cover
Contact Name
Umar Tangke
Contact Email
khakafart@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
khakafart@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL BIOSAINSTEK
ISSN : -     EISSN : 26856770     DOI : -
Jurnal BIOSAINSTEK merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Univeritas Muhammadiyah Maluku Utara, dikelola oleh Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Pertanian sebagai sarana publikasi hasil penelitian mahasiswa, dosen dan peneliti dari instansi pemerintah maupun instansi swasta. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya berupa artikel hasil penelitian atau penelitian terapan dengan bidang kajian EKSAKTA UMUM dan SAINS, meliputi kajian bidang KESEHATAN, KEHUTANAN, PERTANIAN, PERIKANAN, MIPA, BIOLOGI termasuk kajian tentang FLORA dan FAUNA dari segi ILMIAH, SOSIAL dan EKONOMI, serta bidang TEKNIK dan ilmu EKSAKTA lainnya. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘proses "PEER-REVIEW’ dan di PUBLIKASI setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak enam bulan sekali yaitu pada bulan Juli dan Februari.
Arjuna Subject : -
Articles 136 Documents
Komparasi Luas Bidang Datar dengan Determinan dan Rumus Baku Ruslan Laisouw; Dyah Safitri Qammariyah Kharie
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 3 No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v3i1.613

Abstract

Penulisan artikel ini difokuskan dalam penentuan luas bidang datar yang diketahui hanyalah titik-titik sudutnya dengan mengggunakan determinan dan rumus baku. Hasil perhitungan luas bidang datar yang menggunakan determinan akan lebih efektif dan efisien bila dibandingkan dengan menggunakan rumus baku.
Analisis Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Petani Bawang Merah Lokal Topo di Kelurahan Afa-Afa Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan Linda Baharuddin; Munawir Muhammad
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 3 No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v3i1.627

Abstract

Bawang merah lokal Topo merupakan salah satu sumberdaya genetik spesifik Maluku Utara yang pada awalnya dibudidayakan di Kelurahan Topo ini kemudian dikenal dengan nama Bawang Merah Topo menurut bahasa lokal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis pendapatan petani bawang merah lokal Topo di Kelurahan Afa-afa Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan. (2) Menganalisis tingkat kesejahteraan rumah tangga bawang merah lokal Topo di Kelurahan Afa-afa Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan. Jumlah responden petani Bawang Merah Lokal Topo dalam penelitian ini yaitu sebanyak 32 orang. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata penerimaan yang diperoleh petani bawang merah lokal Topo di kelurahan Afa-afa sebesar Rp 6.879.484/tahun, dengan biaya produksi rata-rata sebesar Rp 1.629.149, sehingga rata-rata pendapatan yang diperoleh petani bawang merah lokal topo sebesar Rp 5.250.334/tahun. (2) Bawang merah lokal Topo layak diusahakan oleh petani responden di kelurahan afa-afa layak setelah diketahui nilai R/C Ratio sebesar 4,22. Berdasarkan hasil penelitian rumah tangga petani bawang merah lokal Topo di Kelurahan Afa-afa Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan termasuk dalam klasifikasi sejahtera yaitu sebesar 93,75 persen.
Pembuatan Air Jahe (Zingiber officinale) Minuman Lokal Ternate Dengan Penambahan Rumput Laut (Eucheuma cotonii) Ahmad Talib; Kamarudin Muhammad
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 1 No 01 (2019): Juli 2019
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air jahe atau air goraka adalah minuman lokal asli Ternate Maluku Utara, minuman ini biasanya disajikan dalam keadaan hangat dengan campuran jahe, gula merah dan buah daging kenari dan biasanya dihidangkan bersama pisang goreng. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan fortivikasi air jahe dengan penambahan rumput laut dengan konsentrasi yang berbeda. Metode yang digunakan untuk uji organoleptik adalah dengan score sheet sedangkan analisis fisiko-kimia dengan menggunakan AOAC, 1995 dan AAS. Hasilnya penelitian ini menunjukkan bahwa dengan konsentrasi jahe (15, 20 dan 30%) dapat memberikan karakteristik hasil yang berbeda terhadap sifat organoleptik dan kimia. Nilai tertinggi secara berurutan untuk organoleptik yang meliputi kenampakan, aroma, rasa dan tekstur diperoleh pada perlakuan A3 (30 %) yaitu 8,51, 8,49, 8,24 dan 8,12. Untuk karakteristik kimia, nilai tertinggi secara berurutan diperoleh pada perlakuan A3 (30 %) yang meliputi kadar air, kadar abu dan kadar protein. Sedangkan nilai kadar lemak dan karbohidrat berbeda dengan semua parameter yang diujikan, dimana nilai tertinggi diperoleh pada perlakuan A2 (20 %) untuk kadar lemak yaitu 14,48 % dan pada perlakuan A1 (15 %) untuk karbohidrat yaitu 68,21 %.Kata kunci: Air jahe, minuman lokal, ternate, penambahan rumput laut.
Analisis Perpindahan Penggunaan Merek Handphone Dikalangan Mahasiswa dengan Rantai Markov Fauziah Nurhamiddin; Nurmina Hamim
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 3 No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v3i2.715

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peluang perpindahan konsumen dari satu merek handphone kemerek handphone lainnya, serta membuat prediksi peluang perpindahan konsumen merek handphone pada mahasiswa Muhammadiyah Maluku Utara dimasa yang akan datang. Data yang dilakukan adalah data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran koesioner pada 49 orang mahasiswa Muhammadiyah Maluku Utara pada bulan Oktober 2017. Data yang diperoleh dianalisis dengan Rantai Markov. Berdasarkan hasil analisis Rantai Markov diperoleh, pengguna merek handphone Samsung memiliki presentase terbanyak dan bahkan untuk periode berikutnya yaitu sebesar 47%, pada urutan kedua adalah Oppo sebesar 24%, kemudian Nokia sebesar 14%, Asus sebesar 08%, Vivo sebesar 04%, dan Iphone 02%.
Faktor Komorbid terhadap Covid-19 di Puskesmas Kota Tahun 2020 Merlin LD Ndera; Nani Supriyatni; Agustin Rahayu
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 3 No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v3i2.723

Abstract

Penyakit kronis menyebabkan sistem kekebalan tubuh penderitanya melemah dan lebih sulit melawan infeksi. Akibatnya, tubuh penderita penyakit kronis akan lebih mudah terserang penyakit, termasuk Covid-19 yang disebabkan oleh infeksi virus Corona (Yurianto,2020). Covid-19 ini bisa menyerang hampir seluruh kalangan usia, namun demikian data yang ada saat ini menunjukkan bahwa kelompok usia lanjut dan orang yang mempunyai riwayat penyakit kronis (ko-morbid) memiliki risiko untuk terkena lebih sering dan dengan komplikasi yang lebih buruk dari penyakit ini. Riwayat penyakit kronis yang dimaksud antara lain adalah hipertensi, diabetes melitus, penyakit kardiovaskuler, dan penyakit paru kronis. Khusus untuk mereka dengan diabetes, merupakan komorbiditas kedua tersering ditemukan, sekitar 8% kasus, setelah hipertensi, dan dengan angka kematian tiga kali lipat dibandingkan penderita secara umum (7.3% berbanding 2.3%), (PB PERKENI,2020) Tujuan : Untuk mengetahui Pengaruh Komorbid terhadap Covid-19 di wilayah Kerja Puskesmas Kota Ternate Tahun 2020 Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasi analitik, dengan desain cross sectional study. Lokasi penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Ternate dengan populasi adalah semua pasien penderita covid-19 yang berjumlah 108 responden Di wilayah kerja puskesmas Kota Ternate Tahun 2020 Hasil : hasil analisis menunjukkan bahwa Ada pengaruh dimana pasien komorbid lebih bersiko akan terkena covid 19. Yaitu pasien covid-19 dengan hipertensi (p = 0,002), diabetes mellitus (p = 0,000), dan asma (p= 0,001). Sedangkan tidak ada pengaruh pasien Covid 19 dengan disertaai pneumonia (p = 0,671). Hasil analisis multivariate bahwa pengaruh diabetes mellitus terhadap covid-19 dengan nilai signifikan p 0.037 merupakan faktor komorbid yang sangat berpengaruh 3.385 kali lipat pada penderita Covid-19. Penderita Covid-19 dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap kondisi kesehatannya dengan selalu menjaga sisitim imun tubuh dan melakukan protocol kesehatan
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Tosa Kecamatan Tidore Selatan Kota Tidore Kepulauan Tahun 2019 Juwaida Jalil; Andiani Andiani; Diah Merdekawati Surasno
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 3 No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v3i2.731

Abstract

?????????????????????
Kolaborasi Cegah Stunting Dengan Mempersiapkan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Jambula Nani Supriyatni; Andiani Andiani; Agustin Rahayu; Suryani Mansyur; Diah Merdekawati Surasno; Tutik Lestari; Musiana Musiana; Monisa A. Hi Djafar
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 3 No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v3i2.735

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang dihadapi Indonesia saat ini. Data prevalensi balita stunting yang dikumpulkan World Health Organization (WHO), Indonesia termasuk ke dalam negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di regional Asia Tenggara/South-East Asia Regional (SEAR). Rata-rata prevalensi balita stunting di Indonesia tahun 2005-2017 adalah 36,4%. Prevalensi stunting menurut data Riskesdas 2018, terdapat 11,5% balita yang sangat pendek dan 19,3% balita pendek. Hal ini akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Tujuan : memberikan edukasi gizi kepada kelompok sasaran yaitu ibu yang memiliki balita untuk meningkatkan pengetahuan gizinya sehingga dapat memperhatikan asupan gizi mulai masa kehamilan hingga anak bertumbuh secara optimal pada usia 2 tahun (1000 HPK). Metode: Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan pada kelompok sasaran dengan melibatkan berbagai organisasi yang ada di masyarakat baik organisasi profesi yaitu PD IAKMI Maluku Utara dan juga organisasi daerah yaitu PW Nasyiatul Aisyiyah Maluku Utara. Jumlah peserta penyuluhan terbatas yaitu sebanyak 25 orang karena adanya kondisi pandemi covid-19. Untuk mengukur keberhasilan penyuluhan, maka diadakan pre test sebelum penyuluhan dan post -test setelah penyuluhan. Selain penyuluhan juga diadakan pembagian masker dan goody bag bertema stunting. Hasil: terdapat peningkatan pengetahuan sebanyak 20 orang yang meningkat pengetahuannya, nilai rata2 post test (6,28) lebih dari nilai rata- rata pre test yaitu 4,88. Kesimpulan dan Saran: Ada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai penyebab stunting dan pencegahannya melalui persiapan 1000 HPK sehingga diharapkan kegiatan edukasi pada masyarakat dan kerjasama antar lembaga perlu ditingkatkan untuk menurunkan prevalensi stunting pada balita menjadi 14,9% sesuai stranas 2025.
Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Serta Pencegahan Covid-19 Oleh Pemuda Di Kelurahan Benteng Kota Ambon Yonette Maya Tupamahu; Salomi Jacomina Hehanussa
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 3 No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v3i2.758

Abstract

Virus SARS-Cov-2 atau virus Corona menyerang sistem pernapasan manusia dan menimbulkan gangguan ringan sampai berat, bahkan kematian. Penularannya antar manusia melalui cipratan liur (droplet) yang dikeluarkan seseorang dari mulut atau hidung ketika bersin, batuk, bahkan saat berbicara. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dapat diterapkan oleh masyarakat untuk memutus rantai penyebaran virus Corona, termasuk di Kelurahan Benteng Kota Ambon. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah kurangnya pemahaman Covid-19, dimana masih ada warga yang beranggapan bahwa Covid-19 itu tidak ada. Berdasarkan masalah dan solusi yang ditawarkan kepada mitra, maka kegiatan yang telah dilakukan adalah: (1) Ceramah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, (2) Ceramah Pencegahan Covid-19. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pemuda sebelum dan sesudah mendapatkan ceramah. Luaran kegiatan ini juga telah dipublikasikan pada media cetak dan elektronik http://beritakotaambon.com/mahasiswa-kkn-ukim-berkontribusi-putuskan-covid-19/, dan video kegiatan telah diupload di saluran Youtube https://www.youtube.com/watch?v=Buq6nISpXYk.
Pendugaan Parameter Populasi Ikan Kembung yang Didaratkan di PPN Ternate dan Pasar Higienis Kota Ternate Mariam Hi. M. Nur; Umar Tangke; Djabaluddin Namsa
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 4 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v4i1.722

Abstract

Produksi ikan kembung di Kota Ternate dengan menggunakan alat tangkap hand line terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah trip maupun unit alat tangkap karena ikan kembung mempunyai nilai ekonomis tinggi serta peluang pasar yang besar, tetapi dalam produksinya nelayan hanya mengandalkan hasil tangkapan yang berasal dari alam dan dilakukan secara terus menerus, sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan dampak negatif terhadap distribusi dan kondisi populasinya. Pengumpulan data panjang ikan kembung selama bulan November sampai desember 2020 di PPN Ternate, Pasar Higiensi dilakukan untuk pendugaan prameter populasi ikan kembung dan tingkat eksploitasi di perairan Pulau Ternate meliputi kelompok umur, pertumbuhan, mortalitas, dan yield per recruitment di Perairan Pulau Ternate dan dapat dijadikan sebagai bahan informasi bagi Pemerintah Daerah dan nelayan sebagai acuan dalam pengelolaan sumberdaya ikan kembung secara optimal. Hasil penelitian didapat bahwa pendugaan parameter pertumbuhan ikan kembung yang didaratkan di Kota Ternate memiliki panjang maksimum, dengan mortalitas alami dari ikan kembung, M = 0.02 per tahun dan mortalitas penangkapan F= 13.5 per tahun maka diperoleh nilai tingkat eksploitasi E = 0.46. laju eksploitasi tersebut mengindikasikan bahwa tingkat eksploitasi ikan kembung sudah mendekati nilai maksimum (E= 0,50). sedangkan nilai B/R didapatkan sebesar 0.5 dimana nilai tersebut menunjukan bahwa biomas yang tersisa dari ikan yang masuk ke perairan sebesar 50 % hal ini menunjukan bahwa tingkat eksploitasi sudah mengalami overfishing atau lebih dari 0.46 (46%) karena tingkat eksploitasi saat ini sudah mencapai 0.68.
Jenis Produk Olahan Perikanan Unggulan di Kota Ternate M. Fatah Hi. Ambar; Umar Tangke; Syahnul S. Titaheluw; Aisyah Bafagih
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 4 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v4i1.714

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan dengan tujuan untuk menentukan produk olahan hasil perikanan unggulan di Kota Ternate. Metode dan prosedur pengambilan data yang dilakukan adalah survey, observasi lapangan dan wawancara yang kemudian dianalisis menggunakan metode skoring. Hasil penilitian didapat bahwa produk serundeng tuna merupakan produk olahan perikanan yang lebih unggul pertama di kota ternate berdasarkan hasil analisis menggunakan metode Bayes dengan kriteria nilai A₁ = 2 (stok terbatas dan ada produk saingan), A₂ = 2 (bahan baku tersedia dan harga bahan baku tinggi), A₃ = 2 (bahan baku tambahan stabil dengan harga murah), A₄ = 2 (tenaga kerja banyak, kurang membutuhkan skill dan upah rendah), A₅ = 2 (Mudah dalam pengolahan, penyimpanan dan distribusi), A₆ = 2 (Tidak memerlukan teknologi khusus), A₇ =2 (harga mahal), A₈ = 2 (ada nilai tambah dan keuntungan), A₉ = 1 (menghasilkan limbah yang banyak) dengan nilai gabung (NG) 1.90 kemudian produk unggulan kedua yaitu Abon Ikan Tuna dengan kriteria nilai A₁=2 (stok terbatas dan ada produk saingan), A₂=2 (bahan baku tersedia dan harga bahan baku tinggi), A₃=1 (bahan baku tambahan mahal dan ketersediaannya kontinu), A₄=2 (tenaga kerja banyak, kurang membutuhkan skill dan upah rendah), A₃=2 (Mudah dalam pengolahan, penyimpanan dan distribusi), A₆=2 (Tidak memerlukan teknologi khusus), A₇ =2 (harga mahal), A₈ = 2 (ada nilai tambah dan keuntungan), A₉ = 1 (menghasilkan limbah yang banyak) dengan nilai gabung (NG) 1.80.

Page 7 of 14 | Total Record : 136