cover
Contact Name
Cut Ita Erliana
Contact Email
cutitha@unimal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
cutitha@unimal.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Industrial Engineering Journal (IEJ)
ISSN : 2302934X     EISSN : -     DOI : -
Industrial Engineering Journal established to provide space publish, place for share of the new findings from research results of researchers, academics, scientists, and practitioners who related with the scope of Economics, management, business, global economics, global business, industrial, organization, finance Investment, marketing, and managerial.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2020)" : 8 Documents clear
ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS RBDPO DENGAN MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI PADA PT. MULTIMAS NABATI ASAHAN Defi Irwansyah; Susi Eviyanti Samosir
Industrial Engineering Journal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v9i2.554

Abstract

PT. Multimas Nabati Asahan Kuala Tanjung merupakan perusahaan yang memproduksi minyak RBDPO (Refined Bleached Deodorized Palm Oil). Di dalam pengolahan minyak CPO menjadi minyak RBDPO (Refined Bleached Deodorized Palm Oil), tentunya tidak lepas dari dari masalah yang berhubungan dengan kualitas. Penelitian terhadap kualitas Refined Bleached Deodorized Palm Oil dilakukan dengan menggunakan Metode Taguchi. Tujuan dari metode Taguchi ini yaitu untuk menentukan kombinasi setting level yang optimal untuk masing-masing faktor yang mempengaruhi kualitas, sehingga dihasilkan RBDPO (Refined Bleached Deodorized Palm Oil) yang sesuai dengan standar. Hasil analisa diolah menggunakan metode rata-rata, analisis varians dan strategi pooling up. Dari hasil kesimpulan menunjukkan bahwa untuk kadar ALB setting yang paling optimal yaitu tekanan perebusanpada level 1 (2,0 torr), temperature perebusan pada level 2 (105⁰C) dan waktu pada proses perebusan pada level 1 (50 min). Untuk kadar air setting yang paling optimal yaitu tekanan perebusan pada level 1 (2,0 torr), temperature perebusan pada level 2 (105⁰C) dan waktu pada proses perebusan pada level 1 (50 min). Sedangkan Untuk kadar warna setting yang paling optimal yaitu tekanan perebusan pada level 2 (3,0 torr), temperature perebusan pada level 2 (105⁰C) dan waktu pada proses perebusan pada level 2 (60 min). Berdasarkan data di atas, dapat diketahui bahwa total proporsi cacat secara keseluruhan sebelum di terapkan kombinasi setting yang optimal berdasarkan penelitian dengan metode Taguchi adalah 20,13%. Setelah menerapkan kombinasi setting yang optimal berdasarkan metode Taguchi, total proporsi cacat secara keseluruhan menurun sebesar 13,2%
SISTEM INFORMASI PEMASANGAN LISTRIK PRABAYAR BARU Dahlan Abdullah; Khairullah Khairullah
Industrial Engineering Journal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v9i2.586

Abstract

PT PLN  (Persero)  Rayon Lhoksukon ini membutuhkan sarana dan prasarana informasi yang tepat guna untuk keperluan pemasangan listrik prabayar. Dalam kesehariannya, PT PLN (Persero) Rayon  Lhoksukon melaksanakan pemasangan listrik prabayar ini masih dengan cara manual dan akan membutuhkan waktu yang lama dalam permohonan admistrasi pemasangan listrik prabayar.Sistem informasi pemasangan  listrik prabayar baru merupakan sistem informasi yang sudah terkomputerisasi sistemnya, dalam sistem pemasangan listrik baru admin menginputkan data pemohon yang ingin memasangkan listrik baru dirumahnya secara otomatis ke database dan memudahkan admin dalam pencarian data di kemudian hari. Jika sistem nya belum terkomputerisasi dan hanya manual saja nantinya data pemohon masih ditumpuk dalam lemari arsip, sehingga pada saat pembuatan laporan memiliki kesulitan dalam pencarian data pemohon dan memiliki resiko kehilangan data. Hal ini tidak di dukung dengan adanya media penyimpanan berupa sistem database untuk manajemen data pemohon. Berdasarkan hal tersebut maka dengan sistem informasi pemasangan listrik prabayar  baru berbasis php dan  mysql, ternyata dapat membantu pemohon dalam mendaftar pemasangan listrik dan menjadi sistem penyampaian informasi yang dapat memberikan kemudahan dalam hal pengolahan data pemohon bagi pegawai, khususnya dalam melakukan pengolahan dan juga penyimpanan data  pemohon , Adapun tujuan dari sistem informasi ini adalah untuk mendata dan melayani pelanggan untuk mendaftar pemasangan listrik baru dengan struktur.
ANALISIS SISTEM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DENGAN METODE ECFA DI. PT XYZ Muhammad Nur
Industrial Engineering Journal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v9i2.565

Abstract

Kecelakaan kerja panen tandan buah sawit di PT. XYZ selau terjadi kasus kecelakaan kerja yang menyebabkan kerugian pada PT. XYZ. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebab serta usulan Kesehatan dan keselamatan kerja bagi karyawan bagian pemanen buah kelapa sawit di PT. XYZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Even and Causal Factor Analysis (ECFA). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa penyebab kecelakaan dikarenakan tidak adanya SOP, tidak memakai APD, kurang pengawasan dari pimpinan, dan tidak adanya program kesehatan dan keselamatan kerja. Usulan perbaikan berupa membuat SOP kerja yang benar dan aman, mewajibkan penggunaan APD, peningkatan kesadaran dan pengetahuan karyawan, merencanakan pengadaan APD, pengawasan karyawan, dan membuat program kesehatan dan keselamatan kerja
PENGUKURAN TINGKAT KEBISINGAN PADA STASIUN KAMAR MESIN DI PABRIK KELAPA SAWIT PT.PERKEBUNAN NUSANTARA IV KEBUN ADOLINA Cut Ita Erliana; Aji Suhada Sinaga
Industrial Engineering Journal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v9i2.573

Abstract

Pabrik Kelapa Sawit PTPN IV Kebun Adolina merupakan pabrik yang memproduksi Crude Pulm Oil (CPO). Penelitian ini dilakukan pada lingkungan kerja fisik di stasiun kamar mesin. Ada 11 stasiun pada pabrik kelapa sawit, namun tingkat kebisingan yang paling tidak normal terdapat pada stasiun kamar mesin. Rata-rata tingkat kebisingan pada stasiun kamar mesin mencapai 97dBA. Tingkat kebisingan disebabkan oleh 3 mesin turbin yang bekerja pada stasiun kamar mesin. Titik pengukuran dipetakan hingga terdapat 35 titik pengukuran yang berjarak 2 meter setiap titiknya. Setiap titik pengukuran akan dilakukan pengukuran dan dihitung dengan menggunakan metode ekuivalen. Hasil dari perhitungan tingkat kebisingan pada 35 titik pengukuran dinyatakan tidak baik, dikarenakan seluruh titik pengukuran melewati nilai ambang batas. Tingkat kebisingan pada stasiun kamar mesin perlu dilakukan reduksi. Perusahaan harus memperhatikan seluruh operator pada statsiun kamar mesin dalam hal menggunakan alat pelindung diri dan melakukan check kesehatan pendengaran operator secara rutin, sehingga pekerja terhindar dari cedera serius yang nantinya bisa terjadi.
PERENCANAAN PRODUKSI DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DI PT. JAKARANA TAMA MEDAN Muhammad Zakaria; Sri Meutia; Ayrianti Melinda Pane
Industrial Engineering Journal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v9i2.574

Abstract

PT. Jakarana Tama merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri makanan cepat saji dengan produk akhir berupa mie instan. Produk mie instan ini diproduksi dengan merk gaga mie. Perusahaan ini dalam kegiatan produksinya sering mengalami kesulitan dalam menentukan jumlah produksi yang optimal disebabkan karena besarnya permintaan produk yang bersifat fluktuatif dan persediaan bahan baku yang tidak terkendali akibatnya sering terjadi kelebihan bahan baku. Pada bulan-bulan tertentu kapasitas produksi lebih besar dari permintaan pasar yang mengakibatkan terjadi penumpukan barang dan besarnya biaya penyimpanan yang dikeluarkan sehingga perusahaan tidak memperoleh keuntungan yang optimal, maka diperlukan perencanaan produksi yang optimal dengan metode program dinamis dan pengendalian persediaan dengan metode EOQ (Economic Order Quantity). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah persediaan bahan baku yang optimal agar menghasilkan rencana produksi yang tepat untuk memaksimumkan keuntungan dan dapat menunjang kelancaran operasional perusahaan. Hasil perhitungan biaya produksi dengan menggunakan perencanaan diperoleh biaya sebesar Rp. 67.589.432.234 dan biaya produksi tanpa perencanaan sebesar Rp. 74.575.569.472 selama satu tahun. Persentase tingkat efisiensi penghematan biaya yang diperoleh oleh pihak perusahaan jika perusahaan menerapkan sistem perencanaan produksi maka diperoleh penghematan sebesar 9,37%.Dengan jumlah pemesanan yang optimal pada bahan baku tepung terigu adalah 231.842 karung (frekuensi pemesanan 2 kali per tahun) dan jumlah pemesanan yang optimal pada bahan baku tepung tapioka adalah 6.570 karung (frekuensi pemesanan 2 kali per tahun)
PERENCANAAN DISTRIBUSI TEH BOTOL SOSRO DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING (DRP) DAN SAVING MATRIX UNTUK EFISIENSI BIAYA DISTRIBUSI DI PT. SINAR SOSRO Amri Amri; Fatimah Fatimah; Arif Agung Permana
Industrial Engineering Journal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v9i2.555

Abstract

PT. Sinar Sosro Deli Serdang adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan minuman. PT. Sinar Sosro memproduksi 25 jenis produk minuman antara lain Teh Botol Sosro, Fruit Tea dan S-Tee dalam berbagai varian rasa dan kemasan. Penentuan pengiriman ke Distribusi Center (DC) umumnya dilakukan berdasarkan pada taksiran pengalaman ataupun permintaan langsung oleh DC tanpa memperhatikan jumlah stock dan ketersediaan sumber daya yang lain seperti transportasi dan biaya. Dalam menyelesaikan permasalahan perusahaan maka dilakukan penelitian untuk memperkirakan permintaan Distribusi Center, distribusi produk dengan menggunakan metode Distribution Requirement Planning (DRP), dan saving matrix. Ketiga metode ini digunakan dengan tujuan untuk pemghematan biaya distribusi dalam proses pengiriman menuju Distribution Center. Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan adalah sebesar Rp.18.239.683,20 sedangkan dengan menggunakan metode DRP biaya yang dikeluarkan adalah sebesar Rp 14.319.564. Penerapan metode ini dapat menghasilkan efisiensi biaya sebesar 31,79%. Adapun jarak awal yang ditempuh oleh perusahaan adalah 214,2 km, sedangkan rute usulan dengan menggunakan metode saving matrix 146,1 km. Penerapan rute usulan ini dapat menghasilkan efisiensi jarak sebesar 31,79%.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA STASIUN SWITCHYARD DI PT.PJB UBJ O&M PLTMG ARUN MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ANALYSIS AND RISK CONTROL (HIRARC) Cut Ita Erliana; Abdul Azis
Industrial Engineering Journal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v9i2.575

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada derah bertegangan tinggi, dimana masalah yang di hadapi akan mengganggu Gardu Induk (switchyard) 150 Kv di PT.PJB UBJ OM PLTMG arun. Bertujuan untuk mengetahui risiko bahaya perlu menjadi perhatian. serta untuk mengidentifikasi bahaya risiko. Dengan menggunakan metode hazard identification, risk analysis and risk control (hirarc) serta menggunakan pendekatan secara interview langsung ke pekerja. Dalam penelitian didapatkan 3 (tiga) aktivitas dimana masing-masing aktivitas terdiri dari 3(tiga),4(empat),dan 2(dua) proses sehingga memiliki total 9(sembilan) proses. Berdasarkan penilaian risiko maka risiko yang mungkin terjadi di switchyard Gardu Induk (switchyard) 150 kV di PT.PJB UBJ OM PLTMG arun yaitu 1 (satu) risiko Substansial Risk (9.1%).,3 (tiga) risiko Moderate Risk (27,27%), dan 7 (tujuh) risiko Trolerable Risk (63,63%). Tingkatan risiko tersebut difungsikan untuk mendapatkan pengendalian pada semua risiko yang mungkin terjadi
ANALISIS KESEHATAN DAN KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) PADA AREA STASIUN PENGUMPUL DI PT PERTAMINA EP ASSET 1 RANTAU FIELD Syarifuddin Syarifuddin; Anwar Anwar; Putri Indori
Industrial Engineering Journal Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v9i2.556

Abstract

PT Pertamina EP Asset 1 Rantau Field adalah sebuah Perusahaan yang berlokasi di Rantau Aceh Tamiang, yaitu anak perusahaan PT PERTAMINA (Persero) yang bergerak di sektor hulu migas (kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi). Tujuan dari penelitian ini yaitu agar dapat mengetahui berapa tingkat frekuensi / kekerapan kecelakaan kerja dan tingkat severity yang terjadi serta mengidentifikasi penyebab dari kecelakaan dengan cara membangun model Fault Tree Analysis (FTA), FTA adalah analisis dengan menggunakan pohon kesalahan yang secara sederhana dapat diuraikan sebagai suatu teknik untuk melakukan analisis. Hasil pengukuran tingkat frekuensi kecelakaan kerja (F) dari tahun 2017 sampai 2018 mengalami penurunan dari 543,47 menjadi 362,31 kali kecelakaan setiap satu juta jam kerja orang, penurunan yang terjadi sebanyak 181.16 kali kecelakaan setiap satu juta jam kerja orang. Keparahan kecelakaan kerja (S) dari tahun 2017 sampai 2018 mengalami penurunan dari 543,47 menjadi 452,89 hari kecelakaan setiap satu juta jam kerja orang, penurunan yang terjadi sebanyak 90.58 hari kecelakaan setiap satu juta jam kerja orang, dan hasil dari pengukuran Nilai T Selamat (Nts)/ Safe T Score dari tahun 2017 sampai 2018 menunjukan dibawah -2 (menunjukan keadaan membaik) yaitu -25,82 dengan kata lain nilai Safe T Score mengalami penurunan presentasi kecelakaan kerja. Copyright ©2020 Department of industrial engineering. All rights reserved

Page 1 of 1 | Total Record : 8