cover
Contact Name
Sunu Bagaskara
Contact Email
sunu.bagaskara@yarsi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
melok.roro@yarsi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal Psikogenesis
  • Jurnal-Online-Psikogenesis
  • Website
Published by Universitas Yarsi
ISSN : 23033177     EISSN : 25977547     DOI : -
Jurnal Psikogenesis is a semiannualy publication produced by Fakultas Psikologi Universitas YARSI since 2012 (e-ISSN: 2597-7547, p-ISSN: 2303-3177). The journal reflects the wide application of all aspects of psychology related to health. It also addresses the social contexts in which psychological and health processes are embedded. The main emphasis of the journal is on original research, theoretical review papers, meta-analyses, and applied studies.
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2013): Desember" : 3 Documents clear
INTERVENSI DENGAN PENDEKATAN EKLEKTIK YANG BERFOKUS PADA SOLUSI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HUBUNGAN ROMANTIS PADA DEWASA MUDA DARI KELUARGA DENGAN ORANGTUA BERCERAI Titi Sahidah Fitriana
Jurnal Online Psikogenesis Vol 2, No 1 (2013): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v2i1.40

Abstract

Abstract:This study aims to test the effectiveness of interventions with an eclectic approach that focuses on finding the problems solution in young adults who come from families with divorced parents. This study uses a single subject experimental design, which gives interventions for two participants in four meetings with the duration 90-120 minutes. Effectiveness of interventions evaluated qualitatively through interviews and observation during the session, and compares the attitudes of participants towards marriage and optimism for a romantic relationship (pre and post intervention). Results showed that intervention with an eclectic approach that focuses on finding solutions, effective in improving the quality of romantic relationships in adults who come from families with divorced parents. Participants had more positive attitudes toward marriage and more optimists with a romantic relationship in the future. They also can reduce negative thoughts, maintain beneficial behavior in romantic relationships and improve their quality of romantic relationships, particularly in terms of communication with their partner.Key words: interventions, eclectic approach, romantic relationships, divorced parents.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas intervensi dengan pendekatan eklektik yang berfokus pada pencarian solusi dari masalah pada dewasa muda dari keluarga dengan orangtua bercerai. Melalui desain penelitian single subject experimental, intervensi diberikan kepada dua orang partisipan dalam empat kali pertemuan dengan durasi 90-120 menit. Efektivitas intervensi dievaluasi secara kualitatif yaitu melalui pengamatan dan wawancara peneliti terhadap perkataan dan insight partisipan selama menjalani sesi intervensi. Efektivitas juga dievaluasi dengan melihat rating partisipan terhadap sikap kepada pernikahan dan optimisme terhadap hubungan romantis di awal dan akhir intervensi. Berdasarkan hasil intervensi yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa intervensi dengan pendekatan eklektik yang berfokus pada pencarian solusi, efektif dalam meningkatkan kualitas hubungan romantis pada subjek dewasa muda yang berasal dari keluarga dengan orangtua bercerai. Partisipan memiliki sikap yang lebih positif terhadap pernikahan dan optimisme yang lebih besar terhadap kesuksesan hubungan romantis di masa depan. Partisipan juga mendapatkan manfaat intervensi berupa mengurangi pikiran-pikiran negatif, mempertahankan perilaku yang bermanfaat dalam hubungan romantis dan meningkatkan kualitas hubungan romantis terutama dalam hal komunikasi dengan pasangan.Kata kunci: intervensi, pendekatan eklektik, hubungan romantis, orang tua bercerai
GAMBARAN ASPEK KOGNITIF DAN KEPRIBADIAN PASIEN MYASTHENIA GRAVIS (Studi Dilakukan di Jabodetabek dan Jawa Timur) Ghea Amalia Arpandy; Magdalena S. Halim
Jurnal Online Psikogenesis Vol 2, No 1 (2013): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.395 KB) | DOI: 10.24854/jps.v2i1.41

Abstract

Abstract.Myasthenia Gravis (MG) is an autoimun disease which weakening the muscle of body. MG can limit one's activity of daily living causing a variety of cognitive and psychological dysfunction such as socializing, working, learning etc. The symptoms are suspected influencing memory, processing speed, and communication, seen from cognitive aspect. How a patient deals with a stressful situation is also an important factor because it can trigger the onset of MG symptoms. One way to find out about these is to look at the cognitive aspect dan personality of the patient. By knowing the symptoms, patient can aware and have a better quality of life. This research is using quantitative approach and convenience sampling technique. Participants are 30 patients from members of the Indonesian Myasthenia Gravis Foundation, with the severity of level I and II.Myasthenia Gravis Questionnaire (MGQ), NEO FFI and (WAIS IV) are used as measuring tools. Result on cognitive aspects shows that MG patients have low capability on verbal comprehension, visual motoric, memory, attention and fast thinking process, while other capabilities are on the average. While the personality profiling of MG patients shows average level of neuroticism, extraversion, openness, agreeableness and conscientiousness. Based on these two aspects described, obstacles faced are motoric ability, memory and communication. Nevertheless, their functioning personality character can be a tool in facing obstacles and maintaining their quality of life.Keywords : Cognitive Aspect, Personality Aspect, Myasthenia Gravis Patient.Abstrak.Myasthenia Gravis (MG) adalah salah satu penyakit autoimun yang menyerang otot pada sebagian tubuh atau seluruh tubuh. dapat mengakibatkan keterbatasan dalam melakukan kegiatan sehari-hari sehingga dapat menyebabkan berbagai masalah kognitif dan psikologis seperti masalah sosialisasi, bekerja, belajar, dan lainnya. Gejala penyakit MG diduga akan mempengaruhi daya ingat, kecepatan, atensi, proses berpikir, komunikasi dari pasien MG yang dapat dilihat dari aspek kognitif. Selain itu, cara menghadapi situasi menekan juga menjadi hal yang penting untuk diketahui karena mampu memicu gejala penyakit MG. Salah satu cara mengetahui dua hal tersebut adalah dengan melihat aspek kognitif dan kepribadian dari pasien MG. Dengan mengetahui hal tersebut, diharapkan pasien MG menjadi sadar dan dapat memiliki kualitas hidup yang baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik sampling convenience. Partisipan penelitian berjumlah 30 orang pasien MG dari anggota Yayasan Myasthenia Gravis Indonesia (YMGI) dengan kriteria tingkat keparahan level I dan II. Alat ukur yang digunakan adalah Myasthenia Gravis Questionaire (MGQ), NEO FFI, dan WAIS IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek kognitif pasien MG memiliki hasil rendah dalam verbal comprehension, kemampuan visual motorik, daya ingat, atensi dan proses berpikir cepat, sedangkan aspek lainnya masih tergolong rata-rata.Sedangkan profil kepribadian pasien MG menunjukkan tingkat neuroticism, extraversion, openness, agreeableness, dan constientiousness dalam taraf rata-rata. Berdasarkan gambaran hasil dari kedua aspek ini, hal-hal yang menjadi kendala adalah kemampuan motorik, daya ingat, dan komunikasi. Namun, karakter kepribadian yang secara umum berfungsi dengan cukup baik diperkirakan dapat menjadi ‘modal penting’ untuk bisa mengatasi permasalahan dengan cukup baik dan pada akhirnya diharapkan dapat membuat kualitas hidup tidak memburuk.Kata Kunci : Aspek Kognitif, Aspek Kepribadian, Pasien Myasthenia Gravis.
EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN ORANG TUA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI MENULIS PADA SISWA LAMBAT BELAJAR (SUATU STUDI KASUS) Sari Zakiah Akmal; Tjut Rifameutia Ali-Nafis; Patricia Adam
Jurnal Online Psikogenesis Vol 2, No 1 (2013): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v2i1.39

Abstract

Abstract:Slow learner has limited intellectual abilities, they need more time to learn. They tend to lack of academic motivation because of their academic failure experiences (Kaznowski, 2004; Shaw, 2008). Their capability can be more optimal if they supported by good motivation (Reddy, Ramar Kusuma, 2006). There are some ways to improve students motivation, one of them is involving parent through parent training program. Effective parent training programs change not only parent’s behavior, but also children’s behavior (Matthews Hudson, 2001). This study aims to test the effectiveness of parent training program to improve student motivation (throught motivation contract, reinforcement: tokens, praise and positive feedback). This is single cas study using A-B-A research design. An intervention was design for I, a slow learner who had low motivation in handwriting. Qualitative analysis applied to measure change of behavior before (pre-test) and after intervention (post-test). It shows that parent training program effective in changing parent’s behavior, but less effective in changing children’s behavior.Key words: parent training progmam, motivation, slow learner, handwriting.Abstrak:Siswa lambat belajar memiliki keterbatasan kemampuan intelektual, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk belajar. Mereka mengalami masalah motivasi karena sering mengalami kegagalan (Kaznowski, 2004). Jika didukung dengan motivasi yang baik, kemampuan anak lambat belajar bisa lebih optimal (Reddy, Ramar Kusuma, 2006). Intervensi guna meningkatkan motivasi anak lambat belajar perlu dilakukan, salah satunya dengan melibatkan orang tua. Program pelatihan orang tua yang efektif, dapat mengubah perilaku orang tua dan anak (Matthews Hudson, 2001). Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas program pelatihan orang tua untuk meningkatkan motivasi anak (melalui kontrak belajar, penguatan perilaku: token, pujian dan umpan balik positif). Penelitian dilakukan pada seorang anak lambat belajar yang memiliki motivasi rendah dalam menulis dengan menggunakan disain penelitan A-B-A. Setelah dilakukan analisis perbandingan hasil pre-test dan post-test, diketahui bahwa program yang diberikan efektif mengubah perilaku orang tua, namun belum efektif mengubah perilaku anak.Kata kunci: program pelatihan orang tua, motivasi, lambat belajar, menulis.

Page 1 of 1 | Total Record : 3