cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Psibernetika
ISSN : 19793707     EISSN : 25810871     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Psibernetika (P-ISSN 1979-3707, E- ISSN 2581-0871) adalah jurnal psikologi yang berfokus pada hasil-hasil penelitian ilmiah psikologi yang mencakup Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Sosial, Psikologi Klinis, Psikologi Perkembangan, dan Psikologi Positif. Jurnal Psibernetika diterbitkan oleh Program Studi Psikologi Universitas Bunda Mulia, Jakarta. Jurnal Psibernetika terbit dua kali dalam setahun di bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
Peran Strategi Coping terhadap Psychological Well-Being pada Mahasiswa dalam Masa Pandemi Covid-19 Basaria, Debora
Psibernetika Vol 16, No 2 (2023): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v16i2.4644

Abstract

Kondisi kesejahteraan secara psikologis memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, diharapkan dengan kesejahteraan psikologis yang baik dapat tercipta perasaan bahagia dalam menapaki kehidupan dan terbebas dari masalah mental. Diketahui pandemi saat ini sangat berdampak pada kesejahteraan psikologis individu di semua aspek termasuk di aspek pendidikan, khususnya pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran strategi coping terhadap psychological well-being pada mahasiswa pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang berbentuk penelitian korelasional dan non-eksperimental. Teknik pemilihan partisipan dalam penelitian ini yaitu nonprobabilitas sampling dengan teknik convenience sampling. Partisipan dalam penelitian ini merupakan 307 mahasiswa dengan kriteria partisipan yaitu merupakan individu yang berusia antara 18 sampai 25 tahun, berstatus sebagai mahasiswa aktif, dan berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Teknik pengumpulan data untuk mengukur kedua variabel penelitian yaitu dengan menyebarkan kuesioner. Kuesioner tersebut akan terdiri dari alat ukur Brief COPE dan alat ukur psychological well-being dari Ryff. Berdasarkan hasil pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa strategi coping berpengaruh positif dan signifikan terhadap psychological well-being. Individu yang lebih menggunakan problem focused coping atau emotion focused coping cenderung memiliki psychological well-being yang semakin tinggi. Berkebalikan dengan dua jenis coping sebelumnya, individu yang tinggi menggunakan avoidance coping akan memiliki psychological well-being yang semakin rendah.
PENGARUH RESILIENCE TERHADAP STRES KERJA TENAGA KESEHATAN YANG BERADA DI DESA Sakinah, Nazri
Psibernetika Vol 17, No 1 (2024): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v17i1.4765

Abstract

Tenaga kesehatan merupakan pekerjaan dengan resiko stress yang tinggi. Untuk itu resiliensi dapat menjadi salah satu faktor untuk mengatasi stres kerja. Resiliensi ini merupakan hal yang penting bagi seseorang untuk bangkit dan mengatasi kegagalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh resiliensi terhadap stress kerja pada tenaga kesehatan yang ada di desa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain regresi non-linear. Penelitian ini dilakukan pada 247 tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas daerah Tapanuli Selatan dengan menggunakan teknik accidental sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu The New Job Stress Scale dari Shukla dan Srivastava (2016) dan the Connor Davidson Resilience Scale (CDRISC 25) dari Connor dan Davidson (2003). Hasil penelitian membuktikan bahwa resiliensi secara signifikan berpengaruh terhadap stress kerja pada tenaga kesehatan yang ada di desa. Hasil tersebut dapa dilihat dari nilai signifikansi sebesar .013 (p < .05) dan nilai koefisien R2 (R-Square) sebesar .035 yang berarti bahwa resiliensi mempengaruhi stress kerja tenaga kesehatan di desa sebesar 3.5%.
BAGAIMANA PARENT ATTACHMENT PELAKU SELF INJURY DITINJAU DARI REGULASI EMOSI? Purnamasari, Ayu
Psibernetika Vol 16, No 2 (2023): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v16i2.4360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peran parent attachment terhadap regulasi emosi pada pelaku self injury. Hipotesis dari penelitian ini yaitu ada peran parent attachment terhadap regulasi emosi. Partisipan dalam penelitian ini adalah 131 pelaku self injury serta 50 pelaku self injury sebagai partisipan uji coba. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Penelitian ini menggunakan dua buah skala sebagai alat ukur, yaitu skala regulasi emosi yang mengacu pada aspek-aspek dari Gross dan Thompson (2007) dan skala parent attachment yang mengacu pada aspek-aspek attachment dari Armsden dan Greenberg (1987). Analisis data penelitian menggunakan metode analisis regresi linear sederhana menggunakan Program SPSS 16.00. Hasil Penelitian menunjukkan ada peran parent attachment terhadap regulasi emosi pada pelaku self injury dengan nilai r = 0,032 dan p = 0,047 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa parent attachment memiliki peran yang signifikan pada regulasi emosi pelaku self injury. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima.
Pengaruh Perceived Organizational Support terhadap Work Engagement Karyawan Perhotelan di Kota Padang Hafiza, Hafiza
Psibernetika Vol 16, No 2 (2023): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v16i2.4539

Abstract

Industri perhotelan merupakan salah satu organisasi pelayanan jasa yang sangat membutuhkan keterlibatan karyawan dalam keberlangsungannya. Karyawan yang terlibat dalam pekerjaannya dikenal dengan istilah work engagement. Work engagement merupakan keadaaan pikiran yang berkaitan dengan pekerjaan yang positif dan terpenuhinya karakteristik vigor (semangat), dedication, dan absorption (Schaufeli dkk., 2002). Work engagement dipengaruhi oleh job demands dan job resources. Salah satu bentuk job resources ialah perceived organizational support yang terbagi menjadi tiga anteseden, yaitu fairness, supervisor support, dan organizational rewards & job conditions. Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat pengaruh perceived organizational support terhadap work engagement karyawan perhotelan di Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif desain kausal korelasional dengan teknik analisis regresi linear sederhana. Responden penelitian ini merupakan karyawan hotel di Kota Padang dengan jumlah partisipan sebesar 153 orang, sampel diperoleh dengan teknik accidental sampling.Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan alat ukur Utrecht Work Engagement Scale (UWES) yang disusun oleh Schaufeli dan Bakker (2004) dan alat ukur Survey Perceived Organizational Support (SPOS) yang disusun oleh Eisenberger dkk. (2020). Reliabilitas pada Utrecht Work Engagement Scale (UWES) adalah sebesar .921 dan skala SurveyPerceived Organizational Support (SPOS) sebesar .955. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived organizational support memiliki pengaruh yang signfikan terhadap work engagement karyawan perhotelan di Kota Padang. Hal ini dapat diketahui dari signifikansi yang diperoleh sebesar .000 (p<.05) dan nilai koefisien R2 (R-Square) sebesar .535. Artinya, pengaruh perceived organizational support terhadap work engagement sebesar 53.5% sedangkan sisanya 46.5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Coping terbaik untuk mendapatkan work–family enrichment di masa pandemi Covid-19 Aprillia, Erica; Elgeka, Honey Wahyuni Sugiharto; Artiawati, Artiawati
Psibernetika Vol 17, No 1 (2024): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v17i1.5031

Abstract

During work from home during the pandemic, employees could gather with family. Positive experiences with family can improve the quality of work experiences and vice versa (work-family enrichment). However, employees need good coping skills to deal with stressors and have a positive experience. This study aims to examine the relationship between problem-focused, emotion-focused, and avoidant coping with work-family enrichment (WFE) and to determine the most effective type of coping that can be applied to achieve WFE. The research subjects were 121 permanent employees selected by non-random accidental sampling. Data analysis was performed by multiple linear regression. The study found that problem-focused and avoidant coping were related to WFE, W-FE, and F-WE. However, emotion-focused coping only correlated with the direction of W-FE. These results mean that problem-focused and avoidant coping support the realization of work-family enrichment from both directions. In contrast, emotion-focused coping is negatively related to the W-FE direction. Employees are expected to be able to focus on solving problems or diverting themselves from problems to achieve work-family enrichment.
The Influence Of Parenting Mindfulness On Parenting Stress In Parent Unions Children With Down Syndrome(POTADS), Padang Yorike, Viony -
Psibernetika Vol 16, No 2 (2023): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v16i2.4470

Abstract

AbstractProblems and limitations in Down Syndrome children can causes parenting stress for parents in parenting. To minimize the impact of parenting stress, a strategy is needed to overcome it, one of that is mindfulness parenting. The purpose of this study is to determine the effect between mindfulness parenting and parenting stress in parents who have children whith Down Syndrome at Parents Unions with Down Syndrome (POTADS), Padang. This study used a quantitative research method with simple linear regression analysis technique. This study was conducted with 60 parents of children with Down Syndrome in  Parents Unions with Down Syndrome (POTADS), Padang using total population sampling technique. Data was collected using the adaptation of the Mindfulness in Parenting Questionnaire (MIPQ) and Parenting Stress Scale (PSS). The result of this study showed that Mindfulness Parenting has a significant effect on Parenting Stress parents of children with Down Syndrome in  Parents Unions with Down Syndrome (POTADS), Padang. It can be seen from the significance value which is .00 (p<.05). The R2 value was .205, which means that mindfulness parenting effect parenting stress parents of children with Down Syndrome in  Parents Unions with Down Syndrome (POTADS), Padang by 20.5%.Keywords: Parenting stress, mindfulness parenting, parents of children with down syndrome in POTADS
Pengaruh Self-Efficacy terhadap Relapse Tendency pada Pasien Rehabilitasi Narkoba BNN di Sumatera Barat Vasyadil Putra, Fajar Kharisma
Psibernetika Vol 17, No 1 (2024): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v17i1.4710

Abstract

Permasalahan yang sering ditemui pada pasien rehabilitasi narkoba yaitu kecenderungan kambuh yang cukup tinggi, yang nantinya mereka akan kembali mengonsumsi narkoba setelah direhabilitasi atau disebut dengan relapse. mengatasi persoalan ini, dibutuhkan upaya dari dalam diri pecandu salah satunya yaitu self-efficacy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self-efficacy terhadap relapse tendency pada pasien rehabilitasi narkoba BNN di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain regresi linear sederhana. Penelitian ini dilakukan pada 61 pasien rehabilitasi BNN di Sumatera Barat dengan menggunakan teknik total population sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu General Self-Efficacy Scale dari Schwarzer dan Jerusalem (1995) yang telah diadaptasi oleh Novrianto dkk. (2019) dan skala kecenderungan relapse dari Putri dan Astuti (2018). Hasil penelitian membuktikan bahwa self-efficacy secara signifikan berpengaruh terhadap relapse tendency pada pasien rehabilitasi narkoba BNN di Sumatera Barat. Hasil tersebut dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar .00 (p < .05) dan nilai koefisien R2 (R-square) sebesar .345 yang berarti bahwa self-efficacy memengaruhi relapse tendency pasien rehabilitasi BNN di Sumatera Barat sebesar 34.5%.
Mattering to College dan College Adjustment pada Mahasiswa di Indonesia Marchella, Marchella; Helsa, Helsa
Psibernetika Vol 17, No 1 (2024): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v17i1.5156

Abstract

AbstrakPenyesuaian perguruan tinggi merupakan fenomena cukup umum terjadi di kalangan mahasiswa Indonesia. Partisipasi aktif dalam kegiatan komunitas perguruan tinggi dan membina hubungan baik dapat membantu mahasiswa dalam menyesuaikan diri. Persepsi bermakna bagi komunitas perguruan tinggi yaitu mattering to college dapat membantu mahasiswa membangun lingkungan  komunitas perguruan tinggi yang baik serta membantu penyesuaian diri mahasiswa  di perguruan tinggi. Fenomena penyesuaian diri pada mahasiswa cukup beberapa kali ditemukan. Mahasiswa-mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia ditemukan mengalami kesulitan penyesuaian diri karena transisi sekolah menuju perguruan tinggi dan kesulitan menyesuaikan diri dalam berbagai aspek. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antara mattering to college dengan college adjustment pada mahasiswa aktif strata-1 tahun pertama dan  tahun kedua di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dan menggunakan metode penelitian korelasional kepada 220 mahasiswa tahun pertama dan tahun kedua di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara mattering to college dengan college adjustment pada mahasiswa (r = 507, p = <.0.01).AbstractCollege adjustment is a common phenomenon among students in Indonesia. Active participation in university community activities and building good relationships can assist students in adjusting. The perception of being meaningful to the college community, namely mattering to college, can help students build a good college community environment and help students' college adjustment. The phenomenon of college adjustment in college students has been discovered quite a few times. Students at various universities in Indonesia were found to experience difficulties in adjusting due to the transition from school to college and difficulties in adjusting in various aspects. This research aims to evaluate the relationship between mattering to college and college adjustment in active first-year and second-year bachelor's degree students in Indonesia. A quantitative study with a cross-sectional design was conducted on 220  first-year and second-year students in Indonesia using correlational research methods. The results indicate that there is a significant relationship between mattering to college and college adjustment in students (r = 507, p = <.0.01).
The Relationship Between Future Career Orientation and Career Decision Making Self-Efficacy in Final Year Students Nabila, Aprima Tasya
Psibernetika Vol 16, No 2 (2023): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v16i2.4709

Abstract

Confusion and delays in making career decisions after completing higher education in final year students are caused by poor self-confidence in making career decisions. When final year students have a good future orientation, they tend to have a career picture and have career planning, so that after they complete their education they become more confident in making career decisions. This study aims to determine the relationship between future orientation and career decision making self-efficacy in final year students at Andalas University.  The research method used in this study is a quantitative method of correlational design with Spearman Rank analysis technique. Respondents of this study amounted to 364 final year students of Andalas University with the sampling method was a proportional sample from each faculty. Data collection in the study used the   Prospective Life Course Questionnaire Future and Work (α = .935) measurement tool for future orientation and Career Decision Making Self-Efficacy Scale-Short Form (α = .935) for confidence in   making decisions career   adapted into Indonesian. The results showed a positive relationship between future orientation and career decision making self-efficacy in final year students of Andalas University. These results can be seen from the results of correlation analysis which shows a correlation coefficient (r) value of .651 with a significance value of .000.
PENGARUH SELF EFFICACY TERHADAP KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA MAHASISWA YANG MENGIKUTI PROGRAM GENERASI BERENCANA (GENRE) yara, saadatul muthia
Psibernetika Vol 17, No 1 (2024): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v17i1.4733

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh  self-efficacy terhadap kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa Yang mengikuti program GenRe. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan  desain regresi linear sederhana. Penelitian ini dilakukan pada 100 mahasiswa GenRe dengan menggunakan metode voluntary sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu General Self- Efficacy Scale dari Schwarzer dan Jerusalem (1995) yang telah diadaptasi oleh  Novrianto dkk. (2019) dan Personal Report of Public Speaking Anxiety dari Mc Croskey (1970). Hasil penelitian membuktikan bahwa self-efficacy secara signifikan  berpengaruh terhadap kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa yang mengikuti program GenRe. Hasil tersebut dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar .00 (p <  .05) dan nilai koefisien R2 (R-square) sebesar .196 yang berarti bahwa self- efficacy mempengaruhi kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa yang mengikuti program GenRe sebesar 19.6%.