cover
Contact Name
Cut Ita Erliana
Contact Email
cutitha@unimal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
cutitha@unimal.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Industrial Engineering Journal (IEJ)
ISSN : 2302934X     EISSN : -     DOI : -
Industrial Engineering Journal established to provide space publish, place for share of the new findings from research results of researchers, academics, scientists, and practitioners who related with the scope of Economics, management, business, global economics, global business, industrial, organization, finance Investment, marketing, and managerial.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2016)" : 8 Documents clear
Aplikasi Pendukung keputusan Pemilihan Bakal Calon Anggota legislatif oleh Partai Politik di Indonesia dengan Metode AHP Muhammad Muhammad; Anwar Ali; Syarifuddin Syarifuddin; Amrullah Amrullah
Industrial Engineering Journal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v5i2.136

Abstract

Pemilihan Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) oleh Parpol di Indonesia menghadapi kendala,yaitu belum diterapkan model keputusan kuantitatif dengan mempertimbangkan berbagai kriteria sehingga masih kurang objektif dan kurang mampu mengahasilkan Bacaleg yang berkualitas yaitu yang mampu meraih perolehan suara. Metode AHP adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk menentukan prioritas Bacaleg yang akan diusulkan untuk dimasukkan dalam DCT. Model Keputusan AHP akan lebih mudah digunakan apabila dikembangkan dalam sebuah aplikasi. Dengan penerapan metode AHPyang berbasis aplikasi diharapkan Pengurus Parpol di Indonesia akan dapat dengan mudah dalam memilih dan menyusun prioritas Bacaleg dengan mempertimbangkan berbagai kriteria dari masing-masing Bacaleg. Hasil Aplikasi AHP akan merekomendasikan Bacaleg yang lebih berkualitas sesuai dengan prioritasnya masing-masing.
Identifikasi dan Eliminasi Waste pada Proses Receiving di Gudang Logistik M Hudori
Industrial Engineering Journal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v5i2.141

Abstract

Gudang merupakan salah satu tempat yang diperlukan dalam industri jasa logistik yang salah satu fungsinya adalah warehousing, yang menuntut pengelolaan barang dengan baik, mulai dari penerimaan hingga pengiriman barang. Proses penerimaan (receiving) harus dilakukan secara efisien dan efektif dengan cara memaksimalkan alur kerja dari proses tersebut, mulai dari tahap pembongkaran hingga bin change system. Melalui penerapan lean services, efisiensi dapat dilakukan, yaitu dengan cara mengurangi pemborosan (waste) yang ada. Hasil pengumpulan data akan divisualisasi menggunakan value stream mapping (VSM), di mana aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah diidentifikasi sebagai waste untuk kemudian diminimalisir waste yang terjadi. Process activity mapping diperlukan untuk melihat klasifikasi aktivitas yang ada, yang terdiri dari klasifikasi bernilai tambah (value added), tidak bernilai tambah (non value added) dan tidak bernilai tambah namun diperlukan (necessary non value added). Hasilnya didapatkan process cycle efficiency (PCE) yang sangat kecil, sedangkan aktivitas delay memiliki waste dominan. Setelah dilakukan perbaikan proses, yaitu melalui pembagian batch menjadi dua bagian small batch, serta melakukan pengurutan ulang aktivitas yang ada. Hasilnya diperoleh pengurangan waktu siklus yang cukup signifikan.
Implementasi Penempatan dan Penyusunan Barang di Gudang Finished Goods Menggunakan Metode Class Based Storage Basuki Basuki; M Hudori
Industrial Engineering Journal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v5i2.137

Abstract

Peningkatan daya saing dapat dilakukan melalui pengelolaan gudang, khususnya gudang finished goods. Kondisi pola penyimpanan dan penyusunan barang yang dilakukan secara acak dan kurang teratur akan mengakibatkan terjadinya penumpukkan barang ataupun tercampurnya barang-barang di dalam satu slot rack Sehingga, kondisi tersebut akan mengakibatkan waktu pencarian yang lebih lama. Kajian akan membahas mengenai implementasi penempatan dan penyusunan barang menggunakan metode Class Based Storage. Penelitian dilakukan dengan meneliti 31 item produk dengan tujuan untuk mengetahui tata letak barang di gudang finished goods berdasarkan klasifikasi ABC. Penelitian dilakukan dengan mencari penyebab penempatan dan penyusunan barang yang tidak teratur, kemudian membuat tata letak barang di gudang finished goods. Hasilnya menunjukkan bahwa dari 31 item produk tersebut didapatkan hasil pengelompokkan menjadi tiga kelas yaitu: 1) kelas A: jumlah persediaan 81,31% dengan jumlah item sebanyak 7 atau sebesar 22,58%; 2) kelas B: jumlah persediaan 14,54% dengan jumlah item sebanyak 6 atau sebesar 19,35%; dan 3) kelas C: jumlah persediaan 4,15% dengan jumlah item sebanyak 18 atau sebesar 58,06%.
Tahap Informasi, Kreatif, dan Analisa Pada Rekayasa Nilai Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Hotel Muhammad Fazri Pasaribu; Riana Puspita
Industrial Engineering Journal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v5i2.142

Abstract

Persaingan hotel semakin hari semakin meningkat. Agar Hermesone Hotel tetap eksis sebagai Hotel pertama di Subulussalam-Aceh, sudah seharusnya Hermesone Hotel terus berbenah diri untuk peningkatan pelayanannya agar tidak ditinggalkan para tamu. Penerapan Metode Rekayasa Nilai merupakan suatu pendekatan yang bersifat kreatif dan sistematis dari sejumlah teknik yang telah ditentukan atau yang telah direkomendasikan. Terdapat 5 tahapan dalam rencana kerja penerapan metode rekayasa nilai yaitu: tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa, tahap pengembangan dan tahap rekomendasi. Dengan menggunakan Metode Rekayasa Nilai, hasil sementara dari penelitian ini adalah pada tahap informasi diperoleh dua fungsi dalam pelayanan hotel yaitu pelayanan dan fasilitas, pada tahap kreatif diperoleh desain awal dan dua desain usulan dan pada tahap analisa dapat disimpulkan beberapa keuntungan dan kerugian dari beberapa alternative yang dibuat dan dibuatkan bobot masing-masing criteria.
Usulan Fasilitas Kerja yang Ergonomis Pada Stasiun Perebusan Tahu di UD. Geubrina Amri Amri; Syarifuddin Syarifuddin; as'adi as'adi
Industrial Engineering Journal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v5i2.138

Abstract

UD. Geubrina merupakan pabrik pembuatan tahu yang masih melakukan proses perubusan tahu secara manual, dimana untuk merebus tahu masih mengandalkan tenaga manusia pada saat melakukan pekerja, para pekerja sering merasakan keluhan pada bagian-bagian tertentu. Hal ini dapat dilihat dari keluhan pekerja yang mengalami rasa nyeri dipunggung, lengan dan leher. Tujuan penelitian ini adalah memberikan usulan fasilitas kerja yang ergonomis pada perebusan tahu di UD, Geubrina. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan konsep metode RULA dan Antropometri . Cara pengumpulan data dengan memberikan kuisioner dan mengukur dimensi bagian tubuh yang dibutuhkan pada pekerja perebusan tahu pada UD,Geubrina, Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa resiko tertinggi pada posisi saat terlihat dari dampak depan dan samping kiri yaitu dengan skor 7 . Berdasarkan skor tersebut maka level resiko dari aktivitas berada pada katagori level resiko tinggi dan diperlukan tindakan segera, Adanya peningkatan keluhan rasa sakit dan kelelahan, hal ini disebabkan penggunaan fasilitas kerja yang tidak ergonomis. Setelah di evaluasi perlu adanya usulan perbaikan fasilitas kerja yang ergonomis yaitu dengan merancang kuali perebusan tahu yang ergonomis. Adapun dimensi dari rancangan kuali yang baru yaitu tinggi kuali 103 cm, luas jari-jari kuali 74 cm dan kedalaman 43 cm.
Analisis Overall Equipment Effectiveness (OEE) dalam Meminimalisir Six Big Losses Pada Mesin Produksi di UD. Hidup Baru Anwar Ali; Syukriah Syukriah; Muslem Muslem
Industrial Engineering Journal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v5i2.143

Abstract

UD. Hidup Baru merupakan sebuah industri yang bergerak dalam produksi minyak kelapa. Selain memproduksi minyak kelapa, perusahaan juga memanfaatkan ampas kelapa sebagai bahan baku pembuatan dedak. Berdasarkan observasi lapangan yang telah dilakukan, masih dijumpai beberapa masalah seperti tingkat kerusakan mesin yang cukup tinggi (breakdown). Mesin produksi yang sering mengalami kerusakan adalah mesin pres 2 yang berfungsi sebagai finishing pengepresan minyak kelapa. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa tingkat efektivitas mesin dan meminimalisir six big losses melalui pendekatan Overall Equipment Effectiveness dan Failure Mode and Effect Analysis. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa nilai OEE tertinggi berada pada bulan Maret sebesar 58,35 % dan terendah berada pada bulan Februari sebesar 43,64 %. Kondisi yang terjadi pada bulan Februari adalah jumlah produksi yang kurang maksimal sebesar 130 ton meskipun operating time lebih besar. Pada bulan Februari, perusahaan belum dapat memaksimalkan operating time dengan jumlah produksi yang seharusnya. Hal ini mengakibatkan nilai performance mesin turun sebesar 50,75 %. Sedangkan pada bulan Maret, perusahaan lebih mampu memaksimalkan hasil produksi sebesar 150 ton. Berdasarkan hasil analisa FMEA diperoleh berbagai permasalahan dan akibat yang ditimbulkan oleh mesin. Tindakan yang harus dilakukan untuk meminimalkan kerusakan pada pres 2 yaitu dibutuhkannya suatu alat kontrol berupa sensor cahaya dan alarm yang berfungsi untuk mendeteksi sejak dini terhadap perubahan sistem kerja dan dapat diusulkan agar perusahaan lebih memprioritaskan tindakan pemeliharaan mesin secara berkala (preventive maintenance).
Evaluasi Proses Pembelajaran Di Jurusan Teknik Industri Unimal Sri Meutia; A Rahim Matondang; Harmein Nasution
Industrial Engineering Journal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v5i2.139

Abstract

Dalam proses pembelajaran yang berlangsung di Jurusan Teknik Industri, tidak terlepas dari keinginan dari pihak Jurusan Teknik Industri untuk terus meningkatkan dan memberikan yang terbaik dalam proses pembelajaran tersebut. Saling mengimbangi antara mahasiswa dan dosen sangat diperlukan, agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Evaluasi dari proses pembelajaran ingin mengetahui sejauhmana Jurusan Teknik Industri memaksimalkan proses pembelajaran hingga memberikan output yang maksimal dari proses pembelajaran itu sendiri. Proses pembelajaran dievaluasi dengan menilai proses perkuliahan yang berlangsung di Jurusan Teknik Industri dengan menggunakan kuesioner, untuk tiap mata kuliah yang ada. Serta tingkat kedisiplinan dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran juga menjadi nilai masukan dalam menganalisa pencapaian yang telah dilaksanakan dalam proses pembelajaran di Jurusan Teknik Industri. Dari proses pembelajaran yang berlangsung memberikan peningkatan rata-rata pencapaian nilai akhir, semester ganjil nilai rata-rata dari daftar perolehan nilai akhir (DPNA) 69,89 (C) menjadi 70,71 (B) di semester genap
Pengaruh Quality of Work LifeTerhadap Semangat Kerja Refiza Refiza
Industrial Engineering Journal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v5i2.140

Abstract

Kualitas kehidupan kerja (Quality of Work Life) merupakan salah suatu kriteria performansi organisasi yang sangat penting. Apabila perusahaan tidak mengantisipasi perubahan-perubahan yang dialami organisasi maka dapat membawa organisasi pada performa yang buruk.Metode yang digunakan dalam pengolahan data adalah regresi linier berganda. Dari hasil penelitian diperoleh persamaan Y = 3,860 + 0,159X1 + 0,691X2 . Hasil uji hipotesa menunjukkan bahwa lingkungan kerja (X1) dan restrukturisasi kerja (X2) secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap semangat kerja (Y). Secara parsial, lingkungan kerja (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja (Y) dan restrukturisasi kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja (Y).Kesimpulan dalam penelitian ini adalah lingkungan kerja dan restrukturisasi berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan secara simultan dan faktor yang dominan berpengaruh terhadap semangat kerja adalah restrukturisasi kerja.

Page 1 of 1 | Total Record : 8