Articles
529 Documents
Uji Diagnosis Basil Tahan Asam pada Sputum dan Immunochromatography Tuberculosis Menggunakan Sampel Serum dan Darah Kapiler
Hendrianingtyas Meita;
Suromo Lisyani
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 2 No. 1 (2013): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.812 KB)
|
DOI: 10.36408/mhjcm.v2i1.82
Latar belakang: Pemeriksaan basil tahan asam (BTA) sputum masih dipakai sebagai salah satu pemeriksaan baku emas dalam diagnosis tuberculosis (TB). Immunochromatography tuberculosis(ICT-TB) untuk mendeteksi antiTB merupakan teknik lain yang cepat, sederhana serta mudah pengoperasiannya denganmenggunakan sampel serum/plasma/darah lengkap. Penggunaan serum/plasma membutuhkan peralatan tertentu dan sering timbul kesulitan dalam sampling darah vena yang lebih invasif, sedangkan darah lengkap hanya dengan tusukan jari/kapiler. Tujuan penelitian ini adalah menentukan nilai diagnostikpemeriksaan ICT-TB serum dan darah kapiler terhadappemeriksaan sputum BTA
Efek Platelet-Rich Plasma dan Skin Needling Terhadap Perbaikan Skar Akne Atrofi Tipe Boxcar dan Rolling
Mandagie Aprilia
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 2 No. 1 (2013): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (258.42 KB)
|
DOI: 10.36408/mhjcm.v2i1.84
Latar belakang: Platelet-rich plasma (PRP) mengandung faktor pertumbuhan otologus, yang bekerja secara sinergis dengan faktor pertumbuhan yang ditimbulkan oleh skin needling dengan tujuan untuk meningkatkan respon penyembuhan luka.Kombinasi PRP dan skin needling dapat meningkatkan efektifitas terapi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek PRP dan skin needlingpada skar akne atrofi
Hubungan Kadar IL-23 Serum dan Skor Psoriasis Area Severity Index (PASI)
Rahmat Sugianto
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 2 No. 1 (2013): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.134 KB)
|
DOI: 10.36408/mhjcm.v2i1.86
Latar belakang: Psoriasis adalah penyakit peradangan kronik residif dengan gambaran klinis plakat eritematosa bersisik. Psoriasis mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Derajat keparahan psoriasis diukur dengan skor Psoriasis Area Severity Index (PASI), suatu metode yang relatif bersifat subyektif. Penelitian terbaru melaporkan kemungkinan peran IL-23 dalam patogenesis psoriasis. IL-23 menstimulasi proliferasi sel Th17 yang berperan pada kronisitas psoriasis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi kadar IL-23 serum dan skor PASI pada penderita psoriasis
Kualitas Hidup Penderita Otitis Media Supuratif Kronik
Nugroho Nur
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 2 No. 1 (2013): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (198.096 KB)
|
DOI: 10.36408/mhjcm.v2i1.87
Latar belakang: Otitis media supuratif kronik (OMSK) dapat mempengaruhi tingkat kualitas hidup seseorang dalam berbagai aspek kehidupan. Dilaporkan terjadi peningkatan health-related quality of life (HRQoL) penderita OMSK sesudah operasi. Penilaian HRQol khusus untuk OMSK di Indonesia belum pernah dilaporkan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kualitas hidup penderita OMSK sebelum dan sesudah operasi.
Korelasi Antara Berat Badan Ibu Hamil dengan Berat Lahir Bayi
Budiman Charles
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 2 No. 1 (2013): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (298.574 KB)
|
DOI: 10.36408/mhjcm.v2i1.88
Latar belakang: Berat lahir adalah indikator yang penting dan reliabel bagi kelangsungan hidup neonatus dan bayi, baik ditinjau dari segi pertumbuhan fisik dan perkembangan status mentalnya. Berat badan ibu hamil, tinggi ibu hamil dan kenaikan berat badan ibu selama kehamilan mampu memprediksi berat lahir secara signifikan. Namun, terdapat kesulitan pemantauan kenaikan berat badan saat kehamilan dan kurangnya informasi mengenai berat badan sebelum hamil karena buruknya pelayanan kesehatan di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untukmenemukankorelasi antara berat badan ibu hamil dengan berat lahir bayi di Indonesia
Gambaran Tiga Terlambat pada Kematian Ibu di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang Tahun 2011
Monika Natasha
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 2 No. 1 (2013): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (207.995 KB)
|
DOI: 10.36408/mhjcm.v2i1.89
Latar belakang: Kematian dan kesakitan pada perempuan hamil dan bersalin merupakan masalah yang cukup besar bagi negara-negara berkembang. Angka kematian Ibu (AKI) merupakan indikator yang mencerminkan status kesehatan ibu, terutama risiko kematian bagi ibu pada waktu hamil dan melahirkan. Berdasarkan laporan Puskesmas jumlah kematian ibu di Kota Semarang pada tahun 2011 sebanyak 31 kasus dengan jumlah kelahiran hidup sebanyak 25.182 atau sekitar 0,107%.Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang, jumlah kematian ibu di Kabupaten Semarang pada tahun 2011 sebanyak 14 kasus. Istilah "3 terlambat" dan "4 terlalu" merupakan fenomena yang paling sering terjadi dan merupakan faktor pendukung penyebab AKI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tiga keterlambatan pada kematian ibu di Kabupaten Semarang dan Kota Semarang mulai 1 Januari 2011 sampai 31 Desember 2011
Gambaran Elektromiografi Nervus Medianus pada Pasien Tension-type Headache dengan Hipereksitabilitas Saraf
Maria Belladonna
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 2 No. 1 (2013): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (363.258 KB)
|
DOI: 10.36408/mhjcm.v2i1.90
Latar belakang: Tension-type headache (TTH) memiliki prevalensi tinggi dan dampak sosioekonomi besar. Patogenesisnya kompleks, salah satunya hipereksitabilitas saraf. Diagnosis pastihipereksitabilitas saraf dibuktikan dengan pemeriksaanelektromiografi (EMG). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan parameter EMG motorik nervus medianus dengan derajat hipereksitabilitas saraf pada TTH
Perbandingan Efektifitas antara Bantal Pasir dan Arfeband sebagai Penekanan Luka Paska Angiografi Koroner
Junait Junait;
Sodiqur Rifqi
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 2 No. 1 (2013): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (242.44 KB)
|
DOI: 10.36408/mhjcm.v2i1.91
Latar belakang: Tindakan angiografi koroner, dapat menimbulkan komplikasi perdarahan dan hematom serta rasa tidak nyaman pasien. Bantal pasir 2,3 kg selama ini digunakan untuk mencegah komplikasi dengan cara meletakkannya di atas luka paska angiografi koroner setelah pencabutan femoral sheath dan setelah penekanan secara manual selama 20-30 menit. Arfeband(Arteri Femoral Band) adalah prototipe yang dirancang sebagai alternatif pengganti bantal pasir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektifitas antara bantal pasir dan arfebandsebagai penekan luka paska angiografi koroner terhadap insiden perdarahan, haematom dan ketidaknyamanan pasien
Hubungan Kinerja Pengawas Menelan Obat terhadap Keberhasilan Pengobatan TB Paru dengan DOTS di RSUP Dr. Kariadi Semarang
Jumaelah Nurhayati
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 2 No. 1 (2013): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.987 KB)
|
DOI: 10.36408/mhjcm.v2i1.92
Latar belakang: Jumlah pasien TB di Indonesia merupakan ke-3terbanyak di dunia setelah India dan Cina dengan jumlah pasien sekitar 10% dari total jumlah pasien TB di dunia. Konsekuensinyadiperlukan pengobatan TB yang teratur dengan DOTS agar pasiensembuh. Keterlibatan dan kinerja pengawas minum obat yang baiksangat diperlukan agar pengobatan TB dengan DOTS berhasil.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kinerjaPengawas Menelan Obat (PMO) dengan keberhasilan pengobatanTB Paru dengan DOTS di RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Terapi Gizi pada Pria 27 Tahun dengan Fistula Gastrokutan Low Output Post Eksplorasi Laparotomi et Causa Perforasi Duodenum
Etisa Murbawani
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 2 No. 1 (2013): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (195.475 KB)
|
DOI: 10.36408/mhjcm.v2i1.93
Latar belakang: Pasien dengan fistula gastrokutan memiliki risiko malnutrisi. Kondisi ini disebabkan oleh asupan makan yang rendah, gangguan penyerapan, hiperkatabolisme dan tingginya kebutuhan energi dan zat gizi lainnya. Perawatan yang lama juga menjadi salah satu penyebabnya. Tujuan case report ini adalah untuk menerapkan terapi gizi enteral lebih awal pada pasien postoperasi