused, 2) the message conveyed was good and the public could understand , 3) the media used in conveying information ranging from blackboards to social media, 4) communicants, namely people at different levels of understanding and 5) the impact that is caused, namely the negative opinion of the community towards public services. And this research also found several obstacles, namely 1) lack of public knowledge regarding the management of correspondence, 2) people often forgot to bring their personal data in the process of completing administration and 3) people were impatient in waiting for the process of completing public administration.
PENGGUNAAN KOMUNIKASI ISLAMI DALAM KUALITAS PELAYANAN PUBLIK Fifi Hasmawati
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i1.15179

Abstract

AbstrakPenelitian  ini mengangkat permasalahan komunikasi islami dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada lembaga publik. Tujuan penelitian ini  menjelaskan  adanya peranan komunikasi yang islami dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini dilakukan untuk menguji secara empirik dan menemukan fakta-fakta serta menguji secara ilmiah implikasi komunikasi yang islami dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada lembaga-lembaga publik, dengan menggunakan  Prinsip-prinsip dari Komunikasi Islam dan  teori Pelayanan Publik. Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory survey method, dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna atau konsumen dari lembaga publik. Lembaga publik dalam penelitian di wakil dari  yaitu sekolah  islam terpadu, UIN Sumatera utara , dan PT Taspen Persero  dikota Medan.  Penarikan sampel penelitian ini menggunakan teknik teknik  purposive sampling dan Cluster Random Sample, untuk menghitung ukuran sampel dari populasi  peneliti memakai  cara, cross sectional. Pengumpulan data penelitian  menggunakan angket yang dikumpulkan dari responden dengan ukuran sampel sebanyak 250 responden. Analisis data menggunakan analisi deskripsi Regresi Sederhana. Hasil penelitian terungkap bahwa adanya komunikasi yang islami dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada lembaga publik. Konsep baru yang dikemukakan dari hasil penelitian ini, terungkap bahwa komunikasi yang  Islami sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan pada lembaga publik di Kota Medan. AbstractThis research raises the issue of Islamic communication in improving the quality of service in public institutions. The purpose of this study is to explain the role of Islamic communication in improving the quality of public services. the principles of the theory of Islamic Communication and Public Service. The research method used is an explanatory survey method, with a quantitative approach. The population in this study are all users or consumers from public institutions. The public bodies in this study were represented by Islamic boarding schools, UIN North Sumatra, and PT Taspen Persero in Medan City. Sampling of this study used purposive sampling technique and Cluster Random Sample, to calculate the sample size of the research population using cross sectional method. Collecting research data using a questionnaire collected from respondents with a total sample of 250 respondents. Data analysis using Simple Regression description analysis. The results of the study reveal that there is Islamic communication in improving the quality of services in public institutions. The new concept put forward from the results of this study revealed that Islamic Communication greatly influences the quality of service in public institutions in the city of Medan.
DIGITALISASI BIROKRASI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK (PELUANG DAN TANTANGANNYA) Riris Kusmiyati; Rahmanita Ginting; Muhammad Thariq
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i1.16596

Abstract

AbstrakDigitalisasi birokrasi menjadi sebuah tuntutan yang sangat mendesak untuk dipenuhi, demi untuk meningkatkan kemudahan dan kecepatan proses pelayanan, serta untuk transparansi dan akuntabilitas kualitas pelayanan. Pelayanan publik adalah wajah konkret kehadiran negara dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Ke depannya pemerintah perlu selalu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk mampu memberikan layanan digital yang prima. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan berupaya memanfaatkan media digital sebagai peluang dalam menyebarluaskan informasi layanan terhadap publik, seperti penggunaan Instagram, Facebook, Website, Tiktok maupun media cetak. Tantangan Dinas Kominfo Kabupaten Asahan yang belum mampu menerapkan dan memenuhi Peran Kehumasan Kominfo pada peningkatan pelayanan publik dalammmemenuhi kebutuhann masyarakat yang semakin besar.   AbstractDigitalization of the bureaucracy is a very urgent demand to be fulfilled, in order to increase the ease and speed of the service process, as well as for transparency and accountability for service quality. Public service is the concrete face of the state's presence in people's everyday lives. Going forward, the government needs to always adapt to technological developments, including being able to provide excellent digital services. The Asahan District Communication and Informatics Office seeks to utilize digital media as an opportunity in disseminating service information to the public, such as the use of Instagram, Facebook, Website, Tiktok and print media. Challenges The Office of Communication and Informatics of Asahan Regency has not been able to carry out and fulfill the role of Communication and Information Public Relations in improving public services in meeting the growing needs of society.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN ARTA DURIAN MELALUI INSTAGRAM DI KOTA MEDAN Angga Tinova Yudha; An Nisa Dian Rahma; Achmad Rifai
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i1.17014

Abstract

AbstrakKemajuan teknologi dan informasi pada era sekarang tentu membawa banyak manfaat bagi masyarakat salah satunya bagi para pelaku usaha dalam melakukan promosi dan penjualan produknya di media sosial dan instagram salahsatunya. Kehadiran media sosial yang sangat efektif untuk melakukan promosi penjualan dikarenakan tidak membutuhkan biaya promosi yang sangat besar dan bisa dilakukan promosi sepuasnya. Penelitian ini adalah peneitian kualitatif yang sumber datanya diperoleh langsung dari informan kunci yaitu pemilik toko Arta, operator sosial media, dan konsumen Arta Durian sebagai informan tambahan. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknik dengan menyilangkan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persaingan penjualan durian kupas beku di Kota Medan bisa dinilai sengit terutama ketika berhadapan dengan competitor yang sudah lama dan memiliki nama besar dalam bidang usaha ini. Pemilik Arta Durian dalam meningkatkan penjualan duriannya menggunakan teori AIDDA yaitu pemilik Arta Durian dengan mempromosikan produknya dengan cara berintegrasi dengan konsumen. Konsumen yang mengunggah foto sedang makan durian dan men-tag 5 teman serta memberikan caption positif akan diberikan potongan harga sebesar 10 %.  Pemilik Arta Nusantara bersama dengan timnya mengemas iklan dengan semenarik mungkin dengan pemilihan warna yang sinkron untuk latar belakang gambar dan copywriting yang persuasif. AbstractAdvances in technology and information in the current era certainly bring many benefits to society, one of which is for business people in promoting and selling their products on social media and Instagram, one of them. The presence of social media is very effective for carrying out sales promotions because it does not require very large promotional costs and promotions can be done as much as you want. This research is a qualitative research where the data sources were obtained directly from key informants, namely Arta store owners, social media operators, and Arta Durian consumers as additional informants. The data validity technique used is the triangulation technique with cross-interview and observation techniques. The results of the study show that the competition for selling frozen peeled durians in Medan City is quite tight, especially when dealing with competitors who are old and have big names in this business field. The owners of Arta Durian in increasing sales of their durians use the AIDDA theory, namely the owners of Arta Durian by promoting their products by integrating with consumers. Consumers who upload photos of eating durian and tag 5 of their friends and provide positive captions will receive a 10% discount. The owner of Arta Nusantara and his team packaged the advertisement as attractively as possible by selecting the right colors for the background image and persuasive copywriting.
Peranan Iklim Komunikasi Organisasi Pada Organisasi dan Perusahaan dalam Kondisi Bonus Demografi Ahmad Abadi Saiful Hilal; Asep Suryana; Uud Wahyudin
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i1.15550

Abstract

AsbtrakSaat ini Indonesia sedang mengalami bonus demografi dimana jumlah penduduk dengan usia produktif lebih banyak dibandingkan dengan usia nonproduktif. Hal tersebut tentunya perlu dimanfaatkan guna meningkatkan produktivitas serta kualitas di dunia organisasi/ kerja di Indonesia. Generasi milenial sebagai salah satu generasi yang saat ini cukup dominan, dianggap memiliki kecenderungan untuk cepat dalam berpindah pekerjaan sehingga bukan tidak mungkin mengganggu stabilitas perusahaan/ organisasi. Sehingga penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui peranan iklim komunikasi organisasi pada organisasi guna menghindari/ menyelesaikan permasalahan kecenderungan cepatnya pegawai dalam melakukan perpindahan pekerjaan terutama pada masa bonus demografi dimana supply & demand tenaga kerja tergolong banyak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kepustakaan dimana data yang diperoleh dari berbagai sumber literatur yang ada kemudian dianalisis guna menyelesaikan permasalahan penelitian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa iklim komunikasi organisasi memiliki peranan yang cukup penting guna menjaga kenyamanan, mencegah keinginan pegawai untuk keluar dari pekerjaan, meningkatkan kinerja pegawai, serta memberikan motivasi kepada pegawai. Temuan tersebut didukung dengan penelitian-penelitian sebelumnya dimana menunjukkan bahwa iklim komunikasi organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan kepuasan kerja pegawai, serta memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap motivasi pegawai. AbstractIndonesia currently experiencing a demographical bonus where the number of productive age people is greater than non-productive age. Then, it needs to be utilized to increase the productivity and quality in the world of organization and workplace in Indonesia. However, millenials as one of the dominant generations is considered to have tendency to change jobs so quickly, this problem might disrupt the stability of companies/ organizations. This reasearch conducted to findout the role of organizational communication climate in organizations to resolve the problem of the tendency for employees to quickly move jobs, especially during this demographical bonus. This research was carried out using a descriptive qualitative approach and a literature study method where the data obtained from various existing literature sources then analyzed to solve the research problem. The result of the study shows that the organizational communication climate has an important role in maintaining comfort, preventing employees from leave, and improving employee performance, and providing motivations to employees. These findings are supported by previous studies which show that organizational communication climate has a positive and significant influence on employee performance and employee job satisfaction, also has a positive and insignificant impact on employee motivation.
PENJERNIH INFORMASI BAGI PUBLIK DI MASA COVID-19 Taufik Wal Hidayat; Selamat Riadi
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i1.17360

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi informasi komunikasi (TIK) saat ini sudah tak dapat dibendung. Berbagai platform media bermunculan sehingga arus informasi yang diterima masyarakat (publik) sangat mempengaruhi aktivitas dan perilaku publik. Penyebaran informasi/berita bohong (hoax) semakin marak dan paling banyak diakses oleh publik adalah media sosial dengan berbagai platform yang tersedia. Akibatnya fenomena hoaks di media sosial ini menimbulkan keraguan terhadap informasi yang diterima publik, maka media sosial sangat ampuh dalam menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya. Bahkan informasi dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan kebencian dan fitnah. Fenomena informasi tentang pandemi Covid-19 yang dikenal dengan penyakit koronavirus 2019 atau Corona virus disease 2019, disingkat Covid-19 menjadi momok yang menakutkan di seluruh negara di dunia ini, tidak terkecuali masyarakat Indonesia. Informasi hoaks di media sosial tentang Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi media massa untuk menjernihkan informasi Covid-19 tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana media massa mengantisipasi informasi hoaks bagi publik. Teori yang digunakan yaitu teori agenda setting, dimana media massa melakukann penjernihan terhadap informasi hoaks. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library Research). Peneliti melakukan pengumpulan data dengan cara menggunakan literatur (kepustakaan) baik berupa buku, catatan maupun laporan hasil penelitian dari penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa media massa sangat berperan memverifikasi dan menjernihkan informasi yang meresahkan publik. AbstractThe development of information communication technology (ICT) can no longer be stopped. Various media platforms have emerged so that the flow of information received by society (the public) greatly influences people's activities and behavior. The spread of fake information/news (hoaxes) is increasingly widespread and the most widely accessed by the public is social media with various available platforms. As a result, the hoax phenomenon on social media raises doubts about the information received by the public, so that social media is very effective in spreading information that is not necessarily true. This information is even used by irresponsible individuals to spread hatred and slander. The phenomenon of information regarding the Covid-19 pandemic, known as the 2019 corona virus disease or Corona virus disease 2019, abbreviated as Covid-19, has become a frightening specter in all countries in the world, including Indonesian society. Hoax information on social media about Covid-19 is a challenge for the mass media to clarify information about Covid-19. This study aims to find out how the mass media anticipates hoax information to the public. The theory used is the agenda setting theory, in which the mass media cleans up hoax information. The research method used is library research. Researchers collect data using literature (libraries) in the form of books, notes or research reports from previous research. The results of this research prove that the mass media plays a very important role in verifying and clarifying information that is troubling the public 

Page 1 of 1 | Total Record : 10