cover
Contact Name
witno
Contact Email
bonita.unanda@gmail.com
Phone
+6285340887930
Journal Mail Official
bonita.unanda@gmail.com
Editorial Address
Jl. Anggrek CC Non Blok. Telp/WA: 085340887930, Palopo, Indonesia. Kode Pos: 91914 Email : Bonita.Unanda@gmail.com .Website : www.ojs.unanda.ac.id
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kehutanan Bonita
ISSN : 26847671     EISSN : 26856506     DOI : -
BONITA merupakan jurnal publikasi ilmiah yang dikelola oleh tim redaksi fakultas kehutanan yang dimiliki oleh Universitas Andi Djemma. Jurnal ini akan memuat hasil-hasil penelitian ilmiah pada berbagai bidang ilmu kehutanan diantaranya Manajamen dan Perencanaan Kehutanan, Konservasi, Sosial Kebijakan, Teknologi Hasil Hutan, Silvikultur dan bidang-bidang lain yang terapannya sangat berhubungan dengan bidang kehutanan. Penelitian tersebut harus memenuhi syarat ilmiah baik yang dilakukan oleh individu dosen, dosen secara berkelompok maupun dosen berkolaborasi dengan mahasiswa bimbingannya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2020): JUli 2020" : 5 Documents clear
NILAI SERAPAN KARBON HUTAN PINUS DI DESA PESSE KECAMATAN DONRI – DONRI KABUPATEN SOPPENG Sultan Sultan; Hasanuddin Hasanuddin; Husnah Latifah; Nur Awal
Jurnal Penelitian Kehutanan BONITA Vol 2, No 1 (2020): JUli 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55285/bonita.v2i1.433

Abstract

Karbon adalah unsur kimia yang memiliki nomor atom 6 (C6) (Badan Standardisasi Nasional (ICS), 2011) . Tumbuhan akan mengurangi karbon dioksida di atmosfer (CO2) diserap melalui proses fotosintesis dan tumbuhan akan menyimpannya dalam jaringan tumbuhan. Sampai waktunya karbon tersebut tersikluskan kembali ke atmosfer, karbon tersebut akan menempati salah satu dari sejumlah kantong karbon. Semua komponen penyusun vegetasi baik pohon,semak, liana dan epifit merupakan bagian dari biomassa atas permukaan. Dibawah permukaan tanah, akar tumbuhan juga merupakan penyimpan karbon selain tanah itu sendiri. Pada tanah gambut, jumlah simpanan karbon mungkin lebih besar dibandingkan dengan simpanan karbon yang ada di atas permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk Menghitung besar nilai serapan karbon pada Hutan pinus (pohon, tiang, dan pancang ) di Desa Pesse Kecamatan Donri – donri Kabupaten Soppeng. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan mulai dari oktoberi sampai bulan desember 2019. Tahap persiapan yang dilakukan adalah Pemilihan lokasi penelitian yaitu di Desa Pesse Kecamatan Donri-donri Kabupaten Soppeng. Berdasarkan hasil penelitian pada hutan Pinus maka dapat disimpulkan bahwa Biomassa total 12.817,84 Ton, cadangan karbon 6.024,39 dan serapan karbon dioksida 639,14 Ton/tahun dengan luas lahan hutan produksi 19,48 di Desa Pesse Kecamatan Donri-donri Kabupaten Soppeng  dengan luas 5557,92 Ha.
KEANEKARAGAMAN DAN KARAKTERISTIK POHON BERSARANG ORANGUTAN (Pongo pygmaeus wurmbii) DI SUAKA MARGASATWA LAMANDAU KALIMANTAN TENGAH Sosilawaty Sosilawaty; Mohammad Rizal; Novera Fatmi Saragih
Jurnal Penelitian Kehutanan BONITA Vol 2, No 1 (2020): JUli 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55285/bonita.v2i1.429

Abstract

AbstrakKeberadaan habitat orangutan(Pongo pygmaeus wurmbii) sangat penting untuk kelangsungan hidup orangutan. Salah satu habitat orangutan Kalimantan yaitu Suaka Margasatwa (SM) Lamandau. Sarang merupakan salah satu yang dibangun untuk kelangsungan hidup dan digunakan untuk tempat berkembang biak dan tempat istirahat atau tidur juga tempat bermain. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman, karakteristik pohon tempat bersarang dan karakteristik sarang orangutandengan metode linetransect, setelah sarang ditemukan dibuat jalur sepanjang 1 km dan lebar 25 m pada masing-masing sisi kanan dan kiri jalur. Pengamatan sarang dilakukan dengan tiga kali ulangan transek dimana jarak antar transek adalah ±150 m. Berdasarkan hasil pengamatan Indeks Keanekaragaman jenis (H’), Indeks Kekayaan Jenis (R), dan Indeks Kemerataan Jenis (E) pohon tempat bersarang orangutan masuk ke dalam kategori tinggi. Karakteristik pohon tempat bersarang orangutan didominasi oleh jenis pohon mahang (Macarangahypoleuca), puak (Artacarpusanisophyllus), bangan (Ervatamiamacrocarpa), dan ubar (Syzygiumsp.). Tinggi pohon sarang dan tinggi sarang yang mendominasi adalah ketinggian 10 sampai kurang dari 25 meter dari permukaan tanah. Diameter pohon sarang yang mendominasi adalah diameter 10 sampai kurang dari 40 centimeter. Karakteristik sarang orangutan pada SM Lamandau yang mendominasi adalah sarang dengan kelas C,D, dan E. Posisi sarang yang paling dominan adalah posisi sarang 1
KARAKTERISTIK PENGGUNA TUMBUHAN OBAT DI HUTAN LINDUNG JOMPI KABUPATEN MUNA SULAWESI TENGGARA ernikawati ernikawati; Ervizal AM Zuhud; Yanto Santosa
Jurnal Penelitian Kehutanan BONITA Vol 2, No 1 (2020): JUli 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55285/bonita.v2i1.430

Abstract

Karakteristik pengguna tumbuhan obat oleh masyarakat hutan lindung Jompi dikenal sebagai bahan obat-obatan tropis yang dapat menyembuhkan barbagai macam penyakit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji karakteristik pengguna tumbuhan obat berdasarkan tingkat umur, pendidikan, pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, pengetahuan lokal dan mata pencaharian. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara terhadap 30 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik responden berdasarkan umur produktif dewasa madya berjumlah 14 orang atau 46.67%, pendidikan (tamat SD) berjumlah 17 orang atau 43.33%, pendapatan sebanyak 17 orang atau 56.67, jumlah tanggungan keluarga berjumlah 8 orang atau (26.67%),  pengetahuan lokal yaitu masyarakat lokal berjumlah 20 orang atau (66.67%) serta berdasarkan mata pencaharian yaitu petani berjumlah 15 orang atau 50%. Simpulan utama dari penelitian ini bahwa karakteristik responden pengguna tumbuhan obat sangat berkaitan erat dengan  memanfaatkan tumbuhan obat.
PERILAKU HARIAN KUSKUS BERUANG (Ailurops Ursinus) DI KAWASAN KONSERVASI CAGAR ALAM TANGALE Moen Sara; Bachtiar Bachtiar; Dian Puspaningrum
Jurnal Penelitian Kehutanan BONITA Vol 2, No 1 (2020): JUli 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55285/bonita.v2i1.431

Abstract

Kuskus Beruang (Ailurops Ursinus) adalah fauna endemik yang dilindungi sejak tahun 1990. Kelestarian kKuskus Beruang sebagai hewan liar yang dilindungi ditentukan salah satunya adalah aktifitas hidupnya di alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku harian Kuskus Beruang di Cagar Alam Tangale. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode jalur (transek) dengan cara observasi langsung di lapangan. Varibel perilaku yang diamati dalam penelitian adalah istirahat, makan, berpindah tempat, diam, dan merawat tubuh/grooming. Analisis data yang dilakukan adalah analisis kuantitatif dan deskriptif. Pengamatan dilakukan mulai pukul 05:00 pagi sampai 17:00 sore, selama 49 hari pengamatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktifitas harian Kuskus Beruang antara lain istirahat selama 370 menit (52%), makan 160 menit (22%), berpindah tempat 60 menit (8%), diam 95 menit (13%), dan merawat tubuh/grooming 35 menit (5%) total waktu aktifitas harian. Kuskus Beruang menghabiskan waktu terbanyak pada aktifitas istirahat dan aktifitas grooming adalah aktifitas dengan kuantitas waktu terkecil yang dilakukan Kuskus Beruang.
POTENSI OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA ALAM PUNCAK TINAMBUNG DI DESA BISSOLORO KECAMATAN BUNGAYA KABUPATEN GOWA Hasanuddin Molo; Sultan Sultan; Husnah Latifah; Muh Daud; Asriani Asriani
Jurnal Penelitian Kehutanan BONITA Vol 2, No 1 (2020): JUli 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55285/bonita.v2i1.432

Abstract

Objek wisata alam Puncak Tinambung Bissoloro ini merupakan objek wisata alam yang sangat potensial untuk dikembangkan karena masih banyak potensi lain didalamnya yang dapat mendukung perkembangan wisata alam, dan dapat menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara lebih banyak lagi. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan pada bulan November sampai bulan Desember 2018. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi alam yang menjadi daya tarik objek wisata di Puncak Tinambung Bissoloro serta mengevaluasi tingkat kelayakan pengembangan objek  wisata alam tersebut. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu analisis kualitatif deskriptif dan metode penilaian kelayakan ekowisata. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Puncak Tinambung memiliki beragam potensi wisata baik flora dan fauna maupun panorama alam yang indah. Kawasan wisata alam Puncak Tinambung memenuhi kriteria  tingkat kelayakan diatas 66,6% yaitu sebesar 77,84% sehingga menjadikan kawasan wisata tersebut layak untuk dikembangkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5