cover
Contact Name
Cut Ita Erliana
Contact Email
cutitha@unimal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
cutitha@unimal.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Industrial Engineering Journal (IEJ)
ISSN : 2302934X     EISSN : -     DOI : -
Industrial Engineering Journal established to provide space publish, place for share of the new findings from research results of researchers, academics, scientists, and practitioners who related with the scope of Economics, management, business, global economics, global business, industrial, organization, finance Investment, marketing, and managerial.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2014)" : 8 Documents clear
Model Penentuan Ukuran Batch dan Buffer Stock Dengan Mempertimbangkan Perubahan Order Awal Ivan Darma Wangsa; Bermawi Priyatna Iskandar
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i1.31

Abstract

Perubahan penjadwalan pada lantai produksi merupakan hal yang sering terjadi guna memenuhipermintaan konsumen, hal tersebut menyebabkan adanya nervousness. Nervousness yang terjadi akanberdampak pada meningkatnya ongkos persediaan dan menurunnya service level. Permintaan (order awal)diberikan untuk 1 minggu ke depan (5 hari) yang berfluktuasi yang diberikan pada akhir minggu sebelumnya.Dalam situasi riil, sering kali konsumen melakukan perubahan dari order yang telah disepakati (perubahanorder awal). Perubahan order yang terjadi adalah berfluktuasi dan bersifat stokastik. Penelitian inimengembangkan model penentuan ukuran batch produksi dan buffer stock untuk mengurangi total ongkosakibat dari perubahan order awal (nervousness). Variabel keputusan dalam penelitan ini adalah periodeproduction run (T) dan buffer factor (m). Setelah diperoleh variabel T dan m, maka variabel ukuran batchproduksi (QT) dan buffer stock (BT) dapat ditentukan secara sekuensial. Pencarian solusi model ini dilakukanheuristik yaitu Silver-Meal (SM) dan Least Unit Cost (LUC). Penelitian ini mempertimbangkan kapasitas produksidan mengijinkan backorder. Contoh numerik diberikan untuk menunjukkan kinerja model. Dari hasil numerik,terlihat bahwa dengan menggunakan beberapa pengujian coefficient variation (CV) memberikan hasil yangberbeda untuk tiap metoda heuristik SM dan LUC
Analisis Pergantian Komponen Pada Intake Pump 56-GA-4001 di PT Pupuk Iskandar Muda Syarifuddin S; Zainal Abidin
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i1.37

Abstract

Pupuk Iskandar Muda adalah sebuah perusahaan yang bergerak di sektor industri pembuatan pupukurea. Bahan baku yang digunakan untuk pembuatan pupuk selain gas adalah air. Bahan baku air diperoleh diKrueng Peusangan dengan penyaluran menggunakan pipa transmisi bawah tanah. Proses penyaluran air juga harusdi dukung dengan Intake Pump 56-GA4001 yang berfungsi sebagai pompa. Selama ini pihak perusahaanmengoperasikan 3 (tiga) buah pompa untuk mendukung usaha pemenuhan air ke pabrik maupun ke fasilitasperumahan. Kendala yang dihadapi perusahaan adalah kerusakan komponen Intake Pump 56-GA4001 yaitu ShaftSleve dan Coupling Shaft. Selama 8 (delapan) bulan telah terjadi kerusakan 3 (tiga) unit Intake Pump. Perbaikanseharusnya dilakukan sampai 2 tahun operasi harus diganti komponen yang baru. Perusahaan dihadapkan kepadapertimbangan untuk memilih pembelian komponen baru atau lebih kepada memfabrikasi komponen. Dalampenelitian ini metode yang digunakan dalam pemecahan masalah adalah dengan menggunakan analisa ekonomiteknik dengan konsep Defender and Chalenger. Hasil penelitian menunjukkan hasil fabrikasi komponen lebihmenghemat biaya dibandingkan dengan mengimpor komponen. Penghematan biaya yang dapat dilaksanakanperusahaan sebesar Rp.12.346.394,00
Analisis Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Usaha Kecil Menengah Menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) Rahajeng Daratri Kartika Arum; Hari Purnomo
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i1.32

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan tanggung jawab sosial perusahaan terhadapmasyarakat. Tanggung jawab sosial diarahkan pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. CSRbertujuan untuk menciptakan suasana harmonis antara masyarakat, pekerja, konsumen dengan pemilikserta tetap mempertahankan lingkungan yang lestari. Di lingkungan UKM jarang sekali dikaji masalah CSRsebagai perwujudan tanggung jawab terhadap para stakeholders dan tanggung jawab terhadap pelestarianlingkungan. Pada penelitian ini dilakukan kajian tentang CSR di perusahaan Subur Ceramic yang berada diDesa Kasongan, Kabupaten Bantul. Metode yang digunakan adalah analisis faktor menggunakan StructuralEquation Modelling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan, faktor kepegawaian,faktor komunitas, faktor operasional terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap implementasi CSRdi Subur Ceramic dengan nilai p masing-masing sebesar 0,005; 0,001; 0,005; 0,000. Sedangkan Faktorkonsumen dan HAM memiliki nilai p masing-masing 0,242 dan 0,589 yang berarti tidak berpengaruh secarasignifikan terhadap implementasi CSR.
Perencanaan Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Kendaraan Motor Anwar Anwar; Bakhtiar Bakhtiar; Muhammad Irsan
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i1.33

Abstract

CV Rajawali Motor mempunyai suatu masalah dengan terjadinya penurunan tingkat penjualan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemasaran yang dapat dilakukan CV Rajawali Motor berdasarkanmatrik BCG dan analisis SWOT yang dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan. Matrik BCG dilakukanberdasarkan laporan penjualan CV Rajawali Motor tahun 2007-2008 yang dibandingkan dengan laporanpenjualan pesaing, yaitu CV Bursa Motor untuk mengetahui tingkat pertumbuhan pasar dan pangsa pasar.Analisis SWOT dilakukan dengan menganalisis yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman CVRajawali Motor dibandingkan CV Bursa Motor. Hasil penelitian dari analisis matrik BCG diketahui tingkatpertumbuhan pasar CV Rajawali Motor sebesar 26% dan pangsa pasarnya sebesar 1.50, sehingga beradadalam kuadran stars, strategi pemasaran yang dapat digunakan adalah dengan melakukan investasi denganmembuka cabang CV Rajawali Motor di lokasi lain dan melaksanakan upaya meminimalkan biaya dan operasiyang tidak efisien agar tetap mempunyai cash flow yang kuat. Dari analisis SWOT diketahui strategi SO yangdapat digunakan adalah membuka lokasi baru, dan memberikan potongan penjualan yang lebih besar jikakonsumen melakukan pembelian ulang. Strategi WO yang dapat digunakan adalah dengan memberikan bonussecara intensif kepada pegawai untuk menambah motivasi pegawai dan menambah tenaga pemasaran.Strategi ST yang dapat digunakan adalah dengan terus meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan dandengan membangun gudang tempat penyimpanan motor-motor suzuki yang siap dijual. Strategi WT yangdapat digunakan adalah dengan terus meningkatkan kegiatan-kegiatan promosi dan dengan meminimalkanbiaya dan operasi yang tidak efisien, agar dapat menghemat pengeluaran biayanya.
Konsep Kaizen Untuk Meningkatan Kualitas Secara Terus Menerus Pada Industri Sarung Tangan Kesehatan Riana Puspita
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i1.29

Abstract

Persaingan yang semakin ketat dalam dunia industri saat ini menuntut perhatian perusahaanterhadap semua aspek dari produk yang dihasilkan. Salah satu aspek yang sangat penting bagi konsumenadalah kualitas dan keandalan produk. Untuk itu langkah yang harus ditempuh perusahaan adalah dengantetap menjaga dan berusaha meningkatkan terus menerus (continuous improvement) mutu hasilproduksinya. Kaizen berarti perbaikan proses secara terus menerus untuk selalu meningkatkan mutu danproduktivitas output. Tiga aturan dasar dalam konsep kaizen di tempat kerja adalah Penataan atau 5-S,Penghapusan pemborosan (muda) dan Standarisasi. Untuk itu pada tulisan ini akan dikemukakan tentanghasil penelitian berkaitan dengan implementasi kaizen melalui siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act) untukperbaikan proses secara terus menerus sehingga meningkatkan mutu dan produktivitas pada PT. WRPBuana Multicorpora, industri manufaktur yang memproduksi sarung tangan kesehatan. Dari hasil penelitiandiketahui penyebab terjadinya produk cacat yaitu former adalah kotor, buih pada permukaan latex dipping,dan lapisan film pada permukaan compound serta permukaan larutan compound yang cenderung tinggi.Dengan analisa 5-S (Seiri-Seiton-Seiso-Seiketsu-Shitsuke) dapat dilakukan perbaikan tempat kerja dankondisi kerja. Penataan tempat kerja pada bagian ruang proses produksi yaitu buih berlebih padapermukaan congulant dipping berkurang seiring dengan pengambilan buih yang dilakukan secara teratur,former ditempatkan/dikelompokkan sesuai dengan kadar kotoran pada keranjang yang berbeda dan alatpengambilan buih diletakkan di atas tempat penampungan buih sementara.
Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Karyawan di PT Angkasa Pura II (PERSERO) Pekanbaru Muhammad Nur; Sugiarto Sugiarto
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i1.34

Abstract

PT Angkasa Pura II (Persero) Pekanbaru adalah salah satu badan usaha milik negara di lingkungankementrian perhubungan yang berhubungan dalam bidang usaha pelayanan jasa kebandarudaraan danpelayanan jasa terkait bandar udara di wilayah indonesia barat. Dalam menjalani pekerjaan, karyawan kadangkala timbul kejenuhan dalam menjalani pekerjaaan, itu terjadi akibat pengaruh suasana lingkungan kerjaataupun aktifitas yang monoton. Dampak seperti itu berakibat penurunan semangat kerja pada perusahaan.Oleh karena itu, pencegahan dini lebih baik diterapkan maupun sedikit memperbaiki yang ada untukmembangun mental pekerja agar kinerja yang dijalankan dapat berjalan dengan baik untuk kemajuanperusahaan itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadapsemangat kerja karyawan di PT. Angkasa Pura II (Persero) Pekanbaru. Metode Metode yang digunakan adalahpersamaan Regresi Linier. Berdasarkan data yang diolah di dapat disimpulkan nilai R Square sebesar 0,626,berarti hubungan keeratan variabel independen (semangat kerja) dan dependen (lingkungan kerja) kuat dan adapengaruh antara lingkungan kerja terhadap semangat kerja karyawan persentase sumbangannya adalah 62,6%sedangkan sisanya 37,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak di masukkan dalam penelitian ini.
Pengembangan Sistem Virtual Manufaktur Sebagai Pendukung Teknologi Dalam Visualisasi dari Desain Pemesinan Silinderis Aljufri A
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i1.35

Abstract

Pada penelitian ini, desain untuk manufaktur pemesinan (Design For Manufacture Machining)mengacu kepada metode Boothroyd, Design For Manufacture and Assembly dengan mengintegrasikan metodevirtual maufaktur pemesinan. Sistem DFM pemesinan digunakan untuk analisis dan evaluasi pemesinan dansistem VM pemesinan digunakan sebagai pendukung teknologi dalam visualisasi dari desain pemesinan.Metode yang terintegrasi disebut metode PDMI (Product Development Machining Based on Information).Perangkat lunak pendukung dari PDMI adalah Visual Basic 6.0, Virtual Reality Modeling Language 97 (VRMl ‘97),Cosmoplayer 2.1.1. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode PDMI terdiri dari tiga pilar utama, yaitu konseppemesinan, teknik pemesinan dan sistem visualisasi pemesinan adalah integrasi yang mudah digunakan (userfrendly) dan kemampuan PDMI yang masih terbatas karena integrasi dari DFM pemesinan dan VM pemesinanmasih perlu dikembangkan dengan menggunakan beberapa perangkat lunak lainnya yang bisa secara homogenberintregrasi.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perolehan Persentasi Rendemen Crude Palm Oil (CPO) dengan Menggunakan Metode Analysis Of Variance Diana Khairani Sofyan; Amri Amri; Slamet Widodo
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i1.30

Abstract

PT Perkebunan Nusantara I Cot Girek adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunandan sekaligus sebagai proses produksi, pengolahan tandan buah segar menjadi Crude Palm Oil dan inti sawit(palm kernel oil). Pengolahan tandan buah segar ini sangat memerlukan perlakuan yang baik untukmendapatkan standar rendemen yang baik pula. Proses perebusan ini berfungsi sebagai untuk menghentikanperkembangan asam lemak bebas (ALB), memudahkan pelepasan buah dari tandan pada waktu perontokan,melunakan buah dan mengurangi kadar air dalam buah. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi perolehanrendemen dilakukan dengan menggunakan metode Analisis Of Variance (ANOVA). Pada metode ini, percobaandilakukan dengan mengkombinasikan perlakuan-perlakuan dengan level yang berbeda-beda pada saat prosesperebusan (sterilizer) sehingga akan memberikan hasil persentase rendemen yang berbeda-beda pula. Dariperhitungan yang dilakukan terlihat Faktor A (waktu perebusan) tidak memiliki pengaruh yang signifikanterhadap perolehan rendemen Crude Palm Oil, hal ini dapat dilihat dariF )40:1(05,0 = Fhitung = 2,34 Ftabel = 4,08,dengan demikian makaH o diterima dan H i ditolak, faktor B (Tekanan Uap Back Pressure Vessel) memilikipengaruh yangsignifikan terlihat dariF )40:1(05,0 = Fhitung = 21,54 Ftabel = 4,08, dengan demikian maka H o ditolakdanHi diterima, Sedangkan untuk faktor C (Puncak Rebusan) memiliki pengaruh yang signifikan, ini terlihatdariF )40:1(05,0 = Fhitung = 6,97 Ftabel = 4,08, dengan demikian maka H o ditolak dan Hi diterima.

Page 1 of 1 | Total Record : 8